cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2019)" : 15 Documents clear
Respon Viabilitas Dan Vigor Benih Kakao (Theobroma cacao L.)” Pada Perbedaan Letak Biji Dalam Buah Dan Lama Pengeringan Benih Rafli, Muhammad
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak biji yang berbeda pada buah dan penurunan kadar air benih terhadap viabilitas dan vigor benih kakao. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan tiga ulangan. Ada 2 faktor yang diteliti yaitu faktor letak biji pada buah (L) yang terdiri dari dari 3 taraf yaitu : (L₁) benih bagian pangkal, (L₂) benih bagian tengah, (L₃) benih bagian ujung. Sedangkan faktor yang kedua adalah : pengeringan benih (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : (P₀) tanpa pengeringan, (P₁) pengeringan 1 hari, (P₂) pengeringan 2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan letak biji berpengaruh nyata terhadap nilai viabilitas dan vigor benih yang diamati, kecuali terhadap nilai potensi tumbuh benih dan berat kering kecambah normal. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan letak biji di bahagian tengah buah (L2). Perlakuan pengeringan berpengaruh nyata terhadap nilai viabilitas dan vigor benih yang diamati, kecuali terhadap nilai potensi tumbuh benih dan berat kering kecambah normal. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan benih yang dikering anginkan selama 2 hari tengah buah (P2).Tidak terdapat terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan letak biji dan perlakuan pengeringan benih kakao terhadap semua tolok ukur viabilitas dan vigor benih kakao yang diamati. Keywords: Cocoa seeds, viabilitas, vigor, drying time
Pengaruh Perlakuan Varietas Berbeda Dan Konsentrasi Garam Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Padi Sawah (Oryzae sativa L) Faisal, Faisal
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pemberian garam  dapur terhadap viabilitas dan vigor benih beberapa varietas benih padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang dimulai pada bulan April sampai bulan Mei 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial.  Ada dua faktor yang diteliti yaitu konsentrasi garam (G) yaitu : G0=0%, G1=10%, G2=20%, dan G3=30%. Faktor kedua yaitu Varietas yaitu masing-masing : Ciherang (V1), Bimas Prima (V2) dan Merenggo (V3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat konsentrasi pemberian garam dapur dapat menekan viabilitas dan vigor benih padi sawah. Semakin tinggi konsentrasi pemberian garam dapur maka semakin rendah viabilitas dan vigor benih varietas padi, ciherang, Bimas Prima dan Merenggo. Masing-masing varietas memiliki tingkat ketahanan yang berbeda terhadap tingkat konsentrasi pemberian garam dapur. Varietas Bimas Prima memperlihatkan toleransi terbaik terhadap pemberian garam sampai konsentrasi 20%. Terdapat interaksi antara konsentrasi pemberian garam dapur dan perlakuan beberapa varietas benih padi terhadap vigor benih yang diamati. Kata kunci : Konsentrasi garam, varietas padi, viabilitas dan vigor benih.
Peranan Mulsa Dan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Nurdin, Mulyadi; Khaidir, Khaidir; Munazar, Munazar
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1342

Abstract

Kacang tanah merupakan tanaman palawija yang berpeluang dalam pengembangan agroindustri dalam peningkatkan sector ekonomi. Agar tanaman tumbuh secara optimal dan berproduksi dengan baik diperlukan  pemberian mulsa dan pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbunan dan hasil tanaman kacang tanah dengan penggunaan mulsa dan pupuk organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pemberian mulsa berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur tanaman 2, 4, 6 dan 8 MST dan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada 4 MST dan terhadap jumlah polong pertanaman. Sedangkan pemberian pupuk organik berpengaruh sangat nyata pada pengamatan tinggi tanaman 2 MST dan jumlah polong.  Interaksi antara kedua faktor memberikan pengaruh nyata pada pengamatan jumlah polong dan tinggi tanaman pada umur tanaman 2 dan 8 minggu setelah tanam (MST) dan berpengaruh sangat nyata pada pengamatan tinggi tanaman pada 6 MST. Kata kunci : kacang tanah, mulsa, pupuk organic
Pengembangan Potensi Gulma Kirinyuh Dan Limbah Pertanian Sebagai Pupuk Organik Alternatif Di Nagari Palaluar Kecamatan Koto Vii Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat Syofiani, Riza; Putri, Santi Diana
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1338

