Titian: Jurnal Ilmu Humaniora
Titian merupakan jurnal ilmiah akademik dalam bidang kajian ilmu Humaniora (budaya) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi. Penerbitan jurnal ini dimaksudkan untuk mempublikasikan berbagai artikel hasil penelitian, studi kepustakaan, studi lapangan, gagasan konseptual, kajian penerapan teori dalam bidang ilmu humaniora. Jurnal ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Arab. Jurnal ini mengutamakan pendekatan lintas disiplin yang menggabungkan ilmu bahasa (linguistik), ilmu sastra (Daerah, Indonesia, Inggris, Arab), Sejarah, Arkeologi, Seni, Sosiologi, Antropologi, Etnografi dan Agama. Jurnal Titian terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020"
:
10 Documents
clear
Rekonstruksi Tari Salura Buna Sebagai Warisan Budaya Melayu Jambi
Raflesia Meirina;
Warni
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.21 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.7609
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana  pandangan masyarakat  Desa Berembang  Kabupaten Muaro Jambi terhadap tari Salura Buna, Bagaimana  proses  rekonstruksi  Tari  Salura  Buna  di Desa  Berembang Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dan Bagaimana hasil rekonstruksi Salura Buna di Desa Berembang Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualtitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini di dapat beberapa konstruksi tari di antaranya : gerak meminta, gerak sembah, gerak genggam satu, gerak genggam dua, gerak lenggang putra dan gerak lenggang putri. Kata kunci : konstruksi tari, salura Buna, Melayu Jambi
Makna Simbol dalam Tradisi Burdahan di Pondok Pesantren Kramat
Madliyah nur lintang utami Lintang
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (93.149 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.8265
AbstractKramat Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools that has a tradition of burdah prayer which is usually held on Thursday evenings Friday at eight o'clock, and the evening prayers. In the tradition of burial prayer there are things that have symbolic meaning. This study aims to determine the meaning of the symbols of the objects used in the activities of the body. This research is a library research because part of the research process utilizes various kinds of literature that are relevant to the problem under study. The data collection method uses the interview method. This research uses theoretical triangulation techniques. The data collected was analyzed by content analysis. Burdahan tradition is an activity that aims as an expression of longing and deep love for the Prophet Muhammad with all its implications. This burdah shalawat uses symbols that are used as decorative ornaments such as yellow mushrooms, ivory coconut, various fruits, various flowers that have meaning and contain advice that is so important for human life. Especially proposed for the congregation shalawat burdah. Keywords: the meaning of symbols and traditions
Rekayasa Desain Aksesoris Jamang Pada Tata Rias Pengantin Putri Jenggolo Terinspirasi Candi-Candi Di Kabupaten Sidoarjo
Kencana Ardyani Wijaya;
Mutimmatul Faidah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.984 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.10265
Aksesoris Jamang (mahkota) merupakan salah satu bagian penting dalam tata rias pengantin Putri Jenggolo. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan konsep Jamang pada tata rias pengantin “Putri Jenggoloâ€; (2) membuat rekayasa desain Jamang berdasar sumber inspirasi; dan (3) mengetahui kesukaan khalayak  terhadap desain jamang yang dirancang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan penciptaan karya. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Informan adalah perias senior, budayawan, dan arkeolog. Penelitian ini dibatasi pada tahap perancangan desain. Hasil penelitian yaitu: (1) aksesoris Jamang pada tata rias pengantin “Putri Jenggolo†diberi nama Jamang Kudhup Cempoko Sepasang merupakan simbol cinta dan harapan agar pengantin dapat hidup saling mengayomi, harmonis, dan tentram dalam keluarganya layaknya seorang raja dan ratu. Aksesoris ini terbentuk dari situs budaya yang ada pada candi Dermo; (2) pengembangan 3 desain berdasar artefak candi dan ragam hias; (3) tiga desain yang dikembangkan dipilih berdasar prinsip desain. Desain kedua mendapat apresiasi tertinggi. Desain kedua disempurnakan berdasar saran ahli dan menghasilkan desain final yang diberi nama â€Jamang Kudhup Cempoko Kinepung Ranuâ€. Kata kunci: akseoris jamang, desain, candi, tata rias pengantin
PERANAN TEKNOLOGI AUDIOVISUAL DALAM FENOMENA HALLYU SEBAGAI BUDAYA DAN GAYA HIDUP REMAJA DI JAKARTA
