cover
Contact Name
Enang Yusuf Nurjaman
Contact Email
enangyusuf@iain-ternate.ac.id
Phone
+6281572238784
Journal Mail Official
altadabbur2017@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Al-Tadabbur ; Jurnal Kajian sosial, Peradaban dan Agama
ISSN : 25273248     EISSN : 26139154     DOI : -
AL-TADABBUR (P-ISSN : 2527-3248; E-ISSN : 2613-9154 ) is a Journal published by Faculty of Ushuluddin Adab dan Dakwah of IAIN Ternate, Indonesia. It is a peer-reviewed open access journal in social civilization and religion.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur" : 9 Documents clear
RELEVANSI KONSEP KARAKTER RENDAH HATI DALAM HADIS NABI TERHADAP KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN INTERPERSONAL HOWARD GARDNER sepiyah Sepiyah
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.563

Abstract

Tugas dan tanggung jawab guru merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui bersama. Melalui proses pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai agama dan budaya dimana, pembelajaran tidak  hanya menekankan pada penguasaan ranah kognitif semata. Pendidikan Karakter adalah salah satu tujuan yang paling pokok di antara tujuan-tujuan yang lainnya, sebab dengan memiliki karakter dan kepribadian yang baik, diharapkan mampu menjadi  benteng pertahanan dari pengaruh lingkungan yang tidak kondusif. Oleh sebab itu dalam penelitian ini mencoba melihat relevansi konsep  karakter rendah hati dalam hadis nabi terhadap kecerdasan intrapersonal dan interpersonal. Kecerdasan tersebut termasuk dalam salah satu karakter yang sangat penting untuk ditanamkan serta dikembangkan pada diri anak, agar menjadi manusia yang beriman serta bertakwa kepada Tuhan dan berakhlak mulia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (Library Resarch) yang bersifat kualitatif.  
MEMBANGUN HARMANISASI UMAT BERAGAMA (STUDI DI JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT) Masliyah Y. Miradj
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.564

Abstract

Penelitian ini memberikan batasan masalah yaitu bagaimana bentuk-bentuk harmonisasi umat beragama di Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk membangun harmonisasi umat beragama di Jailolo Kabupaten Halmahera Barat serta untuk memahami peran masyarakat  dalam harmonisasi dalam umat beragama. Secara sosologis, kondisi sosial budaya dan pola kemajemukan selalu memerlukan adanya titik temu dalam nilai kesamaan dari semua kelompok yang ada. Dari sudut Islam mencari dan menemukaan titik kesamaan itu adalah bagian dari ajaran agama yang sangat penting. Dalam kitab suci Al’qur’an ada perintah tuhan kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengajak kaum ahli kitab bersatu dalam pandangan yang sama (kalimatun sawa), yaitu paham tauhid atau ketuhanan yang maha esa. Hubungan sosial kemasyarakatan antar warga baik Islam maupun Kristen sangat hormonis dan femiler serta penuh dengan kekerabatan yang sudah terbelihara sejak dahulu kala. Konflik antara warga yang berbeda agama,Selain diantara mereka ada hubungan darah (Islam dan Kristen), hubungan antar masyarakat yang harmonis ini juga telah ditunjukan oleh pola kekerabatan sejak dahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya tiga bentuk koeksistensi umat beragama Jailolo Kabupaten Halmahera Barat dapat ditinjau dari koeksistensi umat beragama. Masyarakat kota Jailolo sangat pluralitas dan beragama dalam masyarakat. Berdasarkan pengamatan penulis kondisi umat beragama pasca kerusuhan hingga saat  ini dianggap aman dan terkendali dalam menciptakan kerukunan beragama dalam masyarakat Halmahera Barat. 
KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: INTERNALISASI TERHADAP ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL Mardiyah Royani
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.430

