Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

AGEN RESELLER ONLINE AMANAH UNTUK ANAK-ANAK PEMULUNG JATIPADANG Bambang Eko Samiono; Rohita Rohita; Octarina Nur Samijayani
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.948 KB)

Abstract

Salah satu daerah pemulung yang sudah lama ada di Jakarta berlokasi di Gang Saibun RT 08/09 Jati Padang, Jakarta Selatan. Di sana, para pemulung menempati area kosong milik pemerintah daerah dengan lebih dari tiga ratus kepala keluarga. Dari fokus survei yang dilakukan, ditemukan beberapa masalah utama pada anak-anak pemulung ini, yang meliputi masalah ekonomi dan masalah sikap atau karakter negatif. Tim telah lama bekerja sama dengan Gemilang Indonesia (GI) dan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Selatan dalam membina keberadaan pemulung di Gang Saibun. Solusi yang diprakarsai adalah menerapkan dua program utama yang terintegrasi, yaitu program hard skill wirausaha (agen penjual online) dan program soft skill (motivasi, pembangunan karakter, dan layanan prima). Tujuan program ini adalah memberdayakan mereka secara ekonomi dan membangun karakter positif bagi mereka melalui program kewirausahaan pada Kelas Mimpi yang merupakan salah satu program milik GI. Program ini berjalan selama delapan bulan dengan membina dua kelompok anak pemulung berusia 14—18 tahun, yang terdiri atas lima anggota dalam enam sesi workshop. Pendampingan dan evaluasi dilakukan dua kali untuk memantau kemajuan program. Pada akhir program mereka telah menunjukkan progres berupa kemampuan menjalankan bisnis di bawah binaan GI serta perubahan karakter menjadi lebih percaya diri dan komunikatif.
Perancangan Sistem Radio Pengendali Robot Terbang Nirawak Octarina Nur Samijayani; Suci Rahmatia; Tio Apridinata
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i1.182

Abstract

Abstrak – Permasalahan investigasi, evakuasi bencana ataupun juga aplikasi pemantauan berkala pada daerah yang sangat sulit dijangkau memerlukan suatu teknologi yang dapat menjangkau daerah tersebut. Salah satu alternatif adalah menggunakan robot tanpa awak, yakni dapat berupa pesawat dalam ukuran besar ataupun robot dalam ukuran kecil. Robot terbang tanpa awak merupakan salah satu teknologi yang dapat mengintai atau mendapatkan informasi yang diperlukan di daerah yang sulit dijangkau. Robot terbang saat ini memiliki banyak kegunaan, diantaranya untuk meliput aktifitas lalu lintas, aerial photography menentukan kontur daratan, surveillance perkebunan, sampai pemupukan. Dengan mengirimkan robot terbang, manusia tidak perlu datang langsung ke tempat yang ingin dituju. Salah satu komponen penting pada robot terbang adalah sistem pengendali jarak jauh. Sistem pengendali yang dirancang pada penelitian ini memanfaatkan system komunikasi radio untuk mengendalikan robot terbang. Perancangan system dimulai dengan perancangan perangkat robot terbang kemudian perancangan system radio pengendali. Hasil uji coba sistem radio pengendali robot terbang ialah jarak terbang mencapai 200 meter, sistem komunikasi telemetri dan GPS telah berhasil digunakan untuk mengirimkan informasi ketinggian, arah, dan posisi, status batterai dari robot. Kata Kunci - Robot Terbang Nirawak, Radio Pengendali, Telemetri Abstract – The investigation and evacuation necessity after certain disaster also for monitoring system in remote area especially in danger area needs such technology that can reach that location. One of alternative is using the unmanned robot, in form of airplane or specific unmanned robot. Unmanned flying robot or Aerial Robotics can reach the remote area in order to find and record the important information. Recently, flying robot is widely used in some application area, for example for traffic monitoring, aerial photography, plantation surveillance and fertilization. One of the important components in flying robot is the controller function. In this research, the controller function is designed and sent using radio communication. The flying robot design is involving the hardware component and the radio controller. Experimental results shows that flying robot has flight range of up to 200 meters, also telemetry and GPS communication systems have been successfully used to transmit altitude information , direction,  position, and the status of the robot batteries. Keywords – Robot Terbang Nirawak, Radio Control, Telemetry
Penerapan Metode Simulasi Pra-Praktikum Menggunakan Graphic User Interface (GUI) dan FDATOOL, Matlab Octarina Nur Samijayani; Dwi Astharini
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 4 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i4.87

