cover
Contact Name
M. Isroul Laili
Contact Email
dosenpba@gmail.com
Phone
+6285646544449
Journal Mail Official
jurnalalyasini@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Areng-areng Wonorejo, Pasuruan 67173, Jawa Timur
Location
Kota pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan
ISSN : 25273175     EISSN : 25276603     DOI : https://doi.org/10.326186
Core Subject : Religion, Education,
Al Yasini adalah wadah informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis di bidang keislaman dan pendidikan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan Nopember.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2021)" : 10 Documents clear
MIQAT DAN MAHRAM BAGI JAMAAH HAJI INDONESIA SERTA THAWAF IFADHAH BAGI WANITA HAIDH Indah Herningrum; Muhammad Alfian
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam, yang diwajibkan oleh Allah atas setiap orang muslim sekali dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat ada beberapa persoalan haji sesuai perkembangan zaman yang perlu dibahas diantaranya, tentang Miqat, Mahram bagi wanita yang melaksanakan haji, Thawaf ifadhah bagi wanita haidh. Penelitian ini berdasarkan teori-teori dalam ilmu Fiqh dan ilmu hadits agar mencapai pemahaman yang komprohensif. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang datanya bersumber dari perpustakaan dan beberapa kitab-kitab ilmu Fiqh dan ilmu hadits. Kemudian dianalisis menggunakan dengan metode tahkrij. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa miqat bersifati ijtihadi dapat berubah sesuai perkembangan zaman dan mempertimbangkan kemaslahatan. Untuk persoalan bagi jama’ah haji perempuan yang tidak disertai mahram nya diperbolehkan asalkan dapat terjamin keamanannya. Dan untuk jama’ah haji perempuan yang sedang haid dapat mengikuti Thawaf Ifadhah dengan ketentuan tertentu. Kata kunci: mahram Miqad, Thawaf Ifadhah, Haid
KONSTRUKSI PEMBINAAN DAN PEBERDAYAAN TERHADAP PEREMPUAN ( Studi Kasus Fatayat NU Situbondo): ( Studi Kasus Fatayat NU Situbondo) Imam Safi’i, Hadi Ismanto
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:This paper is motivated by the existence of women who have been defined as weak creatures both physically and psychologically by men. Furthermore related to gender inequality is shown by the occurrence of discrimination against women. Women are regarded by men as not having the same rights as men in the social-community sphere. Women are identified with their duties to only look after the house and look after the children. Therefore it is necessary to play an important role from women's groups that are able to eliminate the negative stigma. One of the NU-based social organizations that is believed to exist and able to provide changes to the phenomenon of gender equality is Fayatat NU, one of which is the fatayat of NU Situbondo. The results of this study indicate that the construction of the training is carried out with religious and social activities of the community. Among them are Tadarus Alquran activities, reading Barzanji, Yasinan-Tahlil, holding annual religious events and social services. Furthermore, the empowerment construction for women undertaken by the NU fatayat is by collaborating with several government agencies to be able to raise funds. Funds obtained and collected are used as the cost of coaching and empowering women. Empowerment of women by the fatayat of NU is carried out by providing psychological reinforcement through religious counseling both indifidu or by groups subsequently economic empowerment is carried out in the form of workshops in the development of skills and entrepreneurship. Keywords: Fatayat NU;Development and Empowerment; Construction Abstrak: Makalah ini dilatarbelakangi oleh keberadaan perempuan yang telah diartikan sebagai makhluk lemah baik secara fisik maupun psikis oleh laki-laki. Selanjutnya terkait ketidaksetaraan gender ditunjukkan dengan terjadinya diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan dianggap laki-laki tidak memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam ranah sosial-komunitas. Wanita diidentifikasikan dengan tugas mereka untuk hanya menjaga rumah dan menjaga anak-anak. Oleh karena itu perlu adanya peran penting dari kelompok perempuan yang mampu menghilangkan stigma negatif tersebut. Salah satu ormas berbasis NU yang diyakini eksis dan mampu memberikan perubahan terhadap fenomena kesetaraan gender adalah Fayatat NU, salah satunya fatayat NU Situbondo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan pembinaan dilakukan dengan kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Diantaranya adalah kegiatan Tadarus Alquran, Membaca Barzanji, Yasinan-Tahlil, mengadakan acara keagamaan dan bakti sosial tahunan. Selanjutnya, pembinaan pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh fatayat NU adalah dengan menggandeng beberapa instansi pemerintah untuk bisa menggalang dana. Dana yang diperoleh dan terkumpul digunakan sebagai biaya pembinaan dan pemberdayaan perempuan. Pemberdayaan perempuan oleh fatayat NU dilakukan dengan memberikan penguatan psikologis melalui penyuluhan agama baik secara indifidu maupun oleh kelompok selanjutnya dilakukan pemberdayaan ekonomi dalam bentuk workshop dalam pengembangan keterampilan dan kewirausahaan. Kata Kunci: Fatayat NU; Pembangunan dan Pemberdayaan; Konstruksi
DESAIN PEMBELAJARAN ONLINE DI PERGURUAN TINGGI ISLAM PADA MASA PANDEMI COVID-19 Angga Pratama
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study tested online learning with conventional learning. This research method used a quasi-experimental pretest-posttest none-evaluative control group design method. The sample in this study were 44 respondents divided into 2 classes, namely the experimental class and the control class. The experimental class as a trial class uses online learning while the control class uses conventional learning. The results of the paired sample T test, the sig (2 tailed) value of 0.000 <0.005, it can be concluded that there is an effect of blended learning on learning outcomes. learning is 85.86, while conventional learning is 77.81, it shows that online learning has higher results compared to conventional learning. Keywords: Online learning, conventional learning, the Covid 19 pandemic Abstrak: Penelitian ini menguji coba pembelajaran online dengan pembelajaran konvensional .metode Penelitian ini menggunakan metode eksperimen quasi-eksperimental pretest-posttest none-evaluative control group design. Adapun Sampel pada penelitian ini sebanyak 44 responden dengan cara dibagi 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen sebagai kelas uji coba menggunakan online learning sedangkan kelas kontrol yaitu menggunakan pembelajaran konvensional. hasil uji paired sample T test nilai sig (2 tailed) 0,000 <0,005 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh blended learning terhadap hasil belajar Sedangkan hasil independent sample T test 0,000 <0,005 maka terdapat pengaruh Perbedaan antara blended learning dengan pembelajaran konvensional dengan rata-rata blended learning 85,86 sedangkan pembelajaran konvensional sebesar 77,81 maka menunjukkan pembelajaran online lebih tinggi hasilnya dibandingkan dengan pembelajaran konvensional . Kata kunci: Pembelajaran online, pembelajaran konvensional, pandemi Covid 19
PERBAIKAN SUBSTANSI KURIKULUM MELALUI INOVASI DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA ERA REVOLUSI 4.0 Errin Tri Rahmawati; Erwin Apriliani; Fery Diantoro
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Education is an effort to educate, guide, nurture, develop, and direct a person through the knowledge that is taught and practiced throughout life. In education there is something that guides us so that education can be carried out properly, namely the educational curriculum. Curriculum development is needed due to the various challenges and problems that arise in line with the changing times that are increasingly advanced. This cannot continue to be tolerated, so that various methods are used, one of which is by conducting educational innovations. The research method used in the production of this article is the method of collecting data through literature study techniques. The results of the discussion stated that educational innovation can be one of the instruments used in improving and perfecting an educational curriculum, even though there are many examples of innovations that fail in its implementation, but it will increasingly inspire a sense of presenting better innovations and models that are not always top-down but bottom-up. In conclusion, curriculum changes and improvements become important in line with the continuity of all possibilities that occur in relation to the development of society, science, technology and cultural arts at the local, national, regional and global levels in the future. Conceptual and contextual design of curriculum improvement must be carefully prepared. The completion of the PAI curriculum in accordance with the 21st century is expected that students can further develop their knowledge not only in theory but also can practise it in everyday life and make students Indonesian citizens who live in diversity, real tolerance and as an effort to instill a spirit of education. Characters with continuity arrangement between KD 1-KD 4. Keyword: challenge; curriculum; Islamic Education; Educational Innovation Abstrak: Pendidikan adalah usaha mendidik, membimbing, membina, menumbuh kembangkan, serta mengarahkan seseorang melalui ilmu-ilmu yang diajarkan dan dilakukan sepanjang hidup. Dalam pendidikan ada sesuatu yang menjadi pedoman kita agar pendidikan dapat dilaksanakan dengan baik, yaitu kurikulum pendidikan. Pengembangan kurikulum diperlukan akibat dari berbagai tantangan dan persoalan yang muncul sejalan dengan perubahan zaman yang semakin maju. Hal ini tidak dapat terus dibiarkan, sehingga berbagai cara dilakukan salah satunya mengadakan inovasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah metode pengumpulan data melalui teknik studi literatur. Hasil diskusi menyatakan bahwa inovasi pendidikan dapat menjadi salah satu alat instrument yang digunakan dalam memperbaiki dan menyempurnakan suatu kurikulum pendidikan, walaupun banyak contoh inovasi yang gagal dalam implementasinya, tetapi hal itu akan semakin menggugah rasa untuk menghadirkan inovasi-inovasi yang lebih baik dan modelnya yang tidak selalu top-down tetapi bottom-up. Kesimpulan, perubahan dan penyempurnaan kurikulum menjadi penting seiring dengan kontinuitas segala kemungkinan yang terjadi berkaitan dengan perkembangan masyarakat, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya pada tataran local, nasional, regional, dan global di masa depan. Rancangan konseptual dan kontekstual penyempurnaan kurikulum harus disiapkan secara matang. Dilakukannya penyempurnaan kurikulum PAI yang sesuai dengan abad 21 diharapkan bahwa siswa dapat lebih berkembang ilmunya tidak hanya bersifat teori tetapi juga dapat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan siswa sebagai warga Indonesia yang hidup dalam keragaman, toleransi yang nyata dan sebagai suuatu upaya menanamkan jiwa pendidikan karakter dengam penataan kesinambungan antara KD 1-KD 4. Kata Kunci: Tantangan, Kurikulum, PAI, Inovasi Pendidikan
PENDIDIKAN KARAKTER DI LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI DALAM PANDANGAN PENDIDIKAN ISLAM Radinal Mukhtar Harahap
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengelaborasi tentang pelaksanaan pendidikan karakter di lembaga pendidikan tinggi yang cenderung minim diperbincangkan jika dibandingkan dengan yang terjadi di lembaga-lembaga pendidikan Sekolah Dasar atau Menengah. Lewat pandangan pendidikan Islam, pembahasan ini seharusnya penting karena posisi pendidikan tingkat dewasa -yang untuk konteks saat ini terjadi di Lembaga Pendidikan Tinggi; adalah sesuatu yang fundamental bukan pelengkap sebagaimana anggapan masyarakat pada umumnya. Dengan begitu, keberhasilan menanamkan karakter bagi sarjana muslim seharusnya jauh lebih dipikirkan dan diupayakan keterwujudannya ketimbang proses pembentukan karakter siswa-siswa pendidikan dasar ataupun menengah, meskipun hal itu tetap menjadi mata rantai yang tidak dapat dipisahkan. Melalui metode kualitatif-deskriptif-analysis yang didekati dengan data Pustaka (library research), penelitian ini berusaha menjawab bagaimana pandangan pendidikan Islam terhadap pelaksanaan pendidikan karakter di perguruan tinggi. Hasil yang ditemukan adalah pendidikan Islam mendorong pelaksanaan pendidikan karakter di lembaga pendidikan tinggi dengan basis tauhid tanpa menafikan konsep Tuhan. Ia juga dimaksudkan untuk mematangkan konsep ilmu yang diamalkan -tidak per se hanya untuk diketahui. Pendidikan karakter seperti itu hanya dapat diwujudkan apabila ada dukungan istana, stabilitas pemerintahan, pertemuan masyarakat Islam dengan masyarakat lainnya, kesemarakan penulis dan buku-bukunya, hingga produksi kertas tanpa melupakan faktor semangat kekitaan (‘asabiyah).
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMPN 1 LEMBANG JAYA Alfurqan ,; Fitri Oktavia
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study departed from the problem of less than optimal use of learning media based on Information and Communication Technology (ICT) as an effort to improve students' understanding of Islamic Education subjects. This study aims to describe the effectiveness of the use of Information and Communication Technology (ICT) -based learning media in increasing student understanding of Islamic education subjects at SMP N 1 Lembang Jaya and the obstacles faced by teachers in making effective use of Information and Communication Technology (ICT) -based media in the eyes. PAI lessons. This type of research uses a qualitative approach with descriptive methods. The results showed that the effectiveness of the use of learning media based on Information and Communication Technology (ICT) in increasing students' understanding of Islamic Education subjects at SMP N 1 Lembang Jaya has not been fully effective. Based on indicators of measuring the effectiveness of Information and Communication Technology-based Learning Media (ICT), according to Smaldino, of all indicators only 50% are effective. This is evidenced by the findings of researchers in the field proving that indicators of measuring the effectiveness of Information and Communication Technology-based Media such as; student involvement, accuracy in selecting media, being able to help students understand abstract matters, the availability of media, can provide a meaningful learning experience that has not been effective. The constraints in making ICT-based learning media effective in improving students' understanding of the PAI eyes at SMP N 1 Lembang Jaya are constraints that come from outside due to the lack of availability of media so that their use is limited. Keywords: Effectiveness;Learning Media Based on Information and Communication Technology (ICT); student understanding Abstrak: Penelitian ini berangkat dari masalah kurang optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai upaya dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pemanfaatan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran PAI di SMP N 1 Lembang Jaya dan kendala yang dihadapi guru dalam mengefektifkan pemanfaatan media berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada mata pelajaran PAI. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Pemanfaatan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran PAI di SMP N 1 Lembang Jaya belum sepenuhnya berjalan efektif. Berdasarkan indikator pengukuran efektivitas Media Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menurut Smaldino bahwa dari kesemua indikator hanya 50 % yang efektif. Hal ini dibuktikan dengan temuan peneliti dilapangan membuktikan bahwa indikator pengukuran efektivitas Media berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti ; keterlibatan siswa, ketepatan dalam pemilihan media, mampu membantu siswa memahami hal-hal yang bersifat abstrak, ketersediaan media, dapat memberikan pengalaman belajar yang berarti belum efektif. Adapun kendala dalam mengefektifkan Media pembelajaran berbasis TIK dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata PAI di SMP N 1 Lembang Jaya yaitu kendala yang berasal dari luar dikarenakan kurangnya ketersediaan media sehingga pemakaiannya terbatas. Kata kunci : Efektivitas; Media pembelajaran;Teknologi Informasi dan Komunikasi;Pemahaman Siswa
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SD NEGERI 02 SUNGAI LANDIA KECAMATAN IV KOTO KABUPATEN AGAM Nurul Fajri
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The implementation of character education at SD Negeri 02 Sungai Landia still lacks the role of community leaders, such as religious scholars, niniak mamak, cadiak pandai, community leaders in implementing character education for students. For this reason, it is necessary to conduct research on Strengthening Character Education in SD Negeri 02 Sungai Landia Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. This study aims to describe the strengthening of character education in SD Negeri 02 Sungai Landia, Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. This type of research will be used is qualitative research with descriptive analysis. The conclusion of the results of this study is that strengthening character education at SD Negeri 02 Sungai Landia is realized through strengthening school-based, school culture, and community-based character education. Keyword: Reinforcement, education, character, students. Abstrak: Pelaksanan pendidikan karakter di SD Negeri 02 Sungai Landia masih kurangnya peran dari tokoh masyarakat, seperti alim ulama, niniak mamak, cadiak pandai, dan tokoh masyarakat dalam penananmn penerapan pendidikn karakter terhadap peserta didik. Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang penguatan pendidikan karakter di SD Negeri 02 Sungai Landia Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan pendidikan karakter di SD Negeri 02 Sungai Landia Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penguatan pendidikan karakter di SD Negeri 02 Sungai Landia direalisasikan melalui penguatan pendidikan karakter berbasis sekolah, budaya sekolah, dan berbasis masyarakat. Kata kunci: Penguatan, pendidikan, karakter, siswa.
