Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2020)"
:
16 Documents
clear
ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MENGHAMBAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU RUMAH TANGGA
Anjar Astuti;
Erna Widiastuti;
Komariyah Komariyah;
Aulia Fatmayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.84
Salah satu faktor yang berperan dalam tingginya AKB di Indonesia adalah gizi buruk dan diare. Hal tersebut dapat diatasi dengan pemberian ASI pada bayi secara eksklusif. Di Indonesia dari 96% perempuan yang menyusui bayinya hanya 29,5% yang menyusui secara eksklusif. Di Jawa Tengah tahun 2016 cakupan pemberian ASI eksklusif hanya sekitar 42,7%, masih dibawah target Propenas sebesar 80%. Hasil penelitian Bahryah (2017) dari 115 sampel ibu rumah tangga hanya 52 (32,4%) yang menyusui secara eksklusif. Padahal ibu rumah tangga tidak ada keterikatan waktu kerja seperti ibu yang bekerja diluar rumah sehingga mempunyai banyak waktu luang untuk menyusui bayinya secara eksklusif. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktor-faktor yang menghambat pemberian ASI eksklusif pada ibu rumah tangga. Metode Penelitian: penelitian ini merupakan kuantitatif observasional analitik, pendekatan retrospektif. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 63 ibu rumah tangga yang menyusui dengan usia anak 6-24 bulan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan chi-square. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil Penelitian: pada variabel dukungan tempat pelayanan kesehatan, masalah laktasi, dukungan keluarga, pengetahuan dan promosi susu formula mempunyai nilai p < 0.05. Kesimpulan: Ada hubungan secara signifikan antara dukungan tempat pelayanan kesehatan, masalah laktasi, dukungan keluarga, pengetahuan dan promosi susu formula ibu tentang ASI Eksklusif dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu rumah tangga. Peneliti menyarankan kepada ibu rumah tangga untuk memperhatikan factor factor apasaja yang dapat menghambat pemberian ASI Eksklusif, sehingga ibu umah tangga dapat berhasil dalam memberikan ASI secara Eksklusif.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP WAKTU PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOJA
Arum Purnamasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.91
Angka Kematian bayi dapat ditekan dengan pemberian ASI secara dini. Ibu nifas terutama primipara seringkali ASInya hanya keluar sedikit sampai hari ke-3 setelah melahirkan. Hal ini membuat ibu cemas dan takut anaknya tidak cukup ASI. Kelancaran kolostrum dapat distimulasi salah satu caranya adalah dengan pijat oksitosin. Studi pendahuluan menyebutkan 2 ibu mengatakan 2 hari setelah melahirkan ASI nya baru keluar, 2 ibu mengatakan ASI keluar pada hari ke-3 dan 1 ibu mengatakan ASI keluar pada hari ke-4 sehingga bayinya diberikan susu formula. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post partum. Penelitian menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan jenis Post test only with control group design. Populasi penelitian yaitu semua ibu nifas primipara 2 jam post partum. Sampel diambil dengan Axcidental Sampling. Analisis data yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan mann whitney. Hasil penelitian waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post partum yang tidak dilakukan pijat oksitosin adalah > 1,5 hari, yang dilakukan pijat oksitosin < 1,5 hari. Kesimpulannya ada pengaruh pijat oksitosin terhadap waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post pertum. Saran penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu post partum agar melakukan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS DENGAN PERILAKU KUNJUNGAN NIFAS DI PUSKESMAS KALIWUNGU
Nur Sri Atik;
Nanchy Y R L Wandal
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.92
