Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Education for Student with Cerebral palsy on Reducing Drooling through Oral Motor Exercise Damri, Damri; Nurhastuti, Nurhastuti; Putri, Sintia; Putri, Sentia Andani; Jatiningsiwi, Tata Gading; Iliško, Dzintra
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 30, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v30i1p48-58

Abstract

This study aims to reduce drooling through oral motor exercises for cerebral palsy students in Special School in Padang, Indonesia. This study used quantitative research methods with a Single Subject Research (SSR) approach with A-B-A design from February to September 2021. The research data was collected by observing one child with cerebral palsy, recording events, and assessing oral motor exercise. All data was analyzed descriptively using visual graph analysis tools. Overall, the results showed that oral motor exercise effectively reduced drooling in cerebral palsy students. This was evidenced by the mean level obtained in the baseline-1 (A1) condition, which was 14.66; in the intervention condition (B), it decreased to 8.15; and in the baseline-2 (A2) condition, it again reduced to 3. Then, the results of data analysis in the conditions and between conditions also showed a tendency toward stability, an estimated directional tendency, and data trace and level changes that decreased positively. The percentage of overlap in the baseline-1 (A1) condition is 0%, while the percentage of overlap in the baseline-2 (A2) condition is 15 percent so the hypothesis can be accepted. These findings imply that the selection of oral motor exercises effectively reduces drooling in students with cerebral palsy
Analisis Kesiapan Peserta Didik dalam Pembelajaran Biologi Secara Online Pada Sekolah Menengah Atas (SMA) || Analysis of Students Readiness in Online Biology Learning of Senior High School Putri, Sintia; Darussyamsu, Rahmawati
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i1.1915

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kesiapan peserta didik kelas XI dalam pembelajaran biologi secara online di SMAN 1 Bungo karena hal ini merupakan salah satu aspek penting dari evaluasi. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada Oktober 2020 di SMAN 1 Bungo. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Sampel terpilih adalah peserta didik kelas XI yang berjumlah 34 orang. Pengambilan data melalui wawancara dengan salah satu guru biologi di SMAN 1 Bungo dan lembar observasi awal pembelajaran biologi secara online peserta didik. Hasil wawancara menunjukkan adanya kendala peserta didik selama pembelajaran biologi secara online seperti berkurangnya fokus peserta didik, waktu pembelajaran yang singkat, adanya peserta didik yang belum bisa mengelola internet dan mencari sumber belajar dengan baik serta sulitnya melaksanakan praktikum untuk pembelajaran biologi secara online. Hasil lembar observasi awal pembelajaran biologi secara online peserta didik diperoleh tingkat kesiapan peserta didik dari 4 aspek terdiri dari aspek kesiapan mengikuti pembelajaran biologi secara online, aspek menyimak penjelasan guru, aspek keaktifan peserta didik saat KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dan aspek respon terhadap tugas. Dari keseluruhan aspek diperoleh rata-rata 75% dengan kriteria cukup siap. Kesimpulan dari hasil analisis kesiapan ini adalah sekolah terlebih dahulu mengidentifikasi lebih lanjut pada kendala masing-masing peserta didik dan kesiapan dalam pembelajaran secara online, khususnya pada pembelajaran biologi sehingga kesiapan belajar peserta didik diharapkan bisa berpengaruh positif bagi pribadi peserta didik.This research aims to determine the readiness of class XI students in online biology learning at SMAN 1 Bungo. This research is a descriptive research which was conducted in October 2020 at SMAN 1 Bungo because this is an important aspect of evaluation. The sampling technique was Purposive Sampling. The selected sample was 34 students of second class of the Senior high school (XI). Retrieval of data from interviews with one of the biology teachers at SMAN 1 Bungo and the beginning of online biology learning students’ observation sheets. The results of the interview were some of the obstacles of students during online biology learning such as reduced focus of students, short learning time, there were students who had not been able to manage the internet and were looking for learning resources properly and the difficulty of implementing practicum for online biology learning. The results of the beginning of online biology learning students’ observation sheet, namely the level of readiness of students from 4 aspects consists of the readiness to follow in online biology learning aspect, listening to teacher explanations aspect, student activity during Teaching and Learning Activities aspect and response to assignments aspect. From all aspects, an average of 75% is obtained with quite ready criteria. The conclusion from the results of this readiness analysis is that schools first identify further on the constraints of each student and readiness in online learning, especially in biology learning so that student’s readiness expected to have positive effect to them
OPTIMALISASI AFFIRMATIVE ACTION DALAM KETERWAKILAN PEREMPUAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM DI DPRD KABUPATEN LANGKAT Putri, Sintia; Sari, Elidar; Amrizal, Amrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 3 (2025): (Agustus)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v8i3.22418

Abstract

Dalam keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Langkat perlu memperkuat Kebijakan affirmative action untuk meningkatkan representasi perempuan, hal ini mengingat bahwa keterwakilan perempuan cenderung mengalami kemunduran, namun demikian penerapan kebijakan affirmative action yang diharapkan mampu mendongkrak partisipasi dan keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif masih belum menunjukan hasil optimal. Walaupun UU Pemilu mewajibkan partai politik umtuk mencantumkan minimal 30% dalam keterwakilan perempuan, pada kenyataannya jumlah anggota legislatif yang terpilih di DPRD Kabupaten Langkat masih sangat rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses optimalisasi kebijakan affirmatif action dalam keterwakilan perempuan berdasarkan UU Pemilu, serta mengetahui apa saja yang menjadi kendala dan upaya dalam proses optimalisasi affirmative action Kabupaten langkat. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan guna memperoleh data sekunder yang bersifat teoritis, sedangkan penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara. Proses optimalisasi affirmative action pada keterwakilan perempuan meliputi penguatan regulasi, penguatan peran partai politik, menyediakan ruang lebih dan evaluasi kebijakan. Namun pada pemilu 2024 anggota DPRD Kabupaten Langkat belum menunjukan angka keterwakilan perempuan sesuai yang di harapkan. Untuk seluruh pihak terkait perlu menjalankan peran secara aktif dan kolaboratif. Partai politik harus memperkuat komitmen terhadap afirmasi gender melalui kaderisasi, pelatihan politik, dan penempatan strategis calon perempuan dalam daftar legislative, dan untuk perempuan yang ingin berpartisipasi aktif dalam politik di harapkan mempersiapkan diri sejak dini melalui peningkatan kapasitas, wawasan politik, dan keterampilan kepemimpinan.