cover
Contact Name
Gede Pasek Putra Adnyana Yasa, SST., M.Sn.
Contact Email
pasekputra@std-bali.ac.id
Phone
+6285792402926
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali Kampus STD Bali, Jl. Tukad Batanghari No. 29 Panjer, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Nawala Visual
ISSN : 26849798     EISSN : 26849801     DOI : https://doi.org/10.35886/nawalavisual
Core Subject : Art,
Ruang lingkup artikel dalam Jurnal Nawala Visual meliputi ontology ilmiah, epistemology dan aksioma Desain Komunikasi Visual (DKV), yang meliputi: (a) semiotika visual, (b) ikonografi, (c) ilustrasi, (d) tipografi, (e) ) fotografi, (f) animasi, (g) periklanan, (h) strategi branding, (i) identitas perusahaan, (j) system tanda, (k) logo, (l) media cetak, (m) desain kemasan, (n) kritik film, (o) produksi film pendek, (p) sinematografi, (q) video eksperimental, (r) teknologi terapan terbaru yang terkait dengan DKV, metode pendidikan dalam pengajaran DKV, (t) masalah budaya terkait dengan Desain Komunikasi Visual.
Articles 82 Documents
VISUALISASI BUDAYA ASIA TENGGARA DALAM DESAIN ENVIRONMENT DI FILM ANIMASI “RAYA AND THE LAST DRAGON” Sania Raihan Fadhilah
Jurnal Nawala Visual Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Nawala Visual Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v4i2.433

Abstract

Di era globalisasi ini, adat istiadat terlihat mulai terkikis oleh budaya modern. Banyak masyarakat yang mulai tidak mengenali adat istiadat dari tanah air mereka. Bagusnya, Walt Disney Animation Studio mengeluarkan film animasi berjudul “Raya and the Last Dragon” yang mengadaptasi budaya Asia Tenggara. Negara-negara di Asia Tenggara sendiri memiliki ciri khas fisik, latar belakang, dan budaya yang hampir serupa. Budaya di Asia Tenggara ini dinilai sangat autentik, unik, dan ethnic oleh orang-orang barat. Peneliti tertarik untuk menelaah penggunaan budaya Asia Tenggara pada desain environment di film ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian paradigma kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat unsur budaya dan arsitektur Asia Tenggara di setiap negara yang diceritakan, dapat dilihat dari ciri geografis, ukiran, bentuk bangunan, dan properti. Harapannya, dengan adanya hasil dari penelitian ini dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih mencintai budaya sendiri dan membuat karya yang dapat memperkenalkan Indonesia kepada dunia.
KAJIAN SEMIOTIKA DALAM ANIMASI 3D LET’S EAT Azalia Syaikhah Nahda; Riky Taufik Afif
Jurnal Nawala Visual Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Nawala Visual Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v4i2.434

