cover
Contact Name
Miftahul Falah
Contact Email
healthcare.journal@umtas.ac.id
Phone
+6287833430640
Journal Mail Official
healthcare.journal@umtas.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari KM 2,5 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Healthcare Nursing Journal
ISSN : -     EISSN : 26556812     DOI : -
Core Subject : Health,
Healthcare Nursing Journal merupakan salah satu Journal Elektronik yang dikelola oleh Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ini terbit secara berkala, dan merupakan fasilitas bagi civitas akademika pada bidang kesehatan dan keperawatan. Memuat berbagai karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengabdian, kajian pustaka, dan praktikum dengan ruang lingkup ilmu keperawatan. Healthcare Nursing Journal mewadahi hasil karya Dosen, Mahasiswa, dan pakar kesehatan lainnya sebagai sarana publikasi secara ilmiah.
Articles 211 Documents
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SAGULING SUMBER JAYA RT/RW 003/009 KOTA TASIKMALAYA Reni Anisa; Lilis Lismayanti
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.357 KB)

Abstract

Latar belakang : Penggunaan air hangat sebagai terapi bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi edema, relaksasi otot menjadi meningkat, menyehatkan jantung, menghilangkan stres, meringankan kekakuan otot, nyeri otot, meringankan rasa sakit, meningkatkan permeabilitas kapiler, memberikan kehangatan pada tubuh sehingga sangat bermanfaat untuk terapi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui pengaruh Terapi Rendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi . Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi yaitu dengan menggunakan terapi rendam kaki dengan air hangat. Intervensi menggunakan terapi rendam kaki dengan air hangat membutuhkan beberapa alat dan bahan, diantaranya Baskom yang berisikan air hangat, handuk sphygmo-manometer dan stetoskop.Prosedure pelaksanaan pada terapi komplementer ini diantaranya 1) Persiapkan 1baskom atau ember, yang memungkinkan dapat merendam kaki secara leluasa kemudian duduklah diatas kursi. 2) Air hangat dengan suhu 38 derajat Celsius 3)Isilah baskom atau ember dengan air hangat kira-kira setinggi mata kaki. 4)Merendam kaki selama 20-30 dalam air hangat, dalam baskom atau ember tidak boleh didiamkan tetapi harus berusaha menggerak-gerakan jari-jari kakinya intervensi ini rutin dilakukan setiap pagi dan sore.Hasil Penelitian : Menunjukan bahwa ada penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi setelah diberikan terapi rendam kaki dengan air hangat. Kesimpulan : Bahwa adanya pengaruh antara terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pasien jika dilakukan secara rutin setiap pagi dan sore selama 30 menit. Saran : Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada pasien yang menderita hipertensi untuk melakukan terapi rendam kaki secara rutin setiap pagi dan sore dengan waktu selama 30 menit guna mendapatkan hasil yang masksimal dalam penurunan tekanan darah .
PENERAPAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PERUM ARJAMUKTI RT 002/007 BLOK D3 NO. 22 Sultan Rahdiyana; Neni Nuraeni
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.727 KB)

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia saat ini meningkat terus dari tahun ke tahunnya dari 23,3 % menjadi 26,5 %. Dampak bila hipertensi tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan angka kematian yang tinggi dan angka penyakit hipertensi menjadi tinggi. Banyak faktor yang dapat menimbulkan hipertensi baik faktor yang dapat diubah atau tidak dapat diubah. Salah satu upaya untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan pemberian nonfarmakologi yang dapat menrunkan tekanan darah pada penderita hipertensi adalah bawang putih tunggal (Allium Sativum). Tujuan laporan ini untuk mengetahui penerapan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah. Subjek laporan ini seorang penderita hipertensi. Metode yang digunakan dengan memberikan rebusan bawang putih berdasarkan literatur review melalui search engine google scholars sebanyak 1 gelas, diminum dua kali sehari, masing-masing ¼ cangkir setiap pagi dan sore hari selama 7 hari dan di evaluasi 2 (dua) kali dalam 2 (dua) minggu. Tekanan darah di ukur sebelum dan sesudah tindakan dengan menggunakan spignomamometer. Hasil studi kasus menunjukan bahwa rata-rata penurunan tekanan darah sistolik sebesar 5 mmHg dan diastolik 4 mmHg. Kesimpulan pemberian bawang putih dapat menurunkan tekanan darah karena pada bawang putih terdapat kandungan Allicin, Allyl methyl thiosulfonate, 1-propenyl allyl thiosulfonate, Y l_glutamyl-s-alkyl-l-cysteine yang mampu menurunkan hiperetnsi. Disarankan bagi keluarga dapat melanjutkan terapi menggunakan bawang putih tunggal sebagai pengobatan alternatif yang mudah dalam menurunkan tekanan darah.
PENERAPAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Atria Nurwahyu Adegita; Bayu Brahmantia
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.236 KB)