Abstract

Dalam rangka upaya meningkatkan metode pengajaran, penerapan metode simulasi berbasis komputer pada tahap pra-praktikum telah diuji coba untuk Praktikum Telekomunikasi pada semester genap tahun ajaran 2010/2011. Simulasi mengenai materi yang akan dipraktekkan diberikan sebelum praktikum sebenarnya dilaksanakan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dengan teknik survei kuesioner, dapat disimpulkan bahwa metode simulasi pada tahap pra-praktikum ini memberikan manfaat utama yaitu menumbuhkan ketertarikan mahasiswa untuk melakukan praktikum serta dapat membantu persiapan materi oleh para praktikan sebelum praktikum dimulai. Secara keseluruhan, penerapan metode simulasi dinilai baik untuk dilakukan untuk dapat memberi manfaat positif bagi pelaksanaan praktikum, dan tentunya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa akan materi yang diajarkan.AbstractThe improvement of teaching method with simulation computer based have been implemented for Telecommunication System subject course in University Al Azhar Indonesia, year of 2010/2011. The simulation is presented before the laboratory experiment using the real equipments. The evaluation brings the conclusion that the simulation as the preliminary stage done before the laboratory experiment is useful and brings more benefits. The main contribution is to raise the interest of students to do the laboratory experiment and also to help the preparation before the experiment. As the conclusion, this simulation learning method is useful and gives positive result to increase the understanding of student.
Perancangan Sistem Penulisan Teks pada Running text Menggunakan SMS Octarina Nur Samijayani; Rahsanjani -; Fadjar Iftikar
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v2i3.137

Abstract

Abstrak – Teknologi yang dinilai efisien digunakan untuk menyampaikan informasi di tempat-tempat umum adalah menggunakan papan running text. Penulisan teks yang akan dikirim ke running text saat ini mengandalkan peranti komputer ataupun remote. Peranti komputer akan dihubungkan dengan kabel ke papan running text sehingga harus tersedia komputer di dekat tampilan running text, sedangkan secara wireless digunakan remote namun memiliki jarak yang terbatas. Dengan memanfaatkan modul GSM sebagai transceiver penulisan teks dari jarak jauh melalui SMS dapat dilakukan. Penulisan teks melalui SMS dapat mendukung penulisan yang lebih efisien terutama untuk menyebarkan informasi yang sama pada beberapa lokasi running text, sehingga penulisan teks tidak lagi harus berada di dekat running text melainkan dapat dilakukan dipusat informasi yang jauh dari letak running text. Penulisan teks pada running text dilakukan melalui SMS dari ponsel, kemudian pesan diterima oleh modul GSM dan diteruskan ke mikrokontroller untuk menampilkan teks pada display running text. Uji coba dilakukan untuk mengukur waktu pengiriman teks sampai tulisan berhasil ditampilkan. Berdasarkan hasil uji coba, waktu pengiriman SMS berbanding lurus dengan jumlah karakter yang dikirimkan. Rata - rata waktu pengiriman teks menggunakan operator yang sama adalah sekitar 28.31 detik dan bila menggunakan operator yang berbeda adalah sekitar 31.20 detik. Sistem penulisan teks akan semakin cepat apabila digunakan operator GSM yang sama pada ponsel dan modul GMS di sisi display running text.  Abstract – The running text board technology is efficient in conveying information in public places. The writing of running text currently relies on a remote computer. Handheld computers is connected by cable to the running text and should be available near the display, while the use of wireless remote still has a limited distance. By utilizing the GSM module as a transceiver the writing of text can be done remotely via SMS. Text entry through SMS can support a more efficient writing primarily to broadcast the same information in multiple locations running text. So that the writing of text is no longer have to be near the display, but can be done from the information center which is far from the location of the display. Time needed from send SMS until the message is increasing according to the rising of SMS number characters. Average time needed from sending to displayed message when using same operators is 28.31 seconds and 31.20 seconds when using different operators. The system will process the message from sending to display faster when using same GSM operators than different GSM operators. Keywords – Notice board, GSM modem, SMS, LCD, microcontroller ATMEGA8535.
Perancangan Smart Home Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel Octarina Nur Samijayani; Ibnu Fauzi
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.188