Abstract

Kajian semiotika merupakan salah satu cara untuk dapat memahami tanda baik secara verbal maupun non-verbal dalam komunikasi. Animasi sebagai salah satu bentuk komunikasi juga menggunakan tanda dalam menyampaikan pesannya. Salah satu animasi pendek keluaran Anamon Studios adalah “Let’s Eat” yang memuat pesan tentang dinamika hubungan dan kasih sayang orang tua terhadap anaknya dalam konteks budaya keluarga imigran China di Amerika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tanda yang digunakan dalam animasi ini untuk menyampaikan pesan yang dimaksud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa adegan yang mengandung pesan dinamika hubungan dan kasih sayang orang tua. Teori semiotika dari Roland Barthes digunakan sebagai kerangka teori dalam menganalisa data dimaksud. Hasil Analisa menunjukkan bahwa dinamika hubungan dan kasih sayang seorang ibu terhadap anak perempuannya dalam konteks sebuah keluarga imigran China di Amerika disimbolkan melalui peristiwa atau adegan yang berkaitan dengan memasak dan makanan. Dapat disimpulkan bahwa animasi ini menggunakan adegan memasak dan makanan sebagai bentuk kasih sayang dan serta pasang surutnya hubungan antara seorang ibu dan anaknya.
REPRESENTASI RASA AMAN PADA VISUAL IKLAN GOPAY JAMINAN SALDO KEMBALI (ANALISA SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE) Benny Muhdaliha
Jurnal Nawala Visual Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Nawala Visual Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v4i2.435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi rasa aman yang ditampilkan pada visual iklan “Gopay jaminan saldo kembali”. Penelitian inimenggunakan paradigm kontruktivisme, pendekatan melalui kualitatif dengan observasi sebagai metode pengumpulan data. Penelitian melakukan analisis tanda yang berhubungan dengan rasa aman menggunakan teori analisa semiotika Charles Sanders Pierce yang berfokus pada tiga elemen utamanya yaitu tanda, objek, dan interpretasi. Berdasarkan hasil penelitian pada iklan Gopay Jaminan Saldo Kembali terdapat beberapa elemen visual yang dapat merepresentasikan rasa aman, seperti visual tameng berlogokan gopay dan dominasi warna biru yang dapat memberi kesan rasa kepercayaan serta keamanan yang sesuai dengan jargon mereka melalui hastag #AmanBersamaGopay.
Kajian Visual Graphic User Interface (Gui) Pada Aplikasi Konseling Online Riliv Dan Bicarakan.Id Anggis Rizky Wiyaringtyas; Irma Damajanti
Jurnal Nawala Visual Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Nawala Visual Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v4i2.437

Abstract

Konseling merupakan sebuah cara yang dilakukan oleh konselor dalam menyelesaikan permasalahan klien dengan tujuan mengurangi dampak buruk yang terjadi. Pada era digital seperti saat ini berbagai kegiatan dapat dilakukan secara online, begitu pula dengan kegiatan konseling, aplikasi konseling online saat ini banyak dirancang untuk mencapai tujuan konseling secara lebih fleksibel dimanapun dan kapanpun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keberhasilan visual graphic user interface (GUI) pada aplikasi Riliv dan Bicarakan.Id. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dari studi literatur dan observasi elemen visual dan prinsip-prinsip desain pada user interface kedua aplikasi tersebut dengan berlandaskan teori Cooper. Dari hasil analisis ditarik kesimpulan bahwa aplikasi konseling online Riliv dan Bicarakan.Id sudah mengikuti prinsip desain user interface, namun perlu lebih diperhatikan lagi pada beberapa elemen, seperti pemilihan warna, layout, pemilihan image pendukung, dan penambahan animasi pada ikon, sehingga visual GUI pada aplikasi Riliv dan Bicarakan.Id dapat dikatakan estetik sesuai dengan teori dari Cooper.
NARASI ILUSTRASI KONTEMPORER : SEBUAH PENDEKATAN EKSPERIMEN Eston Kamelang Mauleti
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Nawala Visual Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i1.430

Abstract

In accordance with one of the elements of the Tri Dharma of Higher Education, Community Service was carried out through Contemporary Illustration Art Education training at PKBM Negeri 26 Bintaro, South Jakarta. The purpose of this training is to provide knowledge and briefing to students about the development of the world of illustration which is currently growing rapidly, especially in Indonesia. The basis of illustration is drawing, in this training students are given teaching and guidance on drawing illustrations through a contemporary illustration approach. The meaning of the word contemporary means "modern" or "current", then translated by a spontaneous experiment through character drawings and narration. Students experiment without being burdened with guilt (proportion or not) to produce narrated contemporary illustrations. The use of marker/felt tip pen materials supports the spontaneity and courage of students in drawing illustrations because the resulting lines are not easily erased and are as they are, like a child who draws spontaneously and happily
STRATEGI BRANDING LAZISWAF UNIDA GONTOR DALAM OPTIMALISASI DIGITAL FUNDRAISING veri setiawan
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Nawala Visual Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i1.450