Monique Fiolitha M.T;
Irwansyah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.949 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.10705
Kebudayaan Korea dengan mudah melebarkan sayapnya ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Proses penyebaran budaya Korea ini dinamakan Hallyu atau Gelombang Korea. Terpaan demam Korea terjadi melalui jalur hiburan seperti musik, drama, dan film. Sehingga, munculnya Hallyu di Indonesia tidak terlepas dari perkembangan teknologi audiovisual. Tujuan penelitian ini mau melihat pemanfaatan teknologi audiovisual dalam merebaknya Hallyu sebagai budaya populer dan gaya hidup remaja di Indonesia. Penelitian menggunakan teori Uses and Gratification, yang menjelaskan bagaimana remaja secara aktif mencari dan menggunakan media untuk mendapatkan informasi. Peneliti memakai metode kualitatif deskriptif dengan desk review atau desk research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja penggemar Korea di Jakarta sangat dipengaruhi oleh teknologi. Melalui media audiovisual, pihak Korea secara gencar memberi asupan mengenai kebudayaan mereka lewat K-drama dan K-pop. Para remaja penggemar Korea ini mulai mengikuti budaya dan gaya hidup orang Korea. Peran orang tua sangat penting agar bisa memberikan arahan dan pedoman kepada anak remajanya untuk menghidari dampak buruk.  Kata Kunci: K-Pop, Determinasi Teknologi, Komunikasi, Audio Visual, Uses and Gratification theory
Kelembagaan Nafkah dan Keberlanjutan Penghidupan Komunitas Pesisir di Kabupaten Buru
Idrus Hentihu;
Mirja Ohiobor;
Muhamad Chairul Basrun Umanailo
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (104.007 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.10714
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan peran kelembagaan nafkah dalam menjamin keberlanjutan penghidupan masyarakat di pedesaan. Penelitian ini dilakukan di desa Wamalana, Kabupaten Buru, Maluku dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klembagaan nafkah yang terdapat di desa Wamalana memiliki hubungan dengan kemapuan masyarakat dalam memenuhi keberlanjutan penghidupan untuk bertahan hidup walaupun berada dalam situasi yang terbatas. Ragam kelembagaan nafkah seperti masohi, masaurat, kumpulan negeri, dan parusa  telah memberikan perannya sebagai skema ketahanan sosial bagi masyarakat dalam membangun keberlanjutan penghidupan. Kelembagaan nafkah tersebut tercermin pada tradisi tolong menolong masyarakat dalam membangun kerjasama yang didasarkan atas semangat ikatan persaudaraan. Dalam konteks, intervensi pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir di Kabupaten Buru, ragam kelembagaan nafkah pada berbagai aras dapat dayagunakan sebagai jalur intervensi program pemberdayaan. Sementara itu, untuk kepentingan studi lanjutan tentang kelembagaan nafkah di pedesaan dapat difokuskan untuk melihat pengaruhnya terhadap tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat di pedesaan yang diukur secara kuantitatif. Kata kunci: Kelembagaan Nafkah, Komunitas Pesisir, Keberlanjutan Penghidupan
UNSUR-UNSUR HISTORIOGRAFI TRADISIONAL ISLAM DALAM TEKS SALSILAH KETURUNAN RAJA-RAJA BRUNEI DAN SISTEM PEMERINTAHAN BRUNEI SAAT INI
Jihan Maymunah;
Asep Yudha Wirajaya
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (131.338 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.10787
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui unsur-unsur historiografi tradisional Islam teks Salsilah Keturunan Raja-Raja Brunei. Penelitian ini akan dikaji dengan kajian historiografi tradisional Islam dengan objek teks Salsilah Keturunan Raja-Raja Brunei. Dalam penelitian juga digunakan metode kualitatif. Sebagai salah satu teks sejarah, teks Salsilah Keturunan Raja-Raja Brunei menjadi sumber rujukan paling penting bagi para sejarawan. Meskipun masih mengandung unsur-unsur historiografi tradisional, tapi peristiwa di dalamnya merupakan fakta. Unsur-unsur tradisional ini antara lain istana-sentris, feodalis-aristokratis, subjektivitas tinggi, tujuannya melegitimasi, anakronisme, dan campuran antara mitos dengan realita. Namun, teks ini tidak mengandung banyak mitos karena sudah mendapat pengaruh Islam. Nilai-nilai Islam yang dianut oleh para sultan sejak dulu juga masih bertahan hingga saat ini. Brunei Darussalam adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masih menerapkan sistem monarki. Kekuasaan sultan menjadi absolut sejak Brunei Darussalam menganut falsafah Melayu Islam Beraja. Agama Islam dapat berkembang kuat karena penyebarannya dari atas ke bawah, yaitu dari pemimpin ke rakyat. Kata kunci : Sejarah Brunei, Historiografi Islam,Pemerintahan Brunei.
