cover
Contact Name
Rivo Hasper Dimenta
Contact Email
rivohasperdimenta@ulb.ac.id
Phone
+6281362238917
Journal Mail Official
nukleus@ulb.ac.id
Editorial Address
Jalan Sisingamangaraja No.126 A KM 3.5 Aek Tapa, Bakaran Batu, Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara 21418
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus
ISSN : 24429481     EISSN : 26857332     DOI : https://doi.org/10.36987/jpbn
Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal elektronik yang merupakan wadah penerbitan artikel penelitian original yang terkait dengan penelitian pendidikan biologi. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologidibawah naungan LPPM Universitas Labuhanbatu. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Jurnal ini menyajikan hasil penelitian dibidang Pendidikan Biologi dan sains Biologi.
Articles 437 Documents
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMEMPUAN BERPIKIR KRITIS DI MTs NEGERI RANTAUPRAPAT Gultom, Maharani; Adam, Dini Hariyati
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 4, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2018
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v4i2.1595

Abstract

Hasil belajar yang kurang maksimal menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa yang kurang maksimal pula. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah problem based learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi biologi. Tekhnik pengambilan sampel denngan cara purposive sample. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII-H sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-I sebagai kelas kontrol. Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan Pretest-posttest control design. Variabel yang diukur adalah kemampuan berpikir kritis siswa yang diperoleh dari skor pretest dan postest dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen adalah 66,67 sedangkan kontrol adalah 60. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran biologi model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di MTs Negeri 1 Rantauprapat. Simpulan dari penelitian ini adalah model problem based learning berpengaruh meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi.
PENGARUH METODE STUDENT CREATED CASE STUDIES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 09 KUALUH HULU KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Saragih, Siti Zahara
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 2, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2016
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v2i1.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memastikan apakah ada pengaruh metode student created studies terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem di kelas X SMA muhammadiyah 09 kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian ini dianggap penelitian eksperimen semu . Penelitian ini dirancang menggunakan Posttest - Only Kontrol Group Design dengan menerapkan metode student created case studies. Metode l dengan media gambar dalam kelompok eksperimen dan kuliah metode , diskusi , dan eksperimen dalam kelompok kontrol . Populasi penelitian ini adalah semua strudents di kelas X SMA Muhammadiyah 09 Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sampel penelitian ini didirikan oleh Cluster Random Sampling , untuk mendapatkan kelas X - 4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X - 3 sebagai kelompok kontrol . Data dikumpulkan dengan menggunakan tes , dokumentasi dan bentuk observasi . hipotesis dianalisis dengan menggunakan t -test . Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mahasiswa aplikasi Dibuat Kasus Studi metode pembelajaran dengan media gambar terhadap
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DENGAN SCRAMBEL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS X SMA NEGERI 1 AEK NATAS Boru Gultom, Halimah Sakdiah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 3, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2017
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v3i2.1125

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbandingan Model Pembelajaran
Uji Kualitas Air Minum Isi Ulang Di Sekitar Kampus Universitas Labuhanbatu Rantauprapat Adam, Dini Hariyati
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 5, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v5i2.1335

