Jurnal Edukasi Sumba (JES)
Jurnal Edukasi Sumba (JES) merupakan jurnal ilmiah yang mulai diterbitkan pada tahun 2017 dan menerbitkan artikel ilmiah hasil penelitian di bidang pendidikan secara umum yang mencakup Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pengembangan model dan teknologi pembelajaran, analisis pendidikan baik pada bidang Ilmu Pendidikan Dasar, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan MIPA, Pendidikan IPS, Pendidikan Bahasa, Pendidikan IPA dan juga Pendidikan Agama. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan bulan September.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 1 (2021)"
:
10 Documents
clear
Efektivitas Pelaksanaan Standar Proses dalam Kurikulum 2013 pada Pembelajaran Fisika di SMA Kecamatan Kota Tambolaka dan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya
Melkianus Suluh
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.245
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui 1) pandangan guru terhadap pelaksanaan proses pembelajaran, 2) kesesuaian perencanaan proses pembelajaran dengan pelaksanaannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian yang digunakan adalah guru-guru fisika yang mengajar di SMA sebanyak 11 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument wawancara, angket, dokumentasi dan observasi. Adapun hasil penelitian adalah 1) Pandangan guru terhadap pelaksanaan proses pembelajaran sangat baik, 2) Perencanaan proses pembelajaran belum sepenuhnya sesuai dengan pelaksanaannya dalam proses pembelajaran.
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Mean Ends Analysis pada Peningkatan Hasil Belajar Siswa
Mince Limu
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.247
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran Mean Ends Analysis dalam peningkatan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data berasal dari sumber resmi sekunder berupa artikel jurnal dan skripsi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Yang berarti mengambarkan masalah yang harus dirumuskan sehingga memudahkan peneliti untuk menganalisis data hasil pengamatan atau rata-rata serta presentasenya. Berdasarkan hasil kajian dari jurnal dan skripsi yang relevan bahwa kemampuan siswa dalam proses belajar menciptakan pembelajara yang aktif dan menyenangkan. Sesuai indikator keberhasilan bahwa pemahaman siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Mean Ends Analysis dapat disimpulkan bahwa dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Multilingual Berbasis Konten dan Konteks Budaya Lokal Etnis Ngada pada Tema Hidup Bersih dan Sehat untuk Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar
Genoveva Dhey;
Dek Ngurah Laba Laksana;
Maria Patrisia Wau
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.273
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada tema Hidup Bersih dan Sehat untuk siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Bahan ajar ini tebatas pada pengembangan tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa daerah Bajawa dan bahasa Inggris. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 2 SDN Sobo sebagai ahli materi/isi, kepala sekolah dan guru SMP Citra Bakti sebagai ahli Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Bapak Johanes Mopa sebagai ahli Bahasa Daerah dan Dr. Aan Nurfahrudianto. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangakan menggunakan model ADDIE. (1) Uji coba ahli konten/materi dengan nilai rata-rata 4.2, (2) Uji coba untuk ahli bahasa Indonesia dengan nilai rata-rata 3.7, (3) Uji coba untuk ahli bahasa Daerah dengan nilai rata-rata 3.4, (4) Uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada dengan nilai rata-rata 4.2, (5) Uji coba ahli desain ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4.4. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada tema Hidup Bersih dan Sehat untuk siswa kelas 2 sekolah dasar layak dan siap digunakan.
Membandingkan Nilai Percepatan Gravitasi Bumi di Beberapa Tempat dengan Menggunakan Bandul Sederhana di Kabupaten Sumba Barat Daya
Yohanis Umbu Kaleka
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.275
Tujuan penelitian ini untuk menghitung besar nilai percepatan gravitasi bumi pada beberapa tempat dan mengetahui perbedaan nilai gravitasi bumi di Kabupaten Sumba Barat Daya. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni (true experimental) yaitu metode eksperimen yang paling mengikuti prosedur dan memenuhi syarat-syarat eksperimen. Pengambilan data dilakukan di setiap titik sampel yang tersebar di sepuluh kecamatan di wilayah kabupaten Sumba Barat Daya yang telah di tentukan berdasarkan teknik sampling yakni cluster sampling. Hasil yang di peroleh adalah rata-rata nilai gravitasi bumi di Kabupaten Sumba Barat Daya sebesar 9,98 m/s2.
