cover
Contact Name
Selvi Qomariah
Contact Email
selviadp09@gmail.com
Phone
+6282231230066
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan
ISSN : 19793340     EISSN : 26857987     DOI : https://doi.org/10.36089/job
Core Subject : Health, Science,
JURNAL ILMIAH OBSGIN is a national midwifery journal which publishes scientific works for midwives, academic people and practitioners. Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 942 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS 1-7 HARI TENTANG TANDA BAHAYA PADA BAYI BARU LAHIR DI TPMB ERNIH TAHUN 2023 Erwandayanih, Ernih; Siregar, Rohani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1873

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi masalah serius di Indonesia. AKB di Indonesia pada tahun 2022 sebanyak 18,6% /1.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian pada bayi diantaranya yaitu BBLR (29,21%), Asfiksia (27,44%), dan Infeksi sebanyak (5,4%). Kematian bayi baru lahir dapat dicegah dengan deteksi dini pada bayi yang beresiko. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik responden berdasarkan pendidikan, umur, sumber informasi, pekerjaan dan pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya pada bayi baru lahir. Metode penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi seluruh ibu nifas 1-7 hari yang datang ke TPMB Ernih Tahun 2023. Sampel total sampling sebanyak 80 responden. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian pendidikan Pvalue =0,000, usia Pvalue= 0,000, pekerjaan Pvalue =0,043, sumber informasi nilai P= 0,602 Saran: Tenaga Kesehatan hendaknya memberikan informasi dan edukasi pada ibu nifas tentang tanda bahaya pada bayi baru lahir, untuk mencegah terjadinya kematian dan kesakitan pada bayi baru lahir.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN, PENGETAHUAN, SIKAP, PERSEPSI, DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MENGKONSUMSI OBAT PADA PASIEN PROLANIS DIABETES MELITUS TIPE 2 Yunita, Melva; Kusumastuti, Istiana; Nina, Nina
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1875

Abstract

Diabetes tercatat sebagai salah satu penyebab kematian dini di seluruh dunia, selain juga menjadi penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Salah satu aspek terpenting peserta prolanis diabetes melitus tipe 2 untuk berkunjung ke Faskes Tingkat Pertama dan kepatuhan dalam penanganan terapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung antara promosi kesehatan, pengetahuan, sikap, persepsi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan mengkonsumsi obat pada pasien prolanis diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kelurahan Kayu Putih Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian Survey Analitik. Hasil penelitian ditemukan ada pengaruh Promosi Kesehatan kepada Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Pengetahuan terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Sikap terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Persepsi terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat sebesar 83,2% dan pengaruh tidak langsung 0.000% serta signifikan pada alpha 5%, ada pengaruh Persepsi terhadap Perilaku kepatuhan mengkonsumsi obat signifikan pada alpha 5%. Diharapkan adanya upaya dari pihak pemerintah atau pihak terkait tentang pentingnya partisipasi dan dukungan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan pasien diabetes mellitus dalam mengkonsumsi obat.
Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Putri, Lioni Amelianti; Simanjuntak, Herlina
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1877

Abstract

Emesis gravidarum is discomfort experienced by pregnant women in the first trimester and is considered normal by most people. Emesis gravidarum that does not receive appropriate treatment will lead to other complications such as hyperemesis gravidarum. Currently, non-pharmacological treatment options are in great demand among Indonesian people, especially pregnant women because of the minimal side effects, affordable prices and easy to obtain, one of which is aromatherapy which has been proven to reduce nausea and vomiting in first trimester pregnant women. The aim of this study was to determine the effect of giving lavender aromatherapy on emesis gravidarum in first trimester pregnant women. The type of research used is quasy experiment with a one group pretest-posttest design. Sampling in this study used the purposive sampling technique with a total sample of 38 respondents at TPMB M in the period October-December 2023 and data collection used the PUQE-24 questionnaire. The analysis method uses the paired sample test. The results of the univariate study showed that the difference in scores before and after the intervention was 4.11. And the bivariate results using the paired sample test show a p-value of 0.000<0.005, so there is an effect of giving lavender aromatherapy on emesis gravidarum in first trimester pregnant women at TPMB M Bogor Regency in 2023. The conclusion is that there is a decrease in the frequency and average score of emesis gravidarum after giving lavender aromatherapy to pregnant women in the first trimester. It is hoped that pregnant women in the first trimester can apply lavender aromatherapy as an alternative non-pharmacological therapy to treat emesis gravidarum.
Status Gizi Balita diPosyandu Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2023 Wardah, Wardah; Musmundiroh, Musmundiroh
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1882