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal, sehingga menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Akibat komplikasinya dapat menyerang organ dalam tubuh dan menyebabkan 4.444 stroke, 4.444 gagal jantung, dan gagal ginjal. Salah satu terapi nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah adalah penggunaan buah semangka 4.444 buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan jus semangka untuk menurunkan tekanan darah. Subyek studi kasus ini adalah Ny. E dengan hipertensi. Sumber data yang digunakan adalah standar operasional prosedur dan hasil wawancara. Hasil dari perlakuan didapatkan rerata tekanan darah sistolik sebelum pemberian jus semangka adalah 170 mmHg, dan rerata tekanan darah responden menurun menjadi 130 mmHg setelah intervensi berupa jus semangka selama 3 hari. Tekanan darah diastolik sebelum pemberian jus semangka, tetapi rata-rata adalah 100 mmHg, dan setelah 3 hari intervensi dalam bentuk jus semangka, rata-rata tekanan darah diastolik responden menurun menjadi 80 mmHg. Penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan darah turun setelah pemberian jus semangka. Oleh karena itu, penderita tekanan darah tinggi harus menggunakan terapi semangka untuk menurunkan tekanan darahnya
PENERAPAN TERAPI REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RT 001 RW 004 DESA JAYARATU WILAYAH KERJA PKM SARIWANGI Ita Parwati; Sri Mulyanti
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.915 KB)

Abstract

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan atau sering disebut sebagai silent killer yang memerlukan perhatian khusus. Rebusan salam adalah pengobatan alternatif tanpa efek samping. Menggunakan rebusan daun salam merupakan salah satu pengobatan yang dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini karena kandungan senyawa dalam daun salam dapat berperan sebagai vasodilator pembuluh darah, merangsang aliran darah dalam tubuh hingga mencegah penyumbatan pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan terapi rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: Subjek studi kasus ini adalah Ny. N. Sumber data yang digunakan adalah standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan rebusan daun salam untuk hipertensi di desa RT 001/RW 004 Jayarats wilayah kerja Puskesmas Sariwangi. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan rebusan daun salam dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Pembahasan: berdasarkan hasil penelitian dengan mengkonsumsi rebusan daun salam secara rutin mampu memberikan manfaat terhadap penderita hipertensi, tetapi penderita hipertensi juga harus memperhatikan pola makan diimbangi dengan olahraga yang cukup. Saran : diharapkan agar ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan penderita darah tinggi, sehingga air rebusan salam dapat diberikan sebagai obat alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi.
PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA TN.J DENGAN HIPERTENSI Elsa Syifa Fauziah; Usman Sasyari
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.879 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama penyakit kardiovaskuler yang angka kejadiannya terus meningkat di masyarakat sehingga bisa menimbulkan dampak yang cukup serius hingga menyebabkan kematian atau sering juga disebut sebagai silent killer (pembunuh diam-diam). Salah satu terapi non farmakologi adalah pemberian rebusan daun salam. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah. Subjeknya dilakukan pada 1 orang lansia yaitu Tn.J berusia 81 tahun mempunyai riwayat hipertensi dengan klasifikasinya hipertensi derajat 1 atau kategori ringan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi pada hari pertama yaitu 160 mmHg dan diastolik 100 mmHg dan setelah diberikan intervensi pada hari kedua mengalami penurunan tekanan darah yaitu sistoliknya menjadi 150 dan diastoliknya 90 mmHg sedangkan pada hari ketiga mengalami penurunan yang signifikan menjadi tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan darah diastolik 80 mmHg. Hal ini terbukti setelah diberikan intervensi selama 3 hari tekanan darah sistolik dan diastoliknya mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelum pemberian rebusan daun salam. Kesimpulannya menunjukkan bahwa pemberian rebusan daun salam efektif untuk menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Diharapkan pemberian rebusan daun salam dapat menjadi salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk penanganan pasien hipertensi dalam menurunkan tekanan darah.
PENERAPAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Gilang Wangsa Permana; Miftahul Falah
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.672 KB)

