cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 450 Documents
Pengaruh Isolat Rizobakteri Indigeneous KNW11 dan Pemupukan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Gogo Lokal Wakawondu Ode Afa, La; Nurmas, Andi; Ayu Kade Sutariati, Gusti
Agrium Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.6761

Abstract

Rendahnya produktivitas padi gogo lokal masih menjadi tantangan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui efektivitas rizobakteri KNW11 dan pemupukan terhadap produktivitas padi gogo lokal Wakawondu. Penelitian ini berlangsung mulai Agustus 2020-Januari 2021 di lahan percobaan Fakultas Pertanian UHO Kendari. Rancangan perlakuan yaitu petak terpisah dalam RAK. Perlakuan Rizobakteri (S) sebagai petak utama, terdapat 2 taraf yaitu tanpa Rizobakteri (R0) dan isolat KNW11 (R1). Pupuk (P) sebagai anak petak, terdapat 4 taraf yaitu tanpa pemberian pupuk (P0); 100% bokashi kirinyuh atau 10 ton per hektar (P1); 100%  urea, SP-36, KCl atau 200 kg urea, 100 kg SP-36 dan 100 kg KCl per hektar (P2); dan Kombinasi 50% bokashi kirinyuh, urea, SP-36, KCl atau 5 ton bokashi kirinyuh, 100 kg urea, 50 kg SP-36  dan 50 kg KCl per hektar (P3). Setiap unit percobaan diulang 3 kali. Perlakuan rizobakteri dan pupuk meningkatkan produktivitas padi gogo lokal Wakawondu. Interaksi rizobakteri KNW11 dan pupuk anorganik meningkatkan jumlah anakan sebesar 49.5% dibandingkan kontrol. Perlakuan rizobakteri KNW11 menghasilkan bobot gabah per hektar 1.95 ton atau meningkat 15.4% dibandingkan kontrol.  Perlakuan 50% pupuk organik dan 50% pupuk anorganik  menghasilkan gabah per hektar tertinggi yaitu 2.38 ton atau meningkat sebesar 59.2% dibandingkan  kontrol. 
Efektivitas Pruning Terhadap Penanganan Kehilangan Produksi Di PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Tanah Raja Estate Ardiansyah, Nanda -
Agrium Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.5705

Abstract

Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu tanaman penghasil minyak terbesar dibandingkan dengan tanaman lainnya. Untuk menjaga keseimbangan produksi diperlukan pengelolaan untuk meminimalisir kehilangan produksi dan menjaga kualitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pruning terhadap penanganan kehilangan produksi pada kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, digunakan dengan mengumpulkan data, menyusun dan menganalisa data produksi selama delapan minggu dengan pengamatan seminggu sekali dari dua blok yang sudah dipruning dan belum dipruning. Parameter yang digunakan adalah kehilangan janjangan dan kehilangan brondolan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blok yang sudah dipangkas (pruning) dapat meminimalisir atau memperkecil kehilangan janjangan dan kehilangan brondolan dibandingkan blok yang tidak dipangkas (pruning) dengan perbandingan kehilangan terbesar yaitu dua tandan untuk blok yang belum dipruning dan satu tandan untuk blok yang sudah dipruning. Sedangkan perbandingan kehilangan brondolan yaitu 193 butir untuk blok yang belum dipruning dan 115 butir untuk blok yang sudah dipruning.
Upaya Peningkatan Performa Perkecambahan Benih Dalam Pengujian Di Laboratorium Melalui Perancangan Alat Pengecambah Benih Yang Ideal Faisal, Faisal; Ismadi, Ismadi; Rafli, Muhammad
Agrium Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.6762

