cover
Contact Name
Dr. Supian, S.Ag., M.Ag.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltitian.fib@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung G, LT. III, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi, Mendalo, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 26153440     EISSN : 25977229     DOI : -
Titian merupakan jurnal ilmiah akademik dalam bidang kajian ilmu Humaniora (budaya) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi. Penerbitan jurnal ini dimaksudkan untuk mempublikasikan berbagai artikel hasil penelitian, studi kepustakaan, studi lapangan, gagasan konseptual, kajian penerapan teori dalam bidang ilmu humaniora. Jurnal ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Arab. Jurnal ini mengutamakan pendekatan lintas disiplin yang menggabungkan ilmu bahasa (linguistik), ilmu sastra (Daerah, Indonesia, Inggris, Arab), Sejarah, Arkeologi, Seni, Sosiologi, Antropologi, Etnografi dan Agama. Jurnal Titian terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024" : 17 Documents clear
Analisis Semiotik pada Cerpen Kontemporer Keadilan Kita Berbeda Rasa Karya Genta Al-Kornie Carlisya, Hajar Fatihah; Rahmawati, Nova
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.30256

Abstract

Penelitian ini membahas analisis makna denotasi dan konotasi dalam cerpen kontemporer berjudul Keadilan Kita Berbeda Rasa karya Genta Al-Kornie. Fokus pada kebebasan penulis dalam mengembangkan imajinasi dan keunikan cerpen kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik untukmenjelaskan makna dalam karya sastra tersebut. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam pengumpulan dan analisis data, dengan objek penelitian berupa cerpen yang memunculkan ketidakseimbangan sosial. Dengan mempertimbangkan makna denotasi dan konotasi kata-kata kunci seperti wine, pahit, kopi, gelas indah, berputar, rasa, tangga, dan sepi, penelitian ini mengungkap dimensi mendalam dalam interpretasi keadilan. Kesimpulannya, cerpen ini tidak hanya menyajikan makna literal, tetapi juga merangsang refleksi tentang kompleksitas keadilan dalam konteks social dan budaya. Abstract This research examines the analysis of denotative and connotative meanings in the contemporary short story titled Keadilan Kita Berbeda Rasa by Genta Al-Kornie. Focusing on the writer’s freedom to develop imagination and the uniqueness of contemporary short stories. This study employs a semiotic approach to elucidate meanings within the literary work. A qualitative descriptive method is utilized for data collection and analysis, with the research object being a short story that highlights social imbalances. Considering the denotative and connotative meanings of key words such as wine, bitter, coffe, beautiful glass, spinning, taste, stairs, and quit. the research unveils profound dimensions in the interpretation of justice. In conclusion, the short story not only presents literal meanings but also stimulates reflections on the complexity of justice in social and cultural contexts.
Melihat Ulang Hedonisme dari Perspektif Normatif dan Motivasi Munir, M. Ied Al
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.31078

Abstract

This article aims to reinterpret hedonism. There are two forms of hedonism that the author examines, namely motivational hedonism and normative hedonism. This article uses a type of qualitative research in the form of a library study carried out in libraries, work space and the researcher's residence. Data consists of various written and online literature. Data was collected using reading techniques from the various literature in question and analyzed using hermeneutic theory. This article finds that in motivational hedonism, the goal of human life is to obtain pleasure and avoid suffering with an emphasis on the second aspect. Meanwhile, in normative hedonism, the goal of human life is also to obtain pleasure and avoid suffering, but with more focus on the first aspect. These two forms of hedonism do not view pleasure as merely physical and material.  Abstrak Artikel ini bertujuan untuk melakukan pemaknaan ulang atas hedonisme. Ada dua bentuk hedonisme yang penulis cermati, yakni hedonisme motivasi dan hedonisme normatif. Artikel ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan bentuk studi kepustakaan yang dilaksanakan di perpustakaan, ruang kerja dan kediaman peneliti. Data terdiri atas berbagai literatur tertulis dan online. Data dikumpulkan dengan teknik pembacaan terhadap berbagai literatur dimaksud dan dianalisis dengan teori hermeneutika. Artikel ini menemukan bahwa dalam hedonisme motivasi, tujuan hidup manusia adalah untuk mendapatkan kesenangan dan menghindarkan diri dari penderitaan dengan penekanan pada aspek kedua. Sementara itu dalam hedonisme normatif, tujuan hidup manusia adalah juga untuk mendapatkan kesenangan dan menghindarkan diri dari penderitaan, namun dengan fokus lebih pada aspek yang pertama. Dua bentuk hedonisme ini tidak memandang kesenangan hanya bersifat fisik dan materi semata.
Strategi Klasifikasi Kosakata pada Berita Online Jabartrust.Com “Kampung dangdeur Subang digemparkan mayat bayi di kantung kresek” Kajian Analisis Wacana Kritis Perspektif Roger Fowler Jaenudin, Apep; Hamdani, Agus
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.31192

