cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 252 Documents
Dampak Industri Bata Merah Terhadap Kondisi Lahan di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur Apriyanti, Ria; Mutia, Tuti
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 1, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.796 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari industri bata merah terhadap kondisi lahan di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini seluruh masyarakat Kelurahan Kesik yang pekerjaan pokoknya sebagai pengrajin atau pembuat bata merah sebanyak 78 orang. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat bantu dalam pengumpulan data primer. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara terstruktur, observasi,dan dokumentasi. Jumlah responden yang dijadikan sampel berjumlah 40 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan 35 orang (87,50%) responden? menjawab dampak dari industri terhadap kondisi lahan menyebabkan tanah menjadi kurang subur, 2 orang( 5%) responden menjawab tidak subur dan 3 orang (7,50%) responden menjawab tidak mengetahui kondisi kesuburan tanah tersebut.
Studi Sanitasi Lingkungan Permukiman Nelayan di Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Shofa, Riecha; Hadi, Hasrul
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2017): Geodika, Volume 1, Nomor 2, 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.74 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v1i2.857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi lingkungan permukiman nelayan di Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Dalam penelitan ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat nelayan Desa Tanjung Luar. Teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sanitasi lingkungan permukiman nelayan di desa tanjung luar masih tergolong rendah, hal ini didasari oleh kondisi permukiman yang rapat, sulitnya sumber air bersih khususnya air PDAM, pembuangan sampah dan kotoran manusia bukan di tempatnya melainkan di pinggir pantai atau sungai, karena tidak tersedianya TPS.??
Pengembangan Lembar Kerja Spatial Thinking to Solving Problem pada Program Studi Pendidikan Geografi Subhani, Armin; Agustina, Sri
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 2, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.714 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i2.1105

Abstract

Berpikir spasial merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa dalam menyelesaikan masalah geografi. Berdasarkan kebutuhan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja mahasiswa pada mata kuliah hidrologi dasar. Lembar kerja dirancang berbasis kemampuan berpikir spasial (spatial thinking) dan penyelesaian masalah (solving problem). Metode pengembangannya mengikuti prosedur Dick dan Carey yang terdiri dari Sembilan langkah dan dibagi empat tahap; (1) perancangan, (2) pngembangan, (3) validasi dan uji produk. Data yang dikumpulkan terdiri dari data uji validasi dan uji coba lapangan. Validasi melibatkan ahli teknologi pembelajaran, ahli materi Hidrologi, dan ahli bahasa. Uji coba lapang terbatas melibatkan I kelas yang terdiri dari 10 orang mahasiswa. Hasil analisis data menunjukkan, validasi kelayakan penyajian dari ahli teknologi pembelajaran dikategorikan baik dengan skor 3. Berdasarkan tabel keputusan, nilai tersebut menunjukkan lembar kerja hasil pengembangan dapat digunakan, tetapi perlu direvisi. Validasi kelayakan isi/materi diperoleh skor 3 dinilai cukup baik. Berdasarkan tabel keputusan, nilai tersebut menunjukkan lembar kerja hasil pengembangan dapat digunakan tapi perlu direvisi juga. Validasi kelayakan bahasa dari ahli bahasa, diperoleh skor 4,3, skor tersebut dinilai sangat baik, berdasarkan tabel keputusan, lembar kerja tidak perlu direvisi dari segi bahasa. Kemudian dari hasil uji coba lapangan, diperoleh skor 4,5 kategori sangat baik, dan menurut tabel keputusan, lembar kerja tidak perlu direvisi, layak digunakan dari sisi kemudahan memahami, kemenarikan, dan keterbacaan.?
Gerakan Sadar Lingkungan (Darling) dan Siap Siaga Bencana (Sigana) Melalui Program Geography Partner Schools (GPS) Subhani, Armin; Hadi, Hasrul; Agustina, Sri
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 1, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.001 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.865