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merancang alat penunjang perkecambahan benih yang simpel, efektif dan ideal bagi perkecambahan benih dalam pengujian di laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan pasa Agustus-November 2021 di laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dan di Desa Tumpok Teungoh Lhokseumawe dengan menggunakan metode pengamatan secara langsung dari aplikasi alat yang dibuat dengan menggunakan metode pengamatan dan pengukuran langsung dari data hasil penelitian yang dibandingkan dengan metode terdahulu. Faktor pertama adalah pengujian benih dengan metode yang berbeda yang berbeda terdiri dari Metode UDKdp (M1), Metode dengan penggunaan alat pengecambah benih (M2) dan Metode menggunakan media (M3). Sedangkan faktor kedua adalah perlakuan Jenis Benih yang berbeda, yaitu Penggunaan benih jagung (B1), Penggunaan Benih Padi (B2), Penggunaan Benih kedelai (B3). Hasil penenelitian menunjukkan bahwa Metode perkecambahan benih dengan menggunakan alat pengecambah benih hasil rancangan meperlihatkan performa benih terbaik dengan menghasilkan nilai potensi tumbuh, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh benih yang lebih tinggi dari metode yang lain.
KEJADIAN DAN KEPARAHAN PENYAKIT BUSUK BATANG (Erwinia sp.) PADA TANAMAN BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) DI LEMBAH SEULAWAH, ACEH BESAR Muzalifah, Muzalifah; Sahputra, Hendri; Subandar, Irvan
Agrium Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.6251

Abstract

Penyakit busuk batang (Erwinia sp.) merupakan salah satu penyakit yang cepat menyebar diantara penyakit lainnya pada tanaman buah naga. Penyebarannya sangat mudah terutama pada kondisi kelembaban yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya serang penyakit busuk batang (Erwinia sp.) pada tanaman buah naga (Hylocereus costaricensis). Penelitian ini dilakukan di kebun tanaman buah naga UPTD BBHTPP Distanbun Aceh dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 5 blok dengan berbentuk pola “Z” terhadap kejadian dan kemampuan daya serang penyakit terhadap tanaman naga. Frekwensi pengamatan dilakukan sebanyak 7 kali setiap 2 minggu sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya serang penyakit busuk batang ini tergolong ringan yaitu 3,47%-23,75%, demikian pula halnya dengan kejadian penyakit yaitu 17,36-61,45%. Produktivitas buah naga di UPTD BBHTPP Distanbun Aceh yaitu 1,16-1,61 ton/ha.
Kajian Sumber Bibit Dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Porang (Amorphophallus onchophyllus Prain) Nur Izza, Siti; Hidayat, Ramdan; Nugrahani, Pangesti
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7838

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan sumber bibit terbaik komposisi media tanam (tanah: kompos: pupuk kandang kambing) pada budidaya tanaman porang. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan 2 (dua) faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK), dimana faktor pertama adalah macam sumber bibit (B) yang terdiri dari 3 macam sumber bibit yaitu: B1= Biji, B2= Bulbil, dan B3= Umbi. Faktor kedua adalah komposisi media tanam (T) tanah, kompos, dan pupuk kandang kambing terdiri dari 5 taraf yaitu: T1=1:1:1, T2=1:2:1, T3=1:1:2, T4=1:2:3, dan T5=1:3:2. Pengamatan yang diamati meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, diameter tajuk, jumlah tunas, masa tumbuh aktif per tunas dan masa tumbuh aktif tanaman, jumlah bulbil per tanaman, bobot bulbil per tanaman, diameter bulbil, bobot umbi, diameter umbi, serta penambahan bobot umbi tanam dan panen. Hasil penelitian memperlihatkan terdapat interaksi nyata antara sumber bibit dan komposisi media tanam terhadap tinggi tanaman umur 7 dan 9 MST, dimana kombinasi perlakuan sumber bibit asal umbi dan komposisi media tanam (tanah: kompos: kotoran kambing 1:1:2 (B3T2) dan 1:2:1 (B3T3) menghasilkan tinggi tanaman porang terbaik. Perlakuan sumber bibit berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali pada diameter bulbil. Sumber bibit Bulbil (B2) menghasilkan bobot umbi dan penambahan bobot umbi terbaik dan berbeda nyata dengan sumber bibit asal biji, namun tidak berbeda nyata dengan sumber bibit asal umbi. Komposisi media tanam tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan.
Efektivitas Aplikasi Mikoriza Pada Beberapa Taraf Pupuk P Terhadap Pertumbuhan Mucuna bracteata Gunawan, Hari; Ovie Yosephine, Ingrid; Juanda, Aulia; Oloando, Oloando
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7810