Abstract

The potential for alms in Indonesia is very large, but this potential has not been fully exploited. One of the challenges is how zakat institutions create innovative strategies for collecting zakat, infaq sadaqah, and waqf in accordance with the current millennial era. In the fields of da'wah, education, social and the benefit of Muslims and received confirmation from the government. The Amil Zakat Institution in Ponorogo that develops digital fundraising is Lazizwaf Gontor. It is interesting to study how the branding strategy in optimizing digital fundraising by the amil zakat institution. The method used in this research is qualitative by using primary and secondary data sources. The data in this study were taken from four informants. Sources of data in this study came from interviews, observations, and documentation and were supported by literature in the form of books, journals, articles, and data related to this problem. Based on the results of the study, it was found that the Laziswaf Unida Gontor branding strategy in optimizing digital fundraising through the website portal and social media, Instagram. Meanwhile, digital fundraising through search engine optimized channels has not been carried out by Laziswaf Unida Gontor. This happens because the number of human resources in the field of collection and digital publication is still minimal. However, an interesting finding from this study is that the research led to findings that Laziswaf's branding strategy went through a planning process in the form of strategies for utilizing digital fundraising channels, such as website, email marketing, social media marketing, in order to collect more optimal zakat, infaq, waqf and sadaqah.. The brand development strategy carried out is to implement worship practices that show the sincerity of the brand standing above all groups. Keywords: Branding; Laziwaf; Digital Fundraising
BRANDING WISATA BERBASIS PEMASARAN DIGITAL DI DESA YEHEMBANG KANGIN, KABUPATEN JEMBRANA Ni Putu Elvian Andreani
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Nawala Visual Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i1.469

Abstract

Yehembang Kangin tourism village is one of the tourism villages based on nature, man-made and religion with the main branding titled "Tri Hita Karana". Problems with promotion and branding concepts that are still immature cause the marketing process of tourist destinations to run slowly. This article presents the formulation of an appropriate digital-based marketing branding strategy as a first step in improving the image of tourism in Yehembang Kangin Tourism Village. The data in the form of interviews about tourism marketing conditions, observation data on field conditions, and visitor review survey data were processed using content analysis methods, gap analysis, and qualitative descriptive analysis. The result is a general strategy to strengthen the "Tri Hita Karana" branding, one of which is by increasing the structuring of the promotion concept and branding concept and improving the quality of the network to various digital platforms to build regional image.
SURVIVALITAS JATHIL LANANG DESA BEDINGIN MELALUI MEDIA FILM DOKUMENTER "FORMAT LAMA" Ilham Taufiqi; Oki Cahyo Nugroho
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Nawala Visual Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i1.507

Abstract

Film merupakan media hiburan tetapi juga memuat nilai-nilai edukatif (pendidikan), kontrol sosial, dan lain sebagainya. Seorang produser film mampu menyampaikan sebuah pesan yang ingin disampaikan kepada khalayak luas. Film dokumenter mendokumentasikan suatu kenyataan atau tidak ada cerita fiktif yang dibuat-buat. Format Lama merupakan film dokumenter pendek yang menceritakan tentang Sejarah, Stigma, dan Eksistensi Jathil Lanang di Desa Bedingin. Jathil Lanang merupakan komponen satu kesatuan dari kesenian tari Reyog. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, “Bagaimana masyarakat desa Bedingin menggambarkan survivalitas Jathil Lanang yang diperlihatkan melalui film “Format Lama”. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan eksistensi Jathil Lanang di desa Bedingin melalui scene yang ada pada film Format Lama. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, karena objek yang diteliti sangat berhubungan dengan komunikasi. Hasil temuan menunjukkan memperlihatkan bahwa dalam upaya menjaga Eksistensi Jathil Lanang di Desa Bedingin dengan berbagai cara yaitu, Regenerasi, Latihan Rutin, Membuat Event, Mengikuti Event. sehingga dengan adanya upaya ini pihak desa Bedingin bisa terus menjaga Eksistensi Jathil Lanang.
ANALISA UNSUR DAN MAKNA VISUAL DARI POSTER LIGHT FROM THE SKY KARYA MONEZ Made Arini Hanindharputri; A.A. Sagung Intan Pradnyanita
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Nawala Visual Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i1.536