Masalah tingginya AKI (Angka Kematian Ibu) masih belum teratasi dengan baik karena AKI pada tahun 2018 masih tinggi yaitu 305/100.000 kelahiran hidup dan terbanyak adalah pada ibu nifas. Untuk mengatasi AKI pada masa nifas salah satunya dengan melakukan kunjungan nifas. Dari tahun 2015-2016 cakupan kunjungan nifas mengalami penurunan 2,23% dan perilaku kunjungan nifas di Puskesmas Kaliwungu termasuk rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah pengetahuan.Hasil study pendahuluan bulan Oktober 2018 dari buku register kunjungan nifas dan partus, diketahui 30 orang ibu bersalin tersebut yang melakukan kunjungan nifas di Puskesmas Kaliwungu sebanyak 60% dan 40 % tidak melakukan kunjungan nifas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu Nifas dengan perilaku kunjungan nifas.Rancangan penelitian ini adalah non-eksperimental dengan survei analitik, Jenis penelitian adalah kohort. Teknik sampling yaitu total sampling. Sampel penelitian adalah ibu nifas melakukan kunjungan nifas bulan Juni-Juli 2019. Analisa data menggunakan uji statistic Spearmen Rank. Hasil penelitian didapatkan berpengetahuan baik (61,3%) dan berperilaku sesuai kebijakan pemerintah (71%). Hasil uji statistic Spearmen Rank menunjukkan nilai pearson correlation +. Kesimpulan: ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu nifas dengan perilaku kunjungan nifas. Saran untuk ibu nifas diharapkan dapat meningkatkan akses informasi seputar kesehatan tentang masa nifas agar perilaku kunjungan nifas meningkat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRESTASI BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR DAN SOFTSKILL MELALUI IMPLEMENTASI INOVASI PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN DALAM MATA KULIAH PENGANTAR ASUHAN KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN PANTI WILASA SEMARANG
Endang Susilowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.86
Tenaga bidan profesional pada tingkat Ahli Madya harus memiliki kemampuan sebagai care provider, community leader, communicator, decision maker, dan manager. Belum terintegrasinya soft skill/karakter dalam bentuk pendidikan karakter dalam setiap perkulihan. Proses pembelajaran masih menitik beratkan pada pencapaian kompetensi hard skill sehingga menjadikan lulusan kompeten di kognitifnya. Belum banyak institusi pendidikan kebidanan yang menggunakan Project Citizen menjadi salah satu metode dalam mengembangkan karakter mahasiswa. Penelitian ini tentang inovasi pembelajaran Project Citizen untuk meningkatkan kemampuan soft skill/karakter mahasiswa kebidanan dalam mata kuliah Pengantar Asuhan Kebidanan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas pada 12 mahasiswa semester II Akademi Kebidanan Panti Wilasa dalam mata kuliah pengantar asuhan kebidanan dengan pokok bahasan konsep kebidanan sebagai dasar dalam praktik kebidanan, selama 8 minggu. Prestasi belajar mahasiswa terdapat peningkatan 66 % dan motivasi belajar 20,17%. Nilai karakter mahasiswa meningkat 66,67% pada nilai karakter mandiri, dan nilai kreatif meningkat 22,25%. Terdapat korelasi positif antara nilai-nilai karakter dengan motivasi belajar dengan kekuatan korelasi yang kuat. Tidak terdapat korelasi antara nilai-nilai karakter dengan prestasi belajar, motivasi belajar dengan prestasi belajar. Prestasi belajar, motivasi belajar karakter mandiri dan kreatif mahasiswa mengalami peningkatan. Korelasi positif dan bermakna terjadi antara motivasi belajar dengan nilai softskill mahasiswa dengan kekuatan korelasi kuat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMKIT TK IV 02.0.01 ZAINUL ARIFIN KOTA BENGKULU
Dewi Aprilia Ningsih I;
Suci Maryati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.93
Angka kejadian Sectio Caesarea (SC) meningkat di negara-negara berkembang. Operasi Sectio Caesarea merupakan tindakan yang banyak menimbulkan kecemasan, dimana kecemasan terjadi karena kurangnya pengetahuan seputar tentang persalinan Sectio Caesarea. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea di Rumkit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang akan menjalani persalinan dengan Sectio Caesarea di Ruang Hesti Rumkit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin pada bulan Juni-Juli 2019. Teknik sampling dengan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer dengan wawancara dan lembar kuisioner. Analisis yang digunakan korelasi rank spearman (Rho). Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan pre operasi pada pasien Sectio Caesarea di Rumkit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin. Hasil penelitian ini diharapkan bidan dapat memberikan tambahan informasi dan pengetahuan tentang proses pembedahan pada pasien pre operasi kepada pasien dan juga keluarga, serta memberikan dukungan yang positif sehingga dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan pada pasien sebelum di lakukan operasi Sectio Caesarea Di Ruang Hesti Rumkit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KESEMASAN POSTPARTUM PRIMIPARA
