Healthcare Nursing Journal
Healthcare Nursing Journal merupakan salah satu Journal Elektronik yang dikelola oleh Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ini terbit secara berkala, dan merupakan fasilitas bagi civitas akademika pada bidang kesehatan dan keperawatan. Memuat berbagai karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengabdian, kajian pustaka, dan praktikum dengan ruang lingkup ilmu keperawatan. Healthcare Nursing Journal mewadahi hasil karya Dosen, Mahasiswa, dan pakar kesehatan lainnya sebagai sarana publikasi secara ilmiah.
Articles
211 Documents
PENGARUH TERAPI HUMOR DENGAN VIDEO KOMEDI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI PRIMER
Tri Wijayanto;
Apri Budianto;
Irmaya Meilinda Sari
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.869 KB)
Terapi humor merupakan tindakan untuk menstimulasi seseorang untuk tertawa, tindakan ini mampu merangsang pelepasan opiat endogenous atau yang sering disebut dengan endorfin. Manfaat endorfin yaitu membuat relaksasi yang berdampak pada pelebaran pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah, dengan kondisi relaks juga akan membuat denyut jantung menjadi normal. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh terapi humor dengan video komediterhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi primer di Panti Tresna Werdha Natar Lampung Selatan. Desain penelitian ini adalah jenis quasy experiment semu dengan rancangan pretest–posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang menderita hipertensi primer di panti tresna werdha. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 86 orang Teknik sampel consecutive sampling. Analisis data yang peneliti gunakan adalah uji Paired T Test. Berdasarkan analisis data diketahui nilai p-value 0,000 atau p-value < 0,05, yang artinya ada pengaruh terapi humor terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi primer di Wilayah Kerja Panti Tresna Werdha Natar Lampung. Hasil penelitian diharapkan agar pihak Puskesmas dapat bekerjasama dengan instansi lain untuk menjalankan program penurunan angka kejadian hipertensi memberikan sosialisasi, terapi humor secara rutin serta pencatatan tekanan darah kepada para lansia.
DUKUNGAN KELUARGA DAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT MITRA HUSADA PRINGSEWU
Nur Fadhilah;
Lusiyana Pangestuti;
Rani Ardina
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.222 KB)
Stroke merupakan penyebab umum kematian ke tiga di Negara maju setelah penyakit kardiovaskular dan kanker. Stroke terjadi karena ada gangguan aliran darah ke bagian otak. Bila ada daerah otak yang kekurangan pasokan darah secara tiba-tiba dan penderitanya mengalami gangguan sistem syaraf sesuai daerah otak yang terkena. Bentuknya dapat berupa lumpuh sebelah (hemiplegia), berkurangnya kekuatan sebelah anggota tubuh (hemiparesis), gangguan bicara, gangguan rasa (sensasi) di kulit sebelah wajah, lengan atau tungkai, akibat lanjut pasien mengalami gangguan kebersihan diri (personal hygiene). Dorthea Orem menjelaskan bahwa perawatan diri merupakan kegiatan memenuhi kebutuhan dalam mempertahankan kehidupan, kesehatan dan kesejahteraan individu baik dalam keadaan sehat maupun sakit. Model Orem diperluas dari perawatan individu menjadi perawatan keluarga. Salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan pemenuhan kebersihan diri menurut Orem adalah sistem keluarga, disinilah keluarga dibutuhkan jika seorang dewasa tidak mampu melaksanakan perawatan diri secara memadai untuk memepertahankan kehidupan, memelihara kesehatan, atau penyakit. Tujuan penelitan ini adalah diketahuinya hubungan dukungan keluarga dengan personal hygiene pada pasien stroke di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu Tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan metodeanalitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 83 orang dan sampel 69 orang dengan teknik sampling accidental sampling. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dan lembar observasi kemudian dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (p-value = 0,000) dukungan keluarga dengan personal hygiene pada Pasien Stroke. Pemberian perawatan yang komprehensif sebaiknya melibatkan peran serta keluarga, hal ini sejalan dengan tugas keluarga yaitu memberikan perawatan pada angota keluarga yang mengalami masalah kesehatan.