Abstract

Unsur P (Fosfat) merupakan salah satu unsur hara yang penting bagi tanaman agar tanaman tumbuh dengan sehat, unsur P yang diserap oleh tumbuhan tidak maksimal karena fosfor yang diserap tanaman berada dalam bentuk terikat didalam tanah dan dibutuhkan mikroorganisme pelarut fosfat. Pada penelitian ini mikroorganisme yang digunakan pada khususnya jamur pelarut fosfat yaitu Mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mikoriza, pengaruh pupuk P dan pengaruh interaksi antara mikoriza dan pupuk P terhadap pertumbuhan vegetatif Mucuna bracteata. Penelitian dilaksanakan di Areal Pembibitan Institut Teknologi Sawit Indonesia . Waktu penelitian dilakukan selama 3 bulan, dari bulan Agustus sampai bulan November 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Ancaka Kelompok  Faktorial dengan jumlah 9 perlakuan dan 3 ulangan sehingga total 27 bibit. Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji analisis statistik yang menguji perbedaan rata-rata dengan Analysis of Variance,  kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan interaksi antara mikoriza dan pupuk P memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah bintil akar dan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.  
Karakteristik Agronomi Beberapa Varietas Tanaman Jagung (Zea mays L.) Akibat Pemberian Kompos Kulit Biji Kopi (Coffea) Jamidi, Jamidi; Usnawiyah, Usnawiyah; Wijaksono, Ade
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7827

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kompos kulit biji kopi terhadap pertumbuhan beberapa varietas jagung. Penelitian dilakukan di Tambon Tunong dan  Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Oktober 2020-Januari 2021. Pada percobaan ini digunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 2 faktor perlakuan dengan 3 ulangan.  Faktor pertama adalah varietas yaitu Provit A-1, Pulut Uri, Gumarang, Sukmaraga. Faktor kedua adalah kompos kulit biji kopi yang terdiri dari 0 g/polybag, 15 t/h (75 g/polybag), 20 t/h (100 g/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas dengan kompos cangkang kopi menunjukkan adanya interaksi dengan pertumbuhan jumlah daun dengan nilai rata-rata 2,63 helai. Namun belum memperlihatkan adanya interaksi yang nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, dan waktu munculnya bunga. Penggunaan varietas Sukmaraga pada pemberian kompos cangkang kopi 100 g/polybag menunjukkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman rata-rata 210,70 cm, jumlah daun 12,58 helai, diameter batang 27,30 mm, dan waktu munculnya bunga betina 45,50 HST dan bunga jantan pada 48,03 HST.
Karakteristik Kesuburan Tanah Pada Lokasi Tumbuh Tanaman Sumber Biofuel Dengan Elevasi Berbeda Muliana, muliana
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7840

Abstract

Kabupaten Aceh Utara terdapat sejumlah tumbuhan yang berpotensi sebagai biofuel, namun data karakteristik kimia tanah di lokasi tempat tumbuh tanaman tersebut belum tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji karakteristik kimia tanah pada beberapa lokasi tempat tumbuh tanaman  sumber biofuel (kelapa sawit, kelapa, kemiri dan jagung) pada elevasi berbeda. Penelitian ini dilakukan di lima lokasi  dengan elevasi rata-rata 2, 27, 32, 65 dan 366 meter dari permukaan laut) dalam Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian  survei, sampel tanah diambil pada kedalaman 0-30 cm pada lokasi di bawah tanaman sumber biofuel dan analisis laboratorium. Parameter sifat kimia tanah dan metode analisis adalah pH H2O (pH meter 1: 2, 5), C-organik (spektrofotometer), N-total (Kjeldahl), P-tersedia (Bray II), K-dd (Morgan) dan KTK (NH4OAc). pH (H2O) dan C-organik dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Sedangkan N-total, P-tersedia, K-dd dan KTK dianalisis di Laboratorium BPTP Aceh. Hasil penelitian secara umum  rata-rata sifat kimia tanah di beberapa kecamatan/lokasi (elevasi berbeda) di Kabupaten Aceh Utara pada tanah lokasi tempat tumbuh empat jenis tanaman sumber biofuel  dari yang paling tinggi sampai paling rendah berturut-turut, lokasi elevasi 27 > lokasi elevasi 32 > lokasi elevasi 65 > lokasi elevasi 366 > lokasi elevasi 2 m dpl.
Karakterisasi Dan Korelasi Karakter Agronomi Beberapa Genotipe Pepaya(Carica papaya L.) Hasil Persilangan Hafsah, Siti; Firdaus, Firdaus
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7812