Abstract

Air Minum Isi Ulang (AMIU) merupakan alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk dikonsumsi. AMIU yang layak dikonsumsi harus memenuhi standar baku yang telah ditetapkan oleh Permenkes RI nomor492/Menkes/IV/2010. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas air minum isi ulang baik secara fisik, kimia dan biologi di sekitar kampus FKIP Universitas Labuhanbatu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan uji organoleptik terhadap 30 panelis (parameter bau dan rasa) dan kuantitatif deskriptif   untuk parameter suhu, TDS, pH, kadar logam berat dan total coliform. Uji kuantitatif dilakukan di laboratorium dengan mengambil 10 sampel AMIU secara purposive sampling dimana masing-masing sampel dianalisis dengan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel AMIU untuk parameter fisik dan kimia memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh Permenkes RI nomor492/Menkes/IV/2010. Seluruh sampel tidak memiliki bau dan rasa, suhu berkisar 24,2 – 27,4oC, TDS berada dikisaran 20-150 mg/L, berkisar antara 6,8 - 7,3, Fe 0,000-0,120 ; Mn 0,000 - 0,201 ; Cd 0,000 - 0,003 ; Cu 0,001 - 0,095 ; Cr 0,000 - 0,003. Parameter biologi yang diuji yaitu 3 sampel memenuhi syarat dan 1 sampel AMIU diketahui mengandung bakteri E.coli serta 6 sampel AMIU lainnya mengandung bakteri coliform.
PERBEDAAN PEMBELAJARAN DENGAN METODE INSIDE OUTSIDE DAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA DI KELAS XI SMA SWASTA KUSUMA BANGSA LONDUT KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Siregar, Zunaidy Abdullah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 2, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2016
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v2i2.1209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang nyata antara hasil belajar siswa yang diberi pembelajaran dengan metode kooperatif jigsaw dengan pembelajaran dengan metode Inside Outside pada Kompetensi Dasar sistem pencernaan makanan pada manusia di kelas XI SMA Swasta Kusuma Bangsa Londut. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan terhadap siswa kelas XI SMA Swasta Kusuma Bangsa Londut sebagai populasinya. Sampel diambil dua belas yaitu kelas dengan pembelajaran menggunakan metode kooperatif jigsaw sebagai kelas eksperimen dan kelas dengan pembelajaran Inside Outside sebagai kelas kontrol. Keberhasilan pembelajaran dengan metode kooperatif jigsaw dan konvensional dalam meningkatkan penguasaan materi sistem pencernaan makanan pada manusia diketahui dari kemampuan siswa mengerjakan tes hasil belajar sebanyak 20 soal berbentuk objektif dengan 4 opsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode kooperatif jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar. Mean dan standar deviasi untuk kelas eksperimen adalah 13.350 dan 2,887 sedangkan untuk kelas kontrol 11,275 dan 2,641. Analisis statistik mnunjukkan rata-rata hasil belajar siswa dengan pembelajaran kooperatif jigsaw lebih tinggi dari pada pembelajaran cara Indiside Outside. (thitung
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KINGDOM PLANTAE DI KELAS X SMA NEGERI 2 RANTAU UTARA Gultom, Maharani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 4, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v4i1.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar biologi siswa dengan penggunaan model pembelajaran Mind Mapping pada materi pokok Kingdom Plantae di Kelas X IPA SMA Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pembelajaran 2016/2017. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pembelajaran 2016/2017.
DISTRIBUSI SPASIAL DAN KELIMPAHAN POPULASI UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI PERAIRAN MANGROVE BELAWAN Dimenta, Rivo Hasper; Arismen, Son
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 3, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2017
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v3i1.1200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan populasi udang windu (Penaeus monodon). Penelitian yang berlangsung pada bulan April - Juni 2016 di ekosistem mangrove Belawan menggunakan metode pengambilan sampel Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel dilakukan 2 kali setiap bulannya secara stastis/menetap, pada saat pasang dan surut dengan menggunakan jaring ambai. Analisa Data distribusi udang menggunakan Correspondent Analysis (CA) pada software XLStat. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan populasi udang windu berukuran kecil memiliki kelimpahan cukup tinggi pada stasiun 1 (8 ind/m2) dan udang windu berukuran sedang terlihat memiliki kelimpahan cukup tinggi pada stasiun 2 (12 ind/m2), stasiun 3 (7 ind/m2), stasiun 4 (8 ind/m2) dan stasiun 5 (8 ind/m2). Diagram analisa CA menggambarkan bahwa distribusi spasial udang windu terpusat pada 2 sumbu utama yang masing-masing menjelaskan keterkaitan sebesar 84,31% dan 14,56% dari ragam total (98,87%). Sehingga dIsimpulkan bahwa terbentuk 2 kelompok besar yang mempunyai keterkaitan erat antara kelompok udang windu yang tertangkap menurut kelas ukuran dan jenis kelamin terhadap ragam faktor fisik-kiimia lingkungan pada stasiun pengamatan
Analisis Kesiapan Peserta Didik dalam Pembelajaran Biologi Secara Online Pada Sekolah Menengah Atas (SMA) || Analysis of Students Readiness in Online Biology Learning of Senior High School Putri, Sintia; Darussyamsu, Rahmawati
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i1.1915

