cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 450 Documents
Ciri Dan Pelapukan Tanah Berbahan Induk Volkan Di Kabupaten Bireuen Dan Bener Meriah Provinsi Aceh Khusrizal, Khusrizal; yusra, yusra; Aulia Martha, Riejma; Nasruddin, Nasruddin
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5331

Abstract

Bahan volkan hasil erupsi gunung api merupakan bahan induk tanah yang dijumpa tidak hanya di sekitar lingkungan gunung api tersebut, namun dapat tersebar lebih jauh dari sumbernya yang kemudian di bawah kondisi lingkungan setempat membentuk tanah dengan karakristik beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik dan tingkat pelapukan tanah berbahan induk volkan dari gunung api Burni Telong yang telah tersebar di Kecamatan Jeumpa (JE), Juli (JU) Kabupaten Bireun dan Kecamatan Pintu Rime Gayo (PR) Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Identifikasi sifat tanah dilakukan melalui profil tanah yang dibuat berdasarkan adanya bahan induk volkan dan jarak dari sumber bahan volkan. Pada setiap lokasi ini dibuat satu profil tanah sehingga seluruhnya terdapat 3 profil tanah. Profil tanah yang terdekat hingga terjauh dengan sumber bahan volkan adalah PR, JU dan JE. Sifat tanah yang identifikasi meliputi morfologi, fisika dan kimia tanah. Hasilnya menunjukkan sifat-sifat morfologi, fisika dan kimia tanah profil JE berbeda dengan profil JU dan PR, begitu pula dengan tingkat pelapukan tanahnya, profil JE lebih terlapuk daripada profil JU dan PR
Penentuan Pelapisan Kitosan Terbaik Dan Tingkat Kematangan Pada Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Hayati, Rita; Vida Rana Nasution, Jilan
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kitosan dan tingkat kematangan pada cabai merah serta ada tidaknya interaksi antara konsentrasi kitosan dan tingkat kematangan pada cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hortikultura Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang berlangsung pada bulan Agustus sampai September 2020. Percobaan disusun menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 3x3 dengan 3 ulangan. Terdapat 2 faktor yang diteliti, faktor pertama yaitu konsentrasi kitosan terdiri dari kitosan 1%, kitosan 2% dan kitosan 3%. Faktor kedua yaitu tingkat kematangan terdiri dari warna hijau, warna peralihan dan warna merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kitosan 3% yang terbaik karena mampu mempertahankan susut bobot dan kadar air pada cabai merah. Pada tingkat kematangan peralihan yang terbaik karena mampu mempertahankan kadar air, warna L, warna a, warna b, organoleptik terhadap warna, penampilan. Interaksi terbaik terdapat pada kombinasi antara konsentrasi kitosan 3% dan tingkat kematangan peralihan yang mampu mempertahankan warna L, b, dan atribut penampilan
Prediksi Erosi Dan Teknik Konservasi Tanah Sistem Agroforestri Di Sub Das Krueng Meueh Kabupaten Bener Meriah Akbar, Halim
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai prediksi erosi serta penerapan teknik konservasi tanah sistem agroforestri di sub DAS  Krueng Meueh Kabupaten Bener Meriah.Metode yang digunakan dalam penelitan ini yaitu metode survei yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: 1) tahap persiapan, 2) tahap survei pendahuluan, 3) tahap survei utama, dan 4) tahap analisis data dan penyajian hasil. Perhitungan prediksi erosi menggunakan persamaan USLE dan menghitung erosi toleransi menggunakan persamaan Wood dan Dent (1983).Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai prediksi erosi terbesar terdapat pada satuan peta lahan (SPL) 12 yaitu sebesar 472.88 ton/ha/thn dengan penggunaan lahan semak belukar, sedangkan nilai prediksi erosi terendah terdapat pada SPL 9 yaitu sebesar 0.13 ton/ha/thn dengan penggunaan lahan hutan. Tindakan konservasi tanah yang perlu dilakukan pada penggunaan lahan kebun campuran (SPL 7, SPL 14 dan SPL 17),  adalah konservasi vegetatif berupa agrisilviculture, yaitu sistem agroforestri yang mengkombinasikan tanaman pepohonan (hutan) dengan tanaman pertanian (alley cropping), penanaman kacang tanah, kacang hijau dan penambahan mulsa jerami (nilai P = 0,013). didapat nilai prediksi erosi pada SPL 7 sebesar 0,56 ton/ha/thn, SPL 14 sebesar 1,07 ton/ha/thn, SPL 17 sebesar 0,62 ton/ha/thn. Untuk SPL 8 dan SPL 11 tindakan konservasi yang disarankan  yaitu pembuatan teras bangku diikuti dengan penanaman kacang tanah (nilai P = 0,009) sehingga dapat menurunkan erosi menjadi 1,19 ton/ha/thn dan 0,39 ton/ha/thn. Untuk SPL 1, SPL 5,  SPL 10,  SPL 13 dan SPL 15  disarankan tindakan konservasi agroforestri sebagai penutup tanah atau dengan penanaman berkayu atau mengkombinasikan tanaman pepohonan (hutan) dengan tanaman pertanian, tanaman hijauan ternak (agrosilvopasture) sehingga nilai prediksi erosi dapat turun dibawah nilai erosi toleransi. Untuk SPL 6 dan SPL 12 tindakan konservasi yang disarankan adalah dengan pembuatan teras gulud diikuti dengan penanaman jagung+ kacang tanah+ dan sisa tanaman dijadikan mulsa (nilai P = 0,006).
Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Nanas Dan Pukan Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao, L.) Jamidi, Jamidi; Faisal, Faisal; Fadhil Ichsan, Muhammad
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi kulit nanas organik dan kotoran sapi terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Suka Mulia, Kecamatan Rantau Kabupaten, Aceh Tamiang pada bulan Juli sampai Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok 4x3 dan ulangan sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi POC kulit nanas dengan 4 taraf yaitu: 0, 75, 150, dan 225 ml L-1 air. Faktor kedua adalah dosis kotoran sapi dengan 3 taraf yaitu 0, 5, dan 10 ton/ha. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter pangkal batang, luas daun, bobot batang basah, bobot batang kering, dan laju asimilasi bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa konsentrasi pupuk organik cair kulit nanas hanya pada variabel laju asimilasi bersih yang berbeda nyata, sedangkan pada variabel lainnya tidak berbeda nyata. Konsentrasi POC 75 ml/liter cenderung memberikan pertumbuhan terbaik untuk semua variabel. Pemberian kotoran sapi tidak menunjukkan perbedaan yang nyata pada semua variabel yang diamati, namun dosis 10 ton/ha menunjukkan hasil pertumbuhan lebih baik
Respon Pemberian Biochar Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Pupuk NPK Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Wahyuni, Mardiana; Maharany, Rina; Putri Sundari, Eka; AG, Rosnina
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5328