Abstract

 Nagari Palaluar, Koto VII Subdistrict, Sijunjung Regency has an area of 5,47.17 ha. . The farmer groups in Palaluar Nagari who are partners are the Gelugur Jaya Farmers Group and the Minang Farmers Group. The dominant farming effort was cultivated by the Gelugur Jaya farmer group, namely rice. In rice cultivation, farming communities in this group every planting season always use artificial fertilizers. Even though rice harvested straw can be reused as an alternative source of organic fertilizer. Most of the agricultural waste, namely rice straw, is simply burned so that it can increase global warming. There are quite a lot of weeds in empty land and on the roadside in the Gelugur Jaya farmer group area. However, farmers have never used it as a source of organic material. Then the Minang farmer group built, the dominant farming business was rice and corn and cocoa plants. Cocoa plants produce a lot of waste, that is, cocoa skin waste is left piling around the land. Therefore it is necessary to process agricultural wastes. The objectives of this PKM program are (1) to increase the knowledge of partner group farming communities about the potential for sugar weeds and agricultural waste as alternative organic fertilizers in reducing the use of artificial fertilizers (2) provide examples of the application of rice cultivation techniques to the use of alternative organic fertilizers, namely weeds and agricultural waste to reduce the application of artificial fertilizers and increase the yield of rice crops. The method of carrying out activities is carried out by lecture, question and answer, demonstration, training (practice), assignment, mentoring and evaluation. The results expected from the implementation of the program are: (1) farmers' knowledge will increase about the importance of making and the potential of sugar weeds and agricultural waste as a source of alternative organic fertilizers to reduce the application of artificial fertilizers and increase rice production. (2) the farming community of the partner group is willing and able to imitate the application of rice cultivation techniques by utilizing sugar weeds and agricultural waste as an alternative organic fertilizer. Keywords : kirinyuh, agricultural waste, organic fertilizer, rice production
Pengaruh Komposisi Media Tanam Dan Dosis Npk Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea chanephora L.) Sari, Rika Rafita; Marliah, Ainun; Hereri, Agam Ihsan
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan dosis NPK terhadap pertumbuhan bibit kopi. Penelitian dilaksanakan di Gampong Lampanah Ranjo, Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar dari bulan Mei sampai bulan September 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu komposisi media tanam (tanah : pupuk kandang) terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol (K0), 1:1 (K1), 1:2 (K2), 2:1 (K3) dan faktor kedua dosis NPK terdiri dari 4 taraf kontrol (N0), 1 g/polibag (N1), 1,5 g/polibag (N2), 2 g/polibag (N3). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F, dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata pada parameter diameter batang 60, 90 hari setelah tanam (HST), bobot brangkasan kering dan volume akar  serta berpengaruh nyata pada parameter diameter batang 30 HST dan bobot brangkasan basah. Komposisi media tanam terbaik dijumpai pada komposisi media tanam dengan prbandingan tanah : pupuk kandang (2:1). Perlakuan dosis NPK berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi bibit 30 HST, bobot brangkasan basah dan bobot brangkasan kering. Dosis NPK lebih baik dijumpai pada dosis NPK 1,5 g/polibag. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara komposisi media tanam dan dosis NPK terhadap parameter diameter batang 30 HST dan bobot brangkasan basah serta berpengaruh nyata terhadap parameter bobot brangkasan kering. Pertumbuhan bibit kopi terbaik dijumpai pada kombinasi komposisi media tanam 2:1 dengan dosis NPK 1,5 g/polibag. Kata kunci : Kopi, media tanam, pupuk
Penggunaan Berbagai Macam Legum Cover Crop (LCC) Dalam Menyerap Logam-Logam Berat Pada Lahan Bekas Tambang Emas Di Kabupaten Sijunjung S, Giska Oktabriana.; Syofiani, Riza; Gusmini, Gusmini; Aprisal, Aprisal
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1335

Abstract

Penelitian penggunaan berbagai macam Legum Cover Crop (LCC) dalammenyerap logam-logam berat pada lahan bekas tambang emas di kabupatensijunjung. Tujuan penelitian adalah untuk melihat LCC yang paling bagus dalammenyerap logam-logam berat pada lahan bekas tambang emas. Penelitian inidilakukan di Nagari Pala Luar Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjungselama 3 bulan dan dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Tanah FakultasPertanian Universitas Andalas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 5x3 dengan 5 perlakuan dan 3ulangan, perlakuan penggunaan tanaman LCC dimana, A=Kontrol (tanpa LCC), B = Mucuna conchinchinensis, C = Calopogonium mucunoide, D = Centrocemapubescen, E = Mucuna bracteata. Data analisis dengan menggunakan tabelAnova 5% apabila F hitung lebih hitung lebih dari F tabel 5 % dan uji lanjut BNJ5%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan LCCjenis Mucuna bracteata mampu menyerap logam berat lebih banyak dibandingkan jenis LCC lainnya.Kata Kunci : LCC, Logam-logam berat, lahan bekas tambang
Several Shoot Of Cassava Plants Ananto, Ananto
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1340

Abstract

Research on Various Connections of Manihot esculenta crant for thepurpose of obtaining good quality cassava seeds and increasing farmers' income,especially cassava farmers. This study was compiled based on a completerandomized design (CRD) with four treatment levels and three replications ofeach replication consisting of four treatments, consisting of control (A),connecting local cinnamon yams with yellow cassava (B), connecting localcinnamon yams with plain cassava (C), connecting local sweet potatoes withelephant cassava (D). The variables observed were weight of fresh tuber weight(kg), number of tubers (fruit), longest tuber length (cm). Splicing using localcassava rootstock with elephant cassava stem (D), gives a better influence onfresh tuber weight (6.89 kg), tuber number (20.67 pieces) and longest tuber length (63.55 cm).Key words: Cassava, shoots, Varieties
Peningkatan Hasil Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) Pada Tanah Inceptisol Dengan Pemberian Fungi Mikoriza Arbuskular Usnawiyah, Usnawiyah; Wirda, Zurahmi
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1336

Abstract

Ketersediaan lahan pertanian yang subur semakin berkurang,sementara lahan-lahan marjinal seperti lahan inseptisol belum dimanfaatkansecara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan Inseptisoluntuk penanaman ubi jalar dengan bantuan mikoriza arbuskular. Penelitianini dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Fakultas pertanianUniversitas Malikussaleh Aceh Utara pada bulan April - Juli 2018.Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan AcakKelompok (RAK) non faktorial. yaitu pemberian Fungi MikorizaArbuskular (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : MO (tanpa mikoriza), M1(mikoriza 5 g/tanaman), M2 (mikoriza 10 g/tanaman) danM3 (mikoriza 15 g/tanaman).Peubah yang diamati adalah panjang tanaman, jumlah daun,diameter umbi per tanaman dan bobot segar umbi per tanaman. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada pemberianmikoriza 15 gram/tanaman.Kata Kunci : Ubi Jalar, Mikoriza, Inceptisol, Hasi
Respon Viabilitas Dan Vigor Benih Kakao (Theobroma cacao L.)” Pada Perbedaan Letak Biji Dalam Buah Dan Lama Pengeringan Benih Muhammad Rafli
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak biji yang berbeda pada buah dan penurunan kadar air benih terhadap viabilitas dan vigor benih kakao. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan tiga ulangan. Ada 2 faktor yang diteliti yaitu faktor letak biji pada buah (L) yang terdiri dari dari 3 taraf yaitu : (L₁) benih bagian pangkal, (L₂) benih bagian tengah, (L₃) benih bagian ujung. Sedangkan faktor yang kedua adalah : pengeringan benih (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : (P₀) tanpa pengeringan, (P₁) pengeringan 1 hari, (P₂) pengeringan 2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan letak biji berpengaruh nyata terhadap nilai viabilitas dan vigor benih yang diamati, kecuali terhadap nilai potensi tumbuh benih dan berat kering kecambah normal. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan letak biji di bahagian tengah buah (L2). Perlakuan pengeringan berpengaruh nyata terhadap nilai viabilitas dan vigor benih yang diamati, kecuali terhadap nilai potensi tumbuh benih dan berat kering kecambah normal. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan benih yang dikering anginkan selama 2 hari tengah buah (P2).Tidak terdapat terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan letak biji dan perlakuan pengeringan benih kakao terhadap semua tolok ukur viabilitas dan vigor benih kakao yang diamati. Keywords: Cocoa seeds, viabilitas, vigor, drying time
Pengaruh Perlakuan Varietas Berbeda Dan Konsentrasi Garam Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Padi Sawah (Oryzae sativa L) Faisal Faisal
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pemberian garam  dapur terhadap viabilitas dan vigor benih beberapa varietas benih padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang dimulai pada bulan April sampai bulan Mei 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial.  Ada dua faktor yang diteliti yaitu konsentrasi garam (G) yaitu : G0=0%, G1=10%, G2=20%, dan G3=30%. Faktor kedua yaitu Varietas yaitu masing-masing : Ciherang (V1), Bimas Prima (V2) dan Merenggo (V3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat konsentrasi pemberian garam dapur dapat menekan viabilitas dan vigor benih padi sawah. Semakin tinggi konsentrasi pemberian garam dapur maka semakin rendah viabilitas dan vigor benih varietas padi, ciherang, Bimas Prima dan Merenggo. Masing-masing varietas memiliki tingkat ketahanan yang berbeda terhadap tingkat konsentrasi pemberian garam dapur. Varietas Bimas Prima memperlihatkan toleransi terbaik terhadap pemberian garam sampai konsentrasi 20%. Terdapat interaksi antara konsentrasi pemberian garam dapur dan perlakuan beberapa varietas benih padi terhadap vigor benih yang diamati. Kata kunci : Konsentrasi garam, varietas padi, viabilitas dan vigor benih.

Page 1 of 2 | Total Record : 15