Abstract

Tren bencana dan degradasi lingkungan di Indonesia terus meningkat. Pemerintah dan masyarakatpun sigap dalam mengantisipasi hal tersebut. Program penanggulangan serta edukasi bermunculan dalam berbagai komunitas. Salah satunya komunitas formal berbasis sekolah. Potensi Sekolah sebagai basis gerakan dapat dilihat dari aspek kuantitas, distribusi, multi level, dan multi fungsi. Namun potensi tersebut tidak selalu menjadi jaminan positif apabila gerakan sadar lingkungan dan siap siaga bencana diterapkan di semua sekolah. Perlu ide kreatif dalam mengaplikasikan Darling dan Sigana. Salah satunya melalui ide dan gagasan Geography Partner Schools (GPS). GPS mengusung visi Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana (SWALIBA), dan diharapkan mampu mewadahi pemerhati lingkungan dan bencana dari berbagai kalangan khususnya insan geografi. Hasil sosialisasi di dua sekolah menunjukkan respon yang positif dari para guru dan siswa. Respon dilihat dari dukungan pelaksanaan kegiatan GPS yang terdiri dari dukungan dalam bentuk; (1) kesiapan tenaga , (2) kesiapan alat dan bahan,(3) kesiapan prosedur, (4) kesiapan lingkungan, dan (5) kesiapan pendanaan. Responden berjumlah 30 orang, terdiri dari 7 orang guru dan 23 orang siswa. Secara keseluruhan 75% responden menyatakan cukup siap untuk mendukung pelaksanaan GPS.
POLA SIRKULASI KAWASAN TEPI SUNGAI KAHAYAN KOTA PALANGKA RAYA Garib, Tatau W; Noorhamidah, Noorhamidah
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2017): Geodika, Volume 1, Nomor 1, 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.118 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v1i1.675

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola sirkulasi jalan pada tepian sungai kahayan yang direkomendaikan digunakan sebagai dasar pertimbangan penataan kawasan/guidelines bagi sistem sirkulasi? tepian sungai Kahayan.?? Metode penelitian iin menggunakan metode kualitatif (A qualitative method) berdasarkan ekplorasi data lapangan yaitu tiga tahap dilakukan: tahap persiapan, tahap lapangan, dan tahap pasca lapangan. Tahap lapangan melakukan survei dan wawancara mengenai pola-pola jalan yang terdapat di permukiman tepian Sungai Kahayan.? Potensi pola jalan yang akan dieksplorasi melalui temuan lapangan antara lain: pola jalan titian kayu/jembatan kayu, pola jalan cor beton, dan pola jalan aspal. Selanjutnya data dianalisis dengan metode komparasi dan deskriptif-interpretatif mengenai perkembangan pola jalan terhadap perbaikan kualitas fisik permukiman tepian Sungai Kahayan Berdasarkan analisis eksisting terlihat bahwa pola jalan utama titian linier terhadap bangunan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga pola kategorisasi fungsi? jalan: 1) Jalan tanah: terbuat dari tanah, beton dan aspal, lebar jalan antara 2 -3 meter, kemiringan jalan datar pada wilayah yang menyesuikan posisi kontur, dan curam pada beberapa bagian, denga anak tangga sebagai tambahan, dapat dilalui kendara roda dua dan empat, posisi jalan antara bangunan, dan vegetasi, pola jalan mengikuti kontur. 2) Jalan titian: terbuat dari bahan kayu kelas I maupun kayu sisa, lebar jalan antara 1 ? 2,5 meter, jalan titian datar menyesikan posisi lahan, ketinggian jalan titian dari bantaran antara 1 - 3 meter, beberapa vegetasi dan street furnitur dapat didesain menyesuikan posisi jalan, dapat dilalui kendara roda dua, posisi jalan antara bangunan, dan ruang terbuka, pola jalan linier mengarah dari tepian sungai ke arah bantaran. 3) Jalan titian terapung: terbuat dari bahan kayu kelas II maupun kayu sisa, lebar jalan antara 0,6 ? 1,5 meter, jalan titian datar menyesikan posisi bangunan, ketinggian jalan titian dari jalan titian menyesuikan ketinggian permukaan air sungai, beberapa vegetasi dan street furnitur dapat didesain menyesuikan posisi jalan, dapat dilalui pejalan kaki, posisi jalan antara bangunan, dan bangunanan maupun ruang terbuka, pola jalan linier konfigurasi menyesuikan posisi bangunan. Secara? fisik faktor yang mempengaruhi pola bentuk sirkulasi pada permukiman? kawasan tepian sunga Kahayan adalah: kontur lahan pada tepian sungai, ketinggian air sungai pada jalan titian dan jalan apung, bangunan yang terbangun, vegetasi, kondisi lahan dengan beberapa anak sungai, kondisi sosial ekonomi masyarakat.Kata kunci :? pola sirkulasi, kawasan tepi sungai, sungai khayan
Penguatan Kesiapsiagaan Stakeholder dalam Pengurangan Risiko Bencana Alam Gempabumi Hadi, Hasrul; Agustina, Sri; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2019): Geodika, Volume 3, Nomor 1, 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.078 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v3i1.1476