Abstract

Penelitian ini telah dijalankan di kebun percobaan STIPAP Medan pada bulan Februari–Juni 2020. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 Faktorial yang terdiri dari 9 perlakuan dengan 4 ulangan, sehingga total sampel keseluruhan 36 bibit. Parameter yang diamati adalah tinggi bibit, lingkar batang, jumlah daun, jumlah kadar klorofil daun. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan analisis of varience (ANOVA) dengan uji beda nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit dan pupuk majemuk memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi batang, lingkar batang, jumlah daun, kadar klorofil daun, sedangkan interaksi antara aplikasi biochar tandan kosong kelapa sawit dan pupuk majemuk tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan.
Respon Pemupukan Dan Jarak Tanam Yang Berbeda Terhadap Hasil Tanaman Kedelai Tri Astuti, Dessy; Hawayanti, Erni; Ahmad Afrizal, Hadi; Syahputra Sebayang, Nico
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5334

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti membutuhkan kedelai, karena banyak bahan olahan pangan yang dihasilkan oleh kedelai.Riset bertujuan untuk mengetahui hasil produksi kedelai yang di akibatkan oleh cara pemupukan dengan jarak tanam yang berbeda serta interaksi antara keduanya. Waktu penelitian selama 2 bulan,yaitu Juni sampai Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan  Split  Plot Design  dengan 3 ulangan, dengan 2 faktor perlakuan,yaituJarak Tanam yang terdiri (J),J1=40 cm x 15 cm , J2 =40 cm x 20 cm , J3 = 40cm  x 25 cm dan cara pemupukan (C), C1= Larikan, C2= Tugal, C3= Sebar. Variabel yang diamati adalah Berat polong Pertanaman(g), Berat polong Perpetak (g).Penelitian kami menunjukan korelasi produksi kedelai yang tertinggi pada interaksi perlakuan jarak tanam 40 x 15 cm dengan cara pengaplikasian pupuk anorganik tugal, yaitu sebesar 970,33 g/petak (setara dengan 3,1 ton/ha)
Keragaan Agronomi Dan Heritabilitas Varietas Kedelai Berbiji Besar Di Kabupaten Aceh Utara Dan Aceh Tamiang Nilahayati, Nilahayati; Nazimah, Nazimah; Gemasih, Melati; Ramadania, Ramadania
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5329

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas yang menjadi target pemerintah untuk swasembada pangan. Peningkatan produksi dalam negeri mutlak sangat diperlukan. Salah satu cara untuk peningkatan produksi kedelai adalah dengan menggunakan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati keragaan agronomi beberapa varietas unggul baru berbiji besar di Provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada dua lokasi berbeda yaitu Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati kecuali jumlah cabang, jumlah polong dan bobot biji per tanaman di Kabupaten Aceh Utara. Produksi masing-masing varietas berturut-turut adalah Anjasmoro (2 tha-1), Grobogan (1.35 tha-1), Biosoy 1 (2.81 tha-1), Biosoy 2 (3.18 tha-1). Nilai heritabilitas berkisar antara 0.06 - 0.98. Varietas juga berpengaruh terhadap semua peubah yang di amati kecuali jumlah cabang dan jumlah polong pada penanaman di Kabupaten Aceh Tamiang. Rata-rata produksi setiap varietas berturut-turut adalah Anjasmoro (1.58 tha-1), Grobogan (2.18 tha-1), Biosoy 1 (4.20 tha-1) and Biosoy 2 (4.06 tha-1). Nilai heritabilitas berkisar antara 0.48 - 0.97. Varietas Biosoy 1 dan Biosoy 2 merupakan varietas unggul baru yang menunjukkan penampilan terbaik pada kedua lokasi penanaman.
Inventarisasi dan Analisis Risiko Gulma Asing Invasif Pada Lahan Pertanian di Sawang Aceh Utara Firmansyah, Nanda; Baidhawi, Baidhawi; Khusrizal, Khusrizal; Handayani, Rd Selvy
Agrium Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i2.5866

