Articles
105 Documents
TRANSFORMASI PUSTAKAWAN DAN PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL
Meri Susanti R
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.621 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v3i1.1222
Pustakawan masa kini harus mampu menjadi fasilitator yang dapat mempermudah akses jaringan, berperan sebagai pendidik yang diharapkan dapat melatih pemustaka jika kesulitan dalam penggunaan internet: alat, mesin pencari, database online, katalog, jurnal elektronik; penggunaan instruksi berbasis web dan tutorial online. Pustakawan harus mampu mengelola dan merancang halaman web, berperan sebagai manajer database, kolaborator, pembuat kebijakan yang dapat mengembangkan atau berpartisipasi dalam pengembangan kebijakan informasi untuk sebuah organisasi
Optimalisasi Peran Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar Melalui Pendidikan Pemustaka
Jurianto Jurianto
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2017): Juni
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.649 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v1i1.2319
The Academic Library has a very important role in the learning process. The Academic library becomes the center of learning resources as well as the information center. In performing its duties college libraries not only provide learning resources, but also have to empower users through user education. With user education, it is expected that users are able to use various facilities owned by the library and have various skills in identifying, locating, searching, and utilizing information to disseminate information. User education should be structured based on needs analysis so as to meet the skills and information needs required by the user.
KONFLIK DALAM ORGANISASI PERPUSTAKAAN; FAKTOR PENYEBAB DAN UPAYA PEMECAHANNYA
Sutriono Sutriono
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.862 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v4i1.2036
Perpustakaan dan pustakawan sejatinya adalah ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, masing-masing saling membutuhkan, akan tetapi dilapangan banyak dijumpai perpustakaan yang tidak mampu menjadikan pustakawan “nyaman” di perpustakaan salah satu penyebabnya adalah adanya konflik yang tidak kunjung terselesaikan dan bahkan cenderung diacuhkan sehingga lambat laun akan mempengaruhi kinerja layanan dan aktivitas kepustakawanan di perpustakaan maupun diluar perpustakaan. Beberapa faktor terjadinya konflik diperpustakaan adalah Lemahnya pemahaman pustakawan terhadap tugas pokok dan fungsinya di perpustakaan, lemahnya kesadaran pustakawan dalam memahami kode etik profesi pustakawan, Lemahnya skil pustakawan dalam hal komunikasi interpersonal. Solusi dalam mengatasi faktor tersebut maka diperlukan upaya-upaya yaitu meningkatkan pemahaman pustakawan terhadap tugas pokok dan fungsinya di perpustakaan, meningkatkan kesadaran pustakawan dalam memahami kode etik profesi pustakawan, Meningkatkan skil pustakawan dalam hal komunikasi interpersonal.
URGENSI KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIF DALAM MENINGKATKAN KINERJA PUSTAKAWAN PERPUSTAKAAN UMUM PROPINSI BENGKULU ZAMAN NOW
Merdansyah Merdansyah
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.867 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v3i1.1248
Terwujudnya Kinerja pustakawan salah satunya didasari oleh kepemimpinan di sebuah lembaga perpustakaan. Kepemimpinan merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mem-pengaruhi orang lain atau kelompok untuk menyetujui dan menyepakati sebuah inisiatif atau gagasan demi pencapaian tujuan bersama. Kepemimpinan juga tidak akan lepas dari sebuah hubungan atau interaksi antara pemimpin dan orang-orang yang dipimpinnya. Dalam hal ini kepemimpinan mempunyai peranan menentukan sebagai satu kekuatan atau kewibawaan dalam menghimpun dan menggerakkan se-gala sumber daya di dalam kerjasama antara pemimpin dan bawahannya. Pemimpin dengan integritas menginspirasi keyakinan diri dalam diri orang lain karena mereka bisa dipercaya untuk melakukan apa yang mereka katakan akan mereka lakukan. Pada dasarnya, in- tegritas membuat seorang pemimpin dapat dipercaya dan layak mendapat kepercayaan sehingga didalam perpustakaan dapat menimbulkan suasana yang baik, nyaman, informasi yang disajikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemustaka
PERPUSTAKAAN DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI
Lailatus Sa'diyah;
M. Furqon Adli
Al Maktabah Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN FAS Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (133.242 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v4i2.2520
Tulisan ini mendiskripsikan perpustakaan di era teknologi informasi. Hasil Penulisan ini Dari uraian pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa peran dari teknologi informasi adalah sebagai tools atau perangkat alat yang digunakan untuk mengotomatiskan kinerja dari layanan perpustakaan. Dengan penerapan TI baik pustakawan maupun pengguna diharapkan semakin cepat dalam bekerja dan mengakses berbagai layanan perpustakaan. Dengan adanya penerapan teknologi informasi di perpustakaan tentunya komponen pengelolaan perpustakaan pun perlu menyesuaikan diri dengan manajemen yang berbasis teknologi dan informasi mutakhir sehingga mampu menjadi pusat informasi pertama dan utama.
