cover
Contact Name
Zainal Abidin
Contact Email
zainal.abidin@fisip.unsika.ac.id
Phone
+6282117345670
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Perum. Pemda Sukaharja Blok G2 No. 1. Rt.01/Rw.09. Desa Sukaharja. Kecamatan Telukjambe Timur
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Politikom Indonesiana
ISSN : -     EISSN : 25282069     DOI : https://doi.org/10.35706
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Politikom Indonesiana, adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang. Jurnal ini berisi tentang kajian-kajian Ilmu Pemerintahan, Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi. Melalui kerjasama UNSIKA dan UNPAD, maka jurnal Politikom Indonesiana diharapkan menjadi jurnal Nasional dan akan diterbitkan dua kali dalam satu tahun.
Articles 240 Documents
Respon Krisis IRT Mengenai Pemberitaan Kelangkaan Minyak Goreng Eshauqi Fitrayatra; NQ Ratna Suminar Sari; Panjibrata Burhan; Herlina` Agustin
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i1.6711

Abstract

Kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Indonesia telah berdampak secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang menjadikan minyak goreng sebagai kebutuhan sehari-hari. Krisis ini kemudian menimbulkan berbagai tanggapan dan memunculkan banyak pemberitaan di media, salah satunya pemberitaan mengenai pernyataan Ibu Megawati Soekarnoputri yang merupakan mantan Presiden RI mengenai kelangkaan minyak goreng yang sempat menyinggung respon ibu-ibu. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan kajian literatur. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah dua orang ibu rumah tangga dengan latar belakang pendidikan yang berbeda. Analisis data penelitian ini lakukan melalui tiga tahap analisis data, yaitu: tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa, narasumber beranggapan bahwa pernyataan Megawati tersebut memberikan dampak positif dan negatif bagi ibu rumah tangga, namun mayoritas memberikan anggapan negatif terhadap pernyataan Megawati tersebut. Strategi respons krisis dibutuhkan sebagai bentuk manajemen krisis yang dapat dilakukan oleh individu untuk menanggulangi krisis dari pemberitaan media dengan terjun langsung memeriksa kebenaran berita di lapangan, menyeleksi dampak positif dan negatif dari pemberitaan di media, hingga penemuan solusi untuk mengurangi dampak negatif krisis bagi narasumber. Kata Kunci: ibu rumah tangga, manajemen krisis, krisis
Transition Policy of The Changes of The Bone Regional Government in The Pandemic on Public Service Andi Amytia Resty Dwiyanti
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v6i2.6733

Abstract

The Covid-19 that hit Indonesia, especially in the Bone regency, has provided a new order in bureaucracy and changes in work patterns. This condition faced by the government to make changes to the new normal. This study uses qualitative descriptive methods, with library research.The results of this study found that there are two dimensions of government change. Changes in the bureaucratic institutions and the dimensions of the work system. In the dimension of bureaucratic institutional change,over normal disruption occurs, in this caserequires organizations to make to new normal changes. Where the bureaucracy in providing public services, especially at the population and civil registry office of Bone regency, still prioritizes health protocols. Meanwhile in the dimension of work system, there are two choices, working at home and continuing to work in the officeand following the health protocols. In Covid-19, there are many electronic-based public service innovation, so it is necessary to strengthen quality and innovative of human resources.The implications of this research is the success of government change strongly influenced by leadership factors. Leaders who have personality, visionary, and the sense of power are able to face changes or in this case government in Bone Regency. Keywords: Covid 19, Transition Policy, Public Service, Bone Regency
Organizational Culture Towards Culture of Excellence Manolito San Jose
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i1.6751

Abstract

This study examined the organizational culture of the College of Education of Polytechnic University of the Philippines. An institution's organizational culture determines the faculty members' attitudes, values, characters, goals, and aspirations. It identifies their nature and how they act or perform their duties and responsibilities no matter what their position is. Adopting a positive culture in an institution produced a positive outcome, promoting success in the organization. Loyalty to the organization is one of the greatest assets of the faculty members working in the College. Unity amidst the diversity exists in the College of Education that makes the organization continue to succeed and strive for excellence.    According to Edgar Schein (1985), "organizations do not adopt a culture in a single day. Instead, it is formed in due course of time as the employees go through various changes, adapt to the external environment, and solve problems. The researcher used Qualitative Descriptive Design as a comprehensive summarization of specific events and phenomena experienced by individuals or groups of individuals using interview methods both online and offline platforms.  Keywords: Organizational Culture, Beliefs, Values, Character, Service, Loyalty, and Excellence.
Menimbang Perilaku Elit di Masa Pandemi Covid-19 Perspektif Etika Pemerintahan Sopyan Resmana Adiarsa; Rachmat Ramdani
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i1.6774

