JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019"
:
30 Documents
clear
ANALISIS POTENSI CYCLIC MOBILITY PADA TANAH KOHESIF
Nicky Fernando;
Aniek Prihatiningsih
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5811
Likuifaksi merupakan fenomena dimana kekuatan tahanan tanah berkurang karena meningkatnya tegangan air pori saat gempa bumi berlangsung. Likuifaksi dibagi menjadi dua tipe berdasarkan proses kejadiannya yaitu flow liquefaction dan cyclic mobility. Hal pertama dalam analisis potensi likuifaksi adalah pemeriksaan kerentanan likuifaksi dari karakteristik tanah. Pemeriksaan kerentanan menggunakan empat metode yaitu Chinese criteria, metode Seed et al. dan metode Bray dan Sancio. Jika tanah menunjukan rentan terhadap likuifaksi, perhitungan evaluasi dapat dilanjutkan jika tidak maka perhitungan tidak dilanjutkan. Setelah menentukan kerentanan, tanah yang rentan likuifaksi akan ditentukan tipe likuifaksi menggunakan state criteria. Penentuan tipe likuifaksi dapat dilihat dari grafik hubungan deviatoric stress (q), mean effective stress (p’) dan axial strain (εa). Evaluasi potensi likuifaksi menggunakan metode cyclic strain approach. Metode ini menggunakan dua variabel yaitu cyclic stress ratio (CSR) dan cyclic resistance ratio (CRR) yang dapat ditentukan dari data tes lapangan untuk menentukan potensi likuifaksi setiap lapisan tanah. Tes lapangan yang digunakan adalah standard penetration test (SPT) dan cone penetration test (CPT). Penelitian ini menganalisa potensi cyclic mobility pada tanah kohesif serta faktor keamanan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tipe likuifaksi yang terjadi adalah cyclic mobility dan adanya potensi likuifaksi pada tanah kohesif.
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG BOR AKSIAL, LATERAL, DAN PENURUNAN PADA TANAH CLAY SHALE DI SENTUL, BOGOR
Steven Long;
Ali Iskandar;
Sunarjo Leman
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5816
Pembangunan yang dilakukan di atas tanah dasar lempung serpih memiliki perlakuan khusus yang tak dapat disamakan pada tanah umumnya, karena tanah ini dapat kehilangan daya dukung secara mendadak bila tanah terekspose oleh udara dan air yang dapat membuat bangunan rusak. Terlebih jika di daerah Sentul manakala merupakan wilayah berkembang nan pesat namun memiliki tanah dasar lempung serpih. Maka, diperlukan perencanaan daya dukung,dan penurunan serta pelaksanaan konstruksi yang tepat guna mendukung beban struktur tetap aman. Perencanaan daya dukung ini akan ditinjau pada salah satu proyek yang menggunakan kelompok tiang bor yang terletak di Sentul, Bogor. Pada perencanaan ini dibantu program Shaft, Lpile, Group, dan Settle3D. Daya dukung tiang akan tereduksi berkisar 50% dari perhitungan normalnya ini disebabkan oleh karakter tanah lempung serpih yang mudah kehilangan daya dukungnya. Maka dalam analisanya harus memperhatikan pengaruh strength reduction, dalam hal ini kuat geser tak teralir menjadi 135 KPa menghasilkan daya dukung izin 710 KN untuk tiang D80 dan 950KN D100 sehingga menggunakan 258 tiang bor guna mendukung beban, sehingga defleksi saat siklik menjadi 3 mm, dan penurunan berkisar 45 mm.