The Effect Of Health Education On The Knowledge And Attitudes Of Adolescent Health Cadres About Table Fe Consumption In Sma N 1 Kediri Regency
Erni Rahmawati;
Ratih Kusuma Wardhani;
Anas Tamsuri;
Bambang Wiseno
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.431 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2752
Anemia in young women has an impact on impaired physical growth, decreased endurance, decreased intelligence, reduced learning achievement and concentration and always appears lethargic, pale and uninspired. The purpose of the study was to determine the influence of health education on the knowledge and attitudes of Adolescent Health Cadres (KKR) at SMA N 1 Kediri Regency. The research method used is quasi-experimental with a one group pretest-posttest design. The sample in this study was 80 students of SMA N 1 Kediri Regency. The variables in the study were independent variables (health education interventions about fe tablet consumption) and dependent variables (knowledge and attitudes). The research measuring instruments used questionnaires and analyzed by univariate analysis, normality test with one kolmogorov-smirnov test, and bivariate analysis using wilcoxon test. The results showed that there was an influence of health education on the knowledge (p = 0.000) and attitudes (p = 0.000) of adolescent health cadres (KKR) about the consumption of Fe tablets. The health promotion organizing team needs to prioritize effective methods and attract students' interest in following the material provided. Keyword: Knowledge, Attitudes, KKR
Penerapan Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Sirosis Hepatis
Maria Putri Sari Utami;
Septiana Fathonah;
Fina Lestari
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.092 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2784
Sirosis hepatis adalah penyakit hati kronis yang ditandai adanya perubahan jaringan hati dan hilangnya fungsi hati dengan timbulnya fibrosis dan terbentuknya nodul regeneratif. Salah satu masalah psikospiritual yang sering muncul pada pasien sirosis hepatis adalah kecemasan. Tingkat kecemasan dapat diturunkan dengan terapi non farmakologi yaitu terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien sirosis hepatis. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus. Instrumen yang digunakan Standar Operating Prosedur (SOP) sesuai Evidance Based Nursing (EBN) dan kuisoner Hamilton Rating Scale For Anxiety (HRS-A), subjeknya penelitian Tn.S dengan sirosis hepatis. Hasil penelitian ini adalah Sebelum diberikan terapi SEFT tingkat kecemasan pasien dengan skor 25 (kecemasan sedang), sedangkan setelah diberikan terapi SEFT tingkat kecemasan turun menjadi 20 (kecemasan ringan). Penerapan terapi SEFT berdampak positif terhadap kondisi pasien, penerapan terapi SEFT secara rutin dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien sirosis hepatis
Program Siaga Ibu Muda (Rasi-Bunda) dalam Upaya Mencegah Stunting Pada Ibu Menikah Usia Dini Di Wilayah Kerja Singkawang Utara 1
Dwi Sulistyawati;
Marsia Marsia;
Revani Hardika
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.534 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2809
Program RASI-BUNDA dalam upaya mencegah stunting merupakan program yang dibentuk sebagai upaya pencegahan stunting pada ibu menikah dini. Program ini meliputi edukasi, brainstorming, dan problem solving. Materi yang diberikan berupa persiapan kehamilan, persiapan kehamilan, dan gizi seimbang. Sehingga berpotensi menjadi acuan dan diaplikasikan jika benar teruji secara ilmiah dapat mencegah stunting pada ibu menikah usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra-experiment with pre-test and post test with control group yang mana penelitian ini menggunakan control grup. Populasi target dalam penelitian ini adalah ibu yang menikah usia dini (dengan umur 16-20 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Singkawang Utara IPemberian Edukasi dengan Kelas RASIBUNDA secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan responden tentang Stunting dan 1000 HPK dengan p value 0,000 ( 0,05). Pemberian Edukasi dengan Kelas RASIBUNDA secara signifikan dapat meningkatakan pengetahuan dan sikap responden tentang Status Gizi dengan p value 0,000 (0,05)Puskesmas dapat memanfaatkan dan mengadopsi metode peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pencegahan stunting terutama dengan media Pendidikan yaitu Modul RASIBUNDA dan sistem diskusi sehingga proses transfer informasi lebih bersifat interaktif atau komunikasi aktif. Responden diharapkan siap dan mampu menerapkan pengetahuan yang didapatkan serta meningkatkan sikap yang baik dalam mencegah stunting.
The Effectiveness of Coughing Effectively for Removing Secretions In Clients of Bronchial Asthma : Case study
Andan Firmansyah;
Shofi Nurwahidah;
Dadi Hamdani;
Ade Fitriani;
Asep Gunawan
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.115 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2825
Bronchial asthma is a chronic inflammatory disease that causes swelling and narrowing of the airways, causing increased hyperreactivity and airway hyperresponsiveness. The purpose of this case study is to gain real experience in providing direct nursing care to children suffering from bronchial asthma with a diagnosis of ineffective airway clearance. The method used by the author is descriptive analysis method in the form of case studies, with reports of nursing care through the nursing process approach. Subjects in children with bronchial asthma with ineffective airway clearance problems. Meanwhile, the data collection includes interviews, observations, physical examinations and documentation studies. The results of the case study at the assessment stage revealed that the client complained of shortness of breath accompanied by coughing up phlegm. The intervention and implementation used to overcome the accumulation of secretions is to practice effective coughing techniques which are carried out once a day. The conclusion of virginity care for children with bronchial asthma with ineffective airway clearance is partially resolved. Giving effective cough intervention is very efficient in removing secretions with the secretions being successfully removed.
Hubungan Mekanisme Koping Dengan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Baros Kota Sukabumi
Neng Fauziyah;
Yohan Frans Unmehopa;
Rosliana Dewi
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.571 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2833
Diabetes Melitus juga dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari oleh penyandangnya dan saat diketahui sudah terjadi komplikasi. Pada penderita DM diharuskan menjalani beberapa pengobatan dan perubahan pola hidup. Perubahan hidup yang mendadak membuat penderita DM menunjukan reaksi psikologis seperti kecemasan yang meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kecemasan pada penderita Diabetes Melitus. Jenis penelitian ini korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 52 responden, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner baku. Analisis statistik menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan mekanisme koping dengan kecemasan (p-value 0,003). Kesimpulan, terdapat hubungan mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien DM di Wilyah kerja Puskesmas Baros Kota Sukabumi. Diharapkan penelitian ini menjadi masukan untuk memberikan penyuluhan tentang mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien diabetes melitus agar kedepannya berdampak lebih baik terhadap kesehatan
Latihan Mobilisasi Untuk Meningkatkan Proses Pemulihan Pasca Operasi Laparatomi Pada Pasien Peritonitis
Ade Fitriani;
Wina Widianti;
Lilis Lismayanti;
Andan Firmansyah;
Dadi Hamdani
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.876 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2835
Studi ini dilakukan untuk mempresentasikan intervensi latihan mobilisasi untuk meningkatkan proses pemulihan pada pasien dengan gangguan mobilitas fisik. Penelitian ini menggunakan metode asuhan keperawatan, mencakup pengkajian, merumuskan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi yang dilakukan selama 2 hari di ruangan Anggrek BLUD RSU Kota Banjar dan 1 hari di rumah klien yang bertempatkan di Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Diagnosa keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik berhubungan dengan Kelemahan Fisik Pasca Operasi dengan nomor diagnosa D.0054, diberikan intervensi mobilisasi selama 4 hari dengan durasi waktu 30 menit dalam sehari, setelah intervensi dilakukan, masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik terhadap klien teratasi ditandai dengan peningkatan kekuatan otot yang semula kekuatan otot eksremitas atas 4 dan eksremitas bawah 3 menjadi 5 untuk kekuatan otot eksremitas atas dan 4 untuk kekuatan otot eksremitas bawah, serta meningkatnya pola aktivitas pada klien secara mandiri. Pemberian intervensi mobilisasi terbukti bermanfaat untuk meningkatkan proses pemulihan pasca operasi, manfaat terap akan maksimal apabila dilakukan secara berkala dan bertahap
Analisis Hubungan Self Efficacy dengan Kejadian Tb Paru di Puskesmas Tamalanrea
Suarnianti Suarnianti;
Yusran Haskas
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.251 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2836
Tuberkulosis paru merupakan suatu penyakit menular yang infeksinya dapat disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis dan sering ditemukan menyerang paru-paru namun dapat juga menyerang organ lainnya. Hal tersebut menjadikan Tuberculosis paru sebagai penyebab kematian tertinggi ke-3 di dunia setelah penyakit arteri coroner (jantung iskemik) dan stroke. Self-efficacy sangat dibutuhkan oleh penderita TBC karena merupakan kekuatan positif dalam diri pasien berupa keyakinan melewati proses pengobatan sampai sembuh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan self-efficacy dengan kejadian TB Paru di Puskesmas Tamalanrea. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 47 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki self-efficacy tinggi berjumlah 37 responden, dimana terdapat 43,2% yang mengalami suspek TB paru dan 56,8% yang mengalami TB paru BTA (+), sedangkan responden yang memiliki self-efficacy rendah berjumlah 10 responden, dimana terdapat 0,0% yang mengalami suspek TB paru dan 100,0% yang mengalami TB paru BTA (+).Â
Smartphone Addiction and Sleep Disorder among Students at SDN Setonorejo 1 Kras Kediri
Erva Elli Kristanti
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.548 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2837
Addiction is a initial habit that is always done without self-control. Addiction according to the KBBI is a physical and mental addiction or dependence on a substance. The bad effects of internet addiction are concentration problems, sleep pattern disturbances that can have a bad impact on performance. The objective of this study was to identify the description of Smartphone Addiction at State Elementary Setonorejo Kras Kediri. The research method used was descriptive. Data retrieval was carried out using the Chen Internet Addictional Scale (CIAS) to obtain smartphone incident data. The number of research respondents were 27 students at State Elementary Setonorejo Kras Kediri. Based on the results of the study, it was found that most of the students of State Elementary Setonorejo Kras Kediri did not experience Smartphone Addiction as many as 20 students (74.07%) but there were students who were at risk of experiencing Smartphone Addiction as many as 7 students (28.93%). Meanwhile, disturbances in initiating sleep did not occur at State Elementary Setonorejo Kras Kediri as many as 27 (100%). Based on these results, it was necessary for the cooperation of the school and parents to break the level of gadget addiction so that students can continue to achieve achievement  Â