Abstract

Akhir-akhir ini, diskursus tentang konsep komunikasi menjadi persoalan penting yang tak pernah usai dan selalu diperbincangkan sampai saat ini. Persoalan terhadap komunikasi sangat berpengaruh terutama bagaiamana etika komunikasi baik sesama teman, orang tua, bahkan yang beredar saat ini adalah etika berkomunikasi di Media Sosial. Al-Qur’an secara garis besar telah memberikan cara alternatif bagaimana kemudian etika berkomunikasi dengan baik agar tidak menimbulkan rasa konflik dan sebagainya. Fakus makalah ini mencoba mengeksplorasi beberapa aspek-aspek mendasar sekaligus sebagai rumusan masalah dalam penelitian ini, diantaranya, Pertama, Bagaimana konsep komunikasi dalam perspektif Al-Qur’an. Kedua, Bagaimana internalisasi komunikasi di media sosial. Adapun jenis penelitian yaitu studi pustaka (Library Research) dengan pendekatan penelitian bersifat deskriptif analisis yaitu menjelaskan berbagai pokok-pokok permasalahan yang dikaji baik melalui studi kitab,buku, jurnal,artikel dan refrensi yang relevan. Secara spesipik, bahwa konsep etika komunikasi merupakan modal utama untuk menjalin hubungan dengan baik terutama pada konteks apapun dilakukan. Al-Qur’an menyebut komunikasi sebagai salah satu fitrah manusia untuk mengetahui bagaimana manusia seharusya berkomunikasi. Misalnya mengartikan al-bayan sebagai kemampuan berkomunikasi. Selain itu, kata kunci yang dipergunakan Al-Qur’an untuk komunikasi ialah al-qaul yaitu menjaga suatu hal kebaikan baik pada perkataan, tingkah laku, dan sebagainya. Sedangkan etika pada media sosial adalah perlunya pengetahuan yang lebih aplikatif tentang etika komunikasi dalam media sosial lainnya yang terus berkelanjutan melihat kemajuan teknologi dan informasi sangat pesat. Untuk serupa tidak mempengaruhi masyarakat sebagai pengguna media sosial agar tidak menimbulkan ketimpangan terhadap media yang digunakan tersebut.
PERAN HIBUALAMO DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA Ansar Tohe; safri Miradj
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.565

Abstract

Penelitian pembinaan kerukunan beragama pasca konflik sangat diharapkan tercipta kerukunan masyarakat dan agama dapat tercipta kembali seperti sedia kala yang hidup berdampingan antara pemeluk agama yang berbeda satu dengan lainnya. Agama dalam kaitan ini bukan pemicu konflik, karena isu agama itu muncul belakangan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data lapangan. Data yang di peroleh bersumber dari gejala, fenomena dan realitas atau fakta sosial yang di lakukan langsung oleh peneliti dalam situasi apa adanya. Dengan menggunakan pendekatana Teologis yaitu pendekatan ini digunakan untuk melihat sisi persamaan dan perbedaan masing-masing doktrin agama dan pendekatan filosofis yaitu pendekatan ini gunukan untuk memahami ajaran agama lebih kritis dan rasional. Dalam filosofi Hibualamo terdapat lima unsur utama yang saling terkait dan tak dapat dilepas pisahkan satu dengan yang lainnya. Kelima unsur dimaksud adalah sebagai berikut: Pertama, O dora : dapat diartikan dengan (kasih), yakni kasih terhadap sesame manusia (antar individu) maupun antara individu dengan masyarakat. O dora memiliki makna mendalam sebagai dasar (foundation) hubungan saling mengasihi yang kental antar sesame dan juga diri sendiri, Kedua, O hayangi (bahasa Tobelo) dan O sayangi (bahasa Galela) maknanya sama dengan kata saying yang artinya masih dekat pula dengan O dora, akan tetapi O hayangi lebih dekat pada masalah tolong menolong, Ketiga, O baliara dapat diartikan dengan “pelihara” yang mengandung pengertian saling peduli, saling menopang/menunjang, saling melayani, dalam rangka menciptakan suasana kehidupan bersama yang makmur, aman dan damai, Keempat, O adili, artinya keadilan yang didalamnya mengandung makna kesetaraan derajat, harkat dan martabat, keseteraan hak dan kewajiban di depan aturan-aturan normatif yang diakui dan diterima sebagai hukum adat yang sangat dijunjung, dan Kelima, O diai, sama dengan kebenaran dan kejujuran yang erat kaitannya dengan O adili (keadilan). Norma yang diterima, disepakati dan dihargai sebagai “yang benar” merupakan kriteria yang menata kehidupan masyarakat. 
REORIENTASI KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF IBNU MISKAWAIH (TELAAH KRITIS PEMIKIRAN DAN RELEVANSI DI ERA-MODERN) Sya’ban Abdul Karim Karim
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.494

