cover
Contact Name
Selma Intan Himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 20879725     EISSN : 23558059     DOI : -
Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September adalah jurna; ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitan ilmiah dan ide-ide di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini berfokus pada bidang teknik industri, teknik elektro, teknik infromatika, biologi, gizi dan teknologi pangan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015)" : 8 Documents clear
Preferensi Dosen Pada Proses Penjadwalan Kuliah Menggunakan Algoritma Genetik Studi Kasus: Universitas Al Azhar Indonesia Dody Haryadi; Ade Jamal
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.191

Abstract

Abstrak - Proses penjadwalan kuliah di suatu Universitas merupakan suatu proses yang memiliki peran penting. Dengan adanya sistem yang dapat melakukan penjadwalan dengan mempersingkat proses dan tidak adanya jadwal yang bentrok, kegiatan perkuliahan akan berjalan secara tertib. Penelitian ini akan membahas mengenai proses penjadwalan kuliah di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) dengan menggunakan algoritma genetika. Analisa kebutuhan sistem dilakukan sesuai dengan proses bisnis penjadwalan kuliah di UAI. Pada algoritma genetika ini terdapat hard constrain dan soft constrain yang bisa ditentukan sesuai dengan kebutuhan, seperti satu jadwal kuliah tidak boleh ada yang beririsan dengan jadwal kuliah yang lainnya. Sistem dapat merekam jadwal yang dapat dipenuhi dan juga tidak dapat dipenuhi dosen, sehingga ketika dalam proses penjadwalan, sistem dapat mencari waktu pengganti lainnya. Terdapat perubahan proses bisnis penjadwalan kuliah di UAI, dan juga berdampak pada pengembangan sistem informasi penjadwalan kuliah. Terdapat input dan output file json yang digunakan untuk komunikasi antara sistem informasi penjadwalan kuliah yang ada dengan sistem penjadwalan algoritma genetik.  Kata Kunci – Penjadwalan Kuliah, Algoritma Evolusi, Presensi Waktu Dosen Abstract - The process of scheduling a lecture at a university is a process that has an important role. With a system that can perform scheduling by shortening the process and the absence of conflicting schedules, lecture activities will run in an orderly manner. This research will discuss about the process of scheduling lecture at Al Azhar University of Indonesia (UAI) by using genetic algorithm. Analysis of system requirements is done in accordance with business process scheduling lectures at UAI. In this genetic algorithm there is a hard constrain and soft constrain that can be determined according to need, such as a lecture schedule should not be any that incline with other lecture schedules. The system can record schedules that can be met and also can’t be met lecturers, so that when in the process of scheduling, the system can find another replacement time. There is a change in the business process of lecture scheduling in UAI, and also has an impact on the development of lecture scheduling information system. There is an input and output json file that is used for communication between existing lecture scheduling information systems with genetic algorithm scheduling system. Keywords - Scheduling Lectures, Evolution Algorithm, Lecturer Time Presentation
Lokalisasi Jarak dan Sudut Pembacaan Kartu Radio Frequecy Identification (RFID) Anwar Mujadin; Dwi Astharini
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.187

Abstract

Abstrak – Teknis pembacaan kartu RFID (tag) dimana pembaca kartunya (card reader) diletakan dekat permukaan logam akan memiliki pelemahan sensitivitas  sinyal penerimaan radio frekuensi yang cukup significan. Dari hasil percobaan membuktikan bahwa received signal strength index (RSSI) akan berkurang 14 dBm bila reader diletakan dekat dengan permukaan logam. RSSI adalah sebuah pendekatan cermat untuk optimasi jarak dan sudut antara pemancar (tag) dan penerima (reader). Dari hasil percobaan  menunjukan pula bahwa bukan hanya jarak, sudut maupun logam yang mempengaruhi besaran nilai RSSI namun besaran kendali daya pemancar (reader) agar tag aktif dalam jarak dan sudut yang telah dilokalisai. Dalam paper ini akan dijelaskan dengan singkat hubungan antara kendali daya dan RSSI dalam mengaktifasi kartu RFID (tag). Kata Kunci - RFID received signal strength index, RFID Sensitivity reading tag Abstract – RFID card (tag) and card reader are placed near metal surfaces, will be have attenation  sensititivity of receiver signal radio frequency significantly. The result of exsperiment shown that distance between the tag and the reader using the received signal strength index (RSSI) will be reduce by 14 dBm from the beginning when RFID card reader placed near metal surface. RSSI is an careful approach to optimation the distance between a sender and a receiver. The our experiments shown that power control results are more stable and accurate than RSSI results. In this paper, will be  explain briefly the relationship between power control and RSSI in activates the RFID card (tag). Keywords – RFID received signal strength index, RFID Sensitivity reading tag
Studi Penentuan Harga Rumah di Jakarta Menggunakan Metode Fuzzy Sisca Dewi Priyani; Pradanuari Firdaus; Effrizka Permatasari; Riri Safitri
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.192

