Healthcare Nursing Journal
Healthcare Nursing Journal merupakan salah satu Journal Elektronik yang dikelola oleh Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ini terbit secara berkala, dan merupakan fasilitas bagi civitas akademika pada bidang kesehatan dan keperawatan. Memuat berbagai karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengabdian, kajian pustaka, dan praktikum dengan ruang lingkup ilmu keperawatan. Healthcare Nursing Journal mewadahi hasil karya Dosen, Mahasiswa, dan pakar kesehatan lainnya sebagai sarana publikasi secara ilmiah.
Articles
211 Documents
Pengaruh Resistance Training Terhadap Body Mass Index (BMI) pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Yusran Haskas;
Suarnianti Suarnianti
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.554 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2845
Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein akibat dari kekurangan fungsi insulin. Penyakit diabetes melitus adalah penyakit tidak dapat disembuhkan, akan tetapi penderita diabetes melitus dapat hidup sehat apabila dapat mengontrol gula darah dengan baik. Salah satu penyebab penderita diabetes kesulitan dalam mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil yaitu kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga serta pola makan yang tidak dijaga. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh resistance training terhadap Body Mass Index (BMI) pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Preexperimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon.
Pengaruh Rendam Duduk Dengan Air Hangat Terhadap Tingkat Nyeri Sendi
Muhammad Fauzi;
Brilyan Anindya Dayfi;
Endang Setiawaty
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.985 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2857
Nyeri adalah perasaan tidak nyaman yang betul-betul subyektif dan hanya orang yang menderitanya dapat menjelaskan dan mengevaluasinya. Proses rendam terutama rendam duduk dengan air hangat merupakan rendam tubuh dari pinggang sampai ke pantat dengan menggunakan air hangat yang dapat memberikan efek vasodilatasi sehingga dapat meningkatkan aliran darah kebagian tubuh yang mengalami cedera (memperbaiki sirkulasi), mengendorkan (otot, tendon, dan ligament), mempercepat penyembuhan jaringan, mengurangi nyeri dan peradangan, serta membersihkan luka kotor. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan rancangan “One Group Pretest-Postest Designâ€. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisa data eksperimen untuk mengetahui pengaruh rendam duduk dengan air hangat terhadap tingkat nyeri sendi dengan menggunakan uji t-test pada taraf signifikan 5%. Hasil analisa statistic dengan uji t didapatkan nilai t-hitung = 18,79 > t-tabel = 1,70 dengan tingkat signifikan 0,05. Jadi ada pengaruh yang signifikan antara pemberian rendam duduk dengan air hangat terhadap tingkat nyeri sendi pinggang pada lansia.  Â
Hubungan Peran Tenaga Kesehatan dengan Self Assessment Pemantauan Gerak Janin Pada Ibu Hamil
Novita Triyuliandari;
Dian Roza Adila;
Dewi Kurnia Putri
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.939 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2860
Self assessment merupakan penilaian diri dalam proses memandang diri sendiri. Dalam pemantauan gerakkan janin, self assessment penting dilakukan untuk mengetahui kesejahteraan janin, sehingga dapat menurunkan kejadian IUFD. Perlu adanya peran tenaga kesehatan dalam memotivasi ibu hamil untuk mendeteksi gerakan janin agar tidak terjadi komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran tenaga kesehatan terhadap self assessment pemantauan gerak janin pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatakan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 78 ibu hamil trimester III yang berada di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru dengan teknik sampel yaitu accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang di uji dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 44 responden (56,4%) memiliki peran tenaga kesehatan yang baik dan 48 responden (61,5%) memiliki self assessment yang baik dalam pemantauan gerakkan janin. Terdapat hubungan antara peran terana kesehatan terhadap self assessment pemantauan gerak janin pada ibu hamil dengan nilai P value 0,011 (<0,05). Semakin baik peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi terkait pemantauan gerakkan janin maka semakin baik self assessment pemantauan gerakkan janin pada ibu hamil. Diharapkan kepada ibu hamil dapat mempertahankan self assessment pemantauan gerakkan janin dirumah.
Cooperative Learning Approach in Increasing Knowledge of First Aid for Bleeding
Elfi Rahmawati;
Didik Susetiyanto Atmojo;
Puguh Santoso
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.448 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2866
Bleeding that occurs due to trauma needs to be treated early to stop it as soon as possible. Trauma events often occur in the community so that it is hoped that there will be a positive contribution from students who are part of the community to provide first aid to victims who experience bleeding quickly and accurately. The purpose of this study was to determine the increase in knowledge of KSR team students on first aid for bleeding. This research was conducted at SMA Negeri 1 Kediri. The population in this study were members of the KSR who had never received the material and practice of first aid for bleeding before. This study uses a pre-experimental one group pre-post test design. Filling out the questionnaire was carried out before and after the intervention, respondents were given health education, discussions, and brief training on first aid in cases of bleeding in groups. This study used the Wilcoxon statistical test with a = 0.05. The variable in this study was knowledge of first aid on bleeding.
Berat Badan Lahir Rendah Berhubungan Dengan Kejadian Asfiksia Pada Bayi Di RSU Kerta Usadha
Aditha Angga Pratama;
Putu Wahyu Sri Juniantari Sandy
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.507 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2874
Kematian bayi menjadi salah satu target SGDs yang harus diturunkan. Tingginya angka kematian bayi baru lahir disebabkan salah satunya karena Asfiksia dan Berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah Ibu bersalin di Kerta Usadha dalam rentang waktu Januari-Pebruari 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden. Selanjutnya teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner mengenai karakteristik dan lembar observasi berat badan lahir serta kejadian asfiksia pada bayi. Hasil yang ditemukan dengan analisis fisher exact dua arah adalah signifikan secara statistik dengan nilai p (0,002 95% CI 1,17-3,01). Nilai OR : 1,87. Kesimpulannya bahwa terdapat hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian asfiksia di RSU Kerta Usadha.
Edukasi Menstruasi Melalui Media Tiktok Terhadap Kesiapan Menghadapi Menarche
Ai Rahmawati;
Reni Nurdianti;
Gita Puspitasari
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.987 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2878
Menarche merupakan menstruasi pertama yang terjadi pada masa awal remaja ditengah masa pubertas sebelum memasuki masa reproduksi yang terjadi dalam rentan usia 10-16 tahun. Masalah yang dihadapi remaja putri di negara berkembang yaitu masih minimnya tingkat pengetahuan remaja tentang menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menstruasi melalui media TikTok terhadap kesiapan menghadapi menarche. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian quasy eksperiment one group pretest post test desain. Sampel adalah siswi kelas V yang belum mengalami menstruasi berjumlah 72 orang siswi. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji T-dependen. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh edukasi menstruasi melalui media TikTok terhadap kesiapan menghadapi menarche dengan p-value 0,000<0,05. Simpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh edukasi menstruasi melalui media TikTok terhadap kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas V, oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan penyuluhan agar terwujudnya kesiapan remaja dalam menghadapi menarche.
Hubungan antara Tingkat Stres Belajar dengan Kecanduan Game Online pada Remaja SMK Revany Putra Jambi
Winna Kurnia Sari AZ;
Rica Tri Septinora;
Sri Mulyati
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.789 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2879
Remaja dengan tingkat stres tinggi cenderung menggunakan game online. Data dari WHO tahun 2018 menyatakan bahwa ada 45,3% dari 3.264 siswa sekolah yang bermain game online selama sebulan terakhir dan tidak berniat untuk berhenti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress belajar dengan kecanduan game online pada remaja di SMK Revany Indra Putra Jambi 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian dilaksanakan tanggal 09-14 Agustus 2021. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa XI dan XII di SMK revany indra putra jambi sebanyak 254 siswa laki laki dan perempuan. Teknik pengambilan sample menggunakan teknik Purposive sampling dengan rumus Solvin. sample penelitian sebanyak 72 siswa siswi. Data yang terkumpul dianalisis secara Univariat dan Bivariat mengunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres sebanyak sebanyak 42 responden (58,3%) dan sebagian besar responden mengalami kecanduan game online sebanyak 54 responden (75%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres mempengaruhi kecanduan game online pada remaja.
Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Intensitas Hipertensi Pada Lansia Laki-Laki Di Kelurahan Ciamis
Dedi Supriadi;
Jajuk Kusumawaty;
Adi Nurapandi;
Rena Yulia Putri;
Alis Sundewi
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.681 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2881
Tekanan darah tinggi atau sering disebut hipertensi merupakan salah satu faktor akibat kematian masyarakat di dunia, dan setiap tahunnya selalu meningkat. Merokok merupakan salah satu penyebab tekanan darah tinggi (hipertensi). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok dengan intensitas hipertensi pada lansia laki-laki di Kelurahan Ciamis. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain penelitian survei analitik cross sectional pada 92 responden lansia laki-laki yang mempunyai kebiasaan merokok. Jumlah populasi 1.172 lansia laki-laki, dan pengambilan sampel menggunakan metode quota sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 94.6% untuk lama merokok berat (>20 tahun), 64.1% untuk jumlah rokok sedang (11-20 batang/hari), 55.4% untuk jenis rokok nonfilter dan 76.1% untuk tidak mengalami hipertensi. Ternyata ada hubungan antara kebiasaan merokok (jumlah rokok) dengan intensitas hipertensi pada lanjut usia laki-laki di Kelurahan Ciamis karena nilai sign 0,041 lebih kecil dari 0,05
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung Tahun 2022
Idayati Idayati;
Nabila Wulan Suci
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.037 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2890
Prevalensi gangguan jiwa jumlahnya terus meningkat, di Indonesia skizofrenia mencapai sekitar 400.000 orang atau sebanyak 7 per 1.000 penduduk, di provinsi Lampung sebesar 0, 8 per 1000 penduduk meningkat menjadi 3, 2 per 1000 penduduk. hasil Riskesdas di tahun 2018 jumlah meningkat menjadi 3, 2 per 1000 penduduk. Data RSJD Provinsi Lampung pasien skizofrenia meningkat dari 1.445 orang menjadi 2.478 orang. Kekambuhan dapat terjadi dikarenakan pengobatan yang terhenti dan kurangnya peran serta keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien skizofrenia yang berkunjung di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang, menggunakan purposive sampling. Analisa bivariate menggunakan uji chi square dengan signifikasi 10%. Hasil analisis univariat didapat hasil dukungan keluarga dengan kategori buruk 45 responden (46,9%) dan tingkat kekambuhan tinggi, yaitu dengan jumlah 46 responden (47,9%). Analisis bivariate diperoleh adanya hubungan dukungan keluarga dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia (p-value=0,038). Pentingnya memotivasi anggota keluarga dengan memberikan pemahaman tentang skizofrenia disertai memberikan motivasi untuk selalu mendukung dan menemani pasien menjalani pengobatan skizofrenia.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi
Erna Elfrida Simanjuntak
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.925 KB)
|
DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2894
Salah satu penyakit tidak menular yaitu diabetes mellitus. Diabetes mellitus adalah kumpulan gejala yang ditimbulkan pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula darah (glukosa). Pada tahun 2022 prevalensi diabetes mellitus tipe II untuk Kota Jambi sebesar 11,679 dengan proporsi 2,04 % per 100 jumlah penduduk.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara faktor resiko : faktor genetik (keturunan), aktifitas fisik (olahraga), dan pola makan dengan kejadian diabetes mellitus tipe II.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control untuk melihat antara hubungan antara variabel independen dan variabel independen pada waktu bersamaan di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi. Tekhnik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan metode Chi square.Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dengan kejadian diabetes mellitus tipe II dengan nilai p-value 0,024 dan OR 6,0. Ada hubungan yang bermakna antara aktifitas fisik dengan kejadian Diabetes mellitus tipe II dengan nilai p-value 0,026 dan OR 5,5. Ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian diabetes mellitus tipe II dengan nilai p-value 0,007 dan nilai OR 11,0. Kejadian diabetes mellitus tipe II disebabkan adanya faktor genetik (keturunan), aktifitas fisik (olahraga), dan pola makan. Diharapkan peran serta tenaga kesehatan, masyarakat untuk mengoptimalkan fungsi promotif dan preventif dalam upaya deteksi dini terhadap penyakit diabetes mellitus.