Abstract

Salah satu usaha untuk turunkan masalah gizi buruk adalah dengan Gerakan Restu Ibu (Gerakan Terpadu Tuntas Gizi Buruk). Penimbangan berat badan anak diPosyandu wajib diprioritaskan khususnya lokasi Posyandu yang rentang kekurangan gizi. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi pada balita. Penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang ada di Posyandu Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Metode pengumpulan sampel menggunakan Accidental sampling yaitu responden yang kebetulan ada atau tersedia ditempat penelitian sebanyak 65 orang. Instrument pengumpulan data dengan data primer, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan (P = 0,000), pengetahuan (P = 0,000), Riwayat pemberian ASI Eksklusif (P = 0,000) memiliki hubungan bermakna dengan status gizi balita. Sedangkan variabel jenis kelamin (P = 1.000) tidak memiliki hubungan bermakna dengan status gizi balita. Diharapkan bagi ibu yang mempunyai balita perlu meningkatkan pengetahuan orang tua khususnya ibu dalam penyusunan menu balita agar asupan gizinya tepat dan status gizinya meningkat dengan cara mengikuti penyuluhan-penyuluhan dan kegiatan kelas balita yang diadakan di posyandu.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU MERPATI 1 DESA MEKAR JAYA KECAMATAN KEDUNGWARINGIN TAHUN 2023 Fadilah, Anita; Siregar, Rohani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1884

Abstract

Kunjungan balita ke Posyandu yang paling baik adalah rutin setiap bulan atau 12 kali per tahun. Balita (12-59 bulan) yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya yaitu balita yang ditimbang sedikitnya 8 kali dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun. Penimbangan berat badan anak setiap bulan untuk mengetahui status gizi anak merupakan salah satu kegiatan rutin di Posyandu. Desain penelitian ini adalah jenis penelitan kuantitatif, menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 85 responden dengan jumlah sampel 85 ibu yang memiliki balita. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner.Hasil dari penelitian yang menunjukan variabel yang berhubungan dengan kunjungan balita ke posyandu yaitu Pengetahuan p value = 0,006 Nilai OR=5,235, Pekerjaan p value = 0,011 Nilai OR=3,677, Tenaga Kesehatan p value = 0,006 Nilai OR=3,957 dan yang tidak berhubungan yaitu Pendidikan dengan p value = 0,517. Disarankan bagi masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita agar lebih teratur lagi dalam membawa balitanya ke posyandu.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN (FLOUR ALBUS) DI SMPN 1 SUKAWANGI KABUPATEN BEKASI TAHUN 2023 Mulyanti, Sri; Musmundiroh, Musmundiroh
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1887

Abstract

Remaja yang mengalami keputihan ini banyak yang belum mengetahui tentang masalah keputihan. Masalah rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi menjadi urutan yang pertama. Keputihan sering dianggap sebagai hal yang umum dan sepele bagi wanita apalagi remaja. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan remaja tentang keputihan (fluor albus) pada siswi kelas IX . Penelitian ini adalah survey observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas IX SMPN 1 Sukawangi, dengan total sampel, sebanyak 137 orang. Instrument pengumpulan data dengan data primer, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sumber informasi (P = 0,000) dan pendidikan ibu (P = 0,000) memiliki hubungan bermakna dengan pengetahuan remaja tentang keputihan (fluor albus) pada siswi kelas IX. Terdapat hubungan bermakna antara sumber informasi dan pendidikan ibu pengetahuan, pekerjaan, paritas, umur dan dukungan keluarga dengan pengetahuan remaja tentang keputihan (fluor albus) pada siswi kelas IX. Disarankan pada pihak sekolah untuk memberikan informasi kepada siswi melalui mata pelajaran biologi mengenai kesehatan reproduksi khususnya tentang keputihan dan meningkatkan peran guru dalam upaya pencegahan keputihan meliputi hygiene genitalis
hubungan peningkatan berat badan dengan penggunaan alat kontrasepsi suntik DMPA di tpmb bidan Imah tahun 2023 Imah, Imah; Siregar, Rohani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1888

Abstract

DMPA contraception is an injectable contraceptive containing only progestin, namely Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA), which contains 150 mg of DMPA, which is given every three months by intramuscular injection in the area of the gluteus maximus or deltoideus. The design of this study is quantitative research, using Cross Sectional method. The population in this study was 115 respondents with a sample of 89 respondents. The sampling technique uses purposive sampling technique. Research instruments using questionnaires and analysis using univariate analysis and bivariate analysis. The results of the study showed variables related to weight gain, namely Age p value = 0.000 OR value = 91.125, Parity p value = 0.003 OR value = 5.147, Contraceptive Use Period p value = 0.000 OR value = 9.750 and unrelated activity pattern with p value = 0.662. . The conclusion of the researchers is that there is a relationship between age, parity and length of time of contraceptive use with an increase in body weight of DMPA contraceptive users, while for activity patterns there is no relationship with an increase in body weight of DMPA contraceptive users. It is recommended for the public, especially DMPA contraceptive acceptors, to know the side effects of using DMPA contraceptives on weight gain, and for midwives to provide clear counseling to birth control acceptors about contraceptives and their side effects on weight gain
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada siswi di SMKN 3 Cikarang Barat Yulianti, Nugita Medya; Sugiharti, Rosi Kurnia
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1889