Abstract

kriteria tertentu, tidak hanya didasarkan pada harga tetapi juga tempat, keamanan, dan kenyamanan. Kriteria yang ada seperti harga jual, spesifikasi / diskon, jarak dari tempat kerja, jarak dari sekolah, jenis. Jika calon pembeli memutuskan untuk membeli rumah, biasanya tipe rumah tidak banyak pilihan. Sementara itu, jika calon pembeli memutuskan untuk membeli berdasarkan lokasi yang diharapkan berdasarkan kebutuhan. Berbeda dengan membeli rumah berdasarkan lokasi, semua bahan bangunan kelebihan, desain rumah, dan tata letak dapat ditentukan oleh calon pembeli. Hanya lebih memakan waktu untuk mencapai lokasi diharapkan perumahan. Dari permasalahan di atas, maka diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan secara luas untuk mempercepat dan mempermudah seseorang dalam membuat keputusan di mana rumah yang paling optimal memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Dengan mengembangkan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode fuzzy diharapkan calon pembeli mendapatkan kemudahan dalam memilih rumah berdasarkan lokasi dan keadaan sesuai dengan keinginan calon pembeli.Kata Kunci - Pemilihan perumahan oleh lokasi, Fuzzy. Abstract - When someone buys a home, they must decide to buy a house with certain criteria, not only based on price but also place, security, and comfort. Existing criteria such as sale price, specification / discount, distance from workplace, distance from school, type. If a prospective buyer decides to buy a house, usually the type of house is not much choice.  Meanwhile, if a potential buyer decided to buy based on the location expected on demand. Different with buying a house based on the location, all building material excess, design house, and layouts can be determined by a potential buyer. Only more time consuming to reach the expected location of housing. From the above problems, it is necessary a decision support system that can be used widely to accelerate and facilitate a person in making decisions in which the most optimal home meets the criteria that have been set.  By developing decision support system by using fuzzy method, it is hoped that the prospective buyer will get easy in choosing the house based on the location and the condition according to the wishes of the prospective buyer.Keyword - Selection of housing by location, Fuzzy
Perancangan Smart Home Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel Octarina Nur Samijayani; Ibnu Fauzi
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.188