Abstract

Kehadiran gulma asing invasif (GAI) memberikan peluang terjadinya peristiwa yang tidak dikehendaki sebagai akibat dari tindakan pengelolaan tanaman introduksi yang menguasai dan menyebar pada lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan menganalisis resiko spesies GAI pada lahan pertanian di Sawang Aceh Utara. Titik lokasi pengambilan sampel dilakukan pada beberapa tipe penggunaan lahan (TPL) yaitu kebun/tegalan, huma/ladang, sawah non-irigasi, sawah irigasi, perkebunan, padang rumput, hutan rakyat, dan kolam/tambak. Jenis GAI dikoleksi secara langsung dari lapangan dengan metode jelajah, dan dianalisis menggunakan sistem scoring mengacu pada pedoman analisis risiko GAI dari KLHK (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan FORIS (Forests in Southeast Asia) Indonesia. Hasil kajian memperlihatkan terdapat 659 individu GAI yang berasal dari 36 spesies dan 14 famili. Famili yang memiliki spesies GAI terbanyak adalah famili Poaceae. Jenis gulma terbanyak berasal dari jenis gulma berdaun lebar sebanyak 20 spesies, sedangkan jumlah spesies GAI terbanyak yaitu spesies Rhynchospora colorata (L.) dengan jumlah 66 individu. Kategori risiko sangat tinggi disebabkan oleh spesies Axonopus compressus, Chromolaena odorata dan Paspalum conjugatum pada lahan tegalan/kebun, spesies Cyperus distans dan Rhynchospora colorata pada lahan ladang/huma, spesies Dactyloctenium aegyptium pada lahan padang rumput dan spesies gulma Panicum maximum pada lahan sawah irigasi.Kategori risiko sedang terdapat spesies gulma Ageratina adenophora pada lahan perkebunan dan spesies gulma Ageratum conyzoides pada lahan sawah non irigasi.Kategori risiko rendah  terdapat spesies gulma Digitaria fuscescens pada lahan hutan rakyat dan Heliotropium indicum pada lahan perkebunan.
Varietas Dominan pada BudidayaPadi SawahTahun 2016-2019 di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh Rahmayanti, Rahmayanti; Nilahayati, Nilahayati; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.6027

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan penghasil beras yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pembangunan pertanian memiliki peran yang strategis dalam menompang perekonomian nasional, salah satunya meningkatkan produksi pertanian. Varietas unggul memegang peranan penting dalam meningkatkan produksi, produktivitas lahan dan mutuhasil. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi penyebaran varietas unggul dominan padi sawah di Kabupaten Bireuen. Penelitian atau survei lapangan dilakukan di semua kecamatan yang menanam padi sawah yang ada di Kabupaten Bireuen yang dilaksanakan dari tahun 2016 sampai tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas padi sawah di Kabupaten Bireuen pada musim tanam gadu tahun 2016 dan tahun 2019 didominasi oleh varietas Inpari 30 Ciherang Sub I, tahun 2017 didominasi oleh varietas Inpari 32  HDB, dan tahun 2018 didominasi oleh varietas Inpari 42. Pada musim tanam rendengan tahun 2016 didominasi oleh varietas Ciherang, dan ada tahun 2017-2019 varietas dominan yaitu Inpari 30 Ciherang Sub I.
Respon Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Pada Berbagai Media Tanaman dan Dosis Pupuk NPK Jailani, Saprin; Ratnawaty, Ratnawaty; Nasruddin, Nasruddin; Faisal, Faisal; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i2.5867

Abstract

Tanaman terung (Solanum melongena L.) adalah tanaman sayuran yang berasal dari famili Solanaceae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tanaman terung pada berbagai media tanam dan dosis pupuk NPK serta interaksi antara keduanya. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai Mei 2019 di Gampong Krueng Lingka Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara, dan di Laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Aceh Utara dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yaitu media tanam (M) dengan tiga taraf yaitu M0=Tanah (kontrol), M1= Tanah+Pupuk Kandang Sapi (PKS) (2:1) (v/v), M2= Tanah+PKS (3:1); dan dosis pupuk NPK (D) dengan empat taraf yaitu D0= tanpa pupuk (kontrol), D1= 100 kg ha-1 (4,30 g tanaman-1), D2= 200 kg ha-1 (8,40 g tanaman-1), D3= 300 kg ha-1 (13,1 g tanaman-1). Hasil menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, diameter buah serta berat buah. Dosis pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, diameter buah, berat buah serta berpengaruh nyata pada luas daun dan jumlah buah. Tidak ada interaksi nyata antara media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung.