cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2019)" : 11 Documents clear
KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVATE TRANSAMINASE DARAH TIKUS (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) HIPERLIPIDEMIA DENGAN ASUPAN PELET NASI DAN BEKATUL BERAS HITAM PADI (Oryza sativa L.) “CEMPO IRENG” Siti Nur Chasanah; Rarastoeti Pratiwi
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2672

Abstract

Diet makanan tinggi lemak jenuh dan tinggi kolesterol dapat meningkatkan resiko terjadinya kondisi hiperlipidemia. Penelitian sebelumnya, menunjukkan bahwa beras merah dan hitam mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan beras putih. Beras hitam efektif dalam memperbaiki fungsi hati tikus yang mengalami hiperlipidemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadarSerum Glutamic Pyruvate Transaminase (SGPT) pada tikus hiperlipidemia dengan perlakuan diet nasi hitam dan bekatul beras hitam yang berasal dari padi hitam “Cempo Ireng”. Sebanyak 24 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol normal dan 3 kelompok hiperlipidemia yang masing-masing kelompok diberi diet pelet pakan basal, pelet mengandung 30% nasi hitam dan pelet mengandung 10% bekatul beras hitam. Tahap pertama adalah induksi hiperlipidemia pada kelompok hiperlipidemia dengan pemberian campuran minyak babi dan kuning telur bebek dengan perbandingan 1:1 (v/v) yang dicampur dengan kolesterol murni 2%. Dosis yang diberikan sebanyak 1 ml/100 g BB secara peroral setiap hari selama 30 hari. Tahap kedua adalah perlakuan diet pakan selama 30 hari dengan tetap mempertahankan kondisi hiperlipidemia. Berat badan tikus ditimbang setiap 7 hari dan sisa konsumsi pakan ditimbang setiap hari. Pengukuran kadar SGPT dilakukan setelah perlakuan hiperlipidemia dan perlakuan diet pakan. Hasil pengukuran kadar SGPT dianalisis menggunakan one way ANOVA dilanjutkan uji Tukey’s HSD dan uji T-Test dengan signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukan bahwa saat perlakuan hiperlipidemia disertai pakan mengandung 30% nasi hitam mampu menurunkan kadar SGPT sebanyak 19,38%. Pada perlakuan hiperlipidemia disertai pakan pelet mengandung 10% bekatul beras hitam mampu menurunkan kadar SGPT sebanyak 21,46%. Secara statistik penurunan ini signifikan (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa bekatul beras hitam lebih efektif dari pada nasi hitam dalam memperbaiki fungsi hati berdasarkan penurunan kadar SGPT pada tikus hiperlipidemia. Kata kunci: SGPT, hiperlipidemia, beras hitam, bekatul 
CENDEKIA EKSAKTA Dewan Redaksi
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2677

Abstract

DEWAN REDAKSI
UJI POTENSI FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BUAH APEL HIJAU (Pyrus malus L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL SECARA IN VITRO Devina Ingrid Anggraini; Eka Wisnu Kusuma
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2668

Abstract

Kesibukan masyarakat yang semakin meningkat membuat asupan kolesterol di dalam tubuh menjadi semakin tinggi karena banyaknya mengkonsumsi makanan cepat saji. Akumulasi kolesterol total akan membentuk aterosklerosis sehingga mengakibatkan beberapa penyakit komplikasi seperti hipertensi, penyumbatan pembuluh darah di otak, dan jantung. Pada dasarnya limbah kulit apel hijau mengandung kuersetin yaitu zat yang dibutuhkan guna mencegah  berbagai  macam penyakit. Kuersetin merupakan golongan flavonoid yang paling banyak terdapat di alam dari pada jenis flavonoid yang lain. Di dalam tubuh, flavonoid mampu melunturkan kolesterol yang terdapat pada dinding pembuluh darah. Dengan berkurangnya kadar kolesterol, maka penyakit komplikasi lain yang diakibatkan oleh kolesterol tidak akan muncul. Kajian mengenai uji potensi penurunan kadar kolesterol ini dilakukan dengan skala laboratorium. Penelitian bertujuan untuk menguji potensi fraksi etil asetat kulit buah apel hijau (Pyrus malus L.) terhadap penurunan kadar kolesterol dengan memberikan perbedaan konsentrasi dan mencari nilai effective concentration 50 (EC50). Pelarut etil asetat digunakan dalam proses ekstraksi untuk mengambil senyawa aktif dalam kulit buah apel hijau. Analisis potensi penurunan kolesterol fraksi etil asetat kulit buah apel hijau (Pyrus malus L.) dilakukan dengan metode Lieberman-Burchard dengan menggunakan spektrofotometri visibel dan menghasilkan nilai EC50 sebesar 129,993 mg/L. Kata kunci:effective concentration 50 (EC50), flavonoid, kolesterol, kulit buah apel hijau (Pyrus malus L.)
DISOLUSI DAN KARAKTER FISIKOKIMIA ASAM FENOFIBRAT DALAM DISPERSI PADAT PERMUKAAN DENGAN SODIUM STARCH GLYCOLATE Yulias Ninik Windriyati; Ayu Shabrina
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2673

Abstract

Asam fenofibrat merupakan antihiperlipidemia yang sangat sukar larut dalam air sehingga disolusinya ditingkatkan dengan pembentukan dispersi padat permukaan untuk meningkatkan bioavailabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disolusi dan karakter fisikokimia asam fenofibrat dalam sistem dispersi padat permukaan dengan sodium starch glycolate. Dispersi padat permukaan dibuat dengan metode co-evaporation dan hasilnya diuji disolusi dalam medium dapar fosfat pH 6,8. Karakterisasi partikel dilakukan dengan SEM, XRD, DTA dan FTIR. Disolusi asam fenofibrat meningkat setelah berada dalam sistem dispersi padat permukaan dengan sodium starch glycolate. Foto SEM menunjukkan terjadi perubahan habit kristal setelah mengalami rekristalisasi dalam etanol 96%. Analisis XRD membuktikan terjadi penurunan kristalinitas partikel asam fenofibrat dan hasil uji DTA tidak menunjukkan transformasi polimorf dalam sistem dispersi padat permukaan. Sedangkan analisis FTIR menunjukkan tidak terjadi interaksi kimia antara asam fenofibrat dengan sodium starch glycolate.  Kata kunci: asam fenofibrat, sodium starch glycolate, dispersi padat permukaan
EVALUASI KESESUAIAN PENGGUNAAN KOMBINASI ANTIHIPERTENSI DI RUMAH SAKIT “X” DI KOTA SEMARANG 2017 Erna Prasetyaningrum; Dyan Wigati
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2669

Abstract

Hipertensi sering disebut “Silent killer” dikenal sebagai  salah satu penyakit kardiovaskuler.  Hipertensi atau tekanan darah tinggi ,bersifat permanen, TD sistolik ≥ 140 mmHG dan diastolic ≥ 90 mmHg. Tujuan penelitian, peneliti ingin mengetahui kesesuaian penggunaan gabungan antihipertensi di Rumah sakit X di Kota Semarang tahun 2017.  Evaluasi kerasionalan penggunaan kombinasi antihipertensi menggunakan acuan Dipiro tahun 2015. Metode penelitian dengan cara deskripsi analatik noneksperimental, pengambilan data dilakukan dengan cara retrospektif, dan dideskripsikan secara persentase. Subjek penelitian pasien rawat inap hipertensi yang mendapatkan terapi gabungan antihipertensi di Rumah Sakit “X”, objek penelitian berupa rekam medis . Periode pengambilan data pada bulan Juni sampai Agustus 2017. Data rekam medis yang dibutuhkan meliputi jenis kelamin, Umur, nama obat, diagnose, data laboratorium penunjang. Hasil penelitian didapat Karakteristik pasien hipertensi yang mendapat terapi kombinasi, pada pasien dengan Umur 31-40 tahun laki-laki sebanyak 2,17 %, 41-50 tahun laki-laki sebanyak 6,52 % dan perempuan sebanyak 13.04 %, 51-60 tahun laki-laki sebanyak 8,69 % dan perempuan sebanyak 34,78 %, dan Umur lebih dari 60 tahun laki-laki sebanyak 10,87 % dan perempuan sebanyak 23,91 %. Data penelitian memperlihatkan wanita dengan Umur 51-60 tahun adalah penderita hipertensi yang terbesar yaitu 34,78 %. Evaluasi kesesuaian pasien hipertensi yang mendapat terapi kombinasi antihipertensi untuk data kesesuaian indikasi 100% tepat, dan kesesuaian pasien 91,31 % tepat, dan 8,69 % tidak tepat. Kata kunci : Kombinasi antihipertensi, Kesesuaian Indikasi, Kesesuaian Pasien, Karakteristik
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Yuvianti Dwi Franyoto; Mutmainah Mutmainah; Lia Kusmita
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2674