Abstract

Hakikat pendidikan adalah sebagai upaya untuk mengembangkan intlektual dan membangun karakter yang berbasis Qur’ani. Hal ini menunjukkan bahwa, konsep dan metodologi pendidikan Islam tidak pernah berhenti dikembangan agar pendidikan dapat mewujudkan manusia yang berorientasi pada insan kamil yaitu pendidikan dengan berlandaskan nilai-nilai ke-Islaman. Fokus penelitian ini mengeksplorasi pendidikan dalam perspektif Ibn Miskuwaih yaitu salah satu tokoh filsof Muslim yang mencoba merekonstruksi dan menawarkan teori baru khususnya dalam bidang pemikiran pendidikan Islam. Ada beberapa asumsi dasar yang urgen dalam penelitian ini diantaranya, Pertama, Bagaiamana orientasi pendidikan dalam pemikiran Ibn Miskuwaih. Kedua, Kerangka epistemologi dalam merumuskan tujuan dan nilai-nilai pendidikan Islam. Ketiga, Relasi pemikiran dan relevansinya dalam konteks kekinian. Adapun pendekatan penelitian yaitu studi literature untuk menemukan konsep dan nilai-nilai pendidikan dalam perspektif Ibn Miskuwaih kemudian didukung dengan berbagai refrensi, artikel, jurnal, buku dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pendidikan yang dirumuskan Ibn Miskuwaih adalah berfungsi untuk mewujudkan pendidikan yang mengedepankan ahlaqul karimah yang diaktualisasikan dalam pendidikan berlandaskan Islam yang  mewujudkan nilai-nilai kebaikan, syari’at, menegakkan ke-ilahian agar pendidikan mempunyai andil pada orientasi ke-Imanan dan ke-Islaman. Relevansi era kekinian, pendidikan telah mampu mengembangkan segala bentuk aspek dan mampu menanamkan pembelajaran sesuai dengan orientasi yang telah dirancang bersama guna untuk membangun kerangka dan pola pendidikan yang bersifat lemah lembut dengan bercorak asas-asas Islami agar membantu peserta didik dalam memperkenalkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai moral dalam kehidupan khususnya pada pendidikan Islam tersebut.  
TRADISI TEHUNUNA PADA MASYARAKAT NEGRI LUHU PANDANGAN ISLAM Abdullah Silehu
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.566

Abstract

Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemahaman makna Tehuhununa pada masyarakat Negeri Luhu sangatlah baik atau signifikan. Masyarakat negeri Luhu keyakinannya percaya kepada Allah swt, dari sinilah terbentuknya budaya Tehuhununa sebagai pengukapan rasa syukur mereka terhadap Allah swt atas rahmat serta rezeki yang di berikan, serta dengan budaya Tehuhununa masyarakat dapat meningkat ketakwaan mereka, di karenakan tehuhununa ini sebagian tujuannya adalah mempererat rasa ukhuwah islamiyah dan bersedekah kepada sesama yang membutuhkan. Keterikatan hubungan antara budaya tehuhununa dengan nilai-nilai budaya Islam sangat  mendominan. Sebab nilai-nilai budaya islam yang terkandung di dalamnya sangat di maknai  oleh masyarakat negeri Luhu yang melaksanakan budaya ini. Karena pada dasarnya masyarakat negeri Luhu berangggapan nilai aqidah dalam prosesi upacara tehuhununa ini tak menyampingkan diri mereka terhadap sang pencipta. Adapun dari sinilah nilai ahlak . ibadah dan social kemasyarkatn tetap di jaga dan di lestarikan dalam kehidupan mereka. 
PRINSIP ETIKA KOMUNIKASI ISLAM ORANG TUA KEPADA ANAK DALAM MENERAPAKAN NILAI AGAMA DI KECAMATAN SAWIT KABUPATEN BOYOLALI Ahmad Nugroho Nugroho
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.560