Abstract

Abstrak - Keamanan rumah menjadi hal yang sangat penting ketika pemilik rumah meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Selain pencurian, kebakaran juga merupakan masalah yang sering kali terjadi ketika rumah ditinggal pemiliknya. Sebagai alternatif solusi untuk menjaga dan mengawasi rumah yang diajukan pada penelitian ini ialah menggunakan teknologi Jaringan Sensor Nirkabel yang terintegrasi dengan jaringan internet, sehingga pemilik rumah tetap dapat mengawasi keadaan rumah dari jarak jauh. Pada penelitian ini dirancang prototype sistem rumah pintar atau Smart Home yang memanfaatkan teknologi Jaringan Sensor Nirkabel menggunakan standard Zigbee. Beberapa node sensor ditempatkan pada peralatan rumah, dimana setiap node dapat saling berkomunikasi secara wireless dan terpusat di node kordinator. Selanjutnya node kordinatior akan terhubung ke jaringan internet sehingga pemilik rumah dapat membuka aplikasi smart home kapan saja dan dimana saja. Rancangan sistem Smart Home disimulasikan menggunakan rumah model untuk menguji kinerja perangkat Smart Home. Pengujian kinerja Smart Home dimulai dengan pengujian keakurasian masing masing data sensor hingga waktu respon komunikasi dari sensor ke pusat monitoring. Tingkat error pembacaan suhu disetiap ruangan ialah 1 - 4.27%. Sensor PIR berhasil mendeteksi keberadaan orang di suatu ruangan dengan waktu delay adalah 2.8 detik dengan jarak maksimal 5 meter. Fungsi kendali dan monitoring (on/off) perangkat elektronik bekerja dengan baik, dengan waktu respon kurang dari 1 detik. Dari hasil pengujian komunikasi nirkabel antar node, diperoleh bahwa jarak maksimal antar node ialah sekitar 20 m, dengan rata-rata waktu respon pengiriman data ialah 1-2 detik. Adapun waktu respon mengalami delay mencapai 2 detik apabila beberapa perintah kendali dilakukan pada waktu yang bersamaan. Kata Kunci - Smart Home, Jaringan Sensor Nirkabel, Zigbee. Abstrak - Home security becomes very important when homeowners leave the house empty. In addition to theft, fire is also a problem that often occurs when the house left the owner. As an alternative solution to maintain and supervise the homes submitted in this study is to use Wireless Sensor Network technology integrated with the Internet network, so that homeowners can still monitor the state of the house remotely. In this study designed prototype smart home system or Smart Home which utilizes Wireless Sensor Network technology using Zigbee standard. Some sensor nodes are placed in the home equipment, where each node can communicate wirelessly and centrally at the coordinator node. Next node coordinate will be connected to the internet network so that homeowners can open smart home application anytime and anywhere. The Smart Home system design is simulated using a home model to test the performance of Smart Home devices. Smart Home performance testing begins with testing the accuracy of each sensor data until the communication response time from the sensor to the monitoring center. The error rate of temperature readings in each room is 1 - 4.27%. PIR sensor successfully detects the presence of people in a room with a delay time is 2.8 seconds with a maximum distance of 5 meters. The control and monitoring functions (on / off) of electronic devices work well, with a response time of less than 1 second. From the results of testing wireless communication between nodes, obtained that the maximum distance between nodes is about 20 m, with the average response time of data transmission is 1-2 seconds. The response time has a delay of 2 seconds if some control commands are done at the same time. Keywords -  Smart Home, Jaringan Sensor Nirkabel, Zigbee.
Prototipe Pengendalian pH dan Elektro Konduktivitas Pada Cairan Nutrisi Tanaman Hidroponik Anwar Mujadin; Dwi Astharini; Octarina Nur Samijayani
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v4i1.241