Abstract

Limbah kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) umumnya dihasilkan dari industri pengolahan kacang yang sebagian besar limbahnya belum dimanfaatkan. Hal ini sangat disayangkan karena di dalam limbah kulit kacang tanah terkandung senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Serbuk kulit kacang tanah dimaserasi dengan etanol 70%. Ekstrak yang diperoleh disaring dan diuapkan. Ekstrak diperiksa aktivitas antioksidannya menggunakan metode  DPPH (α, α-difenil-β-picrylhydrazyl) dengan asam askorbat  sebagai baku standar. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak kulit kacang tanah diperoleh nilai IC50 sebesar 118,54 µg/ml, sedangkan vitamin C diperoleh nilai IC50 sebesar 12,35 µg/ml. Ekstrak kulit kacang tanah yang memiliki aktivitas antioksidan diformulasikan dalam bentuk sediaan krim. Hasil pengamatan organoleptis krim ekstrak  kacang tanah menunjukan warna putih kecoklatan,  homogen, pH 6.2 dan memiliki daya sebar dan viskositas yang baik. Kata Kunci : antioksidan, krim, kulit kacang tanah
FORMULASI MIKROPARTIKEL EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) DALAM SEDIAAN SIRUP DAN POTENSINYA SEBAGAI OBAT HERBAL ANTIOBESITAS Lilies Wahyu Ariani; , Ungsari Rizki Eka Purwato; Mighfar Syukur
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2670

Abstract

Saat ini, obesitas telah menjadi permasalahan kesehatan yang harus diselesaikan, mengingat angka kejadian yang semakin meningkat. Penggunaan bahan alami atau pengobatan tradisional merupakan cara alternatif untuk mengatur pola makan dan mengonsumsi obat anti-obesitas. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan dalam hal ini adalah bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.). Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan yang dapat meningkatkan stabilitas dan penyerapan dari kandungan senyawa yang terkandung dalam bunga rosela. Sediaan yang dibuat adalah sirup mikropartikel dari ekstrak etanol bunga rosela. Mikropartikel terbentuk dari ekstrak yang dilapisi dengan kitosan. Ekstrak etanol dari partikel rosella yang dilapisi kitosan menambah kadar ekstrak etanol bunga rosela dengan level 6 mg / mL dengan rasio chitosan 1: 1, karena memiliki rata-rata terkecil ukuran partikel. Partikel ekstrak etanol terkecil dari bunga rosela dilapisi chitosan diproduksi dari campuran ekstrak etanol etanol bunga rosella dengan tingkat 3 mg / mL: chitosan (1: 3). Formula sirup ekstrak ekstrak etanol rosela terbukti memiliki aktivitas inhibitor invitro lipase sebesar 83,65% + 0,003.                                                                                   Kata kunci : rosela, micropartikel, sirup, obesitas, lipase
TEGANGAN GESER PADA PERMUKAAN SERAT DAUN LIDAH MERTUA (SANSEVIERIA TRIFASCIATA) YANG DIPERLAKUAN PEREBUSAN LARUTAN KUNYIT KUNING (CURCUMA LONGA) DENGAN RESIN POLYESTER Habibul Mujtabah; Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2675