PERAN PERPUSTAKAAN DALAM LINTASAN SEJARAH (Studi Analisis Perpustakaan Universitas Al Azhar Kairo)
Rosi Delta Fitriana
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (138.51 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v4i2.2516
Perpustakaan adalah jantung atau urat nadi bagi lembaga / lembaga / universitas tertentu atau badan hukum lainnya. Legal sekarang, bukan hanya di mana saya menyimpan dan menemukan buku, tetapi lebih dari itu adalah sumber informasi untuk informasi. Berbagai informasi dapat ditemukan di perpustakaan. Jika informasinya ilmiah, informasi terkait dengan sejarah dengan informasi yang populer. Perpustakaan dalam sejarah Islam menempati posisi yang penting. Keberadaannya dapat menemukan sangat sulit untuk dipisahkan dari perkembangan dan kemajuan dalam sains dan peradaban Islam terutama di 8-10 m. Secara hipotesis dapat dijelaskan bahwa jika tidak ada perpustakaan di masa lalu di pasar modal dan ilmu keuangan dan peradaban tidak akan mengalami kemajuannya. Atau setidaknya pengembangan studi akan mengikuti penyelesaian lambat lambat dan berhenti jika tidak ada perpustakaan.
PEMANFAATAN KATALOG DARING BAGI PEMUSTAKA PERPUSTAKAAN UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN
Murjoko Murjoko
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (127.266 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v4i2.2512
Perpustakaan perguruan tingggi sebagai alat yang sangat penting dalam mendukung lembaga induknya dalam tridharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat, oleh karena itu perpustakaan perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari tugas dan kewajibannya terhadap lembaga induknya. Perpustakaan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memiliki layanan katalog daring yang dapat diakses menggunakan jaringan baik itu dari dalam mapun luar kampus. Katalog daring atau yang disebut OPAC (online public access catalouge) telah diimplementasikan kurang lebih selama satu tahun. Pemanfaatan katalog daring oleh pemustaka sangatlah diharapkan oleh pengelola layanan sirkulasi agar dapat memudahkan dan mempercepat proses temu kembali informasi atau koleksi yang diinginkan oleh pemustaka. Penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar manfaat dari layanan katalog daring yang disediakan oleh UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi guna memberikan layanan yang baik bagi pemustaka. Analisa deskriptif dilakukan untuk memberikan gambaran dari pemanfaatan katalog dari oleh pemustaka. Pengambilan sampel sebanyak 186 responden untuk mengetahui seberapa manfaatnya katalog daring diimplementasikan oleh perpustakaan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa masih banyak mahasiswa atau pemustaka yang belum mengetahui manfaat dari penggunaan katalog daring yang ada di perpustakaan, serta belum mengetahui laman katalog daring yang dapat diakses. Perpustakaan harus melakukan bimbingan pemustaka untuk dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang katalog daring untuk pemustaka, sehingga pemustaka dapat memahami manfaat dari katalog tersebut.