Implementasi Pembelajaran Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Poma, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya Propinsi Nusa Tenggara Timur
Daindo Milla
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the effect of using audio-visual learning media on the learning outcomes of fifth grade students at SDN Poma, Kec. Tambolaka City, Kab. Sumba Barat Daya, NTT Province in the Science Subject material on how the body processes clean air. This type of research is a Quazi Experiment Design type of Non-Equivalent Control Group Design. The method used is to give a pre-test first without choosing randomly both the control class and the experimental class so that the results of the treatment can be known more accurately. The research subjects were all fifth grade students of SDN Poma. The data collection technique used a test technique which was analyzed using the SPSS for windows 20 computer program. Based on the results of the research and the results of data analysis, the value of 8,390 > t table 2,021 showed that audio-visual media had an effect on the learning outcomes of fifth graders at SDN Poma in the Natural Sciences subject. Treating Clean Air. Based on the results of the overall discussion, it can be concluded that audio-visual media affects the learning outcomes of fifth graders at SDN Poma with a sig value of 0.000 <0.05 as the basis for making the decision on the hypothesis that H1 is accepted and H0 is rejected and states that there is an influence between the independent variable (X) on the dependent variable (Y) under study. Keywords: Learning Outcomes, Audio Visual Learning Media
Potensi Kearifan Lokal Kudus Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar
Muhammad Rijal Aufa
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.369
Di era globalisasi ini, terdapat banyak dampak negatif terutama dalam hal kearifan lokal. Demi melestarikan dan memperkenalkan kearifan lokal kepada siswa maka cara yang paling tepat adalah dengan menghubungkan kearifan lokal dengan materi IPA di Sekolah Dasar. Menghubungkan antara kearifan lokal dengan pembelajaran IPA di Sekolah Dasar ini mampu menguatkan penerapan konsep yang dipelajari dan mampu membuat kesan tersendiri bagi siswa sehingga informasi yang di dapat siswa akan tersimpan lebih lama di dalam otak mereka. Tujuan dari analisis penelitian ini yaitu untuk menganalisis potensi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif. Penelitian dengan pendekatan naratif secara umum merupakan bagian menyeluruh dari suau praktik penelitian yang bersifat kualitatif sehingga diperlukan pemahaman mengenai karakteristik dari jenis – jenis penelitian yang termasuk dalam kategori pendekatan naratif sebelum melaksanakannya (Suparman, 2009). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dilakukan untuk mengumpulkan informasi dengan mengajukan sejumlah pertanyaan secara lisan dan dijawab secara lisan pula., observasi meliputi pengamatan kondisi interaksi pembelajaran, tingkah laku anak dan interaksi anak dalam kelompoknya. Teknik analisis data dilakukan sepanjang penelitian mulai dari awal penelitian hingga akhir penelitian. Hal ini dilakukan karena peneliti kualitatif mendapat data yang membutuhkan analisis sejak awal penelitin bahkan hasil analisis penelitian awal akan menentukan proses penelitian selanjutnya. Terdapat tiga jalur dalam analisis data kualitatif yaitu reduksi data, pemyajian data, dan penarikan simpulan (Miles & Huberman, 1992). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika guru mampu menghadirkan kearifan lokal dalam menjelaskan materi IPA maka siswa akan menjadi lebih mudah dalam memahami materi, selain itu dapat membuat siswa menjadi lebih peka dengan hal-hal yang ada lingkungan sekitar. Contoh budaya yang dikembangan oleh guru dalam pembelajaran IPA adalah Batik Kudus. Selain itu batik Kudus contoh kearifan lokal yang disampaikan dalam pembelajaran yaitu Jenang Kudus. Pembelajaran berbasis kearifan lokal sangat penting diterapkan dalam pembelajaran yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa serta sebagai media dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap kearifan lokal di daerah, penanaman karakter positif sesuai nilai luhur.
Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VII Mts Al Raisiyah Sekarbela Mataram
Destiya Ayu ningsih;
yusuf Ali Harris
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.395
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurikulum 2013 yang disusun oleh pemerintah yang diharapkan siswa mampu memuat keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pembelajaran keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran dan instrument penilaian pembelajaran kelas VII MTs Al Raisiyah Sekarbela pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik dan guru IPA kelas VII MTs Al Raisiyah Sekarbela. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan observasi, dokumentasi, wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Skala likert dan kata kerja oprasional dari teori Andreson dan Karthwohl untuk menganalisis RPP dan soal penilaian akhir tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan pembelajaran didominasi oleh kecakapan berpikir tingkat rendah, walaupun terdapat kecakapan berpikir tingkat tinggi pada salah satu indikator pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran, guru sudah mengarah pada keterampilan berpikir tingkat tinggi, meskipun guru belum sepenuhnya mengaplikasikan seluruh keterampilan 4C dalam kegiatan pembelajaran. Dalam penilaian pembelajaran masih terdapat kemampuan yang kadang-kadang diterapkan yaitu berpikir kritis dan kreativitas, sementara itu kemampuan kolaborasi dan komunikasi sudah sering diterapkan. Instrument penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi melalui penilaian soal akhir tahun mengacu pada keterampilan berpikir tingkat rendah. Jadi dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran keterampilan berpikir tingkat tinggi pada mata pelajaran IPA kelas VII MTs Al Raisiyah belum sepenuhnya mengacu pada keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hal ini perlu adanya perbaikan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dan instrument penilaian agar terciptanya kegiatan pembelajaran yang mengacu pada keterampilan berpikir tingkat tinggi
Hubungan Dialektikal Bahasa dan Praksis Sosial dengan Menggunakan Model Dialog dalam Syair Adat Sono Odi (Pemotongan Batu Kubur) Masyarakat Wewewa, Sumba Barat Daya: Kajian Ekolinguistik
Yuliana Sesi Bitu;
Yohana Renda
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.410
This study aims to determine the dialectical relationship of language and social praxis by using the Dialogue Model in the Sono Odi customary poetry (cutting of grave stones) of the Wewewa Community, Southwest Sumba. This research is included in the type of qualitative descriptive research. Methods and data collection techniques used in research is the method of listening to the basic techniques of tapping or recording. In its implementation, the basic technique of tapping is assisted by two advanced techniques, namely the free listening technique and the recording technique. The data analysis methods and techniques used in this study are the extralingual equivalent method with contextual techniques. The results of the data analysis show that the use of language in the traditional poetry of sono odi (cutting of grave stones) of the Wewewa community, Southwest Sumba has a close relationship with nature and socio-cultural relations between humans and humans, humans and nature, humans and ancestors, and humans and God. as its creator. These relationships can be seen using the dialogue method (Bang & Doors, 1993) by analyzing the meaning of a metaphor using ecolinguistic studies, namely the older generation as text makers (S1) and younger people as speech partners (S2) in a subject. or anonymous categories which are sociocultural constituents (S3). Giving advice and advice takes place within an ideological, sociological and biological TOPOS environment which refers to a condition (O) that exists in the Wewewa community, Southwest Sumba
Peningkatan Keterampilan Menulis Mahasiswa Program Studi PBI STKIP Weetebula melalui Strategi POWERS
Doni Kelen;
Lasarus Bulu Kaleka;
Fransiskus Bernardus Ghoghi
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.412
Penelitian ini berangkat dari adanya keprihatinan rendahanya kemampuan menulis mahasiswa semester tiga pada mata kuliah keterampilan menulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasiexperimental. Metode penelitian ini menggunakan dua grup subjek yakni grup eksperimental dan grup kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi powers sangat efektif membantu mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan menulis mereka. Hasil ini juga bisa menjadi model bagi peningkatan keterampilan berbahasa lainnya. Data dari penelitian ini didapat dari studi lapangan di dua kelas pararel Semester III di STKIP Weetebula.
WUJUD WACANA KEMANUSIAAN DALAM NOVEL KETIKA LAMPU BERWARNA MERAH
Lasarus Bulu Kaleka
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53395/jes.v5i1.413
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud wacana kemanusiaan dalam novel Ketika Lampu Berwarna Merah, karya Hamsad Rangkuti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya wujud wacana kemanusiaan dalam novel Ketika Lampu Berwarna Merah, yaitu adanya wujud wacana kebersamaan antar sesama pengemis, tolong-menolong antar sesama pengemis dan kepada kaum miskin, persaudaraan antar sesama, kedermawanan kepada sesama, dan cinta kepada Tuhan, sesama dan alam.