cover
Contact Name
Sulaiman Ali
Contact Email
sulaimanali@utu.ac.id
Phone
+6281360045520
Journal Mail Official
mekanova@utu.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Jalan Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Aceh.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 24775029     EISSN : 25020498     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Mekanova merupakan kumpulan karya ilmiah para akademisi, peneliti dan praktisi yang bertujuan menyatukan pengalaman-pengalaman, ide-ide dan hasil penelitian terutama dalam bidang“Mekanikal, Inovasi dan Teknologi”.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2021): Oktober" : 15 Documents clear
PENGARUH TINGGI ELEVASI JATUH AIR DENGAN VARIASI SUDUT PADA TURBIN AIR PELTON saparin saparin; Yudi Setiawan; Eka Sari Wijianti; Pengki Pratama
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.031 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4157

Abstract

AbstrakEnergi air merupakan salah satu sumber daya alam dan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebutuhan energi saat ini, energi baru terbarukan yang mudah dijadikan listrik salah satunya yaitu energi air. Penelitian ini membahas tentang pengaruh tinggi elevasi jatuh air dengan variasi sudut pada turbin air pelton yang menggunakan sudut 30°, 35°, 40°, 45° dan 50°. Pembangkit listrik tenaga air ini berjenis turbin air pelton, dibuat dengan skala kecil dengan jumlah sudu 5 berbentuk lengkung. Penelitian ini menggunakan tabung sebagai tempat sudu pada dinamo agar menghasilkan daya pada dinamo dan pengujian dilakukan di aliran air pompa rumah opas indah pangkalpinang dengan debit air Q = 0,000094 m³/s. Variasi sudut elevasi dengan ketinggian elevasi jatuh air berturut – turut adalah 30° (2,89 cm), 35° (3,50 cm), 40° (4,20 cm), 45° (5 cm) dan 50° (5,95 cm). Hasil penelitian diperoleh daya terbesar yaitu pada sudut 45°, tinggi elevasi 5 cm, putaran sudu dinamo 58,8 rpm, arus listrik 0,085 ampere, tegangan 3,6 volt dan daya yang didapatkan rata - rata 0,306 watt. Daya terkecil diperoleh pada sudut 30°, tinggi elevasi 2,89 cm, putaran sudu dinamo 15,8 rpm, arus listrik 0,071 ampere, tegangan 3,13 volt, dan daya dihasilkan rata - rata 0,211 watt. Kata kunci : pembangkit listrik, tinggi elevasi, turbin air pelton AbstractWater energy is one of the natural resources and can be used to overcome current energy needs, new renewable energy that is easily used as electricity, one of which is water energy. This study discusses the effect of the height of the water fall elevation with variations in the angle of the Pelton water turbine using angles of 30°, 35°, 40°, 45° and 50°. This hydroelectric power plant is a Pelton water turbine, made on a small scale with 5 curved blades. This study uses a tube as a holder for the blade on the dynamo in order to produce power on the dynamo and the test is carried out at the pumping water flow of the Opas Indah Pangkalpinang house with a water flow rate of Q = 0.000094 m³/s. The variation of the elevation angle with the elevation height of the water fall is 30° (2.89 cm), 35° (3.50 cm), 40° (4.20 cm), 45° (5 cm) and 50° (5 .95 cm). The results obtained that the largest power at an angle of 45°, elevation height 5 cm, dynamo blade rotation 58.8 rpm, electric current 0.085 amperes, voltage 3.6 volts and the average power obtained is 0.306 watts. The smallest power is obtained at an angle of 30°, elevation height is 2.89 cm, dynamo blade rotation is 15.8 rpm, electric current is 0.071 amperes, voltage is 3.13 volts, and the average power is 0.211 watts. Keywords: Power plant, Elevation Height, Pelton Air Turbine
PENGARUH KOMPONEN BIAYA PERMESINAN TERHADAP PERHITUNGAN TARIF KAPAL TRADISIONAL RUTE BAUBAU – SIOMPU Azhar Aras Mubarak
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.19 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.3892