Abstract

Abstrak – Prduk komuditas budidaya cara hidroponik saat ini  hasilnya belum optimal, ini disebabkan karena pemberian nutrisi pada tanaman hidroponik masih diperlakukan sama untuk semua jenis tanaman. Padahal setiap tanaman memiliki karakteristik sendiri terhadap nutrisi yang diserapnya. Parameter keberhasilan budidaya tanaman hidroponik tergantung pada pH dan densitas (kekentalan) dari cairan nutrisi yang diberikan. Dalam tulisan ini akan dijelaskan mengenai rangkaian elektronika pengukuran pH dan densitas nutrisi tanaman hidroponik. Hasil pengujian prototipe mampu diterapkan pada pembacaan  pH 5-9 dengan resolusi 0.63V/pH dan electro conductivitas sebesar Y= 2900e-X. Kata Kunci – Hidroponik, pH dan Masa jenis dari nutrisi tanaman hidroponik Abstract – Currently, commodity product of hydroponics plant has not optimal yet caused by giving nutrients in hydroponic plants are still treated equally for all types of plants. Whereas  each plant had own characteristics of the nutrients absorbed. pH meter and viscosity(electro conductivity)  are the parameters decided for growing plant. In this paper will be explained clearly of electronics circuit  pH measurement and electro conductivity. At eksperiment prototipe   can  be  reading  at pH 5-9  with  resolution  0.63V/pH  and electro conductivitas atY= 2900e-X. Keywords – Hydroponics, pH and Density of liquid nutrient plant
Implementasi Antena dan Perancangan Robot Sederhana dari Bahan Daur Ulang di Sekolah Tunas Alam Bekasi Suci Rahmatia; Putri Wulandari; Sa’adah Sa’adah; Satyo Pradana; Octarina Nur Samijayani
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.189

Abstract

Abstrak - Pemanfaatan kembali barang bekas dapat diimplementasikan untuk kegunaan sehari hari. Penelitian berbasis pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan desain antenna untuk televisi pada frekuensi 470 – 890 MHz, dan perancangan robotic sederhana yakni Line Follower Robot, Brushbot, dan Waterlamp. Implementasi abdima untuk desain antenna dan robot sederhana ini bertempat di Sekolah Tunas Alam Bekasi, yakni tempat belajar disekitar pembuangan sampah, Bantar Gebang. Pada paper ini dianalisa lebih khusus mengenai desain antenna untuk TV yakni jenis yagi yang bekerja pada frekuensi 470 – 890 MHz dengan menggunakan dua bahan material yang berbeda. Bahan material yang akan dipakai adalah aluminium dan tembaga. Perbedaan nilai permitifitas () dari bahan alumunium dan tembaga ini akan menghasilkan beberapa parameter antenna yang berbeda-beda, meliputi VSWR, S-Parameter, Farfield dan Gain. Dari hasil simulasi yang dilakukan, diketahui bahwa antenna yagi yang menggunakan bahan alumunium memiliki bandwidth yang lebih besar sehingga dapat menangkap stasiun televisi yang lebih banyak. Kata Kunci – Antena Televisi, Yagi Antenna, Robot Sederhana. Abstract - Reusing of used goods can be implemented for daily use. This community-based research implements antenna design for television at frequencies from 470 - 890 MHz, and simple robotic design of Line Follower Robot, Brushbot, dan Waterlamp. Implementation abdima for design of antenna and simple robot is located at Sekolah Tunas Alam Bekasi, which is place to learn around garbage disposal, Bantar Gebang. In this paper we analyzed more specifically about the design of antenna for TV that is yagi type that work on frequency 470 - 890 MHz by using two different material. Materials to be used are aluminum and copper. This difference in permitability value (ε) from aluminum and copper material will produce several different antenna parameters, including VSWR, S-Parameter, Farfield and Gain. From the simulation results, it is known that yagi antenna using aluminum material has a larger bandwidth so it can capture more television stations. Keyword - Television Antenna, Yagi Antenna, Simple Robot.
Implementasi Sistem Sensor Sederhana untuk Peringatan Banjir melalui SMS Octarina Nur Samijayani; Fadjar Iftikar; M. Hariomurti; Dwi Astharini
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v2i1.94