Abstract

Jakarta Head in The Clouds 2022 Music and Arts Festival (Jakarta HITC) merupakan event musik internasional di bawah naungan label 88rising, Amerika Serikat. Untuk mempromosikan pagelaran berkelas internasional ini, Jakarta HITC melakukan kolaborasi Ida Bagus Ratu Antoni Putra, atau lebih dikenal dengan nama Monez, seorang ilustrator Bali yang menghasilkan poster promosi bertajuk “Light from The Sky”. Poster ini sangat menarik dari segi ilustrasi yang kemudian dianalisa oleh penulis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan dari Susie Hodge mengenai bagaimana melihat seni. Pendekatan analisis yang dituangkan Susie Hodge menggunakan lima (5) tahapan yaitu tahap intimidate (intimidasi), tahap disconcert (membingungkan), tahap puzzle, tahap instruct (menginstruksikan) dan tahap enlighten (mencerahkan). Hasil penelitian didapat bahwa Dalam melihat suatu karya seni, seorang penikmat seni memerlukan metode kritis untuk tidak hanya melihat dari satu sisi, tapi juga dari berbagai sisi agar mendapat pemahaman yang lebih mendalam dari karya seni tersebut. Desainer/seniman tidak hanya memberikan fokus pada tema acara untuk menghasilkan karya yang unity, tapi juga memberikan makna lain yang dapat menginspirasi target audience yang dituju. Desainer atau seniman juga perlu tetap memberikan ciri khas dalam setiap karyanya sebagai identitas dari seniman tersebut.
PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI DENGAN FOTOGRAFI Nur Shendy Lutfiansyah
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Nawala Visual Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i1.562

Abstract

ABSTRACT Seeing the rapid development of technology and information, nowadays Instagram is the right choice for business people. Instagram itself also has features that are very useful for business people to promote their business with all the conveniences and features available in it. In the study "Utilization of Instagram as a Media Promotion with Photography" it was found that promotion with photography has provided many benefits, one of which is to attract the attention of consumers or potential customers. By displaying good quality product images or videos, it will attract potential customers. This research method uses a qualitative research method which describes data based on facts and accurate literary sources. This research reveals that Instagram is a social media platform that is very easy to use for promotion, especially through the Instagram Sponsor Ads feature. The goal is to reach consumer interest and make consumers more interested in our products. ABSTRAK Melihat perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat, pada zaman sekarang ini instagram menjadi pilihan yang tepat untuk para pelaku bisnis. Instagram sendiri pun mempunyai fitur yang sangat berguna bagi pelaku bisnis untuk mempromosikan bisnisnya dengan segala kemudahan dan fitur yang tersedia di dalamnya. Dalam penelitian "pemanfaatan Instagram Sebagai Media Promosi Dengan Fotografi" ini ditemukan bahwa promosi dengan fotografi telah memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah untuk menarik perhatian konsumen atau calon konsumen. Dengan menampilkan gambar atau video produk yang berkualitas bagus maka akan menarik calon konsumen. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang memaparkan data-data berdasarkan fakta dan sumber Pustaka yang akurat. Penelitian ini mengungkapkan jika instagram merupakan platform media sosial yang sangat mudah digunakan untuk promosi terutama melalui fitur Instagram Sponsor Ads. Tujuannya adalah untuk menjangkau minat konsumen dan membuat konsumen lebih tertarik dengan produk kita.