Abstract

AbstrakLintasan penyeberangan Bau bau – Siompu merupakan salah satu jalur penyeberangan tradisional pada gugusan kepulauan di Sulawesi Tenggara. Jalur tersebut menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Siompu barat dan Kecamatan Siompu. Berdasarkan letak administrasi, kedua wilayah tersebut berada pada kabupaten Buton Selatan. Dengan adanya jalur transportasi laut tersebut, penduduk dapat menyeberang ke Bau bau sehingga mendapatkan kebutuhan dasar masyarakat Kecamatan Siompu dan Kecamatan Siompu Barat. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui tarif dasar minimum yang dapat diberlakukan oleh pengelola di jalur penyeberangan tersebut dan mengetahui model persamaan yang sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan. Setelah itu menghitung besaran pengaruh biaya operasional mesin kapal terhadap keseluruhan komponen biaya kapal dalam menentukan tarif. Adapun perhitungan menggunakan biaya operasional kapal sebagai acuan perhitungan dan menggunakan metode RFR (requiered freight rates), untuk menganilisis besaran tarif minimum dengan memperhatikan kapasitas kapal, besaran investasi kapal dan pendapatan rata-rata kapal per tahun. Dari hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa analisis tarif yang didapatkan adalah Rp 19,000.- sedangkan tarif yang saat ini diberlakukan adalah Rp 25.000.-. Biaya operational mesin menyumbang 66.7 % terhadap keseluruhan biaya operasional kapal. Adapun bentuk rumus pendekatan perhitungan tarif minimal pada setiap laod factor menggunakan trend/regression type exponential yang memiliki persamaan   y = 91755e-0.023x  dengan memiliki nilai R2 = 0.9057.  Kata kunci: Tarif; RFR; Biaya permesinan kapal, Biaya Operasional  AbstractBau bau – Sioumpu’s crossing is one of the traditional crossing routes in the islands of Southeast  Sulawesi. The route connecting Bau Bau – Siompu’s crossing is one of the traditional crossing routes in the islands of  Southeast Sulawesi. The route connecting West Siompu Subdistrict and Siompu Subdistrict. Based on administrative location, both location included in South Buton Regency. The presence of those sea transportation route, local community could crossing to Bau Bau to meet the living needs of the people of Siompu subistrict and West Siompu subdistrict. This study aims to determine the minimum basic rates that could be imposed by managers of these crossings and to know about equation model based by the real information . Then, we calculated of engine operational cost to determine ship’s tariff.  The calculation using ship operating costs as a reference of calculation, and was done by RFR method (Requiered Freight Rates) to analyze the minimum rate by capacity of the ship, the amount of investment, and the  income average of the ship per year. According to the results of calculation rates analysis was Rp. 19,000, while the currently rates was Rp. 25,000. Cost of engine operational accounted for 66.7 % of the over all ship opertaing cost. The formula for the calculation of the minimum tariff for each load factor uses the trend ‘exponential regression’ tye which has the equation y = 91755e-0.023x with a value of R2 = 0.9057   Keywords: Tariff; RFR; Engine Operational Cost, Operational Cost
Fabrikasi Jig Untuk Penggurdian Benda Silindris Hamdani Hamdani; Sumardi Sumardi; syamsuar syamsuar; Mawardi Mawardi
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.044 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4285

Abstract

Penggurdian merupakan kegiatan yang sering dilakukan dalam proses manufaktur dan biasanya untuk penempatan baut, pin, dan juga sebagai saluran media tertentu.  Penggurdian pada pipa dilakukan dengan posisi pipa yang dicekam sedemikian rupa sehingga menghasilkan pekerjaan yang presisi. Dengan tuntutan efesiensi dan produktivitas yang tinggi dan produk yang presisi, diperlukan suatu alat bantu atau jig yang efektif dan efisien digunakan untuk melakukan proses gurdi pada benda silindris. Metode yang digunakan adalah melalui observasi kebutuhan di lapangan, kemudian membuat gambar desain alat, selanjutnya memfabrikasi komponen-komponen. Tahapan selanjutnya mengelas dan merakit komponen-komponen tersebut menjadi suatu alat dan pengerjaan finishing. Akhirnya jig diuji yaitu dengan menggurdi benda silindris yaitu pipa dengan hasil yang optimal dan presisi.
Proposed Productivity Improvement of 1800 Press Machine Using Overall Equipments Effectiveness Murwan Widyantoro; Yuri Delano Montororing; Paduloh Paduloh; Solihin Solihin; Murhaban Murhaban
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.634 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4207

Abstract

Increased productivity is an effort to increase production capacity by increasing the productivity of each factor of production. PT XYZ is a company that uses sophisticated machines and facilities to produce aluminium profiles that create various needs in the form of building goods or furniture products in the form of doors, windows, partitions, frames, rolling doors, etc. One of the machines used is the 1800 press machine. This study aims to increase productivity with Overall Equipment Effectiveness (OEE) to make improvements. Based on the calculation of the Overall Equipment Effectiveness (OEE) of the 1800 press machine during January - December, the final value was 52%, this value indicates that the effectiveness of the 1800 press machine has not reached the ideal deal of 85% so that some improvements are needed. The company experiences the three most considerable losses: Breakdown Losses, Setup and Adjustment Losses, and Reduce Speed Losses, so repairs must be made to these three losses so that the 1800 press machine can achieve its best performance. Keywords— Overall Equipments Effectiveness (OEE), Six Big Losses, 1800 press machine
Pemetaan Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Perairan Indonesia Berdasarkan Data Satelit ASCAT Safrizal Safrizal; Haimi Ardiansyah; Dailami Dailami
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.829 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4137

