cover
Contact Name
Islamiani Safitri
Contact Email
eduscience@ulb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
eduscience@ulb.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu Jalan SM. Raja No. 135 Aek Tapa, Rantauprapat Kode Pos 21415
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Eduscience (JES)
ISSN : 2303355x     EISSN : 26852217     DOI : 10.36987/jes
Core Subject : Education,
Jurnal Eduscience is a peer-reviewed journal that is published by LPPM of Labuhanbatu University. This journal publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on education studies using an interdisciplinary perspective, especially within Mathematic Education, Biology Education, Civic Education, Science Education, Physics Education, and all about teaching and learning research. Reviewers will review any submitted paper. The review process employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)" : 8 Documents clear
ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK DI BAWAH UMUR YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DITINJAU DALAM UU NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Toni Toni
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.913 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.939

Abstract

Penelitian ini menerangkan bahwa bentuk perlindungan hukum bagi anak di bawah umur yang melakukan tindak pidana pencurian pada proses pemeriksaan oleh penyidik, anak dibawah umur harus menjalankan pemeriksaan secara kekeluargaan, ramah dan tidak melakukan pemeriksaan dengan cara yang kasar, paksaan dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak dan tempat pemeriksaannya harus tertutup serta dipisahkan dari pemeriksaan orang dewasa. Menurut undang-undang No. 35 Tahun 2014 Pengertian anak yang dijelaskan Pasal 1 Tentang perlindungan anak yang berbunyi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) PADA SUB MATERI POKOK SISTEM RESPIRASI PADA MANUSIA DI KELAS XI SMA SWASTA MEDAN PUTRI TAHUN PEMBELAJARAN 2008/2009 Novi Fitriandika Sari
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.719 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran mana yang baik digunakan antara Quantum Teaching dengan Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) pada sub materi pokok Sistem Respirasi pada Manusia. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11-30 Agustus 2008, tempat penelitian dilaksanakan di SMA Swasta Medan Putri di Jl. Timor Ujung No. 5 Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang terdiri dari dua kelas, dengan sampel sebanyak 80 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara Total Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan tes berupa soal tentang Sistem Respirasi pada Manusia. Evaluasi dilakukan dengan memberikan tes berbentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan Model Pembelajaran Quantum Teaching pada sub materi pokok Sistem Respirasi pada Manusia di kelas XI SMA Swasta Medan Putri Tahun Pembelajaran 2008/2009 diperoleh nilai rata-rata x = 7,62 dengan Standart Deviasi = 1,15. Hasil belajar siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) pada sub materi pokok Sistem Respirasi pada Manusia di kelas XI SMA Swasta Medan Putri Tahun Pembelajaran 2008/2009 diperoleh nilai rata-rata x = 6,30 dengan Standart Deviasi = 1,55. Dengan demikian hasil belajar siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Quantum Teaching dengan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) pada sub materi pokok Sistem Respirasi pada Manusia di kelas XI SMA Swasta Medan Putri Tahun Pembelajaran 2008/2009 yang dapat digambarkan dari hasil hipotesis diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 4,4 > 1,994 sehingga dapat disimpulkan Hipotesis Ho ditolak dan Hipotesis Ha diterima artinya, ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Quantum Teaching dengan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) di kelas XI SMA Swasta Medan Putri tahun Pembelajaran 2008/2009.Kata Kunci:
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE, TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X DI SMA HASSAPAKAT NEGERI LAMA PADA MATERI POKOK EKOSISTEM Zunaidy Abdullah Siregar
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.915 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.940

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui; (1) pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think talk write, terhadap hasil belajar biologi siswa kelas x di sma hassapakat negeri lama pada materi pokok ekosistem; Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimental dengan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling yaitu 1 kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write (Eksperimen A), sedangkan 1 kelas sebagai kontrol yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar sebanyak 40 soal dalam bentuk pilihan berganda; Soal telah diuji validitas, relibilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran dengan menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian menunjukan: (1). Nilai pretest pada model pembelajaran think talk write adaalah nilai tertinggi sebesar 7,0 dan nilai terendah sebesar 3,0, sedangkan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 4,95 dengan nilai tengah 5,0 dan standar deasi sebesar 1.19. (2). Nilai pretest pada model pembelajaran konvensional adalah nilai teringgi sebesar 6,4 dan nilai terendah sebesar 1,4 sedangkan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 3,5 dan standar deviasa sebesar 1.05. (3) . Nilai hasil Postest pada model pembelajaran think talk write adaalah terendah 5,6 dan nilai tertinggi 9,6 dengan nilai rata- rata 8,43 dan standar deviasi sebesar 1.18. (4). Sedangkan kelas konvensional diperoleh hasil Postest sebesar dengan nilai terendah 3,3 nilai teringgi 7,5 dengan nilai rata- rata 6,5 dan standar deviasi 1.04. (5) Ada pengaruh yang signifikan terhadaphasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write, dibandingkan hasil belajar biologi siswa yang dibelajarkan dengan strategi konvensional.
PENGARUH PENAMBAHAN ASAM TERHADAP TOTAL ANTOSIANIN DARI BUAH BIT (BETA VULGARIS) Dini Hariyati Adam
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.515 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.931

Abstract

Buah bit merupakan tanaman salah satu family dari Beta vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelarut dalam mengekstraksi pigmen antosianin. Pelarut yang digunakan terdiri dari 3 variasi yaitu 1) akuades, 2) akuades yang diasamkan dengan HCl dan 3) akuades yang diasamkan dengan asam asetat. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dalam keadaan gelap (
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENULIS KREATIF PUISI DI KELAS VII-2 MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIG-SAW DI SMP NEGERI 2 RANTAU UTARA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Friska Manurung
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.247 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.937

Abstract

Penelitian ini bersifat penelitian tindakan kelas, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menulis kreatif puisi melalui stategi pembelajaran kooperatif tipe jig-saw. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa tes hasil belajar berbentuk essay sebanyak 3 butir soal untuk siklus I dan 3 butir soal untuk siklus II serta lembar observasi/pengamatan terhadap kegiatan proses pembelajaran. Instrumen lembar pengamatan digunakan untuk mengukur proses pembelajaran sementara tes digunakan untuk mengukur hasil belajar. Untuk hasil belajar menyelesaikan soal menulis kreatif puisi dengan indikator standar ketuntasan minimal individu sebesar ≥ 75 dan secara klasikal ≥ 85% memenuhi standar ketuntasan. Subjek penelitian ini adalah siswa- siswa kelas VII-2 SMP Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 38 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses pembelajaran materi pokok menulis kreatif puisi dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif tipe jig-saw dapat : 1) Meningkatkan Respon dan Antusiasme untuk lebih menguasai materi pembelajaran pada materi pokok tersebut. 2) Mendukung terciptanya suatu kondisi pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan (PAKEM). 3) Meningkatkan hasil belajar siswa.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS X SMA NEGERI 1 AEK NATAS Maharani Gultom
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.015 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dan tipe Think Pair Share (TPS) pada materi ekosistem di kelas X SMA Negeri 1 Aek natas Tahun pembelajaran 2015/2016. Berdasarkan rata-rata hasil pre test siswa menunjukkan nilai rata-rata pre test siswa adalah X 1 = 34,63 dan SD = 11,09 untuk kelas yang diajar dengan penggunaan model TPS sedangkan kelas yang diajar dengan penggunaan model TGT didapat X 2 = 34,11 dan SD = 11,30. Setelah mendapat perlakuan nilai rata-rata post test siswa yang diajar dengan penggunaan model TPS ( X 1= 83,16 ; SD = 10,23) lebih tinggi dibanding dengan penggunaan model TGT ( X 2 = 75,76 ; SD = 7,72). Adanya perbedaan hasil belajar tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan taraf kepercayaan α = 0,05, dimana thit - 3,783 > ttab 2,004 yang berarti dalam penelitian ini H0 ditolak sekaligus menerima Ha. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan secara statistik dimana kelas TPS lebih tinggi hasil belajarnya daripada kelas yang menggunakan model TGT pada materi Ekosistem di Kelas X SMA Negeri 1 Aek Natas Tahun Pembelajaran 2015/2016.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN METODE DISKUSI DI KELAS VII SMP NEGERI 1 AEK NATAS Rahma Muti'ah
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.475 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.929