Abstract

The use of Critical Discourse Theory as an analytical tool in research on a predetermined news article from Jabartrust.com titled "Village of Dangdeur Subang Shocked by the Discovery of a Baby's Body in a Plastic Bag" aims to describe the vocabulary classification and provide an analysis of critical discourse from Roger Fowler's perspective. This qualitative study employs a descriptive method, collecting data through news documentation. The data analysis technique involves content analysis using Roger Fowler's discourse analysis model with vocabulary classification strategies. Based on the research findings using Roger Fowler's perspective, it is revealed that there is vocabulary classification, marginalization vocabulary, limiting vocabulary, passive sentence structure effects, and nominalization effects. It is concluded that there are three instances of vocabulary classification, namely in the news title, the first paragraph, and the second paragraph. There are two instances of marginalization vocabulary use in the first paragraph and the fourth paragraph. Two instances of limiting vocabulary use are observed in the first and third paragraphs, and one instance of discursive struggle classification in the seventh paragraph. Additionally, there are nominalization and passive sentence structures present. Abstrak Penggunaan teori Wacana kritis sebagai alat pengkajian dalam penelitian pada berita yang telah ditentukan, yaitu berita pada berita online jabartrust.com yang berjudul kampung dangdeur subang digemparkan mayat bayi di kantung kresek dan mendeskripsikan klasifikasi kosakata yang ada pada berita tersebut. Berita online Jabartrust.com dengan judul berjudul kampung dangdeur subang digemparkan mayat bayi di kantung kresek merupakan kajian analisis wacana kritis perspektif Roger Fowler. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian dikumpulkan dengan cara dokumentasi berita dan teknik analisis data berupa telaah isi pada berita dengan menggunakan model analisis wacana Roger Fowler dengan strategi klasifikasi kosakata. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan persfektif Roger Fowler dikemukakan bahwa terdapat kosakata klasifikasi, kosakata pemarjinalan, kosakata membatasi pandangan, kosakata membatasi pandangan, efek bentuk kalimat pasif dan efek nominalisasi. Disimpulkan bahwa terdapat tiga data  penggunaan kosakata membuat klasifikasi yakni pada judul berita, berita paragraf pertama dan berita paragraf kedua, terdapat dua klasifikasi kosakata pemarjinalan pada paragraf pertama dan berita pada paragraf keempat, terdapat dua penggunaan kosakata membatasi pandangan pandangan terdapat pada berita paragraf pertama dan ketiga, dan terdapat satu klasifikasi pertarungan wacana pada paragraf ketujuh, dan terdapat kalimat nominalisasi serta kalimat pasif.
Strategi Ekslusi Pada Berita Online Detikjabar.Com “Jejak Berdarah Pembantaian di Pangandaran Tahun 1999” Kajian Analisis Wacana Kritis Perspektif Theo Van Leeuwen Andini, Ayu Sri; Hamdani, Agus
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.31194