Abstract

Menilik pada beberapa masalah yang sering terjadi terutama di kota besar Jakarta, diantaranya banjir, kawasan perumahan di daerah dataran rendah dan berada disekitar sungai besar merupakan daerah rawan banjir. Pengabdian masyarakat berbasis penelitian ini bertujuan untuk menerapkan keilmuan elektronika mengenai instrumentasi dan mikroprosesor yakni sistem sensor air yang didesain untuk mengetahui ketinggian air di sekitar sungai dan saluran air dekat perumahan. Sistem sensor ini bertujuan memberi isyarat akan adanya banjir melalui SMS, sehingga pompa air dapat segera diaktifkan untuk menyedot air agar dialirkan ke sungai. Hasil uji coba laboratorium untuk sistem sensor air dengan prinsip dasar bahwa air sebagai penghantar menggunakan dua pelat konduktor telah berhasil diimplementasikan. Uji coba sistem dengan microcontroller dan GSM Module juga telah berhasil mengirimkan SMS (sebagai alert banjir). Sistem GSM akan mengirimkan SMS jika rangkaian LM339 mengindikasikan bahwa air telah mencapai ketinggian yang berpotensi terjadinya banjir.
Perancangan Software Defined Radar Untuk Radar Pulsa dan Radar FMCW Octarina Nur Samijayani; Suci Rahmatia; Vita Nur Septiyani; Ibrahim Ibrahim
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i3.220

Abstract

Abstrak - Software Defined Radio (SDR) merupakan sistem komunikasi radio berbasis software yang saat ini mulai banyak diimplementasikan dan menunjukkan potensi yang besar. Tingginya efisiensi dalam hal biaya dibandingkan dengan sistem konvensional berbasis perangkat menjadi motivasi bagi berkembangnya konsep ini diberbagai aplikasi. Salah satu aplikasi yang dapat diterapkan menggunakan konsep SDR adalah sistem komunikasi Radar, Software Defined Radar (SDRadar). Radar berbasis software diharapkan dapat menurunkan biaya pembuatan hardware, serta dapat mendukung perancangan Radar yang dapat melakukan banyak fungsi dan lebih flexible untuk melakukan konfigurasi ulang. Radar multifungsi dapat dibangun dengan berbasis software yakni mulai dari pengaturan jenis sinyal, frekuensi operasi, hingga pada tahap pemrosesan sinyal radar. Penelitian ini merancang FMCW Radar menggunakan platform SDR.  Simulasi dilakukan dengan mencoba posisi objek yang berbeda, dengan nilai SNR yang berbeda. Hasil simulasi menunjukkan implementasi konsep SDR untuk Radar dapat mendukung fleksibilitas rekonfigurasi parameter Radar. Untuk spesifik radar yang disimulasikan diperoleh bahwa SNR yang baik untuk dapat mendeteksi jarak object dengan baik (error <11%) ialah diatas 20dB. Radar dengan SNR dibawah 20 dB tidak dapat mendeteksi jarak objek dengan baik, dimana error melebihi 50%. Radar Pulsa disimulasikan menggunakan pernagkat USRP dengan factor pengkoreksi/kalibrasi 1.376, sedangkan untuk Radar FMCW masih terdapat error sebsar 70.8%. Kata Kunci : SDR, SDRadar, FMCW Radar Absract - Software Defined Radio (SDR) is a software-based radio communication system that is currently implemented and show great potential to be developed. The efficiency in terms of cost as compared to conventional systems which based on devices is a motivation for the development of this concept in various applications. One of the applications that can be implemented utilizing the concept of SDR is Software Defined Radar (SDRadar). Radar with software based is expected to have lower cost and support the feasibility of Radar to perform in many functions and more flexible to be reconfigured. This research implement the FMCW Radar using SDR platform. Simulations carried out by trying different object positions, with different SNR values. The simulation results show the implementation concept of SDR's Radar can support the flexibility of Radar parameter reconfiguration. For specific simulated radar shows that a suitable SNR value to detect the distance of object (error <11%) is above 20dB. Radar with SNR under 20 dB could not detect the distance of objects well, where the error exceeds 50%. Radar Pulse also simulated using USRP with factor correction or calibration factor of 1,376, while for FMCW with USRP still obtain high error of about 70.8%. Keywords: SDR, SDRadar, FMCW Radar.
PELATIHAN ALAT PERINGATAN DINI MANDIRI BENCANA LONGSOR DAN BANJIR PADA KARANG TARUNA KELURAHAN SEMPUR KECAMATAN BOGOR TENGAH Anwar Mujadin; Octarina Nur Samijayani; Suci Rahmatia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v2i1.364