Abstract

Percobaan bertujuan untuk mengetahui karakterisasi dan korelasi karakter agronomi terhadap hasil beberapa persilangan pepaya. Lokasi kegiatan ini di Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Waktu pelaksanaan bulan Maret sampai Desember 2018. Rancangan yang digunakan RAK non-Faktorial. Perlakuan terdiri dari 11 genotipe dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri 4 genotipe tetua yaitu USK-4 (Calina), USK-1 (Carisya), USK-6 (Carmida), dan USK-7 (Dapina), 7 genotipe hasil persilangan yaitu: USK-4 USK-6, USK-6xUSK-4, USK-4xUSK-7, USK-7xUSK-4, USK-7xUSK- 6, USK-6xUSK-7 dan USK-1xUSK-7. Percobaan ini menemukan   bahwa hasil persilangan memiliki banyak sifat yang diinginkan baik itu pertumbuhan maupun hasil tanaman. Tanaman dengan perawakan yang pendek, tinggi buah pertama yang rendah dan jumlah buah pertama yang rendah terdapat pada genotipe USK-6xUSK-4.  Genotipe USK-4 dan hasil persilangannya menunjukkan idiotipe tanaman yang pendek dibandingkan dengan genotipe lainnya. Jumlah buah pertama tertinggi dihasilkan pada persilangan USK-6xUSK-4 dan USK-1xUSK-7. Genotipe USK-6xUSK-4 dapat dijadikan sebagai kandidat idiotipe tanaman pendek (dwarf) dengan produksi yang tinggi. Hampir semua peubah yang diamati menunjukkan korelasi positif kecuali pada peubah umur berbunga.
Kajian Pemberian Limbah Cangkang Rajungan Dan Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Paria (Momordica charantia L.) Di Polibag Wahyudin Purba, Deddy; Nurjuwita, Siti
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7833

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan Penelitian Fakultas pertanian Universitas Asahan, pada bulan Februari 2021 sampai April 2021, penelitian bertujuan mengetahui kajian pemberian limbah cangkang rajungan dan berbagai macam media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Rancangan RAK-F yang terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama pemberian Limbah Cangkang Rajungan (R) : R0 = 0 g /polibag, R1 = 30 g/polibag, R2 = 60g/polibag. Faktor kedua aplikasi berbagai macam media tanam  (M) : M1 = tanah top soil 100% , M2 = tanah top soil 50% + arang sekam 25% + Pupuk kandang sapi 25%, M3 = tanah top soil 50% + cocopeat 25% + sekam padi 25% dan M4 = tanah top soil 50% + arang sekam + sekam padi. Hasil analisis aplikasi limbah cangkang rajungan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi. Perlakuan limbah cangkang rajungan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi. Perlakuan terbaik di peroleh oleh dosis 60 g/polibag (R2) menghasilkan panjang tanaman 134,03 cm, panjang buah 24,67 cm,  jumlah buah 2,50 buah, berat buah per sampel 212,92 g dan berat buah per plot 713,75 g. Perlakuan bebagai macam media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Perlakuan terbaik pada tanah top soil 50% + aram sekam 25% + sekam padi 25% (M4) panjang tanman 152,69 cm dan berat buah per plot  700,56 g, tetapi perlakuan tanah top soil 50 % + arang sekan 25% + pupuk kandang sapi 25% (M2) panjang buah 27,06 cm,  jumlah buah 2,50 buah dan berat buah per sampel 216,11 g.