Abstract

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Nasional untuk menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Namun demikian, upaya tersebut pada implementasinya tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini dipengaruhi salah satunya oleh perilaku para elit penyelenggara negara yang justru kontraproduktif dengan upaya-upaya yang diusahakan oleh pemerintah. Tulisan ini menganalisis perilaku elit politik dan pemerintahan di masa pandemi Covid-19 dari perspektif etika pemerintahan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi literatur. Data dan informasi dikumpulkan dari sumber-sumber sekunder berupa buku, jurnal, laporan kebijakan, berita online, peraturan perundang-undangan. Teknik analisis data menggunakan model Mills dan Huberman (1992) yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan/ Verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa sikap dan perilaku elit politik dan pemerintahan yang kurang menunjukkan keteladanan dan kurang berkesesuaian dengan prinsip-prinsip dari etika pemerintahan seperti keindahan, persamaan, kebaikan, keadilan, kebebasan dan kebenaran di masa pandemi Covid-19 telah ikut menyebabkan kurang berhasilnya implementasi kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia.  Perilaku para elit politik dan pemerintahan di masa pandemi yang cenderung kurang menunjukkan penerapan prinsip-prinsip etika pemerintahan yang baik telah mendorong masyarakat untuk mengabaikan anjuran dan aturan-aturan penanganan pandemi covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah. Kata kunci: Elit; Perilaku Elit; Etika Pemerintahan; Kebijakan Publik; Pandemi Covid-19.
Fan Culture dan Perkembangan Kreativitas Remaja KPopers Risma Eva Dinar; Zainal Abidin; Maulana Rifai
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i1.6863

Abstract

Hadirnya Korean wave yang didukung dengan kecanggihan teknologi, membuat para remaja terpengaruh dengan budaya-budaya luar salah satunya budaya Korea. Dengan internet dan media sosial, memudahkan remaja penggemar K-Pop untuk mencari dan menyebarkan informasi mengenai idola mereka. Bahkan mereka mampu membuat komunitas di media sosial seperti di Instagram. Instagram menjadi wadah bagi Kpopers untuk membentuk komunitas berdasarkan fandom mereka masing-masing. ReVeluv Medan salah satu komunitas yang ada di Instagram merupakan fandom girlband Red Velvet yang ada di Medan dan menjadi subjek penelitian ini. Penelitian ini bermaksud mencari tahu dan mengeksplorasi bagaimana fan culture dalam komunitas virtual @reveluv_medan dan perkembangan kreativitas remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi virtual. Menggunakan teori konvergensi simbolik dan teori participatory culture. Hasil dari penelitian yaitu Fan culture atau budaya penggemar terbentuk karena adanya pertukaran informasi antaranggota dan membangun sebuah realitas yang diyakini bersama. Artefak budaya atau manifestasi nilai dalam komunitas ReVeluv Medan berupa teks, foto dan video. Kreativitas remaja terbentuk karena remaja dalam ReVeluv Medan dapat menjadi produsen dan sekaligus konsumen budaya yang mereka produksi. Kata Kunci: Teori Konvergensi Simbolik, Participatory Culture, Etnografi Virtual, Transformasi Perilaku
Konstruksi Makna Scooterist: Studi Fenomenologi Konstruksi Makna Scooterist di Bekasi Bagus Wicaksono; Siti Nursanti; Oky Oxcygentri
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i2.6858

Abstract

Scooterist merupakan istilah untuk para penggemar motor jenis scooter, yang umumnya merupakan produksi perusahaan Piaggio yaitu vespa. Lahirnya komunitas ini lebih banyak didasari karena rasa persamaan penggunaan merk motor tertentu. Kota Bekasi menjadi salah satu kota yang memiliki banyak scooterist, para scooterist di Bekasi tersebut sering terlihat mengadakan kegiatan bermotor santai (riding) di tengah-tengah aktivitas kegiatan masyarakat yang mengakibatkan timbulnya stigma yang negatif bagi masyarakat tertentu. Peneliti ingin meneliti lebih dalam lagi mengenai bagaimana konstruksi makna scooterist, yang dimana terdapat makna diri yang ingin dikomunikasikan oleh seorang scooterist terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori Fenomenologi Alferd Shutz mengenai motif Karena (because motive) dan motif Untuk (in order to motive), Teori Kontruksi sosial atas realitas, dan Teori interaksi simbolik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna diri scooterist terbagi menjadi tiga jenis, yaitu makna gaya hidup dan jati diri, makna citra diri, dan makna persaudaraan dan solidaritas. Motif diri scooterist berdasarkan teori fenomenologi Alfred Shutz sebagai motif karena (because motive) atau merupakan motif latar belakang yang terdiri dari motif keunikan, lingkungan, dan solidaritas. Serta motif untuk (in order to motive) atau merupakan motif masa depan yang terdiri dari kemudahan, investasi, kenangan, nilai dan histori. Kata Kunci: Makna Scooterist, Scooterist Bekasi, Fenomenologi Scooterist.
Konstruksi Mahasiswa Unesa Mengenai Perayaan Ulang Tahun Puan di Tengah Demonstrasi BBM Mochamad Taufiqurrachman
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i2.7209