Abstract

AbstrakMenurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan kelurahan Sempur kecamatan Bogor Tengah ditetapkan sebagai kawasan rawan longsor dan Banjir. Kelurahan ini adalah pemukiman penduduk yang berlokasi di daerah tanah lembah bertebing serta di pinggir aliran sungai Ciliwung. Saat ini daerah potensi sering terjadi longsoran adalah daerah RW 05, 06 dan 07 atau berada tepat di area belakang Rumah Sakit Salak sampai Tugu Air Mancur (sempur kaler). Melalui program Prime Public Service 2019 UAI, telah dilakukan pelaksanaan program pemperdayaan masyarakat berbentuk pelatihan alat peringatan dini mandiri bencana longsor dan banjir kepada mitra karang taruna kelurahan Sempur kecamatan Bogor Tengah. Pelatihan dilaksanakan diruang serbaguna kelurahan Sempur, tiap hari minggu jam 13.00 WIB dengan 10 kali pertemuan (3-4) jam. Di setiap akhir sesi pelatihan mitra, kit praktek harus diuji coba dan diimplementasikan langsung pada titik lokasi rawan bencana. Hasil kegiatan telah berhasil merubah mindset mitra (remaja) agar bisa berfikir rasional akan keselamatan diri sendiri maupun orang lain terhadap bencana alam. Perilaku masyarakat pada daerah rawan bahaya mampu dikendalikan secara elektronik melalui alat peringatan dini elektronik buatan mitra setempat. Penyediaan alat peringatan dini dari pemerintah umumnya akan dirusak maupun dicuri. Namun bila alat peringatan dini elektronik buatan masyarakat sendiri, minimal akan dijaga dan dirawat terus.Kata Kunci: Alat Pemindai Longsor, Pemindai Gempa, Pemindai Banjir AbstractAccording to Volcanology and Geological Disaster Mitigation (PVMBG) department, kelurahan Sempur kecamatan Bogor Tengah is designated as an area prone to landslides and floods. Kelurahan Sempur is a residential area located in a cleared valley and along the Ciliwung River. Potential areas for landslides often occur are RW 05, 06 and 07 located behind the Salak Hospital to Tugu Air Mancur. Through UAI Prime Public Service program 2019, has been carried out training program for early warning system landslides and floods devices to youth partners in Sempur. Training has been conducted in multipurpose room kelurahan Sempur office, every Sunday at 13.00 West Indonesia Time, with 10 meetings among 3-4 hours. Each training session, the practice kit must be tested and implemented directly at disaster-prone locations. Training has succeeded in changing the mindset of youth partners so that they can think rationally about the safety of themselves and others against disasters. Community behavior in hazard-prone areas can be controlled electronically through electronic early warning system devices made by youth partners. The Provision of early warning equipment from the government will generally be damaged or stolen. However, if the electronic early warning devices is made by the community itself, They will always be cared for and looked after.Keywords: Lanslides Scanners, Earthquake Scanners, Flood Scanners