Abstract

Abstrak - Keamanan rumah menjadi hal yang sangat penting ketika pemilik rumah meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Selain pencurian, kebakaran juga merupakan masalah yang sering kali terjadi ketika rumah ditinggal pemiliknya. Sebagai alternatif solusi untuk menjaga dan mengawasi rumah yang diajukan pada penelitian ini ialah menggunakan teknologi Jaringan Sensor Nirkabel yang terintegrasi dengan jaringan internet, sehingga pemilik rumah tetap dapat mengawasi keadaan rumah dari jarak jauh. Pada penelitian ini dirancang prototype sistem rumah pintar atau Smart Home yang memanfaatkan teknologi Jaringan Sensor Nirkabel menggunakan standard Zigbee. Beberapa node sensor ditempatkan pada peralatan rumah, dimana setiap node dapat saling berkomunikasi secara wireless dan terpusat di node kordinator. Selanjutnya node kordinatior akan terhubung ke jaringan internet sehingga pemilik rumah dapat membuka aplikasi smart home kapan saja dan dimana saja. Rancangan sistem Smart Home disimulasikan menggunakan rumah model untuk menguji kinerja perangkat Smart Home. Pengujian kinerja Smart Home dimulai dengan pengujian keakurasian masing masing data sensor hingga waktu respon komunikasi dari sensor ke pusat monitoring. Tingkat error pembacaan suhu disetiap ruangan ialah 1 - 4.27%. Sensor PIR berhasil mendeteksi keberadaan orang di suatu ruangan dengan waktu delay adalah 2.8 detik dengan jarak maksimal 5 meter. Fungsi kendali dan monitoring (on/off) perangkat elektronik bekerja dengan baik, dengan waktu respon kurang dari 1 detik. Dari hasil pengujian komunikasi nirkabel antar node, diperoleh bahwa jarak maksimal antar node ialah sekitar 20 m, dengan rata-rata waktu respon pengiriman data ialah 1-2 detik. Adapun waktu respon mengalami delay mencapai 2 detik apabila beberapa perintah kendali dilakukan pada waktu yang bersamaan. Kata Kunci - Smart Home, Jaringan Sensor Nirkabel, Zigbee. Abstrak - Home security becomes very important when homeowners leave the house empty. In addition to theft, fire is also a problem that often occurs when the house left the owner. As an alternative solution to maintain and supervise the homes submitted in this study is to use Wireless Sensor Network technology integrated with the Internet network, so that homeowners can still monitor the state of the house remotely. In this study designed prototype smart home system or Smart Home which utilizes Wireless Sensor Network technology using Zigbee standard. Some sensor nodes are placed in the home equipment, where each node can communicate wirelessly and centrally at the coordinator node. Next node coordinate will be connected to the internet network so that homeowners can open smart home application anytime and anywhere. The Smart Home system design is simulated using a home model to test the performance of Smart Home devices. Smart Home performance testing begins with testing the accuracy of each sensor data until the communication response time from the sensor to the monitoring center. The error rate of temperature readings in each room is 1 - 4.27%. PIR sensor successfully detects the presence of people in a room with a delay time is 2.8 seconds with a maximum distance of 5 meters. The control and monitoring functions (on / off) of electronic devices work well, with a response time of less than 1 second. From the results of testing wireless communication between nodes, obtained that the maximum distance between nodes is about 20 m, with the average response time of data transmission is 1-2 seconds. The response time has a delay of 2 seconds if some control commands are done at the same time. Keywords -  Smart Home, Jaringan Sensor Nirkabel, Zigbee.
Kualitas Air Situ Lebak Wangi Bogor Berdasarkan Analisa Fisika, Kimia dan Biologi Dewi Elfidasari; Nita Noriko; Yunus Effendi; Riris Lindiawati Puspitasari
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.193