Abstract

The use of critical theory as an analytical tool in research aims to describe the exclusion strategies in the crime news titled "Bloody Traces of Massacre in Pangandaran in 1999" and to depict the marginalization process of individuals or groups in the crime news, all within the online news platform Detikjabar.com. This study involves a critical discourse analysis from Theo Van Leeuwen's perspective. The research is qualitative and utilizes a descriptive method. Data for the study were collected through news documentation, and the data analysis technique employed a content analysis model by Theo Van Leeuwen, focusing on the Exclusion strategy. Based on the research findings, it can be concluded that there is a removal of actors or groups through passivation, nominalization by transforming verbs into nouns, and restructuring of sentences to eliminate the actor. Additionally, marginalization consistently occurs towards the lower socioeconomic or powerless segments of society. Abstract Penggunaan teori kritis sebagai alat pengkajian dalam penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan strategi exclusion dalam berita kriminalitas berjudul jejak berdarah pembantaian di pangandaran tahun 1999 dan mendeskripsikan proses pemarjinalan seseorang atau kelompok dalam berita kriminalitas berjudul jejak berdarah pembantaian di pangandaran tahun 1999 pada berita online Detikjabar.com yang merupakan kajian analisis wacana kritis perspektif Theo Van Leeuwen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian dikumpulkan dengan cara dokumentasi berita dan teknik analisis data berupa telaah isi pada berita dengan menggunakan model analisis wacana Theo Van Leeuwen dengan strategi Ekslusi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat penghilangan aktor atau kelompok pasivasi, nominalisasi dengan mengubah kata kerja (verb) menjadi kata benda (nomina) dan penggantian anak kalimat sehingga aktor benra-benar dihilangkan, selain itu pemarjinalan selalu terjadi pada masyarakat golongan bawah atau golongan tidak berdaya.
Analisis Representasi Teks Praktik Diskurtif dan Praktik Sosial pada Kasus Kakek Mencabuli Cucunya Hingga Hamil Putri, Shilmi Insani; Hamdani, Agus
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.31220

Abstract

The purpose of this research is to describe the use of language, discourse in texts, and sociocultural aspects in the reporting of a case involving the sexual abuse of a grandfather towards his granddaughter resulting in pregnancy. The method employed in this research is descriptive, which is a method that depicts the status of a phenomenon concerning the object under investigation. This study falls under qualitative research as the data examined consist of transcribed news. Data collection techniques in this research include observation and documentation. The analyzed news articles in this study are assessed using three dimensions: microstructural, mesostructural, and macrostructural. On a microstructural level, the news focuses on the sexual crime committed by a grandfather against his granddaughter, utilizing formal language that highlights the psychological and physical aspects of the victim. In the mesostructural dimension, the news adopts a narrative approach with the primary source being the police, yet it lacks in providing details from the perspectives of the victim or perpetrator. From a macrostructural perspective, the news reflects a serious social event of sexual abuse within the family context. The media is acknowledged as a conveyor of information and an educator for society, adhering to journalistic norms. Abstract Tujuan penelititan ini adalah mendeskripsikan penggunaan bahasa, wacana teks, dan aspek sosiokultural pada pemberitaan kasus pencabulan seorang kakek terhadap cucunya hingga hamil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahdeskriptif, yaitu merupakan metode yang menggambarkan status fenomena kepada suatu objek yang akan diteliti. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif sebab data yang diteliti berupa berita yang sudah ditranskrip. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Berita yang dianalisis dalam artikel ini menggunakan tiga dimensi: mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Secara mikrostruktural, berita fokus pada kejahatan seksual oleh seorang kakek terhadap cucunya, dengan bahasa formal yang menyoroti kejiwaan dan fisik korban. Dalam dimensi mesostruktural, berita menggunakan pendekatan naratif dengan sumber utama dari kepolisian, namun kurang dalam memberikan rincian dari perspektif korban atau pelaku. Dari segi makrostruktural, berita mencerminkan kejadian sosial serius pelecehan seksual dalam konteks keluarga. Media diakui sebagai penyampai informasi dan edukator masyarakat, dengan kepatuhan pada norma jurnalistik.
Perlunya Generasi Muda Terlibat dalam Kehidupan Bermasyarakat Aulia, Fitri; Safitri, Sani
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.31985