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, berdasarkan hasil pemeriksaan dengan sphygmomanometer atau alat digital. Akibat dari tekanan darah tinggi yang tidak diobati adalah tekanan darah meningkat terus menerus dalam jangka waktu yang lama, yang dapat merusak pembuluh darah, stroke, ginjal, jantung, dan mata. Dalam hal ini, tekanan darah tinggi dapat merusak bagian dalam arteri dan membentuk bekuan darah. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Saat ini, orang lebih memilih obat alami untuk mengobati tekanan darah tinggi. Salah satu tanaman yang dapat mengobati tekanan darah tinggi adalah semangka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan jus semangka untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan Kp. Cipadanan RT. 007RW. 002 Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Subyek studi kasus ini adalah Ny. E dengan hipertensi. Prosedur operasi standar dan hasil wawancara digunakan sebagai sumber data. Hasil dari perlakuan didapatkan rerata tekanan darah sistolik sebelum pemberian jus semangka 160 mmHg, dan rerata tekanan darah responden turun menjadi 130 mmHg 3 hari setelah intervensi berupa jus semangka. Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum pemberian jus semangka adalah 100 mmHg, dan setelah 3 hari intervensi dalam bentuk jus semangka, rata-rata tekanan darah diastolik responden menurun menjadi 80 mmHg. Intervensi yang diberikan berupa jus semangka dengan dosis 200 cc selama 3 hari berturut-turut, diberikan satu kali sehari. Hasil studi kasus ini diharapkan dapat menjadi referensi dan sumber untuk mengembangkan pengetahuan tentang penerapan 4.444 inovasi intervensi keperawatan untuk menurunkan tekanan darah.
PENGARUH KOMPRES JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTHRITIS Siti Nursipa; Bayu Brahmantia
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.421 KB)

Abstract

Osteoarhtritis merupakan penyakit muskuloskeletal yang sering terjadi pada lansia. Gangguan pada system muskuloskeletal yang ditandai dengan munculnya nyeri sendi dan kekakuan yang mengakibatkan penurunan kemampuan fisiologis atau kualitas hidup lansia. Salah satu pengobatan non farmakologi yang dapat menurunkan nyeri yaitu kompres jahe. Jahe diyakini memiliki manfaat sebagai terapi antiinflamasi dan antirematik. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kompres jahe terhadap nyeri sendi pada lansia yang mengalami Osteoarthritis. Sampel dalam penelitian ini yaitu Ny. M yang mengalami Osteoarthritis. Metode yang digunakan dengan memberikan kompres jahe 2x sehari selama 15-20 menit selama 7 hari berturut-turut berdasarkan literatur review melalui search engine google scholar. Hasil penerapan inovasi menunjukan bahwa setelah diberikan intervensi kompres jahe 2x sehari selama 15-20 menit selama 7 hari berturutturut skala nyeri pasien mengalami penurunan 3 dengan skala sebelum diberikan terapi skala nyeri 6 (nyeri sedang) dan setelah diberikan terapi skala nyeri 3 (Nyeri Ringan). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kompres jahe terhadap skala nyeri padalansia yang mengalami Osteoarthritis.
PENERAPAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA SUKAKARSA Intan Sri Rahayu; Neni Nuraeni
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.935 KB)