Abstract

Kewajiban orang tua dalam keluarga ialah mengajarkan nilai agama islam secara langsung kepada anaknya. Saat ini orang tua penuh tantangan dalam menyampaikan nilai agama  tersebut sebab kesulitan mengajarkan anak perlu adanya etika komunikasi Islam agar penyampaian dapat terjalin dengan efektif dan sesusai yang dinginkan. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan jenisnya adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil data yang diperoleh, qawlan sadida melalui kejujuran membimbing menenemani dan  menujukan bukti kebenaran yang diajarkannya ada didalam alquran. qawlan balighan perkataan  orang tua yang disampaikan itu berbekas pada jiwa  anaknya. Komunikatif seperti menanyakan kabar dan pengalaman dan peduli terhadap kondisi satu sama lain. qawlan maisuran Perkataan yang menyetuh seperti kata-kata baik dilakukan oleh orang tua Ketika Bersama dan sambil cerita dan bermain kepada anaknya. qawlan layyina orang tua berkata lembut serta bertutur kata dengan sopan walaupun kepada anak sendiri berkata dengan penuh kelembutan serta intonasi yang rendah. Kecepatan  mengunakan tempo dan jeda agar anaknya bisa mengikuti. qawlan karima memeberi nasehat sepertiuntuk menginggat Allah dan berbuat baik, maka disini akan terjadi interaksi untuk menasehati .
TELAAH TAFSIR KONTEKSTUAL: RASIONAL EKLEKTIK ALA TAUFIK ADNAN AMAL DAN SYAMSU RIZAL PANGGABEAN Muhammad Sakti Garwan
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.562

Abstract

Pemikiran Islam kontemporer maksudnya adalah pemikiran Islam yang berkembang pada masa modern (abad 19 masehi) hingga sekarang. Ciri khas pemikirannya adalah bersifat agresif yang berkembang dengan metode pemikiran baru dalam menafsirkan Al-Qur’an dan peradaban Islam. Dalam perkembangan pemikiran tafsir kontemporer khususnya di Indonesia telah banyak lahir pemikir-pemikir yang memberikan kontribusi besar dalam bidang ilmu tafsir al-Qur’an, diantaranya adalah Taufik Adnan Amal dan Syamsu Rizal pangabean yang dimana keduanya telah melahirkan satu  karya yang membuka dan menambah khazanah pengkajian tafsir di Indonesia yakni sebuah buku yang berjudul Tafsir Kontekstual al-Qur`an: Sebuah Kerangka Konseptual, yang di dalamnya membahas dan memuat metode-metode baru tentang bagaimana pendekatan dalam memahami tafsir al-Qur’an dengan cara kontekstual dengan prinsip dan juga langkah-langkah penafsirsan al-Qur’an yang lebih luas di kalangan moderenis ini atau di era kontemporer.
Efektivitas pembelajaran Daring Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Ternate Enang Yusuf Nurjaman
Al-Tadabbur Vol 7, No 1 (2021): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v7i1.959

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menggali efektifitas pembelajaran daring pada mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Ternate, yang terdampak dari covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  efektivitas pembelajaran yang dihasilkan selama menggunakan pembelajaran daring,  Informan penelitian dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Data penunjang penelitian diperoleh dari analisis dokumen dan wawancara dengan pihak yang relevan dengan masalah pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektifitas pembelajaran tergolong rendah dilihat dari tingkat pemahaman, sikap dan persepsi mahasiswa. 

Page 1 of 1 | Total Record : 9