Abstract

Artikel ini membahas tentang perlunya generasi muda terlibat dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui  betapa perlunya generasi muda terlibat dalam kehidupan bermasyarakat sehingga mereka bisa menghadapi berbagai tantangan yang datang dalam hidupnya. Metode penelitian adalah penulis melakukan analisis secara deskriptif dari berbagai sumber kemudian melakukan analisis yang lebih mendalam terkait tema yang akan dibuat. Masalah penelitian adalah penulis tidak melakukan penelitian lapangan secara langsung sehingga tidak mendapatkan data yang dapat dicantumkan hanya saja melainkan melakukan analisis. Hasil pembahasan yang di dapat adalah sangat perlu bagi generasi muda untuk terlibat dalam kehidupan bermasyarakat karena dengan bergaul, bersosialisasi dapat menambah pengalaman, wawasan dalam hidupnya. Selain itu jika sedari kecil sampai menuju dewasa sudah terbiasa ikut dalam kegiatan di masyarakat misalnya gotong royong, hajatan nikahan dapat membuat mereka menjadi pribadi yang percaya diri dan terus berfikir maju. Dengan terlibatnya generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat maka akan tertanam dalam dirinya bahwa manusia hidup pasti membutuhkan peran orang lain baik itu orang tua, keluarga, teman, maupun msyarakat, sehingga mereka sadar betapa pentingnya untuk ikut kegiatan yang ada dalam kehidupan masyarakat dan sangat penting budaya untuk saling menghargai berbagai pendapat, perbedaan supaya konflik dalam kehidupan masyarakat dapat terhindarkan, dan kehidupan menjadi aman, dan sejahtera , penuh kasih sayang. Abstract This article discusses the need for the younger generation to be involved in social life. The purpose of this article is to find out how necessary it is for the younger generation to be involved in social life so that they can face the various challenges that come in their lives. The research method is that the author carries out descriptive analysis from various sources and then carries out a more in-depth analysis regarding the theme to be created. The research problem is that the author did not conduct field research directly so he did not get data that could be included, but instead carried out analysis. The results of the discussion obtained are that it is very necessary for the younger generation to be involved in social life because by socializing, socializing can add experience and insight to their lives. Apart from that, if from childhood to adulthood they are used to taking part in activities in the community, for example mutual cooperation, wedding celebrations, this can make them become confident individuals and continue to think forward. By involving the younger generation in social life, it will be ingrained in them that living humans definitely need the role of other people, be it parents, family, friends or the community, so that they realize how important it is to take part in activities in community life and that it is very important for culture to mutual respect for various opinions, differences so that conflict in people's lives can be avoided, and life becomes safe and prosperous, full of love.
Islamic Education Values in Short Story Robohnya Surau Kami Putra, Yoga Mestika; Wardoyo, Cipto; Salahuddin, Amar; Wisman, Wisman
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.32437

Abstract

This study aims to determine the values of Islamic education in the short story Robohnya Surau Kami by A.A. Navis. This research with a qualitative approach with the concept of content analysis research.  Based on the problem formulation, this research focuses on what are the values of Islamic education contained in the short story Robohnya Surau Kami by A.A. Navis.  In collecting data, the hermeneutic analysis was used to research and examine short stories, to obtain data to determine the values of Islamic education in the short story.  The collected data are grouped and then described. The data that has been collected will be identified, analyzed, and described, which the author then interprets according to the research objectives.  The results of this can be used as initial data for future researchers in examining different issues related to this context. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis. Penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan konsep penelitian analisis isi. Berdasarkan rumusan masalah, penelitian ini berfokus pada apa saja nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis. Dalam pengumpulan data, analisis hermeneutika digunakan untuk meneliti dan mengkaji cerpen, guna memperoleh data untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam cerpen. Data yang terkumpul dikelompokkan kemudian dideskripsikan. Data yang telah terkumpul akan diidentifikasi, dianalisis dan dideskripsikan, yang kemudian penulis tafsirkan sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data awal bagi peneliti selanjutnya dalam mengkaji berbagai permasalahan terkait konteks ini.
Forensic Stylistics Analysis of Kim Jonghyun’s Suicide Note Apuilina, Theresia Widya; Margareth, Ruth Anggina; Sihotang, Anggraeni Permata; Sijabat, Carissa Margaret; Rangkuti, Rahmadsyah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.32832

