Jurnal Midwifery Update (MU)
Jurnal Midwifery Update (MU) is a scientific publication journal published by the Midwifery Department of Poltekkes Kemenkes Mataram. Jurnal Midwifery Update (MU) accepts only original research articles relevant to the field of midwifery science and health sciences. Regular scientific focus and coverage covering the health of women and children, such as; Premarital Teen and preconception Pregnancy, Labor and newborn, Childbirth and breastfeeding, Toddlers and pre-school children, Family planning and reproductive health, Obstetrics and gynecology, Maternal and neonatal emergencies, Menopause, Midwifery and health policy, Midwifery education, The management of midwifery care and midwifery communities, Complementery in midwifery.
Articles
109 Documents
ANALISA PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEKERASAN SEKSUAL DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA HARAPAN NUSANTARA DENPASAR
Ni Komang Ayu Sudiartini;
I Komang Lindayani;
Ni Wayan Suartini
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v4i2.128
Remaja merupakan masa pubertas atau masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa, terkadang remaja terlibat pada perilaku penyimpangan dan kekerasan seksual. Simfoni PPA Bali pada tahun 2019 mencatat korban terbanyak adalah Kota Denpasar (28). Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur pengetahuan remaja putri tentang kekerasan seksual di SMP Harapan Nusantara Denpasar. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan cara mendeskripsikan data menjadi sebuah informasi serta menggunakan metode survei yang dilakukan pada 38 sampel remaja putri dan dilakukan studi pendahuluan sebelumnya. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa remaja pada SMP Harapan Nusantara mayoritas data yang didapat bernilai baik yaitu lebih dari 73,7 % sampai dengan 97,4%, lalu dengan nilai cukup dari 2,6% sampai dengan 23,7% dan yang terakhir nilai kurang dari 0% sampai dengan 2,6%. Diharapkan bagi pihak sekolah dan siswa agar dapat menjaga kualitas wawasan siswa dan mengembangkannya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat menjadikan skripsi ini sebagai referensi pembuatan penelitian di masa yang akan datang dan juga dapat mengembangkan penelitian ini.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0 - 6 BULAN
Erika Fariningsih;
Dara Nauratul Ikramah;
Yulinda Laska
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v4i2.144
ASI eksklusif adalah memberikan ASI saja tanpa makanan tambahan lain sampai bayi berusia 6 bulan kecuali vitamin dan obat-obatan. ASI diproduksi karena pengaruh hormone prolactin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. ASI pertama yang keluar disebut kolostrum dan mengandung banyak immunoglobin IgA yang baik untuk mempertahankan tubuh bayi melawan penyakit.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang diambil menggunakan teknik jugdement sampling. Yang berjumlah 40 responden.Hasil dari peneliti yaitu Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang ASI Eksklusif sebanyak 37 responden (92,5%). Dari hasil analisis data dengan uji Fisher’s Exact didapatkan nilai P-Value< 0,05 (0.004).Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian air susu ibu eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang karena tingkat pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang mayoritas baik. RELATIONSHIP OF MOTHER'S KNOWLEDGE WITH EXCLUSIVE BREASTMILK IN BABIES AGED 0 - 6 MONTHS AbstractExclusive breastfeeding is defined as feeding breast milk without any additional nutritions, except vitamins and medications, until a baby is 6 months old. Breast milk is produced due to the effect of prolactin hormone and oxytocin after birth. The first form of breast milk is called colostrum and contains much immunoglobin IgA which is beneficial to sustain a baby's body against illness.This research is a quantitative analytical survey with cross sectional approach which uses judgment sampling method with 40 respondents in total.Results found by thus researcher is that most respondents have good knowledge on exclusive breastfeeding, consisting of 37 respondents (92,5%). From data analysis results with Fisher’s Exact test, the p value is under 0.05 (i.e. 0.004).It is concluded that there are correlations between the knowledge of the mother with exclusive breastfeeding in Puskesmas Tanjung Uncang because the level of knowledge of most mother towards exclusive breastfeeding in Puskesmas Tanjung Uncang is good.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PUS TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN PEMERIKSAAN IVA
