Healthcare Nursing Journal
Healthcare Nursing Journal merupakan salah satu Journal Elektronik yang dikelola oleh Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ini terbit secara berkala, dan merupakan fasilitas bagi civitas akademika pada bidang kesehatan dan keperawatan. Memuat berbagai karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengabdian, kajian pustaka, dan praktikum dengan ruang lingkup ilmu keperawatan. Healthcare Nursing Journal mewadahi hasil karya Dosen, Mahasiswa, dan pakar kesehatan lainnya sebagai sarana publikasi secara ilmiah.
Articles
211 Documents
PENERAPAN JUS MENTIMUN UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI
Atria Nurwahyu Adegita;
Lilis Lismayanti
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.468 KB)
Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena mempengaruhi organ lain dan biasanya baru disadari oleh pasien ketika gejala yang menyebabkan komplikasi terjadi. Salah satu pengobatan nonfarmakologis untuk hipertensi adalah manajemen diet dengan makan mentimun. Mentimun mengandung potasium dan bersifat diuretik yang dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan jus mentimun untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi RT. 02RW. 03 Tasikmalaya, Kecamatan Singaparna, Desa Sukamria. Subyek studikasus ini adalah seorang penderita hipertensi. Standar operasional prosedur (SOP) untuk jus mentimun berfungsi sebagai sumber data. Hasil perawatan menunjukkan bahwa setelah 3 hari terapi jus mentimun, tekanan darah turun dari 160/100 mmHg menjadi 144/80 mmHg. Kesimpulan dari hasil pasien bahwa terapi jus mentimun dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi adalah . Diharapkan tenaga medis dapat memberikan informasi kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan hipertensi dalam bentuk pengobatan nonfarmakologis melalui kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan jus mentimun.
PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGKUBUMI KOTA TASIKMALAYA
Hisyam Farhan Nugroho;
Neni Nuraeni;
Ubad Badrudin
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.666 KB)
Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi ditandai dengan rasa sakit yang tajam. Dampak dismenore pada remaja dapat mengganggu proses belajar, sering bolos sekolah dan tidak konsentrasi. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri dismenore dengan air kelapa hijau. Tujuan laporan ini untuk mengetahui penerapan pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Subyek dalam laporan akhir ini seorang remaja yang mengalami dismenore. Metode yang digunakan memberikan air kelapa hijau berdasarkan hasil literature review melalui search engine google scholar diberikan sebanyak 200cc air kelapa hijau diberikan 2x sehari selama 2 hari, pengukuran skala nyeri mengguankan skala penilaian numerik (Numerical rating scales, NRS). Hasil observasi hari ke-1 skala nyeri sebelum diberikan intervensi 5 (nyeri sedang), sedangkan skala nyeri sesudah diberi tindakan 4 (nyeri sedang). Pada hari ke-2, skala nyeri sebelum diberi tindakan 4 (nyeri sedang), sedangkan skala nyeri sesudah diberi tindakan 2 (nyeri ringan). Ada perbedaan penurunan skala nyeri pada hari ke-1 dan ke-2 dengan rata-rata penurunan 1,5. Kesimpulan menunjukkan bahwa pemberian air kelapa hijau dapat menurunkan nyeri dismenore, hal ini disebabkan karena air kelapa hijau mengandung kalsium, magnesium dan vitamin C yang dapat mengurangi ketegangan otot perut (termasuk otot uterus) dan membantu meringankan rasa sakit akibat kram menstruasi. Disarankan bagi para remaja yang mengalami dismenore sebelum menggunakan obat anti ny
PENERAPAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANCATENGAH
Tika Fitriani;
Nia Restiana;
Ubad Badrudin
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.082 KB)
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular namun degeneratif dan kronik ditandai dengan meningkatnya tekanan darah arteri lebih dari 140/90 mmHg yang berkelanjutan. Angka kejadian hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan disetiap tahunnya. Hipertensi dapat memicu timbulnya kerusakan organ lain seperti stroke, retinopati, gagal ginjal, dan penyakit kardiovaskular. Hipertensi merupakan penyakit kronik yang mengindikasikan perlunya pengobatan secara berkelanjutan yang tidak menimbulkan efek samping. Salah satu penanganan yang tidak menimbulkan efek samping yaitu dengan terapi herbal daun salam. Penerapan inovasi ini ditujukan untuk melihat keberpengaruhan dari terapi rebusan daun salam pada penurunan tekanan darah Tn. D yang menderita hipertensi di wilayah Kerja Puskesmas Pancatengah. Hasil penelitian menunjukan sebelum dilakukan terapi rebusan daun salam tekanan darah Tn.D 160/90 mmHg setelah selama 7 hari dilakukan terapi daun salam 2 kali satu hari, tekanan darah Tn.D menjadi 140/80 mmHg. Kesimpulannya terdapat pengaruh yang signifikan dari terapi rebusan daun salam pada penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Diharapkan terapi pemberian rebusan daun salam ini dapat diaplikasikan untuk penanganan non-farmakologis yang tanpa menimbulkan efek samping pada penderita hipertensi.