Abstract

Kebutuhan energi listrik menjadi isu penting yang dapat mendorong daya saing Indonesia di kancah perekonomian dunia. Saat ini, Indonesia masih menggunakan energi yang bersumber dari fosil. Energi fosil adalah energi yang tidak terbarukan sehingga akan habis pada suatu masa. Kemampuan Indonesia dalam menghasilkan energi listrik terbarukan merupakan solusi dari permasalahan tersebut. Salah satu sumber energi listrik terbarukan berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Penelitian ini bertujuan memetakan sumber energi PLTB di perairan Indonesia dengan menggunakan data dari satelit ASCAT. Penelitian ini dimulai dengan mengumpulkan data harian kecepatan bayu periode 01 Januari 2017 sampai dengan 31 Desember 2018. Data tersebut merupakan data pada ketinggian 10 m, dengan menggunakan model matematis data tersebut kemudian diolah agar didapatkan kecepatan bayu serta power density pada ketinggian 120 m. Langkah selanjutnya adalah pembuatan peta potensi PLTB di perairan Indonesia. Dari peta tersebut, diketahui bahwa perairan Indonesia di Samudera Hindia dan Laut Arafura memiliki potensi yang lebih baik dari pada perairan lainnya. Kecepatan bayu rata-rata pada ketinggian 120 m adalah 9,24 m/s, sedangkan rata-rata power density sebesar 955,64 W/m2. Jumlah turbin yang dapat dibangun di wilayah ZEE Indonesia adalah sebanyak 4.800.292 unit dengan jumlah tersebut maka dapat menghasilkan energi listrik sebesar 10.080 GW.
Preventive Maintenance Analysis on Stationery Spot Welding Solihin Solihin; Murwan Widyantoro; Al Munawir
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.528 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4205

Abstract

AbstractMaintenance is all activities needed to maintain or maintain the quality of equipment or machines to keep them functioning properly, for that maintenance is very important at PT. XYZ.Smooth production is highly dependent on the reliability and readiness of the machine, therefore a maintenance policy is needed by determining the priority of the machine to be maintained so that the reliability of the machine is maintained. The machine under study is the Stationery Spot Welding machine for both assy parts and body parts. The distribution model used is the exponential distribution model, from the form of the data it can be determined treatment. The data needed are machine working hours data, corrective maintenance time data, SDT (supply delay time) and ADT (administrative delay time) data, as well as preventive maintenance data. From the exponential distribution pattern, the cumulative function values, lamda, machine reliability, MTBF (mean time between failure), MTBM (mean time between maintenance), machine readiness time (availability) for each machine will be obtained. From the results of data processing, the reliability of the Stationery Spot Welding machine type SSW-35-Ndz, type SSW-50-Ndz, and type SSW-70-Ndz is 36.7%. This shows a very low level of reliability, therefore preventive maintenance is needed. In addition to reliability, MTBM is also obtained as a preventive maintenance schedule on the SSW-35-Ndz engine once every 1023 hours, the SSW-50-Ndz engine every 628 hours and the SSW-70-Ndz engine every 628 hours. Keywords : Maintenance, Preventive, Reliability, MTBF, MTBM
Desain dan Fabrikasi Roda Penggerak untuk Mesin Panen Padi Mini Dua Lajur Herdi Susanto; Zakir Husin; Syurkarni Ali
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.27 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4333

Abstract

Mesin panen padi dua lajur yang telah di rancang bangun pada penelitian sebelumnya belum memiliki roda penggerak, maka pada penelitian ini pada mesin panen padi tersebut dilakukan modifikasi dengan menambahkan roda penggerak dan dilakukan uji kemampuan gerak pada roda tersebut. Roda penggerak didesain dengan menggunakan perangkat lunak dengan merujuk kepada literatur, fabrikasi dilakukan mengikuti gambar desain dan pengujian dilakukan pada lintasan media tanah rata kering, pengujian dengan beban 40 kg, 80 kg, 120 kg pada putaran mesin 3500 rpm, 5250 rpm dan 7000 rpm dengan jarak lintasan sejauh 50 meter. Hasil penelitian adalah telah didesain dan difabrikasi satu unit roda penggerak mesin panen padi dengan spesifikasi diameter roda penggerak 21 cm, jumlah mata sirip 12, panjang mata sirip 14 cm, lebar mata sirip 3,5 cm dan sudut kemiringan sirip 600 . Hasil pengujian menunjukkan bahwa roda penggerak mesin panen padi telah berfungsi dengan baik untuk lahan kering dengan beban maksimum 80 kg.
Rancang Bangun dan Uji Kinerja Kiln untuk Tempurung Kemiri Rustam Efendi; Sungkono Sungkono
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.593 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4258

