cover
Contact Name
Peni Haryanti
Contact Email
-
Phone
+628569937050
Journal Mail Official
feunhasybisei@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya No. 55 Tebuireng Jombang Jawa Timur 61471
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
ISSN : 27238172     EISSN : 25412671     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Bisei fokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis Islam dalam bentuk pemikiran/ide konseptual dan hasil penelitian meliputi: Manajemen Akuntansi Filantropi Islam (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf) Manajemen Rantai Pasokan Halal Etika Bisnis dan Kewirausahaan Islami Perbankan dan Keuangan Islam Sumber Daya Manusia Islam Pemasaran Islami
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024" : 7 Documents clear
Analisis Prosedur dan Biaya Pelaksanaan Audit Halal di Lembaga Pemeriksa Halal Ma’wa, Putri Nadhila Jannatul; Alim, Mohammad Nizarul
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.5238

Abstract

Indonesia dengan statusnya sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia (87,18%) memiliki kepentingan yang kuat dalam memastikan bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat muslim terjamin kehalalanya. Sertifikasi halal merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk mendapatkan sertifikat halal yang mencakup beberapa tahapan untuk membuktikan bahwa proses produksi, bahan, dan SJH (Sistem Jaminan Halal) memenuhi standar LPPOM MUI. Sejak berlakunya undang-undang tentang Jaminan Produk Halal, seluruh produk yang ada di Indonesia diwajibkan untuk mendapatkan sertifikat halal. Namun dari hasil rapat evaluasi capaian KNEKS sertifikasi halal ini masih menjadi kendala dalam pengembangan industri halal di Indonesia. Hal ini disebabkan dengan panjangnya proses sertifikasi halal serta biaya sertifikasi halal yang besar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis terhadap pelaksanaan audit halal di LPH serta biaya yang digunakan audit halal. Hasil penelitian menunjukkan jika prosedur pelaksanaan audit halal dilakukan auditor dengan melaksanakan pemeriksaan berdasarkan tugas dan tanggungjawab yang telah ditentukan pada pasal 15 UU JPH. Biaya audit halal yang harus dikeluarkan pelaku usaha yaitu terdiri dari biaya pendaftaran dan biaya akomodasi.
Peluang dan Tantangan Pada Industri Rumah Tangga Kuliner: Tinjauan Literatur Malihah, Lola; Sari, Aji Nur; Zaitun
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.5845

Abstract

Persaingan adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah bisnis. Setiap pelaku usaha selalu berupaya untuk menarik minat konsumen sebanyak mungkin dan memenangkan pesaingan pasar. Industi rumah tangga adalah bagian dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah yang sering disebut berperan besar dalamg perekonomian Indonesia. Dalam menjalankan bisnisnya para pelaku usaha ini juga harus menerapkan strategi yang tepat untuk menghadapi persaingan dan agar tetap dapat bertahan. Tulisan ini merupakan sebuah tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengetahui peluang dan tantangan dalam menerapkan strategi pemasaran oleh pelaku usaha kuliner. Data dalam tulisan ini berupa data sekunder yang diperoleh dari kajian pustaka yang relevan dengan tema yaitu peluang dan tantangan yang dihadapi para pelaku usaha kuliner. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa adanya persaingaan sehingga para pelaku industri rumah tangga bidang kuliner ini berusaha mempertahankan kualitas produk dengan selalu menggunakan bahan baku yang bermutu dan tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna dan pemanis buatan yang berbahaya bagi kesehatan. Harga yang ditawarkan juga masih relatif murah, memilih tempat berjualan yang strategis sehingga memudahkan konsumen untuk membeli. Adanya usaha rumah tangga ini juga berpeluang meciptakan lapangan pekerjaan, penopang perekonomian daerah dan ekonomi nasional serta dapat menjadi upaya pelestarian kuliner nusantara. Sedangkan tantangannya adalah adanya digitalisasi dimana penjual juga menawarkan pembelian berbasis online serta melakukan promosi pada berbagai media, termasuk promosi melalui media sosial.  Memiliki sumber daya manusia yang memahami teknologi dan aplikasi digital baik untuk promosi ataupun untuk transaksi keuangan.
Analisis Halal Value Chain Pelaksanaan Self Declare di Halal Center Laila, Rahma Qumil; Alim, Mohammad Nizarul
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.6030

Abstract

Pelaksanaan sertifikasi halal khususnya self-declare harus memperhatikan value chain yang dilakukan oleh para aktor. Karena adanya beberapa permasalahan dan hambatan yang terjadi, maka value chain menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana sistem self-declare dari perspektif analisis halal value chain serta beberapa permasalahan dalam proses self-declare di halal center. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif serta jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga lembaga dan wewenangnya terkait dengan self-declare telah diidentifikasi yaitu BPJPH, MUI, dan LP3H. Value chain untuk self-declare dianalisis melalui tiga aspek yaitu proses, informasi dan aktor. Enam proses dalam pengajuan self-declare melibatkan berbagai aspek informasi dari pelaku usaha. Informasi tersebut melibatkan informasi pelaku usaha, produk, proses, dan lokasi produksi. Pelaku usaha, pendamping PPH, BPJPH, dan komite fatwa produk halal merupakan aktor yang terlibat dalam proses pengajuan self-declare. Permasalahan yang muncul dalam proses pengajuan self-declare di halal center yaitu inefisiensi operasional yang disebabkan oleh pelaku usaha dan pendamping PPH.
Konsep Zakat sebagai Instrumen Finansial Islam dalam Usaha Pemulihan Kondisi Ekonomi Samsidar; Syamsurianto; Wahyuddin; Masse, Rahman Ambo; Alwi, Aulia
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.6049