Abstract

Abstrak - Situ Lebak Wangi merupakan situ yang berada di daerah Bogor, dan awalnya dimanfaatkan sebagai tempat penampungan air saat musim hujan untuk peningkatkan persediaan  air tanah.  Saat ini, Situ Lebak Wangi dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan limbah oleh masyarakat. Hal ini dapat menyebabkan perubahan kualitas baik fisik, kimia dan biologi  perairan situ. Untuk itu perlu dilakukan penelitian terhadap kualitas fisik, kimia dan biologi perairan Situ Lebak Wangi agar diperoleh informasi mengenai kualitas perairannya sehingga dapat disosialisasikan kepada masyarakat di sekitarnya nilai penting konservasi, pengelolaan dan pemanfaatan situ tersebut. Hasil pengukuran sifat fisik dan kimia air menunjukkan bahwa suhu di perairan Situ Lebak Wangi masih memenuhi baku mutu air kelas 1, nilai total padatan terlarut perairan Situ masih di bawah ambang batas baku mutu yang dipersyaratkan, nilai kecerahan di perairan Situ Lebak Wangi berkisar antara 67,17 – 80,83 cm dengan nilai rata-rata 74,46 cm, nilai pH perairan danau lebih rendah dari perairan sungai, yaitu berkisar antara 6,60–8-80. Pengukuran DO menunjukkan bahwa di perairan danau konsumsi oksigennya lebih tinggi, sedangkan hasil BOD5 menunjukkan bahwa perairan Situ Lebak Wangi sudah tercemar oleh bahan organik mudah urai (BOD5). Nilai daya hantar listrik berkisar antara 112,0 – 118,0 µhos/cm. Hasil analisa kualitas air Situ Lebak Wangi secara keseluruhan menunjukkan bahwa perairan tersebut tidak layak untuk dijadikan sebagai air baku, karena mengandung bakteri patogen Salmonella-Shigella yang merupakan penyebab thypus dan kolera.                                                           Keata Kunci  - kualitas fisik, kimia dan biologi; Situ Lebak Wangi; Perairan; Baku mutu air Abstract - Situ Lebak Wangi is a place located in the Bogor area, and was originally used as a water reservoir during the rainy season to increase groundwater supply. Currently, Situ Lebak Wangi is used as a waste disposal site by the community. This can lead to changes in the quality of both physical, chemical and biological waters there. Therefore, research on the physical, chemical and biological qualities of waters of Situ Lebak Wangi to obtain information about the quality of the waters so that it can be socialized to the community around the importance of conservation, management and utilization of the site. The result of measurement of physical and chemical properties of water shows that the temperature in Situ Lebak Wangi waters still meet the water quality standard class 1, the total dissolved solids of waters Situ is still below the required quality standard threshold, the brightness value in Situ Lebak Wangi waters ranges between 67, 17 - 80.83 cm with an average rating of 74.46 cm, the pH value of the lake waters lower than river waters, which ranged from 6.60-8-80. Measurements of DO indicate that in lake waters oxygen consumption is higher, whereas BOD5 results show that waters Situ Lebak Wangi already contaminated by organic material easily explained (BOD5). The electrical conductivity values range from 112.0 - 118.0 μhos / cm. The result of Situ Lebak Wangi water quality analysis as a whole shows that the water is not feasible to serve as raw water, because it contains Salmonella-Shigella pathogen bacteria which is the cause of thypus and cholera. Keywords - physical quality, chemistry and biology, Situ Lebak Wangi, Waters, Water quality standards
Implementasi Antena dan Perancangan Robot Sederhana dari Bahan Daur Ulang di Sekolah Tunas Alam Bekasi Suci Rahmatia; Putri Wulandari; Sa’adah Sa’adah; Satyo Pradana; Octarina Nur Samijayani
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.189

Abstract

Abstrak - Pemanfaatan kembali barang bekas dapat diimplementasikan untuk kegunaan sehari hari. Penelitian berbasis pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan desain antenna untuk televisi pada frekuensi 470 – 890 MHz, dan perancangan robotic sederhana yakni Line Follower Robot, Brushbot, dan Waterlamp. Implementasi abdima untuk desain antenna dan robot sederhana ini bertempat di Sekolah Tunas Alam Bekasi, yakni tempat belajar disekitar pembuangan sampah, Bantar Gebang. Pada paper ini dianalisa lebih khusus mengenai desain antenna untuk TV yakni jenis yagi yang bekerja pada frekuensi 470 – 890 MHz dengan menggunakan dua bahan material yang berbeda. Bahan material yang akan dipakai adalah aluminium dan tembaga. Perbedaan nilai permitifitas () dari bahan alumunium dan tembaga ini akan menghasilkan beberapa parameter antenna yang berbeda-beda, meliputi VSWR, S-Parameter, Farfield dan Gain. Dari hasil simulasi yang dilakukan, diketahui bahwa antenna yagi yang menggunakan bahan alumunium memiliki bandwidth yang lebih besar sehingga dapat menangkap stasiun televisi yang lebih banyak. Kata Kunci – Antena Televisi, Yagi Antenna, Robot Sederhana. Abstract - Reusing of used goods can be implemented for daily use. This community-based research implements antenna design for television at frequencies from 470 - 890 MHz, and simple robotic design of Line Follower Robot, Brushbot, dan Waterlamp. Implementation abdima for design of antenna and simple robot is located at Sekolah Tunas Alam Bekasi, which is place to learn around garbage disposal, Bantar Gebang. In this paper we analyzed more specifically about the design of antenna for TV that is yagi type that work on frequency 470 - 890 MHz by using two different material. Materials to be used are aluminum and copper. This difference in permitability value (ε) from aluminum and copper material will produce several different antenna parameters, including VSWR, S-Parameter, Farfield and Gain. From the simulation results, it is known that yagi antenna using aluminum material has a larger bandwidth so it can capture more television stations. Keyword - Television Antenna, Yagi Antenna, Simple Robot.
Temperature Control System for Transformer Three-Phase 50 Hz 2500 kVA Suci Rahmatia; Marsah Zaysi Makhudzia
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.190