Fauziah Winda Gurnita;
Ari Suwondo;
Rara Sri Endang Puji Astuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.94
Peran sebagai ibu baru untuk pertama kali membuat perubahan besar pada peran dan kondisi psikologis primipara saat menjalani periode postpartum. Mayoritas tanda-tanda kecemasan postpartum sering diabaikan karena kurangnya kesadaran akan dampak di kemudian hari pada primipara, suami, atau hubungan dengan anggota keluarga lainnya yang akan menjadi beban psikologis bagi primipara. Metode penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan 40 sampel wanita primipara dengan kriteria persalinan normal. Faktor-faktor yang diteliti adalah usia, pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, dan budaya etnis primipara. Hasil dari penelitian ini adalah usia, pendidikan, pekerjaan, dan status ekonomi tidak mempengaruhi tingkat kecemasan postpartum primipara. Budaya etnis mempengaruhi tingkat kecemasan postpartum primipara. Kesimpulan: Kelompok etnis membentuk lingkungan dan persepsi efektif untuk primipara dan keluarga. Karena budaya etnis membentuk lingkungan bagaimana kondisi psikologis primipara berjalan selama proses postpartum berlangsung.
HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN DENGAN PENGGUNAAN PARTOGRAF DALAM PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETANANG KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2018
Pitri Subani;
Selnis Selnis;
Elza Wulandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.82
Dalam pertolongan persalinan normal partograf sangat diperlukan untuk memanatu kemajuan persalinan, sehingga bila ditemukan komplikasi dalam persalinan dapat segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan pengetahuan bidan dengan penggunaan partograf dalam persalinan di wilayah kerja Puskesmas Petanang kota lubuklinggau tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah bidan yang bekerja di wilayah kerja Puskesmas Petanang Kota Lubuklinggau tahun 2018 yang berjumlah 32 orang bidan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga didapat 32 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan uji chi square dan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 32 orang sampel terdapat 19 orang bidan memiliki pengetahuan yang kurang, 10 orang bidan memiliki pengetahuan yang cukup dan 3 orang bidan memiliki pengetahuan baik; 9 orang bidan yang menggunakan partograf pada saat persalinan dan 23 orang bidan yang tidak menggunakan; Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan bidan dengan penggunaan partograf pada saat persalinan dari uji Pearson chi-square. Hasil uji pearson chi-square didapat nilai x^2 =20.128 dengan p=0,000
EFEKTIVITAS RUJUKAN MEDIK DENGAN TINDAKAN PENGAKHIRAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL RESIKO DI RSUD TIDAR KOTA MAGELANG
Liliana Nur Kholifah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.90
Tingginya angka kematian ibu di Indonesia menempatkan upaya penurunan AKI sebagai program prioritas. Peningkatan aksesibilitas, pemerataan dan peningkatan efektivitas pelayanan kesehatan, rujukan dilakukan ke fasilitas pelayanan yang memiliki kemampuan pelayanan sesuai kebutuhan pasien. Studi pendahuluan menyebutkan tiga ibu yang dirujuk dengan eklamsia dimana sudah diberikan penanganan awal, dua diakhiri persalinan dengan SC, dan satu meninggal dalam perjalanan ke tempat rujukan. Penelitian bertujuan mendiskripsikan efektivitas rujukan medik dengan tindakan pengakhiran persalinan pada ibu hamil risiko. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif, pengumpulan datanya bersifat perspektif emic. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil dengan komplikasi rujukan bidan, bidan yang merujuk, serta bidan rumah sakit. Tehnik sampling purposive sampling. Sampel berjumlah 10 sampel dari masing-masing pasien, bidan yang merujuk, serta bidan rumah sakit. Pengumpulan data kuesioner, wawancara, serta rekaman. Analisis menggunakan data reduction, display, dan conclusion. Penyajian data bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian semua bidan melakukan rujukan efektif dibuktikan dengan tidak terjadi tiga terlambat yaitu keterlambatan tingkat keluarga dalam mengenali tanda bahaya dan membuat keputusan, keterlambatan mencapai pelayanan kesehatan serta keterlambatan pelayanan kesehatan dalam memberi pertolongan. Kesimpulannya tindakan rujukan yang dilakukan oleh bidan sudah efektif dibuktikan dengan tidak adanya kematian ibu dan janin. Saran bagi bidan supaya memperhatikan persiapan yang dibutuhkan sebelum merujuk.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS DENGAN PERILAKU KUNJUNGAN NIFAS DI PUSKESMAS KALIWUNGU
Atik, Nur Sri;
Wandal, Nanchy Y R L
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.92
Masalah tingginya AKI (Angka Kematian Ibu) masih belum teratasi dengan baik karena AKI pada tahun 2018 masih tinggi yaitu 305/100.000 kelahiran hidup dan terbanyak adalah pada ibu nifas. Untuk mengatasi AKI pada masa nifas salah satunya dengan melakukan kunjungan nifas. Dari tahun 2015-2016 cakupan kunjungan nifas mengalami penurunan 2,23% dan perilaku kunjungan nifas di Puskesmas Kaliwungu termasuk rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah pengetahuan.Hasil study pendahuluan bulan Oktober 2018 dari buku register kunjungan nifas dan partus, diketahui 30 orang ibu bersalin tersebut yang melakukan kunjungan nifas di Puskesmas Kaliwungu sebanyak 60% dan 40 % tidak melakukan kunjungan nifas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu Nifas dengan perilaku kunjungan nifas.Rancangan penelitian ini adalah non-eksperimental dengan survei analitik, Jenis penelitian adalah kohort. Teknik sampling yaitu total sampling. Sampel penelitian adalah ibu nifas melakukan kunjungan nifas bulan Juni-Juli 2019. Analisa data menggunakan uji statistic Spearmen Rank. Hasil penelitian didapatkan berpengetahuan baik (61,3%) dan berperilaku sesuai kebijakan pemerintah (71%). Hasil uji statistic Spearmen Rank menunjukkan nilai pearson correlation +. Kesimpulan: ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu nifas dengan perilaku kunjungan nifas. Saran untuk ibu nifas diharapkan dapat meningkatkan akses informasi seputar kesehatan tentang masa nifas agar perilaku kunjungan nifas meningkat.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP WAKTU PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOJA
Purnamasari, Arum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i2.91
Angka Kematian bayi dapat ditekan dengan pemberian ASI secara dini. Ibu nifas terutama primipara seringkali ASInya hanya keluar sedikit sampai hari ke-3 setelah melahirkan. Hal ini membuat ibu cemas dan takut anaknya tidak cukup ASI. Kelancaran kolostrum dapat distimulasi salah satu caranya adalah dengan pijat oksitosin. Studi pendahuluan menyebutkan 2 ibu mengatakan 2 hari setelah melahirkan ASI nya baru keluar, 2 ibu mengatakan ASI keluar pada hari ke-3 dan 1 ibu mengatakan ASI keluar pada hari ke-4 sehingga bayinya diberikan susu formula. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post partum. Penelitian menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan jenis Post test only with control group design. Populasi penelitian yaitu semua ibu nifas primipara 2 jam post partum. Sampel diambil dengan Axcidental Sampling. Analisis data yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan mann whitney. Hasil penelitian waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post partum yang tidak dilakukan pijat oksitosin adalah > 1,5 hari, yang dilakukan pijat oksitosin < 1,5 hari. Kesimpulannya ada pengaruh pijat oksitosin terhadap waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post pertum. Saran penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu post partum agar melakukan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI.