Articles
105 Documents
Pola Perilaku Pencarian Informasi Generasi Z Berperspektif Ellisian
Erlianti, Gustina
AL Maktabah Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.3135
Perkembangan teknologi menimbulkan dampak yang besar dalam kehidupan manusia khususnya pada kegiatan pencarian informasi yang semula berbasis tradisional menjadi digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perilaku pencarian informasi generasi Z berperspektif Ellisian. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan mewawancarai tiga (3) orang informan yang berasal dari mahasiswa angkatan 2018 Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Universitas Negeri Padang. Dari hasil penelitian dinyatakan bahwa pola perilaku pencarian informasi generasi Z cenderung menggunakan sumber elektronik daripada sumber tercetak. Adapun alasan penggunaan sumber elektronik (google) dalam pencarian informasi adalah mudah dan cepat. Pada saat penelusuran informasi, mereka mencarinya menggunakan kata kunci yang sudah dirancang terkait dengan topik yang dibutuhkan. Untuk merancang kata kunci mereka biasanya tidak menggunakan rujukan atau referensi tetapi berdasarkan pemahaman masing-masing. Setelah melakukan pencarian dengan merawak, informan mengumpulkan semua hasil pencarian  dan setelah itu baru di seleksi kembali berdasarkan kevaliditasan dan kebaharuannya. Namun para informan tidak terlalu mempertimbangkannya terutama untuk kebaharuan informasi.
Publikasi Ilmiah Pustakawan: Kontribusinya Pada Citra Profesi, Pengembangan Karir dan Transformasi Ilmu Pengetahuan
Achmad Qorni Novianto
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.2877
Sampai dengan saat ini, produktivitas pustakawan dalam menulis karya ilmiah dapat dikatakan rendah, hal itu dapat dibuktikan dengan belum banyaknya pustakawan yang mempublikasikan karya ilmiahnya (terutama dalam bentuk artikel jurnal/majalah ilmiah dan buku yang diterbitkan secara nasional). Padahal, dalam Permenpan-RB Nomor 9 Tahun 2014, terdapat unsur pengembangan profesi yang merupakan unsur utama kegiatan kepustakawanan dan unsur kegiatan yang mengakomodasi berbagai macam jenis karya ilmiah yang dapat dihasilkan oleh pustakawan. Kegiatan publikasi ilmiah yang dilaksanakan oleh pustakawan mampu berkontribusi terhadap (1) citra profesi pustakawan, (2) pengembangan karir jabatan fungsional pustakawan dan (3) transformasi ilmu pengetahuan bidang kepustakawanan. Kompetensi pustakawan dalam menulis karya ilmiah dapat ditingkatkan melalui (1) metode peer feedback, dan (2) pelatihan menulis karya ilmiah.
Publikasi Ilmiah Pustakawan: Kontribusinya Pada Citra Profesi, Pengembangan Karir dan Transformasi Ilmu Pengetahuan
Novianto, Achmad Qorni
AL Maktabah Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.2877
Sampai dengan saat ini, produktivitas pustakawan dalam menulis karya ilmiah dapat dikatakan rendah, hal itu dapat dibuktikan dengan belum banyaknya pustakawan yang mempublikasikan karya ilmiahnya (terutama dalam bentuk artikel jurnal/majalah ilmiah dan buku yang diterbitkan secara nasional). Padahal, dalam Permenpan-RB Nomor 9 Tahun 2014, terdapat unsur pengembangan profesi yang merupakan unsur utama kegiatan kepustakawanan dan unsur kegiatan yang mengakomodasi berbagai macam jenis karya ilmiah yang dapat dihasilkan oleh pustakawan. Kegiatan publikasi ilmiah yang dilaksanakan oleh pustakawan mampu berkontribusi terhadap (1) citra profesi pustakawan, (2) pengembangan karir jabatan fungsional pustakawan dan (3) transformasi ilmu pengetahuan bidang kepustakawanan. Kompetensi pustakawan dalam menulis karya ilmiah dapat ditingkatkan melalui (1) metode peer feedback, dan (2) pelatihan menulis karya ilmiah.
Pengelolaan Perpustakaan PT-Kin Se-Jawa Tengah Dan Diy (IAIN Purwokerto, IAIN Salatiga, IAIN Surakarta, IAIN Kudus, IAIN Pekalongan dan UIN Sunan Kalijaga Yogyajarta)
Aris Nurohman
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.2865
Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengkaji manajemen di enam perpustakaan PTKIN di jawa tengah dan Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan jenis pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan penyusunan konklusi. Studi manajemen ini diharapkan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan manajemen di beberapa perpustakaan PTKIN. Kelebihan dari sebuah manajemen dapat dijadikan masukan dan evaluasi bagi pengelola yang lain. Sedangkan kekurangan manajemen menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan manajemen. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa manajemen perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dianggap sangat baik untuk dijadikan sebagai benchmarking bagi perpustakaan lainnya baik setara universitas maupun institut. Manajemen perpustakaan IAIN Purwokerto dan perpustakaan IAIN Salatiga dapat dijadikan sebagai role model tentang pengelolaan perpustakaan setara institut. Manajemen perpustakaan IAIN Kudus menjadi contoh perpustakaan yang memiliki motivasi menuju perubahan. Manajemen perpustakaan IAIN Surakarta adalah contoh dari manajemen yang stabil yang perlu memaksimalkan potensi sumber daya yang ada. Perpustakaan IAIN Pekalongan adalah perpustakan yang kondusif yang jika digali potensi yang dimiliki akan lebih baik lagi.
Pengelolaan Perpustakaan PT-Kin Se-Jawa Tengah Dan Diy (IAIN Purwokerto, IAIN Salatiga, IAIN Surakarta, IAIN Kudus, IAIN Pekalongan dan UIN Sunan Kalijaga Yogyajarta)
Nurohman, Aris
AL Maktabah Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.2865
Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengkaji manajemen di enam perpustakaan PTKIN di jawa tengah dan Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan jenis pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan penyusunan konklusi. Studi manajemen ini diharapkan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan manajemen di beberapa perpustakaan PTKIN. Kelebihan dari sebuah manajemen dapat dijadikan masukan dan evaluasi bagi pengelola yang lain. Sedangkan kekurangan manajemen menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan manajemen. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa manajemen perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dianggap sangat baik untuk dijadikan sebagai benchmarking bagi perpustakaan lainnya baik setara universitas maupun institut. Manajemen perpustakaan IAIN Purwokerto dan perpustakaan IAIN Salatiga dapat dijadikan sebagai role model tentang pengelolaan perpustakaan setara institut. Manajemen perpustakaan IAIN Kudus menjadi contoh perpustakaan yang memiliki motivasi menuju perubahan. Manajemen perpustakaan IAIN Surakarta adalah contoh dari manajemen yang stabil yang perlu memaksimalkan potensi sumber daya yang ada. Perpustakaan IAIN Pekalongan adalah perpustakan yang kondusif yang jika digali potensi yang dimiliki akan lebih baik lagi.
Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia di SD Negeri Krandon 1 Tegal
Sri Mulyati;
Yulia Prima Sari;
Wahyu Asriyani;
Muhammad Rasyid Ridlo;
Yoandini Saputri
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.3091
Perpustakaan SD Negeri Krandon 1 Tegal sangat aktif dalam memberikan perhatian dan kepedulian terhadap optimalisasi kegiatan pembelajaran di sekolah. Perpustakaan sekolah di SD Negeri Krandon 1 Tegal tersebut sudah cukup baik dalam menunjang pembelajaran Bahasa Indonesia, hal itu dapat dilihat banyaknya peminjaman buku Kesusastraan dan Bahasa Indonesia pada bulan Juli - September.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan sumber data penelitian ini menggunakan teknik “purpossive sampling” dengan subjek yang diteliti adalah siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 yang karena cara pikir dan kematangan psikologis mereka sudah lebih baik dalam dengan tujuan untuk menghilangkan kemungkinan terjadinya “kemencengan” (bias). Sedangkan objeknya adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan di perpustakaan dalam rangka pemanfaatan Perpustakaan Sekolah SD Negeri Krandon 1 Tegal sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar terutama mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selain mewawancarai para siswa, peneliti juga mewawancarai pihak-pihak internal sekolah, serta mewawancarai ahli/pakar di dunia Bidang Ilmu Pendidikan dan Pakar Ilmu Perpustakaan terkait dengan Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian serta menganalisis data-data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa perpustakaan di SD Negeri Krandon 1 Tegal sangat baik dalam menunjang pembelajaran Bahasa Indonesia, dari segi sarana dan prasarana sudah memenuhi standar perpustakaan hanya ada beberapa sarana yang kurang lengkap. Referensi buku Bahasa Indonesia di SD Negeri Krandon 1 Tegal juga sangat lengkap sekali sehingga memudahkan peserta didik untuk mengerjakan atau menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Perpustakaan SD Negeri Krandon 1 Tegal sudah cukup baik sebagai sumber belajar, dilihat dari sarana dan prasarana, referensi Bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara kepada kepala perpustakaan dan guru Bahasa Indonesia bahwa perpustakaan SD Negeri Krandon 1 Tegal sudah layak karena sudah memenuhi standar perpustakaan dan dapat menjadi percontohan perpustakaan Sekolah Dasar di seluruh kota Tegal.
Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia di SD Negeri Krandon 1 Tegal
Mulyati, Sri;
Sari, Yulia Prima;
Asriyani, Wahyu;
Ridlo, Muhammad Rasyid;
Saputri, Yoandini
AL Maktabah Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.3091
Perpustakaan SD Negeri Krandon 1 Tegal sangat aktif dalam memberikan perhatian dan kepedulian terhadap optimalisasi kegiatan pembelajaran di sekolah. Perpustakaan sekolah di SD Negeri Krandon 1 Tegal tersebut sudah cukup baik dalam menunjang pembelajaran Bahasa Indonesia, hal itu dapat dilihat banyaknya peminjaman buku Kesusastraan dan Bahasa Indonesia pada bulan Juli - September.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan sumber data penelitian ini menggunakan teknik “purpossive sampling†dengan subjek yang diteliti adalah siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 yang karena cara pikir dan kematangan psikologis mereka sudah lebih baik dalam dengan tujuan untuk menghilangkan kemungkinan terjadinya “kemencengan†(bias). Sedangkan objeknya adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan di perpustakaan dalam rangka pemanfaatan Perpustakaan Sekolah SD Negeri Krandon 1 Tegal sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar terutama mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selain mewawancarai para siswa, peneliti juga mewawancarai pihak-pihak internal sekolah, serta mewawancarai ahli/pakar di dunia Bidang Ilmu Pendidikan dan Pakar Ilmu Perpustakaan terkait dengan Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian serta menganalisis data-data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa perpustakaan di SD Negeri Krandon 1 Tegal sangat baik dalam  menunjang pembelajaran Bahasa Indonesia, dari segi sarana dan prasarana sudah  memenuhi standar perpustakaan  hanya ada beberapa sarana yang kurang lengkap. Referensi buku Bahasa Indonesia di SD Negeri Krandon 1 Tegal juga sangat lengkap sekali sehingga memudahkan peserta didik untuk mengerjakan atau menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Perpustakaan SD Negeri Krandon 1 Tegal sudah cukup baik sebagai sumber belajar, dilihat dari sarana dan prasarana, referensi Bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara kepada kepala perpustakaan dan guru Bahasa Indonesia bahwa perpustakaan SD Negeri Krandon 1 Tegal sudah  layak karena sudah memenuhi standar perpustakaan dan dapat menjadi percontohan perpustakaan Sekolah Dasar di seluruh kota Tegal.