Perjuangan Subkomandemen Sumatera Selatan Garuda Putih Teritorial Djambi dalam Mempertahankan Kemerdekaan di Keresidenan Djambi 1946-1949
Nirwan Il Yasin;
Lagut Bakaruddin;
Andry Anggiat
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.747 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.11335
Penelitiaan ini bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan perjuangan Subkoss ( Sub Komandan Sumatera Selatan) Garuda putih teritorial Djambi dalam mempertahankan kemerdekaan di daerah keresidenan Jambi. Organisasi Subkoss (Sub Komandan Sumatera Selatan ) yang dibentuk desember 1946 yang meliputi wilayah Palembang, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Daerah Keresidenan Jambi dibentuk Sub Teritorial Jambi dengan Brigade Garuda Putih dengan komandan Letkol Abundjani. Penelitiaan ini mengunakan metode penelitiaaan sejarah yang terdiri dari lima langkah, yakni: (1) Penentuaan tema topik; (2)Heuristik ; (3) Kritik Interprestasi; (4) Historiografi. Dari hasil penelitiaan memberi penjelasan mengenai besarnya peranan pasukan Garuda putih djambi dalam mempertahankan kemerdekaan terutama pada saat ageresi militer Belanda satu dan ageresi militer Belanda di wilayah Keresidenan Djambi. Kata Kunci: perjuangan, sub-komandemen, Keresidenan Djambi, Garuda Putih
Seni Kriya Batu Panil dan Medalion yang Distirilisasi di Masjid Mantingan Jepara : Tinjauan Arkeologi Kognitif
Wulan Resiyani
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.518 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.11336
Kebudayaan merupakan ide, gagasan dan pikiran manusia yang dapat diwujudkan dalam suatu karya. Sebagai salah satu ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia, arkeologi menggunakan berbagai pendekatan untuk mengkaji sebuah kasus, salah satunya budaya sebagai system kognitif. Penulis mencoba mengkaji tinggalan arkeologis berupa panil dan medallion di Masjid Mantingan Jepara menggunakan pendekatan budaya sebagai system kognitif yang selanjutnya disebut sebagai arkeologi kognitif. Masjid Mantingan Jepara terletak di Desa Mantingan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Di Masjid ini terdapat hiasan seni kriya berupa panil dan medallion yang menunjukkan adanya akulturasi budaya masa Hindu-Budha, budaya Islam dan pengaruh dari luar (cina). Ketika Islam mulai masuk dan berkembang di Nusantara, para seniman pada masa itu, tidak serta merta menghilangkan hasil karya terdahulu (Hindu Budha) melainkan memodifikasi hingga mengakuluturasikannya dengan budaya Islam. Hal ini menunjukkan adaya hasil pemikiran-pemikiran (koginitif) yang didasarkan pada ilmu pengetahuan, agama beserta penggambaran kondisi alam sekitarnya sehingga tercipta hasil karya yang luhur. . Kata kunci : Arkeologi kognitif, Masjid Mantingan, seni kriya, panil dan medallion
Estetika Pertunjukan Kesenian Krinok di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi
Indra Gunawan
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.841 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.11338
Kesenian krinok merupakan seni pertunjukan tradisional pada masyarak melayu jambi, tepatnya berkembang di Kabuptaen Bungo Provinsi Jambi. Kesenian tradisi ini terlahir dari kebiasan-kebiasan masyarakat ketika perhelatan muda-mudi dan sebagai pelepas lelah bekerja di ladang (kebun) hingga akhirnya berkembang menjadi seni pertunjukan tradisional. Perkembangan ini tidak terlepas dari pandangan Multikultural serta multikecer dasan di dalam kesenian ini. nilai-nilai intrinsik dan ekstrinsik yang terkandung didalamnya menjadi dasar nilai estetika yang dapat dipahami sebagai filosofi dari kebudayaan seperti ini. Kata kunci: Kesenian krinok, seni pertunjukan tradisional, estetika, intrinsik dan ekstrinsik
Peran Sastra dalam Membangun Karakter Bangsa (Perspektif Pendidikan Islam)
Indriyani Ma’rifah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.49 KB)
|
DOI: 10.22437/titian.v4i2.11343
Artikel ini memaparkan peran sastra dalam membangun karakter bangsa dalam perspektif pendidikan Isam. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membangun karakter bangsa adalah dengan mengoptimalkan peran sastra dalam pendidikan Islam. Pengoptimalan peran sastra perlu dilakukan karena sastra mengandung nilai-nilai etika dan moral yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Banyak hal yang dibicarakan dalam sastra, termasuk masalah ketuhanan (religiusitas), alam semesta, dan masyarakat. Selain itu, karya sastra juga dapat membuka pengetahuan pembaca untuk mengetahui realitas sosial, politik, dan budaya dalam kerangka moral dan estetika. Demikian pula dengan pendidikan Islam yang juga bertujuan menanamkan nilai dan moralitas. Di sinilah titik temu antara sastra dengan pendidikan Islam yang sama-sama berperan dalam membangun karakter bangsa. Kata kunci: sastra, pendidikan Islam, karakter bangsa, etika, moral