Masyuji Rale;
Kristiani Murti Kisid;
Fidiya Rizka
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v4i2.130
Introduction: According to WHO there are 530,000 new cases representing 7.5% of all cancer deaths that occur in women, and every year thousands of women die because of cervical cancer. The main strategy to reduce mortality from cervical cancer is to perform early detection. Objectif: The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge on women of childbearing age (PUS) about cervical cancer with IVA checkup in Seteluk Tengah Village, West Sumbawa Regency.Method: This study uses an analytical survey method with a cross sectional approach with the research instrument, namely a questionnaire. The study population was 789. The sample in this study was PUS women aged 15-49 years with technique cluster random sampling total of 100 samples. Data anlysis using chi-square statistical test with SPSS.Result: The results showed that the majority of respondents with high school education status were 36 people (36%) and at 17 respondents were college graduates (17%), the lowest age of respondents was 21 years and the highest was 49 years, as many as 58 respondents (58%) did IVA checkup, and 42 respondents (42%) did not do IVA checkup. Respondents with good knowledge as many as 18 people (18%) did not do IVA and 34 people (34%) did IVA checkup. It can be concluded that there is no significant relationship between the level of knowledge on women childbearing age (PUS) about cervical cancer and the IVA checkup with the results of the chi-square test p-value 0.297 (> 0,05).Conclusion: Based on these results, it is recommended that health workers can make health promotion efforts in increasing knowledge about early detection of cervical cancer and to women who are in childbearing age (PUS) are expected to continue to try to obtain information about cervical cancer and undergo IVA checkup as an effort to detect cervical cancer early.
PENGARUH KONSELING MELALUI LAYANAN HOMECARE PADA IBU HAMIL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KB AKDR
Baiq Eka Putri Saudia;
Baiq Rusmiati;
I Gusti Ayu Putu Sri Wahyuni
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v5i1.161
Latar Belakang : Di Indonesia saat ini jumlah penduduk dan laju pertumbuhan semakin meningkat. Berdasarkan data badan pusat statistik jumlah penduduk Indonesia tahun 2016 yaitu sebesar 252 juta orang dengan tingkat laju penduduk 1,3 % pertahun atau setiap tahun ada tambahan 3 juta orang. Dalam jangka panjang Indonesia berpotensi mengalami ledakan penduduk. Untuk mencegah ledakan penduduk tersebut pemerintah Indonesia mengadakan program Keluarga Berencana (KB). Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah tahun 2019, jumlah akseptor KB IUD masih sangat rendah. didapatkan masih banyak ibu-ibu hamil yang masih percaya mitos mengenai KB AKDR, sehingga perlu dilakukan pemberian konseling mengenai KB AKDR. Agar pemberian konseling lebih mudah diterima, maka peneliti memilih melakukan melalui layanan homecare, sehingga ibu lebih terbuka dan lebih nyaman berdiskusi dengan keluarganya. Tujuan : Apakah ada pengaruh konseling melalui layanan homecare pada ibu hamil terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang KB AKDR di wilayah kerja Puskesmas Batunyala tahun 2020. Metode Penelitian : Desain penelitian ini menggunakan jenis rancangan penelitian Pre Eksperimental dengan menggunakan metode Pretest-Posttest. Penelitian di laksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Batunyale.Teknik sampling yang digunakan adalah sample random sampling dengan jumlah 30 Ibu Hamil. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan lembar kuisioner berupa pre-test dan post-test tentang pengetahun dan sikap Ibu hamil mengenai KB AKDR. Hasil : Hasil uji statistik didapatkan nilai rata-rata pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai KB AKDR dengan analisis Uji Wilcoxon test didapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05 yang berarti bahwa terdapat pengaruh konseling melalui layanan homecare pada ibu hamil terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang KB AKDR di wilayah kerja Puskesmas Batunyala tahun 2020. Kesimpulan : Terdapat pengaruh konseling melalui layanan homecare pada ibu hamil terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang KB AKDR.