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kesiapan peserta didik kelas XI dalam pembelajaran biologi secara online di SMAN 1 Bungo karena hal ini merupakan salah satu aspek penting dari evaluasi. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada Oktober 2020 di SMAN 1 Bungo. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Sampel terpilih adalah peserta didik kelas XI yang berjumlah 34 orang. Pengambilan data melalui wawancara dengan salah satu guru biologi di SMAN 1 Bungo dan lembar observasi awal pembelajaran biologi secara online peserta didik. Hasil wawancara menunjukkan adanya kendala peserta didik selama pembelajaran biologi secara online seperti berkurangnya fokus peserta didik, waktu pembelajaran yang singkat, adanya peserta didik yang belum bisa mengelola internet dan mencari sumber belajar dengan baik serta sulitnya melaksanakan praktikum untuk pembelajaran biologi secara online. Hasil lembar observasi awal pembelajaran biologi secara online peserta didik diperoleh tingkat kesiapan peserta didik dari 4 aspek terdiri dari aspek kesiapan mengikuti pembelajaran biologi secara online, aspek menyimak penjelasan guru, aspek keaktifan peserta didik saat KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dan aspek respon terhadap tugas. Dari keseluruhan aspek diperoleh rata-rata 75% dengan kriteria cukup siap. Kesimpulan dari hasil analisis kesiapan ini adalah sekolah terlebih dahulu mengidentifikasi lebih lanjut pada kendala masing-masing peserta didik dan kesiapan dalam pembelajaran secara online, khususnya pada pembelajaran biologi sehingga kesiapan belajar peserta didik diharapkan bisa berpengaruh positif bagi pribadi peserta didik.This research aims to determine the readiness of class XI students in online biology learning at SMAN 1 Bungo. This research is a descriptive research which was conducted in October 2020 at SMAN 1 Bungo because this is an important aspect of evaluation. The sampling technique was Purposive Sampling. The selected sample was 34 students of second class of the Senior high school (XI). Retrieval of data from interviews with one of the biology teachers at SMAN 1 Bungo and the beginning of online biology learning students’ observation sheets. The results of the interview were some of the obstacles of students during online biology learning such as reduced focus of students, short learning time, there were students who had not been able to manage the internet and were looking for learning resources properly and the difficulty of implementing practicum for online biology learning. The results of the beginning of online biology learning students’ observation sheet, namely the level of readiness of students from 4 aspects consists of the readiness to follow in online biology learning aspect, listening to teacher explanations aspect, student activity during Teaching and Learning Activities aspect and response to assignments aspect. From all aspects, an average of 75% is obtained with quite ready criteria. The conclusion from the results of this readiness analysis is that schools first identify further on the constraints of each student and readiness in online learning, especially in biology learning so that student’s readiness expected to have positive effect to them
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI DENGAN PENERAPAN PREDICTION GUIDE (TEBAK PELAJARAN) DAN TANPA PENERAPAN PREDICTION GUIDE PADA MATERI ABIOTIK LINGKUNGAN DI KELAS X SMS SWASTA KARYA TANI Arman Harahap
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v1i1.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi dengan penerapan predistion guide dan tapa penerapan prediction guide pada materi abiotil lingkungan di kelas X SMA Swasta Karya Tani. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar biologi siswa pada materi pokok sistem pernapasan manusia yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran diskusi (kelas eksperimen) yaitu kelas XA rata-rata sebesar 78,47 dengan standar deviasi 8,06. Sedangkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol) yaitu XB rata-rata sebesar 70,11 dengan standar deviasi 8,22. Hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 7,695 > 2,00 sekaligus menyatakan terima Ha yang berarti terdapat pengaruh hasil belajar biologi siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi. Dengan demikian model pembelajaran diskusi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Swasta Karya Tani.
Pemeriksaan Salmonella thypii dan Eschericia coli pada Es Jagung di Pasar Tradisional Padang Bulan, Medan || The Existence test of Salmonella thypii and Eschericia coli of Corn Ice at Padang Bulans Traditional Market, Medan Situmorang, Toberni Santika
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 6, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2020
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v6i1.1600