IMPLEMENTASI BLENDED LIBRARIANSHIP DI LEARNING RESOURCE CENTER SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IPMI: HAMBATAN DAN TANTANGAN
Gana Royana Putri
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.09 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v4i2.2517
Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi (TIK), ilmu pengetahuan telah mengalami perkembangan yang demikian pesatnya. Seiring dengan kemampuan pemustaka yang semakin adaptif dan informative yang cenderung menginginkan segala informasi dengan seketika. Kenyataan ini membawa implikasi dan menuntut perubahan yang besar (reposisi) terhadap peran pustakawan di era informasi digital, terutama di lingkungan perpustakaan perguruan tinggi khususnya di Sekolah Tinggi Manajemen IPMI. Konsep Blended Librarianship merupakan metafora yang menjelaskan peran pustakawan sebagai educator sekaligus partner dalam lingkungan pendidikan tinggi di era informasi digital. Di samping itu, Blended Librarian menggambarkan bahwa pustakawan adalah mitra penting dalam proses pendidikan di perguruan tinggi, berkolaborasi dengan beragam departemen untuk mendukung Tri Darma Perguruan Tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat. Perpustakaan Sekolah Tinggi Manajemen IPMI dengan sebutan Learning Resource Center telah secara berkala menerapkan konsep Blended Librarianship.
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN INSTITUT AGAMA ISLAM (IAIN) BENGKULU
Rupi Hardaya;
Muhammad Yusrizal
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.577 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v4i2.2513
Permasalahan yang dibahas adalah: Bagaimana persepsimahasiswapendidikan agama islam terhadap pemanfaatan SumberBelajar di Perpustakaan IAIN Bengkulu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendikripsikan Persepsimahasiswapendidikan agama islam terhadap pemanfaatan SumberBelajar di Perpustakaan IAIN Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research)yaitu penelitian mendalam mencakup keseluruhan yang terjadi di lapangan dengan tujuan untuk mempelajari secara mendalam tentang latar belakang keadaan sekarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif melalui prosedur logika induktif dan deduktif. Dari hasil penelitian ini dikatakan bahwapersepsimahasiswapendidikan agama islam terhadap pemanfaatan SumberBelajar di Perpustakaan IAIN Bengkulu khususnya prodi PAI kurang efektip karena kebanyakan dari para mahasiswa memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan ketika ada tugas atau menyusun skripsi. Oleh karena itu dalam pemanfaatan sumber belajar di perpustakaan bagi mahasiswa mulai dikenakan kemampuan membaca pemahaman minat bacanya perluditingkatkan agar para mahasiswa selalu memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan secara terusmenerus.
MOBILE REFERENCE SERVICE: PELUANG DAN TANTANGAN BAGI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI
Sahidi Sahidi
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.468 KB)
|
DOI: 10.29300/mkt.v4i2.2518
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi layanan referensi seluler masa kini dengan pendekatan konseptual. Salah satu bentuk layanan referensi virtual adalah layanan referensi seluler, layanan referensi yang disajikan kepada pengguna untuk mengakses berbagai referensi atau koleksi di perpustakaan tanpa secara fisik dengan perpustakaan dan pustakawan. Tujuan akhir dari media layanan ini diharapkan untuk berkembang menjadi Pusat Referensi Multi-Akses, yang mampu menjawab berbagai pertanyaan komunitas secara online melalui layanan referensi seluler, terutama bagi mahasiswa yang memiliki pendidikan jarak jauh. Dalam mengembangkan program ini, pihak terkait diharapkan menyiapkan sumber daya yang ada seperti teknologi canggih dan pustakawan yang andal dalam menerapkan teknologi informasi. Penerapan layanan referensi seluler juga merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh perpustakaan dan pustakawan. Perpustakaan dihadapkan dengan ketergantungan pada teknologi canggih dalam mengelola sistem yang ada, sistem akses ke pusat layanan, layanan pemeliharaan informasi, kecepatan transmisi jaringan, fungsi basis data dan waktu respons yang sesuai, keterampilan dalam menggunakan teknologi, dan dukungan teknis yang kuat dalam memastikan layanan ini disediakan berhasil dan tepat waktu. Pustakawan juga harus ekstra, mengingat karya pustakawan Indonesia yang masih diklasifikasikan sebagai generasi digital imigran