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar pada siswa kelas VII SMP. Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain. Sedangkan prestasi belajar adalah hasil belajar dari suatu aktivitas belajar yang dilakukan berdasarkan pengukuran dan penilaian terhadap hasil kegiatan belajar dalam bidang akademik yang diwujudkan berupa angka-angka dalam rapor. Bila siswa memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, maka akan meningkatkan prestasi belajar. Hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini adalah ada pengaruh antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar pada siswa kelas VII SMP dan Hipotesis nihil (Ho) adalah tidak ada Pengaruh antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar pada siswa kelas VII SMP. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional sedangkan Hasil belajar sebagai variable terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Aek Natas yang seluruhnya berjumlah 249 orang. Sampel penelitian adalah 71 siswa, menggunakan metode teknik random sampling. Dalam pengumpulan data digunalan metode skala untuk kecerdasan emosional berdasarkan teori Daniel Goleman yang terdiri dari mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain; dan untuk mengukur hasil belajar siswa digunakan Pretest dan Postest. Nilai korelasi yang diperoleh pada analisis validitas instrumen dengan rumus korelasi Product Moment dari Pearson berkisar antara 0,74 - 0,85. Berdasarkan pada taraf signifikan 0,05 diperoleh 20 item valid dan 5 item gugur dari 25 item yang ada pada skala kecerdasan emosional. Nilai koefisien reliabilitas yang diperoleh 0,818 dihitung dengan rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis data penelitian menunjukkan nilai uji t sebesar 7,33 dengan ttabel 0,203 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada Pengaruh antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Matematika Siswa Menggunakan Metode Diskusi di Kelas VII SMP NEGERI 1 Aek Natas di Desa Perkebunan Aek Pamingke Kec. Aek Natas Kab. Labuhanbatu Utara Tahun Pelajaran 2015/2016.
FAKTOR KONDISI DAN POLA PERTUMBUHAN UDANG KELONG (Penaeus indicus) PADA PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE BELAWAN, SUMATERA UTARA Rivo Hasper Dimenta; Rusdi Machrizal
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.983 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kondisi (K) dan Pola Pertumbuhan udang kelong (P. indicus) telah dilakukan di sekitar perairan muara yang memiliki ekosistem mangrove Belawan selama 3 bulan, sejak bulan Juni - Agustus 2016. Metode penelitian yang digunakan yang dalam menentukan 4 titik stasiun sampling adalah purposive random sampling dengan 2 kategori zona yaitu zona alami dan zona pemanfaatan. Pengambilan sampel udang kelong (P. indicus) dilakukan dengan menggunakan jaring ambai berbentuk kerucut yang terbuat dari bahan nilon. Pada tiap stasiun ditentukan 3 unit jaring tangkap sebagai ulangan (total jaring 12 unit/bulan). Analisa data pola pertumbuhan udang menggunakan rumus persamaan hubungan panjang dan bobot Effendie (2002) dan analisa faktor kondisi relatif (K) menggunakan rumus Rypel dan Ritcher (2008). Hasil penelitian diperoleh bahwa Pola pertumbuhan udang (P. indicus) di perairan mangrove Belawan seluruhnya kategori allometrik negatif (b < 3) dimana nilai b tertinggi pada stasiun I sebesar 2.82, dan terendah berada pada stasiun III sebesar 1.26. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh letak lokasi stasiun I yang hampir mendekati daratan, sehingga diduga kondisi substrat sesuai bagi kebutuhan perkembangan udang kelong. Nilai faktor kondisi (K) P. Indicus  tertinggi berada pada stasiun II sebesar 1,71 dan nilai yang terendah pada stasiun III sebesar 1,20. Sehingga dapat disimpulkan udang kelong (P. Indicus) pada seluruh stasiun tergolong dalam kondisi pipih atau tidak gemuk.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2017 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Australia, Taiwan, and Indonesia) Vol 12, No 6 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Thailand, Malaysia and Indonesia) Vol 12, No 5 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia and Indonesia) Vol 12, No 4 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia, Thailand, and Indonesia) Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia and Indonesia) Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from United Kingdom, Nigeria, and Indonesia) Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Philippines, Thailand, and Indonesia) Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Hungary, South Africa, Malaysia, and Ind Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Nigeria, Korea, and Indonesia) Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Nigeria, India, and Indonesia) Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Nigeria and Indonesia) Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Turkey, Malaysia, Algeria, Indonesia) Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia) Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Eduscience (JES) Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Eduscience (JES) Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Eduscience (JES) Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Eduscience (JES) Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Eduscience (JES) Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Eduscience (JES) Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Eduscience (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES) Vol 6, No 1 (2019) Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Eduscience (JES) Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Eduscience (JES) Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Eduscience (JES) Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Eduscience (JES) Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Eduscience (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES) Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Eduscience (JES) Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Eduscience (JES) Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Eduscience (JES) More Issue