Abstract

Abstrak - Transformator adalah peralatan listrik yang sangat vital dalam proses pembangkitan maupun transmisi energi listrik karena transformator dapat menaikkan atau menurunkan tegangan. Pada proses menaikkan dan menurunkan tegangan biasanya sering timbul panas akibat rugi – rugi tembaga pada inti besi dan kumparannya sehingga pada kondisi overload akan menimbulkan pemanasan yang berlebih dan dapat mempengaruhi kinerja transformator. Oleh karena itu dibuat sistem kontrol temperatur pada transformer yang dapat mengontrol temperatur di dalam transformator saat bekerja pada kondisi overload, sehigga transformatornya tidak terbakar. Dial thermometer digunakan sebagai alat yang mengontrol temperatur transformator pada sistem kontrol temperatur. Agar mendapatkan sistem kontrol yang optimal, maka setting temperatur pada dial thermometer di sesuaikan dengan temperatur maksimal tranformator dapat bekerja. Sehingga pada saat temperatur tertentu dial thermometer dapat memberikan sinyal untuk membunyikan alarm dan mengaktifkan kontrol kipas sehingga kipas dapat bekerja menurunkan temperatur transformator. Kata kunci - transformator, rugi – rugi tembaga, temperatur, sistem kontrol, dial thermometer. Abstract - A transformer is an electrical device that is vital in the generation and transmission of electrical energy because the transformer can raise (stepping up) or lower (stepping down) the voltage. In the process of raising and lowering the voltage is usually often caused heat loss of copper in iron core and coil so that the overload condition will cause excessive warming and can affect the performance of the transformer. Therefore, a temperature control system on the transformer can control the temperature inside the transformer while working under overload conditions, so the transformer is not burned. Dial thermometer is used as a device that controls the temperature of the transformer in the temperature control system. In order to obtain an optimal control system, the temperature setting on the dial thermometer adjusted to the maximum transformer temperature can work. So that when a certain temperature dial thermometer can provide a signal to sound the alarm and activate the fan control so that the fan can work down the transformer temperature. Keywords -  transformator, loss of copper, themperature, control system, dial thermometer
Instalasi Mobile-VSAT dengan Modem Radyne Comstream Berbasis SCPC (Single Carrier Personal Carrier) Suci Rahmatia; Fitria Gani Sulistya
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.186

Abstract

Abstrak - Teknologi komunikasi akhir-akhir ini semakin mengarah ke unsur digital. Hal ini memberikan dampak yang luar biasa bagi kehidupan manusia terutama pada bagian informasi di pemerintahan. Banyak model telekomunikasi yang digunakan, ada yang paling sederhana yaitu melalui pesawat telepon, radio, dan satelit. Komunikasi satelit menggunakan perangkat satelit yang ada di luar angkasa sebagai jembatan informasinya dengan menggunakan pemancar stasiun bumi kecil VSAT (Very Small Aperture Terminal) yang membuat dua instansi dapat berkomunikasi dengan cepat dan akurat. Tulisan ini menjelaskan tentang instalasi mobile VSAT yang biasa digunakan di Biro Teknologi Komunikasi Divisi Teknologi Informasi MABES POLRI (ROTEKKOM Div TI MABES POLRI) untuk berkomunikasi. Biasanya bagian biro menyebut VSAT bergerak ini dengan KOMOBS. Bagian - bagian yang dibahas komponen alat, cara instalasi, dan konfigurasinya. Kata kunci : Satelit, VSAT, dan Instalasi Abstract - Communication technology lately is increasingly leading to digital elements. This has a tremendous impact on human life, especially on the part of information in government. Many telecommunication models are used, some of the simplest is through telephone, radio, and satellite. Satellite communications use existing satellite devices in space as a bridge of information by means of a small earth station transmitter VSAT (Very Small Aperture Terminal) which allows two agencies to communicate quickly and accurately. This paper describes the installation of mobile VSAT commonly used in the Bureau of Communication Technology Division of Information Technology MABES POLRI (ROTEKKOM Div IT MABES POLRI) to communicate. Usually the bureau section calls this moving VSAT with KOMOBS. The parts discussed are tool components, installation methods, and their configuration. Keywords: Satellite, VSAT, and Installation

Page 1 of 1 | Total Record : 8