Abstract

Tidak menghiraukan suara rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) justru merayakan ulang tahun Puan Maharani di tengah demonstrasi massa atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Gedung DPR. Kejadian tersebut membuat DPR dianggap sedang meremehkan keadaan masyarakat yang tengah sengsara akibat kenaikan harga BBM. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pemaknaan mahasiswa Unesa sebagai insan terpelajar mengenai perayaan ulang tahun Puan Maharani ditengah demonstrasi kenaikan harga BBM. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori konstruksi sosial oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Konstruksi sosial merupakan proses pemaknaan yang dilakukan oleh seseorang pada lingkungan dan aspek di luar dirinya. Peneliti mengumpulkan data dengan wawancara dan observasi pada mahasiswa Unesa. Hipotesis awal peneliti ialah bahwa mahasiswa Unesa memaknai perayaan ulang tahun Puan Maharani di tengah demonstrasi kenaikan harga BBM sebagai tindakan DPR yang tidak bijak karena seharusnya DPR mementingkan kepentingan rakyat terlebih dahulu daripada kepentingan pribadi. Kata Kunci: Konstruksi Sosial, Perayaan Ulang Tahun, Puan Maharani, Demonstrasi, Bahan Bakar Minyak
Pelanggaran pada Kampanye Tahun 2020 di Surabaya Nevi Dwi Kirana
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i2.7221

Abstract

Artikel ini berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana keadaan kampanye yang dilaksanakan ditengah-tengah pandemic covid-19 di Kota Surabaya. Dalam artikel ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dan dalam mencari data, penulis menggunakan teknik studi literatur. Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu data-data yang berasal dari buku-buku, tesis, skripsi, jurnal, ataupun berita yang berada di internet. Hasil dari penelitian ini adalah adanya beberapa paslon di beberapa daerah yang telah melanggar protocol Kesehatan dalam melaksanakan kegiatan kampanye. Jika ada pihak yang bersangkutan melanggar aturan yang telah dibuat, maka akan segera ditindak lanjut oleh Bawaslu.    Abstract This article is based on the results of research that aims to determine the state of the campaign carried out in the midst of the Covid-19 pandemic in the city of Surabaya. In this article, the authors use descriptive qualitative methods and in searching for data, the authors use literature study techniques. The data used is secondary data, namely data from books, theses, theses, journals, or news on the internet. The results of this study were that there were several candidate pairs in several areas who had violated the Health protocol in carrying out campaign activities. If any of the parties concerned violates the rules that have been made, Bawaslu will immediately follow up. Kata Kunci: Pilkada, Kampanye, Pelanggaran Protokol Kesehatan
Rasionalitas Masyarakat Penerima Politik Uang di Kota Surabaya Ersa Alfarizi; Agus Fauzi
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i2.7229

Abstract

Abstrak Politik uang menjadi salah satu fenomena yang selalu terjadi di Indonesia menjelang pemilu. Target tim sukses adalah masyarakat miskin, karena masyarakat miskin terbuka akan politik uang. Masyarakat miskin menyepelekan masalah politik uang, padahal hal tersebut dapat menjadi masalah besar dikemudian hari. Terdapat banyak faktor pendorong masyarakat mau menerima uang dari tim sukses. Oleh karena itu tujuan peneliti adalah mengetahui bagaimana rasionalitas masyarakat miskin menerima politik uang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan analisis teori Rasionalitas dari Max Weber. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa kategori dalam teori rasionalitas, yaitu tindakan rasional tradisional, tindakan rasional nilai, tindakan rasional intrumental dan afeksi. Tindakan rasional tradisional yang ditemukan adalah masalah politik uang ini sering terjadi menjelang pemilihan umum. Selain itu juga ditemukan tindakan rasionalitas nilai, masyarakat menganggap hal itu adalah wajar, karena tidak boleh menolak rejeki. Kata kunci: Rasionalitas, Masyarakat, Politik Uang
Pekanbaru Mayoral Election 2024: Critical Discourse Analysis Review Syed Agung Afandi; Rizki Erdayani; Muslim Afandi; Nail Hidaya Afandi
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v7i2.7574

Abstract

This study was motivated by the widespread coverage of the nomination for Mayor of Pekanbaru in 2024 by Riau's local media. This study's objective is to examine the alignments of GoRiau.com in shaping the reputation of political actors in the Pekanbaru Mayoral election for the years 2024 to 2029. This study employs the Fairclough model's text analysis, discourse practice, and sociocultural practice approaches. This research's fundamental technique is tapping, with the method of analyzing social change models. According to the results of this study, GoRiau.com is aligned with Agung Nugroho. In addition to being among the names that dominate the number of reports, he also benefits from the media's political narrative. Agung Nugroho's news history is dominated by political issues, and the content produced has generally resulted in favorable public opinion. Several conditions affect the neutrality of the mass media, including the Democratic Party's two-period political dominance in Pekanbaru City, Agung Nugroho's success in obtaining the most votes in Pekanbaru City during the 2019 Riau Legislative Election, and Agung Nugroho's strategic position as Deputy Chair of the Riau Legislative Institution, in addition to being the chairman of the Riau Democratic Party. This mass media alignment will benefit Agung Nugroho in the upcoming 2024 Pekanbaru mayoral election, as one of the largest media outlets in Riau. Keywords: Election, Pekanbaru, Critical Discourse Analysis