PENGARUH PEMBERIAN STIMULASI IBU PADA BAYI YANG BERADA DI BAWAH GARIS MERAH TERHADAP PERKEMBANGAN BAYI
Syajaratuddur Faiqah;
Wanda Asni Purnawati
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v5i1.160
Latar Belakang: Kekurangan gizi pada balita dapat mengakibatkan gangguan tumbuh kembang yang sifatnya menetap dan terus dibawa sampai dewasa (Almatsier, 2009). Salah satu bentuk kekurangan gizi pada balita adalah bawah garis merah (BGM), yaitu letak titik berat badan anak yang berada dibawah garis merah dalam grafik Kartu Menuju Sehat (KMS). Berdasarkan hasil survey Pemantauan Status Gizi (PSG) Kota Mataram tahun 2015 menunjukkan bahwa balita dengan status gizi baik di Kota Mataram sebesar 80,72%; gizi lebih sebesar 3,28%; gizi kurang sebesar 13,25% dan gizi buruk sebesar 2,75%.Tujuan : untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Stimulasi Ibu Pada Bayi Yang Berada Dibawah Garis Merah Terhadap Perkembangan Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule.Metode : Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis penelitian Quasi Experimen dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan berupa data karakteristik responden yang meliputi umur, pendidikan, dan pekerjaan. Dan pemberian stimulasi yang mencaku baik, cukup, dan kurang dengan menggunakan kuisioner yang diisi oleh ibu. Dan perkembangan bayi yang berada dibawah garis merah menggunakan KPSP. Hasil : Analisa univariat posttest setelah diberikan intervensi pada kelompok intervensi perkembangan bayi rata-rata 9,67. Untuk uji statistik menggunakan uji Mann Whitney diperoleh hasil nilai p = 0,003, sehingga ada pengaruh pemberian stimulasi ibu pada bayi yang berada di bawah garis merah terhadap perkembangan bayi. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian stimulasi ibu pada bayi yang berada di bawah garis merah terhadap perkembangan bayi.
PENGARUH KOMBINASI TEH HERBAL BIJI FENUGREEK DAN KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA
Susanti, Neny Yuli;
Fadilah, Rohmatul;
Jasmiati, Jasmiati
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v6i2.192
Dismenorea adalah kondisi ginekologis yang biasanya menyerang gadis remaja dan wanita usia reproduksi. Dismenorea sering kali berdampak buruk pada aktivitas sehari-hari remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak pemberian kombinasi teh herbal biji fenugreek dan kayu manis dalam mengurangi ketidaknyamanan dismenorea primer pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain praeksperimental menggunakan struktur pretest-posttest dengan kelompok kontrol, yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok pembanding. Pengumpulan data melibatkan distribusi kuesioner riwayat dismenorea utama dan kuesioner penilaian nyeri Numeric Rating Rating (NRS). Sampel terdiri dari 60 siswi yang dipilih secara purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square, uji Wilcoxon, dan uji Mann-Whitney. Penelitian ini mengungkapkan bahwa tingkat dismenorea rata-rata pada kelompok eksperimen selama posttest adalah 0,97, sedangkan kelompok kontrol memiliki rata-rata 1,33 selama periode yang sama. Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi asimtotik (2-tailed) sebesar 0,000 (nilai p < 0,05). Kombinasi biji fenugreek dan teh herbal kayu manis telah terbukti dapat meringankan ketidaknyamanan dismenore primer pada remaja. AbstractDysmenorrhea is a gynecological condition that typically affects teenage girls and women of reproductive age. Dysmenorrhea frequently adversely affects the everyday activities of adolescent females. This study aimed to assess the impact of administering a combination of fenugreek seed herbal tea and cinnamon on alleviating primary dysmenorrhea discomfort in teenage females. This research employs a pre-experimental design using a pretest-posttest structure with a control group, comprising both an experimental group and a comparison group. Data collection involved the distribution of a main dysmenorrhea history questionnaire and a Numeric Rating rating (NRS) pain rating questionnaire. The sample consisted of 60 female students selected by purposive sampling. The acquired data were statistically analyzed utilizing the Chi-Square test, the Wilcoxon test, and the Mann-Whitney test. The study revealed that the average dysmenorrhea level in the experimental group during the posttest was 0.97, whereas the control group had an average of 1.33 over the same period. The Mann-Whitney test yielded an asymptotic significance (2-tailed) value of 0.000 (p-value < 0.05). The combination of fenugreek seed and cinnamon herbal tea has been demonstrated to alleviate primary dysmenorrhea discomfort in teens.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SUAMI PEROKOK DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH PUSKESMAS I DENPASAR BARAT