PENERAPAN JUS BELIMBING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RT 004 RW 015 CINUNUK
Selly Selviani;
Miftahul Falah
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.33 KB)
Hipertensi atau yang dikenal dengan nama penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan pada penderita hipertensi yaitu dengan melakukan penerapan Jus belimbing untuk menurunkan tekanan darah. Penerapan Jus Belimbing sangat penting dilakukan untuk mencegah kekambuhan dan mencegah resiko terjadinya komplikasi. Tujuannya mengetahui Penerapan Jus Belimbing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Rt 004 Rw 015 Cinunuk. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang pasien dengan diagnosa medis hipertensi yang diberi asuhan keperawatan dengan penerapan jus belimbing untuk menurunkan tekanan darah di Rt 004 Rw 015 Cinunuk. Hasil dan pembahasan terjadi penurunan tekanan darah setelah dilakukan intervensi keperawatan dengan diberikan jus belimbing selama tujuh hari berturutturut. Berdasarkan studi kasus menunjukkan hasil bahwa pemberian jus belimbing efektiv dalam menurunkan tekanan darah baik sistolik maupun diastolik. Dan tahap evaluasi dilakukan selama 7 hari berturut-turut dengan hasil adanya penurunan tekanan darah yang sangat signifikan. Saran hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan intervensi keperawatan pada pasien Hipertensi yang mengalami masalah nyeri dengan tekanan darah yang tinggi dan diharapkan intervensi ini dapat dilaksanakan
PENERAPAN JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RT 001 RW 002 DESA GUNUNG MANGRI WILAYAH KERJA PKM CIBEUREUM
Putri Intan Muslimah;
Hani Handayani
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.847 KB)
Hipertensi merupakan penyakit yang paling sering ditemukan dikalangan masyarakat. Hipertensi yaitu suatu kondisi dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal dalam jangka waktu yang panjang. Penyakit hipertensi harus segera diobati dan ditangani karena bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang lainnya. Penanganan hipertensi bisa dilakukan dengan menggunakan farmakologi seperti obat antihipertensi dan non-farmakologi yaitu dengan terapi herbal atau terapi komplementer. Terapi komplementer untuk menurukan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi salah satunya dapat menggunakan tomat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi yaitu dengan menggunakan penerapan terapi jus tomat. Hasil dari penelitian ini selama 3 hari berturut-turut, didapatkan hasil bahwa memberikan terapi jus tomat efektif dalam menurunkan tekanan darah, dibuktikan dengan adanya penurunan tekanan darah pada Ny.R. Tomat yaitu buah yang sangat gampang ditemukan dimasyarakat, dimana tomat memiliki kandungan kalium (235 mg/ 100 gr tomat), bioflavonoid dan likopen yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan likopen dan bioflavoid bertindak sebagai antioksidan sehingga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sedangkan kandungan kalium di dalam tomat dapat menurunkan tekanan darah melalui sistem renin angiotensin aldosteron. Oleh karena itu disarankan bagi perawat dan responden untuk bisa mengintervensikan tindakan keperawatan secara mandiri sebagai salah satu terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan menggunakan terapi jus tomat.
PENERAPAN REBUSAN DAUN SALAM UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA PASIRLAJA
Rama Rhamadan;
Nia Restiana;
Ubad Badrudin
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (304.1 KB)
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat dan prevalensinya cukup tinggi dari tahun ketahun. Penyakit ini dapat menyebabkan risiko yang serius bagi penderita, bahkan bisa berisiko kematian. Salah satu penatalaksanaan non farmakologi salah satunya rebusan daun salam karena mengandung saponin, triterpen, flavonoid, tannin, alkaloid minyak atsiri (Seskuiterpen, Lakton,dan Fenol) yang bisa menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Rebusan Daun Salam Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Pasirlaja. Hasil penelitian pada Tn.U setelah pemberian rebusan daun salam sebanyak 100 ml dalam 2 kali sehari selama 7 hari di dapatkan penurunan tekanan darah dengan tekanan systolik 110 mmHg dan tekanan diastolik 80 mmHg. Daun salam mempunyai kandungan yang bermanfaat bagi penderita hipertensi yaitu diantaranya saponin, triterpen, flavonoid, tannin, alkaloid minyak atsiri (Seskuiterpen, Lakton,dan Fenol). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh rebusan daun salam terhadap perubahan tekanan darah pada Tn. U dengan penyakit hipertensi. Peneliti ini pun menyarankan dalam melakukan penatalaksanaan penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dapat melakukan dengan cara mengkonsumsi rebusan daun salam.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENYEBARAN COVID 19 DI DESA PRINGSEWU SELATAN KECAMATAN PRINGSEWU TAHUN 2021
Tiara Tiara;
Ida Yanti;
Manzahri Manzahri;
Desi Novianti
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (173.232 KB)
Indonesia merupakan salah satu negara yang terinfeksi pandemi Covid-19. Masyarakat merupakan mahluk sosial yang memungkinkan saling berinteraksi secara langsung sehingga tingkat penyebaran pandemi Covid-19 semakin pesat. Kurangnya pengetahuan terkait penularan covid 19 menjadi penyebab jumlah kasus covid 19 semakin meningkat. Saat ini pengetahuan merupakan aspek terpenting dan sangat dibutuhkan untuk dapat menurunkan atau memutus rantai penularan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan penyebaran covid19 di desa Pringsewu Selatan.Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analtik dengan pendekatan cross sectional. Sample dalam penelitian ini berjumlah 93 responden dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic chi square .Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara Tingkat pengetahuan masyarakat dengan penyebaran covid-19, dengan nilai p-value = 0.000 < 0.05. Diharapkan bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang penyebaran covid 19 supaya dapat memutus rantai penularan covid-19.
