cover
Contact Name
Amru Almu'tasim
Contact Email
amru.dosen@yahoo.com
Phone
+6282132988849
Journal Mail Official
penaislam.iaiu@gmail.com
Editorial Address
Prodi PAI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto, Jl. Raya Km.4 Mojosari-Mojokerto Jawa Timur
Location
Kota mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 26209195     DOI : https://doi.org/10.12345/pena
Core Subject : Education,
PENA ISLAM: Jurnal Prodi PAI focuses on a critical study of primary education. Investigated the dynamics of learning of islamic educations. Additionally, focus of study examines the development of basic education issues. The scope includes: Islamic studies which include Islamic Education, Islamic Thought, Islamic Studies and other Islamic studies
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2020): September" : 8 Documents clear
Landasan Manajemen Pendidikan Islam H Mahmud
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The foundation of Islamic education management that is fundamental to the basis or principle that Islamic education management can be upright not easily collapsed due to the wind blowing ideology that appears now or in the future. The foundation of Islamic education management is of course based on the philosophy of life of Muslims and not based on the philosophy of life of a country or other ideology. Because the Islamic education management system can be implemented anywhere and anytime without being limited by space and time. The management of Islamic education is the art and science of managing, organizing Islamic education resources (human and other resources) in an Islamic way to achieve the goal of Islamic education effectively and efficiently. The foundation of Islamic education management includes: 1) Al-Qur'an, 2) as-Sunnah, 3) Al-Kaun, and 4) Ijtihad.
Manajemen Pengendalian Mutu Pendidikan Islam Yusnia Binti Kholifah
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan tolok ukur kemajuan suatu bangsa. Dibalik bangsa yang maju ada pendidikan yang bermutu. Dengan demikian menciptakan pendidikan yang bermutu menjadi sangat penting dan harus segera dilaksanakan. Begitu juga dengan pendidikan Islam, yang saat ini eksistensinya mulai dipercaya untuk menciptakan serta memberikan mutu pendidikan yang baik sehingga mampu menghasilkan SDM yang berkualitas sebagai pembangun bangsa. Menciptakan pendidikan yang bermutu harus diperhatikan mulai dari input, proses sampai pada outputnya kemudian diikuti dengan pengawasan/pengontrolan terhadap upaya tersebut. Pengawasan dilakukan supaya seluruh proses dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan dan dapat memberikan hasil yang sesuai dengan harapan. Dengan adanya pengendalian mutu/ quality control pendidikan menjadi salah satu usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam.
Pendidikan Karakter Mandiri Pada Anak Yatim di Panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya Moch. Nurcholis Majid
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter mandiri pada anak yatim merupakan salah satu cara membentuk karakter bagi anak yatim dalam berkehidupan sosial bermasyarakat. Dalam penelitian ini untuk mengerahui, bagaimana implentasi pendidikan karakter mandiri pada anak dan faktor pendukung pendidikan karakter mandiri pada anak yatim di Panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya. dalam penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif, dengan informan 5 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a) Implementasi Pendidikan Karakter Mandiri pada Anak Yatim di Panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya sesuai dengan Eti Nurhayati, secara psikososial kemandirian seseorang itu dapat terbentuk melalui atas tiga aspek pokok yakni Kemandirian Emosi, Kemandirian Bertindak dan Kemandirian Nilai. sedangkan implemtasi Pendidikan Karakter Mandiri di panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya meliputi: pertama, Pengembangan Bakat Minat. Kedua, Pelatihan Kepemimpinan. b) Dalam pembelajaran yang terlaksana di panti Muhammadiyah Pagesangan Surabaya, teridentifikasi ada sejumlah faktor yang berperan dalam mendukung proses Pendidikan karakter mandiri pada anak sebagai berikut: pertama, pengalaman belajar. Kedua, Hubungan Interpersonal. Ketiga, Dukungan Lingkungan.
Pengembangan Kurikulum Model Cambridge di Sekolah/Madrasah Amru Almu'tasim
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kurikulum merupakan proses perencanaan kurikulum agar menghasilkan rencana kurikulum yang luas dan spesifik. Proses ini berhubungan dengan seleksi dan pengorganisasian berbagai komponen situasi belajar mengajar, antara lain penetapan jadwal pengorganisasian kurikulum dan spesifikasi tujuan yang disarankan, mata pelajaran, kegiatan, sumber dan alat pengukur pengembangan kurikulum. Pengembangan kurikulum merupakan suatu proses merencanakan, menghasilkan suatu alat yang lebih baik dengan didasarkan dengan hasil penialaian terhadap kurikulum yang telah berlaku, sehingga dapat memberikan kondisi belajar mengajar yang lebih baik. Dengan kata lain, pengembangan kurikulum model Cambridge merupakan kegiatan untuk menghasilkan kurikulum baru melalui langkah-langkah penyusunan kurikulum atas dasar hasil penilaian yang dilakukan selama periode waktu tertentu oleh Cambridge International, sebagai penyedia kualifikasi kurikulum internasional yang telah diujikan ke 1000 sekolah di 160 negara termasuk Indonesia. Sesuai namanya kurikulum tersebut merupakan bagian dari organisasi non profit Cambridge Assesment, universitas cambridge Inggris.