ANALISIS KEGAGALAN DESAIN RETAINING WALL PADA TANAH DENGAN KEPADATAN LEPAS LUNAK SAMPAI SEDANG
Ericsson Ericsson;
Chaidir Anwar Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5821
Proses perkembangan infrastruktur di Indonesia berkembang dengan pesat. Salah satu permasalahan yang ada adalah terbatasnya ketersediaan lahan sehingga basement menjadi solusi yang banyak dipilih. Dalam proses perencanaan basement hal yang harus diperhatikan seperti metode konstruksi galian dan interaksi tanah terhadap struktur. Permasalahan konstruksi galian tanah dengan struktur pendukungnya merupakan suatu permasalahan yang kompleks, seperti pada kasus kegagalan konstruksi basement yang masih hangat diperbincangkan di Indonesia. Kegagalan yang cukup masif ini diduga disebabkan karena kesalahan desain dan kondisi tanah setempat. Penyelesaian masalah interaksi tanah dengan struktur seringkali dilakukan penyerdehanaan sifat-sifat tanah namun akibatnya solusi yang didapatkan terbatas pada kondisi-kondisi tertentu saja, atau respon yang didapatkan berbeda jauh dengan respon yang terjadi sebenarnya. Penelitian ini akan menganalisa penyebab runtuhnya konstruksi secant pile galian basement dengan simulasi menggunakan program Geostudio Sigma/W secara mendetail berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
FREKUENSI ALAMI DAN MODE SHAPE BALOK EULER-BERNOULLI DAN BALOK TIMOSHENKO DENGAN METODE ELEMEN HINGGA
Filemon Arman;
Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5832
Balok merupakan elemen struktur yang sering digunakan di berbagai konstruksi. Biasanya struktur balok dianalisis dengan Teori Balok Euler-Bernoulli karena paling sederhana. Namun, untuk balok tinggi, analisis dengan teori ini menjadi kurang akurat karena tidak memperhitungkan deformasi geser. SNI memberi syarat L/h (rasio panjang bentang terhadap tinggi penampang balok) yang kurang dari 4 untuk dianalisis dengan lebih akurat. Balok tinggi lebih cocok dianalisis dengan Teori Balok Timoshenko karena teori ini memperhitungkan deformasi geser. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan perilaku dinamik frekuensi alami dan mode shape antara Teori Balok Timoshenko dengan Teori Balok Euler-Bernoulli. Analisis dengan Teori Balok Euler-Bernoulli mengeluarkan hasil yang tidak sesuai dengan Teori Balok Timoshenko jika rasio L/h balok terlalu kecil. Hasil analisis teoritis ini juga dibandigkan dengan hasil dari program berbasis elemen hingga. Analisis dengan program berbasis elemen hingga mengeluarkan hasil yang sesuai dengan Teori Balok Timoshenko. Dengan adanya program analisis struktur pada komputer, struktur dapat dianalisis menggunakan metode elemen hingga dengan waktu yang lebih cepat.
ANALISIS EFEK BUKAAN PADA WAFFLE SLAB DENGAN METODE ELEMEN HINGGA
Raynaldo Feryanto;
Leo Stefanus Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5838
Pelat dengan balok pendukung berupa balok grid atau balok 2 arah yang saling tegak lurus dikenal dengan nama Waffle Slab. Waffle Slab biasa digunakan untuk bangunan yang tidak memakai kolom di tengah-tengah bentangnya seperti ruang auditorium. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk meninjau apa efek dari adanya bukaan pada waffle slab dengan metode elemen hingga dengan memvariasikan ukuran dan posisi dari bukaan tersebut dan juga untuk mengetahui efek pemakaian stiffening ribs disekitar bukaan. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terjadinya peningkatan konsentrasi tegangan lentur di sekitar bukaan yang mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan tegangan lentur sebelum adanya bukaan. bukaan yang diletakkan pada bagian sudut dari pelat memberikan efek yang paling signifikan berupa peningkatan konsentrasi tegangan lentur yang paling besar. Selanjutnya besar tengangan lentur, lendutan, tegangan geser pons, dan momen lentur berbanding lurus dengan besarnya ukuran dari bukaan. Penggunaan stiffening ribs di sekitar bukaan memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap berkurangnya konsentrasi tegangan lentur yang terjadi di sekitar bukaan dan besarnya lendutan yang terjadi pada pelat.