Pande Putu, Novi Ekajayanti;
Widiantari, Kadek;
Wahyuningsih;
Kumala Dewi, Ratih
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v7i1.193
Kebiasaan merokok para suami ternyata membawa akibat buruk pada istrinya atau ibu yang sedang mengandung serta bayi yang akan dilahirkanya. Dampak asap rokok terhadap perokok pasif dapat lebih berat dari pada perokok aktif yang dapat mengakibatkan komplikasi kehamilan yang paling sering terjadi adalah berat lahir yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Suami Perokok Dengan Berat Badan Lebih Rendah (BBLR). Berdasarkan studi pendahuluan pada kasus BBLR di wilayah Puskesmas I Denpasar Barat, pada tahun 2024 meningkat sebanyak 45% dari tahun 2023 yaitu 55 kasus. Desain penelitian ini desain penelitian non eksperimental dengan rancangan case control. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Denpasar Barat. Sampel akan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Pengambilan data dilakukan oleh peneliti pada bulan Oktober 2025. Hasil penelitian pada kelompok kasus sebagian besar berat badan bayi lahir dalam kategori rendah. Hasil analisis dengan uji korelasi Rank Spearmans didapat nilai Correlation Coefficient sebesar 0,744 dan p = 0,004 menunjukkan ada hubungan pengetahuan suami perokok dengan BBLR di wilayah Puskesmas I Denpasar Barat.
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP PERKEMBANGAN BALITA DI TPA UNIK DAYCARE
Dewi Anggereni, Ni Made;
Parwati, Ni Wayan Manik;
Neza Dwiyanti, Ni Kadek;
Diah Laksmi Dewi, Ni Komang
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v7i1.194
A child's growth and development are inseparable from gross and fine motor skills. Optimal child development is achieved with appropriate stimulation. Children who receive focused and regular stimulation develop faster than those who receive little or no stimulation. Stimulation can be done through brain exercise. The purpose of this study was to determine the effect of brain exercises on toddler development at Unik Daycare. This study employed a quantitative study using a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design. In this study, 34 respondents were recruited as a sample through a non-probability sampling in the form of total sampling. Data were collected using the KPSP questionnaire and the Brain Exercise SOP and analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Findings indicated that the pre-test results showed that most respondents (31 respondents or 91.2%) had questionable toddler development based on the KPSP. The post-test results after brain exercises showed that most respondents (32 respondents or 94.1%) had appropriate toddler development based on the KPSP. Analysis of the effect of brain exercises on toddler development yielded a p-value of 0.001 < 0.05. The study concludes that brain exercises have an effect on toddler development at Unik Daycare. This research can provide input for the community to apply brain exercise methods at home to optimize children's growth and development. Keywords: Toddler Development, Brain Exercises
PENGARUH PENGGUNAAN APPUS (ALAT PERAGA PHANTOM UTERUS) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL MENGENAI KOMPLIKASI DALAM KEHAMILAN TRIMESTER III
Seranani, Nurrahima;
Rumintang, Baiq Iin;
Nur Cory'ah, Fitra Arsy
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v5i1.122
 Latar Belakang: Angka Kematian Ibu adalah jumlah kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kehamilan. Penyebab Kematian Ibu terbanyak pada tahun 2019 di Indonesia disebabkan oleh perdarahan (1.280 kasus). Sehingga dibutuhkan upaya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu( AKI) dan kejadian komplikasi tersebut melalui promosi Kesehatan dengan menggunakan media untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan APPUS (Alat Peraga Phantom Uterus) terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang komplikasi kehamilan trimester III di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Kuripan. Populasi pada penelitian yakni ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Kuripan. Metode Penelitian: Metode dalam penelitian ini Quasi Eksperimen. Menggunakan jenis Pre-Post Nonequivalent Control Group. Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Jumlah sampel pada penelitian adalah 30 ibu hamil dibagi menjadi dua kelompok 15 intervensi dan 15 kontrol. analisis Uji statistik menggunakan mann whitney karena berdistribusi normal. Hasil penelitian: hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan APPUS (Alat Peraga Phantom Uterus) terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai komplikasi dalam kehamilan trimester III Di Wilayah Kerja UPT-BLUD Puskesmas Kuripan Tahun 2021. Dengan nilai P value 0,018 < 0,005 maka Ha diterima dan HO ditolak. Kesimpulan: terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan penggunaan APPUS pada kelompok intervensi dan visual pada kelompok kontrol (P=0,018)ABSTRACTBackground: Maternal Mortality Rate is the number of maternal deaths during pregnancy, childbirth and postpartum caused by pregnancy. The most common cause of maternal death in 2019 in Indonesia was bleeding (1,280 cases). So efforts are needed to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) and the incidence of these complications through health promotion using media to increase maternal knowledge about complications. Objective: This study aims to determine the effect of using APPUS (Phantom Uterus Props) on the level of knowledge of pregnant women about pregnancy complications in the third trimester in the UPT BLUD Work Area of Kuripan Health Center. The population in the study were pregnant women in the third trimester in the working area of the UPT BLUD work area of Kuripan Health Center. Research Methods: The method in this research is the Quasi Experiment. Using the Pre-Post Nonequivalent Control Group type.technique Purposive sampling The number of samples in this study were 30 pregnant women divided into two groups of 15 intervention and 15 controls. analysis Statistical test using Mann Whitney because it is normally distributed. Research results: the results show that there is an effect of using APPUS (Phantom Uterus Teaching Tool) on the level of knowledge of pregnant women about complications in third trimester pregnancy in the UPT-BLUD work area of Kuripan Health Center in 2021. With a P value 0.018 < 0.005 then Ha accepted and HO rejected . Conclusion: there is an effect between the level of knowledge of pregnant women with the use of APPUS in the intervention group and visual in the control group (P=0.018) Â
HUBUNGAN MEKANISME KOPING IBU BERSALIN DENGAN LAMA KALA I FASE AKTIF
Satriani, Ni Ketut Sri;
Astiti, Ni Komang Erny;
Suindri, Ni Nyoman
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jmu.v5i1.137
Mekanisme koping nyeri persalinan adalah upaya mengatasi diri selama proses persalinan, sehingga diperlukan upaya untuk membantu pasien untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi terhadap masalah nyeri yang dialaminya disebut mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan  mekanisme  koping dengan lama  kala I fase aktif. Jenis penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah  ibu bersalin sebanyak 50 orang dengan tehnik purposive sampling.  Hasil penelitian menunjukkan ibu bersalin 54% memiliki mekanisme koping nyeri kategori maladaptif, lama kala I fase aktif menunjukkan 58% dalam kategori patologis. Hasil uji Chi squre didapatkan p value = 0,000 (p<0,05) disimpulkan ada hubungan mekanisme koping ibu bersalin dengan lama kala I fase aktif, disarankan dengan menggunakan sumber-sumber kekuatan, tenaga kesehatan diharapkan mampu memberikan pendidikan kesehatan tentang persiapan persalinan, cara mengatasi nyeri persalinan sehingga ibu bersalin mampu mengatasi nyeri persalinan dengan adaptifAbstractCoping mechanism for labor pain is an effort to overcome oneself during the labor process, so that efforts are needed to help the patient to adjust or adapt to the pain problems he is experiencing, which is called the coping mechanism. This study aims to determine the relationship between coping mechanisms and the duration of the active phase I. This type of research is analytic correlation with a cross sectional approach. The research sample was 50 mothers who gave birth using purposive sampling technique. The results showed that 54% of mothers giving birth had pain coping mechanisms in the maladaptive category, the length of the first stage of the active phase showed 58% in the pathological category. The results of the Chi square test obtained p value = 0.000 (p <0.05) it was concluded that there was a relationship between maternal coping mechanisms and the length of the first stage of the active phase. overcome labor pain so that the mother is able to cope with labor pain adaptively