Abstract

Dismenore adalah nyeri perut bagian bawah yang dialami ketika sedang menstruasi. Dismenore tidak berbahaya tetapi dapat mengganggu dan menghambat remaja dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan dapat menurunkan produktvitas remaja. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Cikarang Barat yang bertujuan untuk mengetahui fakto-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada siswi di SMKN 3 Cikarang Barat tahun 2023. Penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional . Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling . Instrumen yang digunakan adalah kuisioner berupa G-form, analisis data yang digunakan adalah univariat dengan perhitungan distribusi frekuensi variabel dan analisa bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan p <0,005. Hasil Penelitian menunjukkan analisis univariat diperoleh 49 (46,7%) siswi yang mengalami dismenore, sebanyak 61 (58,1%) siswi yang usia mensarche <12 tahun, Berdasarkan lama menstruasi sebanyak 84 (80,0%) siswi yang lama menstruasinya < 7,15 (14,3%) siswi yang mempunyai riwayat menstruasi, 84 (80,0%) siswi yang status gizinya normal, hasil analisis bivariat diperoleh usia menarche ( p = 0,00), lama menstruasi ( p = 0,005) , riwayat mesntruasi ( p = 0,005), status gizi ( p= 0,005) yang artinya ada hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Kesimpulan penelitian ini adalah dari keempat variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dismenore pada siswi di SMKN 3 Cikarang Barat. Dengan adanya hubungan dari keempat variabel ini maka pihak sekolah dan tenaga kesehatan mampu melakukan penyediaan informasi serta memberikan edukasi mengenai apa saja yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada para siswi.
HUBUNGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 SUKATANI KABUPATEN BEKASI TAHUN 2023 NURPADILAH, EVI; Fatdo Wardani, Ika Kania
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1890

Abstract

Kejadian FAM pada remaja dapat dideteksi secara dini dengan cara yang mudah dan murah melalui pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI. Edukasi untuk mensosialisasikan SADARI pada remaja perlu dilakukan menggunakan berbagai metode diantaranya berupa ceramah, roleplay atau media video. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada Remaja putri. Penelitian ini adalah survey analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas XII di SMAN 1 Sukatani sebanyak 208 orang. Instrument pengumpulan data dengan data primer, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (P = 0,290), sumber informasi (p = 0,627 ) dukungan keluarga (P = 0,734) tidak memiliki hubungan bermakna, dengan SADARI.. Tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan, sumber informasi dan dukungan keluarga dengan SADARI. Adapun variabel yang berhubungan dengan SADARI yaitu sikap dengan nilai (p = 0,040 ) dengan nilai Odds Ratio (OR) 3,980. Diharapkan pengetahuan dengan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada remaja dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendekatan secara intesif pada remaja. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai pembuka wawasan yang lebih luas mengenai ilmu kebidanan dan khususnya dalam bidang kesehatan reproduksi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP PENULARAN HIV DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN ROMI SERANG BARU KABUPATEN BEKASI TAHUN 2023 Romiatun, Romiatun; Musmundiroh, Musmundiroh
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1891

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah jenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS (Acquired immonodeficiency syndrom) merupakan stadium paling akhir dalam perjalanan penyakit ini. HIV menyerang sel darah putih yang ada ditubuh manusia kemudian melemahkan sistem kekebalan tubuh. Di Jawa Barat pada bulan Oktober tahun 2022 angkas kasus HIV sebanyak 57.914 dan AIDS sebanyak 12.353. Pengetahuan ibu hamil akan HIV akan sangat mempengaruhi perilaku ibu tersebut, baik untuk pencegahan pada saat ibu hamil tersebut dinyatakan negative HIV maupun pada saat ibu dinyatakan positif HIV. Pengetahuan ibu hamil terhadap HIV akan mempengaruhi kesehahteraan ibu dan janinnya baik secara fisik maupun psikologis. Adapun tujuan umumnya ntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap penularan HIV di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Romi Serang Baru Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Jenis penelitian ini yaitu studi deskriptif analitik, Desain yang digunakan cross sectional. Dimana variabel independent (pendidikan, usia, pekerjaan, sumber informasi) sedangkan variabel dependent (pengrtahuan ibu hamil terhadap penularan HIV). Populasi berjumlah 125 ibu hamil yang melakukan ANC di TPMB Romi peirode bulan Juli-November 2023. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin didapat 55 sampel dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Data dianalsis dengan menggunaka uji chi-square. Hasil penelitian bahwa variabel yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil terhadap penularan HIV di Tempat praktik Mandiri Bidan Romi Serang Baru Kabupaten Bekasi Tahun 2023 adalah pendidikan (p=0.027), usia (p=0.003), pekerjaan (p=0.001), dan sumber informasi (p=0.022). Dari 4 variabel tersebut, semua variabel saling berhubungan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan pendidikan, usia, pekerjaan, dan sumber informasi dengan pengetahuan ibu hamil terhadap penularan HIV Di Tempat Praktik Mandiri Bidan Romi Serang Baru Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Disarankan pada ibu hamil melakukan pemeriksaan HIV ke fasilitas kesehatan terdekat dan mencari informasi terkait penularan HIV ke fasilitas kesehatan terdekat.