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perebusan lidah mertua pada larutan kunyit terhadap kekuatan tarik serat, foto mikro, dan mengetahui lama perebusan perebusan serat lidah mertua terhadap kompabilitas resin polyester. Dalam penelitian ini serat lidah mertua di rebus dengan larutan kunyit dengan variasi watu tanpa perlakuan, 90 menit, tanpa larutan kunyit, 30, 60, 90, 120 menit menggunakan air kunyit. Sehingga didaptkan hasil dari penelitian ini adalah permukaan antar sub serat serat lidah mertua semakin terlihat dan diameter membesar pada perebusan dengan air biasa, dan pada saat di resbus dengan larutan kunyit. Dan juga didapatkan hasil dari uji tarik serat tanaman lidah mertua dengan perebusan tanpa perlakuan, 90 menit air biasa, 30 menit, 60 menit. 90 menit, 120 menit, menggunakan larutan kunyit sebesar yaitu, 15,3 Kgf/mm2; 130,3  Kgf/mm2; 1,30 Kgf/mm2; 20,7 Kgf/mm2; 25,7 Kgf/mm2; 20,6 Kgf/mm2. Memiliki nilai regangan pada proses perebusan 3,6%; 90 menit air biasa 4,4 %, dan untuk serat yang direbus dengan larutan kunyit dengan waktu 30 menit 3,5%; 60 menit 4,4%; 90 menit 2,9% dan 120 menit 17,2%. Dan pada uji geser didapatkan nilai tegangan geser tertinggi 1,66 Kgf/mm2, dan terendah adalah 1,04 Kgf/mm2. Serat dengan perebusan air kunyit memiliki nilai tegangan geser yang lebih tinggi dibandingkan dengan perebusan air biasa. Dari hasil penelitian semakin lama perebusan, akan menurunkan kekuatan tarik, ini dikarenakan rusaknya permukaan serat. Dan semakin lama perebusan akan membuat tegangan geser semakin besar yang di sebakan kandungan minyak astiri yang menempel pada serat. Kata kunci: serat lidah mertua, tegangan tarik, regangan, tegangan geser
POTENSI EKSTRAK Stevia rebaudiana Bert PADA SEDIAAN KRIM TABIR SURYA Mutmainah Mutmainah; Lia Kusmita; Yuvianti Dwi Franyoto; Ida Suskawati; Yohanes Martono
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2671

Abstract

Sinar UV diketahui memiliki potensi bahaya terhadap kulit manusia, sehingga dibutuhkan tabir surya yang dapat melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar matahari Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat aktivitas biologis dan formulasi ekstrak yang dibuat dari daun Stevia rebaudiana Bert kering. Stevia rebaudiana Bert adalah daun yang memiliki aktivitas sebagai tabir surya. Daun, tetapi juga batang dan bunga stevia mengandung campuran kompleks glikosida diterpen manis, termasuk isosteviol, steviolbioside, stevioside, rebaudiosides (A, B, C, D, E dan F), dan dulcoside A. Selain glikosida, daun stevia juga mengandung komponen lainnya, seperti flavonoid, asam fenolik, asam lemak, protein dan vitamin. Stevia rebaudiana Bert diekstraksi dengan etanol selanjutnya diformulasikan dalam sediaan krim untuk dilihat potensi tabir surya. Hasil uji menunjukkan ekstrak Stevia rebaudiana Bert dalam sediaan krim memiliki efektifitas sebagai tabir surya pada panjang gelombang 290 nm dan memiliki potensi sebagai tabir surya dengan kategori proteksi ultra dengan nilai SPF > 15.  Keywords: Stevia rebaudiana Bert, tabir surya, krim .
KARAKTERISASI NANOPARTIKEL EKSTRAK DAUN SAWO (Manilkara zapota L.) DAN DAUN SUJI (Pleomole Angustifilia) DENGAN BERBAGAI VARIASI KOMPOSISI KITOSAN-NATRIUM TRIPOLIFOSFAT Elya Zulfa; Anita Dwi Puspitasari
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2676

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik nanopartikel dari ekstrak daun suji (Pleomole Anustifolia)(EDSj) dan daun sawo (Manilkara zapota L.) (EDSw)  dengan berbagai variasi konsentrasi kitosan. Sediaan nanopartikel dibuat dengan berbagai variasi komposisi kitosan menggunakan metode gelas ionik. Pada nanopartikel EDSj ada 3 variasi komposisi kitosan yakni rasio (6:1); (12:1); dan (18:1) sedangkan pada nanopartikel EDSw ada 3 variasi komposisi kitosan yakni rasio (FI 10:1, F2 5:1, F3 1:1) . Sediaan nanopartikel dikarakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer, Zeta Sizer dan KLT. Hasil pengujian dianalisa deskriptif. Hasil pengujian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa karakteristik sediaan nanopartikel EDSj dan EDSw sudah memenuhi memenuhi syarat dan sediaan nanopartikel EDSj dan EDSw positif mengandung Flavonoid. Kata kunci : daun suji, daun sukun, nanopartikel , kitosan

Page 1 of 2 | Total Record : 11