Abstract

Tercatat ratusan ribu korban jiwa berjatuhan pasca bencana alam gempabumi yang pernah terjadi di Indonesia.? Tingginya angka korban jiwa dan kerugian harta benda menjadi indikasi rendahnya kesiapsiagaan stakeholder (multipihak) dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapsiagaan stakeholder dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan membedah teori dan konsep serta data-data sekunder yang relevan. Berdasarkan hasil kajian diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kesiapsiagaan stakeholder yang terdiri dari komunitas pemerintah, masyarakat dan sekolah harus terus ditingkatkan sampai level sangat siap dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Dengan demikian risiko bencana alam gempabumi seperti jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda dan gangguan psikologis akan dapat dikurangi dengan signifikan.
Partisipasi Kelompok Tani dalam Usaha Konservasi Tanah di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Salim, Muhammad; Agustina, Sri
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 1, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.635 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok tani dalam usaha konservasi tanah di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah anggota kelompok tani sebanyak 48 responden dari 16 kelompok tani yang ada di Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur. Sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposiv sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah survei. Teknik pengumplan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokmentasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, partisipasi anggota kelompok tani di Desa Sukaraja berada pada kategori cukup baik (69.88 %) dalam kelompok maupun dalam mengolah pertanian.?
Penanggulangan Krisis Air Bersih di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Wafi, Baiq Tahyatul; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2017): Geodika, Volume 1, Nomor 2, 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.229 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v1i2.858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanggulangan krisis air bersih di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk Desa Seriwe, maka permintaan air bersih akan terus meningkat. Belum optimalnya pelayanan PDAM di Desa Seriwe membuat pemenuhan air bersih menjadi terganggu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data dilapangan dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Teknik sampel menggunakan sampel purposive sampling, dengan subjek penelitian terdiri dari pemerintah Desa Seriwe dan masyarakat Desa Seriwe yang merasakan dampak langsung krisis air bersih. Setelah data terkumpul, data kemudian dianalisis dengan teknik analisis kualitatif, interactive model. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa usaha penaggulangan krisis air bersih yang dilakukan oleh pihak pemerintah yaitu dengan menyediakan bak penampungan air bersih yang merupakan bantuan dari BNPB. Sementara itu, usaha yang dilakukan oleh masyarakat untuk menanggulangi krisis air bersih yaitu dengan membeli air bersubsidi dari PDAM yang dijual menggunakan mobil tangki air.
Analisis Bahaya Kerusakan Fungsi DAS Cimanuk Hulu Berbasis Daya Dukung Lingkungan Susanti, Dwi Rahayu; Tjahjono, Boedi; Hidayat, Yayat
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 2, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.023 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i2.1106

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah, untuk menentukan daya dukung jasa ekosistem penyediaan pangan, pengaturan tata air dan analisis kerusakan fungsi DAS Cimanuk Hulu, menggunakan metode AHP dan MCE. Daya dukung jasa ekosistem penyediaan pangan tahun 1995-2015 mengalami peningkatan luas. Pada tahun 1995 luas lahan rendah seluas 9.188 Ha, tahun 2005 seluas 4.814 dan tahun 2015 seluas 4.940 Ha. Luas lahan berpotensi sedang pada tahun 1995 sekitar 56.248 Ha, tahun 2005 seluas 45.400 dan tahun 2015 seluas 44.651. Luasan penurunan lahan sedang dari tahun 1995-2005 seluas 10.894 Ha, tahun 2005-2015 seluas 748 Ha. Luasan lahan berpotensi tinggi mengalami peningkatan, tahun 1995 seluas 52.132 Ha, tahun 2005 seluas 67.360 Ha dan tahun 2015 seluas 44.651. Daya dukung jasa ekosistem pengtauran tata air dari tahun 1995-2015 mengalami penurunan luasan, pada tahun 1995, luas lahan rendah seluas 15.551, kemudian pada tahun 2005 seluas 27.759 dan pada tahun 2015 seluas 31.225 Ha. Luasan lahan berpotensi sedang pada tahun 1995 sekitar 41.158 Ha, tahun 2005 seluas 53.044 dan untuk tahun 2015 seluas 51.390 Ha. Lahan berpotensi tinggi mengalami penurunan dari tahun 1995 seluas 52.132 Ha, sedangkan tahun 2005 seluas 67.360 Ha dan pada tahun 2015 seluas 44.651. pada penelitian ini diperoleh bahwa terjadi penurunan dayadukung pengaturan tata air, akibatnya DAS mengalami kerusakan fungsi. Hal ini disebabkan oleh perubahan penggunaan lahan sebagai areal pertanian pangan. , setidaknya dari tahun 1995 hingga 2015, telah berdampak buruk dengan menurunnya daya dukung tata air DAS hulu, atau dengan kata lain telah merusak fungsi DAS sebagai daerah tangkapan air.
Analisis Dampak Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Hadi, Hasrul
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 1, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.23 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak aktivitas pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur. Penelitian difokuskan pada aktivitas pengelolaan HKm oleh kelompok tani hutan ?Dongo Baru?.? Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pengelolaan Hutan Kemasyarakatan di Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, berkurangnya potensi kerusakan hutan, dan meningkatkan kelestarian hutan.

Page 2 of 26 | Total Record : 252