PENGARUH PIJAT KAKI (FOOT MASSAGE) TERHADAP KUALITAS TIDUR
Asep Robby;
Teti Agustin;
Hada Hanifan Azka
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (171.161 KB)
Pijat kaki adalah manipulasi jaringan ikat dengan cara memukul, menggosok atau meremas yang berdampak pada peningkatan sirkulasi, memperbaiki tonus otot dan memberikan efek relaksasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hasil penelitian mengenai pengaruh foot massage terhadap kualitas tidur pasien terutama saat menjalani hospitalisasi. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Populasi penelitian ini adalah artikel yang diperoleh dari database nasional dan internasional seperti google scolar, science direct, perpustakaan nasional, pubmed. Pengumpulan data kependudukan adalah data primer. Penelusuran artikel dalam rentang 10 tahun yaitu antara tahun 2011-2021. Hasil yang didapatkan terdapat 18 jurnal dan artikel yang relevan. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap artikel tersebut, diperoleh disimpulkan bahwa pijat kaki dapat meningkatkan kualitas tidur pada pasien terutama dengan gangguan tidur
GAMBARAN KETAHANAN PSIKOLOGIS REMAJA DI ERA PANDEMI COVID-19
Ade Isnaini;
Puji Purwaningsih;
Fiktina Vifri Ismiriyam;
Endang Susilowati
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.636 KB)
Latar Belakang : COVID-19 menyebabkan dampak negatif pada aspek psikologis manusia terutama pada kelompok remaja. Remaja memasuki fase perkembangan psikologisnya dengan berbagai batasan karena adanya peraturan-peraturan yang diakibatkan karena COVID-19. Gangguan psikologis pada remaja saat ini mempengaruhi Ketahanan Psikologis nya,jika berlangsung dalam jangka panang remaja rentan mengalami gangguan kesehatan mental yang ditimbulkan akibat dari Covid-19.Tujuan : untuk mengetahui gambaran ketahanan psikologis remaja di era pandemi COVID-19 . Metode : Penelitian menggunakan metode deskriptif . Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel 100 remaja. Pengumpulan data mengunakan kuesioner Resilience Scale ™. Analisa data menggunakan Distribusi Frekuensi. Hasil :Ketahanan Psikologis remaja yakni pada kategori sangat rendah sebanyak 18,0% , kategori ketahanan rendah sebanyak 41,0% , ketahanan kategori aktif rendah sebanyak 26,0% , ketahanan kategori sedang sebanyak 12,0% dan kategori ketahanan cukup tinggi sebanyak 3,0%. Kesimpulan : ketahanan psikologis Remaja sebagian besar cenderung memiliki ketahanan psikologis yang negatif sebanyak 85,0% sedangkan remaja yang memiliki ketahanan psikologis positif sebanyak 15,0%.Saran : pendampingan orangtua, guru diharapkan bagi remaja dalam melewati fase perkembangan remaja
PENGARUH AKTIVITAS FISIK JALAN KAKI TERHADAP GULA DARAH SEWAKTU PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTADALAM PESAWARAN TAHUN 2021
Heru Supriyatno;
Diny Vellyana;
Diki Stiawan
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.155 KB)
Background: Lifestyle problems that are risk factors for DM include long time to take corticosteroid drugs, stress smoking, consuming too many carbohydrates, consuming instant food, and obesity. Management of DM patients can be done with daily physical activities and regular physical exercise 3 to 5 days a week for about 30 to 45 minutes. Objective : To determine the effect of physical activity on blood sugar while in patients with Type 2 diabetes mellitus in the Working Area of the Kotadalam Pesawaran Health Center in 2021. Design : quasy experiment with an approach in one group pretest-posttest. Population: Type 2 Diabetes Mellitus sufferers. 166 people using a paired numerical analytical formula by Lemesshow (1997) in Dahlan in 2014 obtained a sample of 16 respondents. Technique The sample uses purposive sampling and primary data types with direct observation data collection techniques by measuring blood sugar levels while using digital glucose (Gluco DR AGM 2100) and the results are recorded on the observation sheet. Analysis of the data in the study using statistical analysis Test dependent sample T test. The results showed that blood sugar variable analysis before walking physical activity averaged 273.44 mg/dl and after walking 170.88 mg/dl. As well as the results of the statistical test, the p-value of 0.000 shows that there is an effect of physical activity on blood sugar in patients with Type 2 diabetes mellitus. balance blood sugar levels are maintained