Abstract

Angka prevalensi hipertensi saat ini di Indonesia masih tinggi. Dampak yang terjadi bila hipertensi tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan terjadinya stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, infark miokard. Salah satu upaya untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan pemberian jus semangka. Tujuan laporan ini untuk mengetahui penerapan jus semangka untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Subjek dalam penelitian ini seorang pasien hipertensi. Metode yang digunakan pemberian jus semangka berdasarkan hasil literatur review melalui search engine google scholar diberikan sebanyak200 ml/hari setiap pagi selama 6 hari. Hasil didapatkan rata-rata tekanan darah sistolik 5 mmHg, dan rata-rata tekanan diastole 4 mmHg. Kesimpulan adanya perbedaan penurunan tekanan darah setelah diberikan jus semangka. Disarankan bagi Profesi Keperawatan dapat menjadi acuan bagi pengembangan pelayanan keperawatan berbasis praktik perawatan (Evidendence Based Practice) mengenai penerapan jus semangka pada penderita hipertensi sehingga dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui asuhan keperawatan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENYEBARAN COVID 19 DI DESA PRINGSEWU SELATAN KECAMATAN PRINGSEWU TAHUN 2021 Tiara Tiara; Ida Yati; Desi Novianti
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.687 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang terinfeksi pandemi Covid-19. Masyarakat merupakan mahluk sosial yang memungkinkan saling berinteraksi secara langsung sehingga tingkat penyebaran pandemi Covid-19 semakin pesat. Kurangnya pengetahuan terkait penularan covid 19 menjadi penyebab jumlah kasus covid 19 semakin meningkat. Saat ini pengetahuan merupakan aspek terpenting dan sangat dibutuhkan untuk dapat menurunkan atau memutus rantai penularan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan penyebaran covid19 di desa Pringsewu Selatan.Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analtik dengan pendekatan cross sectional. Sample dalam penelitian ini berjumlah 93 responden dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic chi square .Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara Tingkat pengetahuan masyarakat dengan penyebaran covid-19, dengan nilai p-value = 0.000 < 0.05. Diharapkan bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang penyebaran covid 19 supaya dapat memutus rantai penularan covid-19.
PENERAPAN TERAPI REBUSAN AIR DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RT 005 RW 012 DESA KARANGNUNGGAL Chelin Melinda; Sri Mulyanti
Healthcare Nursing Journal Vol. 4 No. 2b (2022): EDISI PROSIDING WEBINAR NASIONAL DAN DISEMINASI HASIL PENELITIAN “PERAN KOMPLE
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.048 KB)

Abstract

Pendahuluan: Rebusan air daun alpukat merupakan salah satu tindakan NonFarmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah pada Hipertensi, selain bahannya mudah, pelaksanaannya juga dapat dilakukan oleh klien secara mandiri. Penelitian bertujuan menganalisis penerapan rebusan air daun alpukat untuk menurunkan tekanan darah pada Hipertensi di RT 005 RW 012 Desa Karangnunggal. Metode: Subjek pada studi kasus ini adalah Ny. T. Intervensi yang digunakan adalah menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah ditentukan. Hasil:Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penurunan tekanan darah pada Ny. T setelah pemberian rebusan air daun alpukat dari tekanan darah 161/95,75 menjadi 147/86,25 mmHg selama 4 kunjungan. Pembahasan: Hal ini menunjukkan bahwa rebusan air daun alpukat diberikan berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi. Hal ini sesuai dengan teori bahwa Daun alpukat ini secara empiris dipercayai sebagai diuretik yaitu menambah volume urin yang dihasilkan saat urinasi untuk mengurangi tekanan darah. Kandungan Flavonoid pada daun alpukat memiliki fungsi menurunkan tekanan darah. Hasil ini dapat dikunci bahwa rebusan air daun alpukat diterapkan sebagai terapi non farmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada Hipertensi. Saran: Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan masukan kepada penderita Hipertensi agar dapat memanfaatkan rebusan air daun alpukat sebagai obat untuk menurunkan tekanan darah.

Page 10 of 22 | Total Record : 211