Pengembangan Koleksi Guna Memenuhi Kebutuhan Informasi di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS)
Arsyad Nuzul Hikmat
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.3099
Pengembangan koleksi di perpustakaan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan oleh semua jenis perpustakaan. Dengan melakukan pengembangan koleksi maka perpustakaan mampu menyediakan koleksi-koleksi yang sesuai dengan kebutuhan perpustakaan serta kebutuhan pemustaka sehingga kebutuhan informasi mereka akan tercukupi. Perpustakaan sekolah sebagai sebuah sarana pendidikan yang mendukung kegiatan belajar mengajar disekolah, dituntut untuk selalu mengembangkan koleksinya agar mampu menunjang kebutuhan informasi siswa, guru, serta para pengelola sekolah. Artikel ini akan menjelaskan secara singkat mengenai perpustakaan sekolah menengah pertama/madrasah ibtidaiyah kemudian proses dan tahapan yang dilakukan dalam pengembangan koleksi. Outputnya diharapkan pengelola perpustakaan sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah mengerti dan memahami langkah-langkah dalam pengembangan koleksi guna memenuhi kebutuhan informasi di sekolah.Kata Kunci : Pengembangan koleksi, Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama, Madrasah tsanawiyah.
Pengembangan Koleksi Guna Memenuhi Kebutuhan Informasi di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS)
Hikmat, Arsyad Nuzul
AL Maktabah Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i1.3099
Pengembangan koleksi di perpustakaan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan oleh semua jenis perpustakaan. Dengan melakukan pengembangan koleksi maka perpustakaan mampu menyediakan koleksi-koleksi yang sesuai dengan kebutuhan perpustakaan serta kebutuhan pemustaka sehingga kebutuhan informasi mereka akan tercukupi. Perpustakaan sekolah sebagai sebuah sarana pendidikan yang mendukung kegiatan belajar mengajar disekolah, dituntut untuk selalu mengembangkan koleksinya agar mampu menunjang kebutuhan informasi siswa, guru, serta para pengelola sekolah. Artikel ini akan menjelaskan secara singkat mengenai perpustakaan sekolah menengah pertama/madrasah ibtidaiyah kemudian proses dan tahapan yang dilakukan dalam pengembangan koleksi. Outputnya diharapkan pengelola perpustakaan sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah mengerti dan memahami langkah-langkah dalam pengembangan koleksi guna memenuhi kebutuhan informasi di sekolah.Kata Kunci : Pengembangan koleksi, Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama, Madrasah tsanawiyah.
Strategi Revitalisasi Perpustakaan Kampus Dalam Menciptakan Budaya Literasi
tri winda astuti
Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Pusat Perpustakaan IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/mkt.v5i2.3717
Abstrak:Strategi pengelolaan perpustakaan kampus dalam menciptakan budaya literasi perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama para petinggi kampus, sehingga dalam menerapkan normatif edukatif strategy yang digunakan dalam pengelolaan revitalisasi perpustakaan dalam menciptakan budaya literasi dapat dilakukan dengan program sudut baca, 15 menit membaca, reading together dan meresume, donor buku, tantangan membaca dan revitalisasi perpustakaan.Dalam rangka melakukan revitalisasi perpustakaan di kampus menuju budaya literasi merupakan suatu terobosan yang positif untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis yang tinggi bagi mahasiswa. Revitalisasi perpustakaan merupakan usaha yang dilakukan agar perpustakaan dapat memegang perannya kembali sebagaimana mestinya. Tujuan dari program ini adalah untuk mewujudkan kampus menuju budaya literasi melalui kegiatan pembaharuan pengelolaan perpustakaan kampus, sehingga perpustakaan kampus kembali berperan sebagai jantung ilmu pengetahuan.Kata Kunci : Revitalisasi, Perpustakaan, Perguruan Tinggi