Konsep Pendidikan Akidah dalam Buku Islam yang Saya Anut: Dasar-Dasar Ajaran Islam Karya M. Quraish Shihab Mohamad Ghozi
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Islam terdapat suatu hal yang harus di patuhi agar menjadi seorang muslim yang sejati. Dalam hati seseorang harus didasari dengan nilai-nilai pendidikan akidah, agar keimanan dan nilai-nilai akidah semakin kuat di dalam hatinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:1) nilai-nilai pendidikan akidah yang diutarakan oleh M. Quraish Shihab dalam bukunya yang terbaru Islam yang Saya Anut Dasar-Dasar Ajaran Islam dengan gaya bahasanya yang khas. 2) kelebihan dan kelemahan buku Islam yang Saya Anut karya M. Quraish Shihab khususnya tentang akidah. Berdasarkan hasil analisa data diketahui bahwa: pertama, nilai-nilai pendidikan akidah yang diutarakan M. Quraish Shihab dengan menggunakan bahasanya yang khas, ada yang memang benar dan terkadang penggambarannya kurang bisa difahami dan harus dibaca berulang kali untuk memahaminya. Dan dalam penyampaiannya memang kurang luas. Alasannya karena buku ini memang beliau tulis untuk menjawab pertanyaan masyarakat awam mengenai ajaran Islam. Kedua, kelebihan dan kelemahan buku ini adalah bahasanya yang ringan dan seringkali mengutarakan pendapat beliau dengan penggambaran pada kehidupan nyata maka dirasa mudah memahaminya, meskipun terkadang sesekali beliau terlalu memperumit devinisi dengan penggambarannya itu
Aplikasi Metode Tarjih Maqasidy Dalam Hukum Islam Muhammad Ahmad Fulka Sa'dibih
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk hukum selalu berangkat dari metode penetapan hukum yang disebut ushul fiqih. Meskipun sama-sama berpijak pada al-Qur’an dan Sunnah, tapi pemahaman dan penerimaan terhadap al-Qur’an dan Sunnah sangat mungkin berbeda. Salah satu metode penetapan hukum yang bisa digunakan adalah metode tarjih maqasidy. Maka di dalam artikel ini akan dibahas tentang apakah tarjih itu merupakan perbuatan mujtahid (mentarjih), ataukah bahwa tarjih itu merupakan sifat yang melekat pada dalil yang lebih kuat (rajih), ataukah bahwa tarjih itu bisa berarti keduanya tarjih maqasidy untuk penetapan hukum di bidang hukum Islam
Nilai-nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Kudo-Kudo H Asmawi
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini mencoba untuk menggambarkan tentang tradisi kudo-kudo. Tradisi merupakan kegiatan terus menerus yang dilakukan warga setempat hasil dari warisan nenek moyang orang terdahulu. Disisi lain, selain manusia sebagai makhluk budaya manusia juga sebagai makhluk sosial yang membutuhkan satu dengan yang lain. Tradisi itulah yang mempengaruhi perilaku manusia dalam bermasyarakat. Kajian yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi kudo-kudo. Adapun metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, subyek dalam penelitian ini adalah pelaku dalam tradisi kudo-kudo\ dalam hal ini masyarakat Desa Lolawang Kecamatan Ngoro Mojokerto
Problematika Tujuan Pendidikan Islam Fathur Rohman.AR
Pena Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efforts to formulate a form of goal cannot be separated from the view of life of the community, the philosophy of life of each individual and the religious values ​​of the activity subject itself. Therefore, it is not surprising that there are different goals that each human being wants to achieve, whether in one society, nation or state because of the different interests to be achieved, as well as Islamic education of course has its own goals. In general, the purpose of Islamic education is to refer to the Qur'an, which is to make humans as devotees of God in order to be able to build the world and manage the universe in accordance with the concepts established by Allah SWT. The purpose of Islamic education will be faced with various kinds of problems that require solutions. These problems are of various kinds, for example the lack of costs for providing education, a curriculum that is not in accordance with the demands of society, science and technology and the number of children not being accommodated in school and so on. The above problems will always appear in every interaction with Islamic education both in the past, present and future.

Page 1 of 1 | Total Record : 8