Abstract

Zakat adalah bagian dari filantropi Islam, seperti halnya perintah yang diberikan dalam Alquran untuk menegakkan shalat. Jika ibadah mahdah memiliki dimensi horizontal maka zakat memiliki dimensi sosial. Dalam hal dimensi sosial ini, Jelas bahwa zakat harus diberikan kepada orang muslim yang memiliki harta yang cukup hingga nantinya dapat tesampaikan kepada masyarakat yang termasuk kategori mustahiq dalam zakat. Pendistribusian Zakat secara formal dengan tujuan untuk mengembangkan evektifitas serta efektivitas dalam administrasi zakat, serta untuk menggunakan keuntungan yang diperoleh dari zakat untuk menjamin kesejahteraan umat dan memerangi kemiskinan. Peneliti ini menggunakan metode penelitian pustaka. Dari hasil penelitian ini peneliti menjelaskan bahwa zakat tidak boleh digunakan untuk kegiatan ekonomi yang prioritas menguntungkan, selama mustahik yang wajib dibantu belum tersampaikan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya, ketika zakat digunakan untuk kegiatan-kegiatan ekonomi, tujuannya adalah untuk membebaskan penerima zakat secara sosial ekonomi dan mengubah mereka dari penerima menjadi pembayar. Konsep ini dapat diterapkan dengan memberi penerima zakat kesempatan untuk mendirikan atau mengembangkan bisnis mereka sendiri dengan memberikan hibah untuk modal usaha, yang akan memungkinkan mereka juga mampu mendapatkan sumber pendapatan yang permanen.
Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada CV. Karya Geni, Mayangan, Kota Pasuruan Aisy, Richadatul; Sutikno, Bambang; Oktafiah, Yufenti
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.6163

Abstract

Pada penelitian ini terdapat permasalahan yang berkaitan dengan kepuasan kerja karyawan yang kurang diperhatikan seperti pemberian kompensasi yang tidak sesuai dan tidak adil serta lingkungan kerja yang tidak kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan Pada CV Karya Geni, Mayangan, Kota Pasuruan.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dikuantitatifkan dengan menyebar kuisioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sensus atau seluruh populasi dengan jumlah 35 orang. Hasil penelitian memperlihatkan jika (1) terdapat pengaruh secara signifikan antara variabel kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. (2) kompensasi memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. (3) lingkungan kerja memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 (4) kompensasi dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh sebesar 76,8% pada kepuasan kerja karyawan dan sisanya 23,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model.
Analisa Resiko Pembiayaan Murabahah Bermasalah Pada Bank Syariah di Indonesia Widyaningsih, Bekti; Amarudin, Amin Awal; Laksono, Slamet Tri
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.6294

Abstract

Pembiayaan Murabahah merupakan salah satu instrument keuangan Syariah yang menawarkan instrument pembiayaan bank yang sesuai dengan kaidah ajaran agama Islam. Serupa dengan bisnis lainnya yang memiliki resiko, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang dapat menyebabkan mitra bank mengalami gagal bayar dan memberikan beberapa alternatif penyelesaiannya. Penelitian ini mengguanakn pendekatan kualitatif dengan metode narasi deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan variabel, melipudi identifikasi, pengukuran, pengendalian resiko serta beberapa karakteristik yang menunjukkan implikasi pembiayaan bermasalah. Implikasi ini akan membantu mitra maupun pihak bank untuk mengurangi resiko pembiayaan yang gagal.
Pengaruh Financial Literacy dan Financial Inclusion Dalam Mempengaruhi Peningkatan Kesejahteraan UKM dengan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus. Pembiayaan Refinancing Syariah PT. Bank Mega Syariah Medan) Ari, Lanni
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 9 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v9i1.6423

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui seberapa besar pengaruh financial literacy dan financial inclusion terhadap kesejahteraan UKM di PT. Bank Mega Syariah dengan pemberdayaan masyarakat sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian ini berjumlah 35 pelaku UKM. Penelitian ini menggunakan teknik analisisModerated Regression Anlyisis (MRA). Penelitian ini menjelaskan bahwa secara simultan setiap variabel bersama-sama mempengaruhi variabel dependent yaitu kesejahteraan UKM dengan taraf signifikan sekitar 0,000 < 0,05 dan F hitung > F tabel yaitu 43,379 > 2,545. Namun, secara parsial variabel Financial Literacy bahwa berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Financial Inclusion dan Pemberdayaan Masyarakat tidak memiliki pengaruh, serta pemberdayaan masyarakat memoderasi dengan memperlemah hubungan variabel financial literacy terhadap variabel kesejahteraan UKM, sementara itu, pemberdayaan masyarakat juga memoderasi dengan memperkuat hubungan variabel financial inclusion terhadap variabel kesejahteraan UKM. Maka, financial literacy dan financial inclusion merupakan solusi yang tepat bagi para pelaku UKM

Page 1 of 1 | Total Record : 7