TINJAUAN FIKIH TERHADAP KETENTUAN IKRAR TALAK DI HADAPAN PENGADILAN AGAMA DALAM UU NO. 1/1974 Zainul Mu'ien Husni
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kewenangan talak dalam syariat Islam ada di tangan suami. Hal ini karena laki-laki dinilai paling mampu mengendalikan dirinya dan berpikir seksama sebelum bertindak, sehingga diharapkan tidak sembarang menjatuhkan talak hanya karena persoalan kecil dengan istrinya. Sebagai pemegang otoritas talak, maka apabila suami telah menjatuhkan talak kepada istrinya dengan ungkapan eksplisit yang tidak ada makna lain kecuali talak maka talak telah jatuh, bahkan meski dengan maksud bercanda sekalipun. Penulis menyimpulkan Pertama, Bahwa ketentuan ikrar talak sebagaimana diatur dalam UU No. 1/1974 dan KHI adalah legal syar’i. Kedua, Bahwa mematuhi UU No. 1/1974 dan KHI adalah wajib hukumnya bagi segenap kaum Muslim Indonesia. Kata kunci: kewenangan talak; tinjauan fikih; khi; UU No. 1/1974
PUASA TANGGAL SEMBILAN MUHARAM (TASU‘A) PERSPEKTIF HADIS NABI SAW. Muhammad Irfan
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine the hadith history regarding fasting on the ninth of Muharram which includes the source of the hadith, the quality of the hadith, and the interpretation of the hadith. This type of research is literature study. The main literature is the books of standard hadith or mu'tabara>t, while the secondary data is the book of syarah} hadith and literature that has a relationship with this research study. Hadith history was collected using the method of takhri>j al-h}adi>s\. The quality of the hadith is determined based on the authenticity of the hadith. The substance or understanding of the hadith is explored using a hadith approach such as asba>b al-wuru>d, linguistic studies, and so on. The results of the study concluded that the hadith about fasting on the ninth of Muharram is found in the standard hadith book or mu'tabara>t with valid or acceptable quality. The conclusion of the various interpretations of the hadith is that fasting on the ninth of Muharram is intended to differentiate between the 'a>syu>ra>' fast (ten Muharram) carried out by Muslims with other religious people who also fast on that day.
REINTEPRETASI AYAT-AYAT AHKAM TENTANG ZAKAT (Analisa Terhadap Qs. Al-Baqarah 110, Qs. al-taubah 60 & Qs. al-An'am 141) Abdul Basid; Nur Faizin
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This paper seeks to analyze the ahkam verses in al-Qur'an Al-Baqarah verse 110, al-taubah verse 60 and al-An'am verse 141. Interpretive analysis is carried out based on several books of ahkam's interpretation, such as Tafsir Munir. Wahbah al-Zuhaili, al-Jami 'li Ahkam al-Qur'an by al-Qurthubi, Al-Tabari, Tafsir Ayat al-Ahkam by al-Jashshash, Teungku Muhammad Hasbi al-Shidiqi, Muhammad Quraish Shihab, Yusuf al-Qardhawi , and many more. By using a content analysis approach to Al-Baqarah verse 110, al-taubah verse 60 and al-An'am verse 141, it is found that: Allah in al-Qur'an found 15 verses coupled with zakat with prayer. Prayer improves the situation of the individual while zakat improves the condition of society, and both are factors of happiness in the world and the hereafter. Allah commands zakat because this obligation can strengthen the relationship between rich people and poor people, so that a close unity is created between them and they become one whole body (society, nation). Keywords: verse ahkam; zakat; analysis of interpretation; al-Baqarah; al-taubah Abstrak: Tulisan ini berusaha mengupas ayat-ayat ahkam dalam al-Qur’an Al-Baqarah ayat 110, al-taubah ayat 60 dan al-An'am ayat 141. Analisis penafsiran dilakukan berdasarkan pada beberapa kitab tafsir ahkam, seperti Tafsir Munir karya Wahbah al-Zuhaili, al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an karya al-Qurthubi, Al-Thabari, Tafsir Ayat al-Ahkam karya al-Jashshash, Teungku Muhammad Hasbi al-Shidiqi, Muhammad Quraish Shihab, Yusuf al-Qardhawi, dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap Al-Baqarah ayat 110, al-taubah ayat 60 dan al-An'am ayat 141, didapati temuan bahwa: Allah dalama al-Qur’an ditemukan 15 ayat menggandeng zakat dengan shalat. Shalat memperbaiki keadaan individu sedangkan zakat memperbaiki keadaan masyarakat, dan keduanya menjadi faktor-faktor kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah memerintahkan zakat karena kewajiban tersebut dapat mengukuhkan hubungan orang-orang kaya dengan orang-orang miskin, sehingga terwujudlah persatuan yang erat antar mereka dan jadilah mereka satu tubuh (masyarakat, bangsa) yang utuh. Kata kunci: ayat ahkam;zakat;analisis tafsir; al-Baqarah; al-taubah

Page 1 of 1 | Total Record : 10