Abstract

Kebersihan makanan merupakan faktor penting untuk melindungi diri kita dari kontaminasi kuman dan bakteri yang masuk melalui perantara makanan tersebut. Makanan yang terkontaminasi oleh bakteri akan menimbulkan penyakit dan dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani. Bakteri yang umum mengkontaminasi makanan adalah Salmonella thypii dan Eschericia coli. Kedua jenis bakteri ini merupakan kelompok bakteri gram negatif berbentuk basil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bakteri S. thypii dan E. coli yang terdapat pada sampel es jagung. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan melakukan pemeriksaan secara bakteriologis untuk menentukan kualitas kebersihan sampel. Terdapat 3 tahap dalam penelitian ini yaitu penghitungan jumlah total bakteri (total plate count), analisis bakteri S. thypii dan E. coli serta identifikasi dengan pewarnaan gram. Hasil penelitian menunjukkan 40% sampel yang diperiksa positif mengandung S. thypii dan 60% mengandung E. coli. Jumlah total bakteri terbesar ditunjukkan oleh sampel 1 (78 cfu) dan 3 (52 cfu). Keberadaan bakteri S. thypii dan E. coli di dalam sampel diduga karena faktor kebersihan yang kurang baik dalam pengolahan minuman tersebut.Food hygiene is an important factor to protect ourselves from contamination of germs and bacteria that enter through these food intermediaries. Food contaminated by bacteria will cause disease and can cause death if not treated immediately. Common bacteria that contaminate food are Salmonella thypii and Eschericia coli. Both types of bacteria are a group of gram-negative bacteria in the form of bacill. This study aims to analyze and identify the bacteria S. thypii and E. coli which found in corn juice ice as samples. The study was conducted with a descriptive method by conducting a bacteriological examination to determine the quality of sample cleanliness. There are 3 stages in this study, the first stage is calculation of the amount of total bacteria (total plate count), analysis of S. thypii and E. coli bacteria and identification with Gram staining. The results showed 40% of samples tested is positive for S. thypii and 60% for E. coli. The largest amount of total bacteria was shown by samples 1 and 3, which were 78 CFU and 52 CFU, respectively. The presence of S. thypii and E. coli bacteria in the sample is thought to be due to poor hygiene factors in the processing of drink

Page 7 of 44 | Total Record : 437


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 4: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus December 2025 Vol 11, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2025 Vol 11, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus June 2025 Vol 11, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2025 Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2024 Vol 10, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2024 Vol 10, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2024 Vol 10, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2024 Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2023 Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2023 Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2023 Vol 9, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2023 Vol 9, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2023 Vol 9, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2023 Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2022 Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Juli 2022 Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2022 Vol 8, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2022 Vol 8, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Juli 2022 Vol 8, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2022 Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021 Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021 Vol 7, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021 Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021 Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2020 Vol 6, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2020 Vol 6, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2020 Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019 Vol 5, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019 Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Vol 5, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2019 Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2018 Vol 4, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2018 Vol 4, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2018 Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2017 Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2017 Vol 3, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2017 Vol 3, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2017 Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2016 Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2016 Vol 2, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2016 Vol 2, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2016 Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2015 Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2015 Vol 1, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2015 Vol 1, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2015 More Issue