Abstract

This study examines the language and stylistic aspects of the suicide note left by Kim Jonghyun, a Kpop singer who tragically committed suicide in December 2017. Using Prokofyeva's (2013) theory of unique language patterns in suicide notes, this study attempts to analyze the motivation and mental state of the victim, shedding light on the field of forensic style. The research method utilizes a descriptive qualitative approach to examine the note's language features, such as clear logic, emotional expression, text structure, and grammar. The research revealed that the notes reflected common themes found in suicide notes, such as emphasis on past events, feelings of loneliness, and self-blame. Linguistic elements, such as the use of past tense and expressive language, provide information about Jonghyun's psychological state and his decision. Finally, this study contributes to better knowledge about suicide prevention and intervention measures, emphasizing the need for early detection and support for people dealing with mental health issues. Abstract Penelitian ini meneliti aspek bahasa dan gaya bahasa dari catatan bunuh diri yang ditinggalkan oleh Kim Jonghyun, seorang penyanyi Kpop yang secara tragis melakukan bunuh diri pada bulan Desember 2017. Dengan menggunakan teori Prokofyeva (2013) tentang pola bahasa yang unik dalam catatan bunuh diri, penelitian ini mencoba untuk menganalisis motivasi dan kondisi mental korban, memberikan pencerahan pada bidang gaya forensik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memeriksa fitur bahasa catatan tersebut, seperti logika yang jelas, ekspresi emosional, struktur teks, dan tata bahasa. Penelitian ini mengungkapkan bahwa catatan tersebut mencerminkan tema umum yang ditemukan dalam catatan bunuh diri, seperti penekanan pada peristiwa masa lalu, perasaan kesepian, dan menyalahkan diri sendiri. Unsur-unsur linguistik, seperti penggunaan bentuk lampau dan bahasa ekspresif, memberikan informasi tentang kondisi psikologis Jonghyun dan keputusannya. Akhirnya, penelitian ini berkontribusi pada pengetahuan yang lebih baik tentang pencegahan bunuh diri dan langkah-langkah intervensi, menekankan perlunya deteksi dini dan dukungan bagi orang-orang yang berurusan dengan masalah kesehatan mental.
Penamaan Tempat dan Jalan di Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat : Kajian Toponimi Etnolinguistik Putri, Yuliani Eka; Afria, Rengki; Fardinal, Fardinal
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.32873

Abstract

An area or place has a name given to it by its residents. The naming of this place has its own function and meaning. The study of naming a place is called the study of toponymy. Toponymy studies describe the situation of society in giving place names. This research aims to describe toponymy in Kuala Tungkal. This type of research is a type of research that is included in field research which obtains data sourced from the research object. So this type of research uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques, in this research the researcher collected data by conducting interviews, recording, observing and documenting. Data analysis method, in researching the use and naming of tourist names in Kuala Tungkal by explaining the history and meaning of the names given to these tourist attractions. The results of this research are that there are three (3) tourist attractions whose names are very meaningful and historical. These tours include the Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam Tour, the Sheikh Utsman Mosque and the Kayo Rajo Laksamano Page. Abstrak Suatu wilayah atau tempat memiliki sebuah nama yang disematkan oleh para penghuninya. Penamaan tempat tersebut memiliki fungsi dan makna tersendiri. Kajian penamaan suatu tempat dinamakan kajian Toponimi. Kajian Toponimi mendeskripsikan keadaan masyarakat dalam memberikan nama tempat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan toponimi di Kuala Tungkal. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian yang termasuk ke dalam penelitian lapangan yang mendapatkan data bersumber dari objek penelitian. Sehingga jenis penelitian ini menempuh metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data, dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data dengan melakukan wawancara, perekaman, pengamatan serta dokumentasi. Metode analisis data, dalam meneliti penggunaan serta penamaan nama wisata di Kuala Tungkal dengan menjabarkan mengenai sejarah dan pemaknaan nama yang diberikan pada tempat wisata tersebut. Hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat tiga (3) tempat wisata yang penamaanya sangat bermakna dan bersejarah. Wisata tersebut di antaranya Wisata Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam, Masjid Syaikh Utsman dan Laman Orang Kayo Rajo Laksamano.
Role of Climate Change in Afghanistan’s Geopolitical Power Yar, Fayaz Gul Mazloum; Baidar, Karim Ullah; Talash, Najeeb Ullah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.32965

Abstract

The most significant environmental threats today are global warming and climate change. The effects of climate change include water and food scarcity, disease, unemployment, migration, poverty, resource conflicts, and global instability. This study examines the role of climate change in Afghanistan’s geopolitical power. This study employs a descriptive-analytical approach and a survey method. The statistical research community includes experts and specialists in geopolitics, political science, climate science, and university professors. The questionnaire was distributed among them based on indicators related to climate change, development, and geopolitics. 80 questionnaires were collected. Based on these findings, a significant and inverse relationship exists between the impacts of climate change and development. Furthermore, the reduction in the development process has a significant and negative impact on Afghanistan’s geopolitical power. Finally, the reduction in development affects the change. Climate plays a mediating role in geopolitics. Then, the priority of parameters influencing climate change in geopolitics was discussed using Friedman’s comparison test. These parameters include 1) poverty and social anomalies, drought, and migration. In the suggestions section, it is emphasized that there is a need to implement effective methods, such as irrigation and the use of clean energy, to reduce greenhouse gas emissions and adapt to the impacts of climate change.

Page 1 of 2 | Total Record : 17