Abstract

Biomassa merupakan salah satu energi terbarukan. Biomassa berupa produk sisa/limbah pertanian yang tidak memiliki nilai bagi masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi. Tempurung kemiri adalah salah satu biomassa yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif. Biomassa tempurung kemiri bisa diubah menjadi biobriket melalui tahapan proses karbonisasi dengan metode pirolisis. Kiln merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pirolisis. Pirolisis tempurung kemiri menggunakan kiln model tabung dengan suhu 370℃ berlangsung selama 4-5 jam telah menghasilkan arang. Arang kemudian diubah menjadi biobriket (berbentuk oval) yang memiliki nilai kalor 5942 - 6090 kal/g.
ANALISA BAHAN BAKAR SERABUT DAN CANGKANG PADA KATER UAP KAPASISTAS 20 TON/JAM DI PT. BEURATA SUBUR PERSADA Mirza Fazillah ma; Al Munawir; Joli Supardi; Muzakir Muzakir
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.141 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4242

Abstract

Limited Liability Company (PT) Beurata Subur Persada is a large company engaged in palm oil processing with an area of approximately 23 hectares of activity. In the processing there is a steam catter/boiler working tool. This steam boiler engine is often used as a production engine in industrial companies. Steam boiler or boiler is a container that is very tightly closed in which the heat of combustion flows until hot steam is formed. The analysis uses a data processing application, then the calculation and data retrieval starts from march 11 to August 13 2021. The results of the study state that the components of the steam boiler at a capacity of 20 Tons/hour are the most important, namely the burner, evaporator pipe, combustion chamber, water reservoir. from economizers, superheaters, steam heaters and ash or ash collection devices from combustion. Calculations at a high calorific value (HHV) of 5,691.17 Kcal/Kg and a low calorific value (LHV) of 4,608.96 Kcal/Kg used shell and fiber fuel with a ratio of 3:1 with a percentage of 25% shell and 75% fiber. Keywords: Steam Boiler,Heat Value, PT. Beurata Subur Persada  
ANALISA GETARAN DAN KEBISINGAN PADA KERNEL DI PT. BEURATA SUBUR PERSADA Muzakar Muzakar; Masykur Masykur; Joli Supardi
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.097 KB) | DOI: 10.35308/jmkn.v7i2.4291

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat getaran dan kebisingan pada karnel serta menganalisa faktor –faktor utama penyebab terjdinya getaran dan kebisingan yang ada di PT. Beurata Subur Persada. Getaran diukur dengan menggunakan alat vibration meter, kebisingan diukur dengan sound level meter dengan tipe digital. Pengukuran dilakukan pada lima titik pengukuran dengan selang waktu 1 jam. Hasil penelitian dilapangan menunjukan bahwa nilai tingkat getaran pada kernel pada titik pertama getaran yang di hasil kan nilai total velocity 21,52 m/s sedangkan pada nilai percepatan (Acceleration ) getaran yaitu 24, 70 m/s2.  Pada pengukuran titik kedua dengan nilai total velocity 18,06 m/s dan nilai Acceleration rata-rata yaitu. Pada titik ketig  dengan nilai Total velocity 15,79 m/s  dan nilai Acceleration 23,71 m/s2. Titik ke empat menujukan hasil nilai Total velocity  20,37 m/s dengan nilai Acceleration yaitu 21,74 m/s2. Titik kelima nilai total velocity  55,57 m/s  dan nilai Acceleration yaitu 22,08 m/s2. Sedangkan untuk nilai kebisingan menujukan bahwa nilai rata-rata kebisingan pada kernel yaitu yaitu 85 dBA untuk 8 jam kerja/hari. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah getaran dan kebisingan yaitu dengan cara tidak mengoperasikan kernel melebihi batas maksimum yang di anjurkan 60 dBA dan maksimum yang diperbolehkan yaitu 70 dBA sehingga dapat mencegah terjadinya permasalahan kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja

Page 1 of 2 | Total Record : 15