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PERJALANAN BELANJA TERHADAP PILIHAN LOKASI BELANJA KEBUTUHAN SEHARI-HARI DI JABODETABEK
Pamela Anggita;
Leksmono Suryo Putranto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5672
Transportasi terjadi karena adanya keharusan manusia untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak dapat dipenuhi ditempatnya saat itu berada. Kegiatan berbelanja kebutuhan sehari-hari merupakan salah satu aktivitas pemenuhan kebutuhan yang dilakukan secara rutin. Tanpa disadari perjalanan belanja merupakan salah satu variabel penting yang berpotensi untuk meningkatkan jumlah perjalanan lalu lintas. Wilayah jabodetabek merupakan kawasan dengan perkembangan penduduk dan teknologi terpesat di Indonesia. Perkembangan teknologi baru dan tren konsumsi memiliki dampak penting terhadap perilaku perjalanan belanja. Karakteristik perjalanan belanja dibagi menjadi dua bagian yaitu karakteristik belanja dan karakteristik toko penyedia kebutuhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variabel yang paling mempengaruhi perjalanan belanja. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuesioner yang disebarkan secara langsung dan secara online. Didapatkan sebanyak lima puluh enam responden untuk kuesioner langsung dan enam puluh sembilan responden untuk kuesioner online. Data dianalisis menggunakan one sample t-test dan korelasi pearson untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor-faktor yang diduga mempengaruhi pilihan lokasi belanja kebutuhan sehari-hari dan latar belakang responden terhadap pilihan lokasi belanja. Berdasarkan hasil penelitian, jenis produk belanja memiliki pengaruh paling besar dalam pemilihan lokasi belanja kebutuhan sehari-hari. Jika dibandingkan dengan responden pria, hal tersebut paling berpengaruh kepada responden wanita.Kata kunci: pilihan lokasi belanja, perjalanan belanja, karakteristik belanja, karakteristik toko.
ANALISIS ULANG DINDING PENAHAN TANAH DENGAN PENDEKATAN PERHITUNGAN MANUAL YANG MEMPERHITUNGKAN AKIBAT BEBAN GEMPA
Blasius Gevient;
Gregorius Sandjaja S
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5780
Ada beberapa kasus runtuhnya dinding penahan tanah seperti yang terjadi di Perumahan Karina Graha di Desa Jadi, Kediri Tabanan pada akhir Desember 2014 (Wiraga 2014) atau runtuhnya dinding penahan tanah di Underpass Bandara Sukarno-Hatta pada Februari 2018 (Nurdin 2018). Berdasarkan kasus-kasus seperti ini sangatlah penting untuk merencanakan dinding penahan tanah yang bisa menahan beban lateral tanah, baik dalam kondisi statis maupun dinamis. Kestabilan dinding penahan tanah akan dianalisis menggunakan metode perhitungan manual, baik dalam keadaan statis maupun dinamis. Data tanah yang digunakan untuk mendesain dinding penahan tanah berasal dari daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dari kedua perhitungan tersebut didapatkan faktor keamanan pada saat statis dan dinamis yang kemudian akan dibandingkan untuk membuktikan bahwa faktor keamanan pada saat kondisi dinamis lebih kecil dari kondisi statis.
ANALISIS PUSHOVER PADA TIANG PANCANG KOTAK TUNGGAL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA
Devin Fajar Saputra;
Amelia Yuwono;
Giovanni Pranata
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5812
Permasalahan yang sering terjadi dalam konstruksi pembangunan bangunan adalah gempa. Tidak hanya bangunan tinggi yang memiliki desain tahan gempa, tetapi fondasi pun juga harus memiliki desain tahan gempa agar bangunan diatas fondasi tahan terhadap gempa. Di Indonesia terdapat metode berbasis kinerja untuk menentukan suatu gaya geser gempa dan deformasi lateral yang dilakukan berdasarkan analisis Pushover untuk mendapatkan titik kinerja struktur, yaitu dengan memberikan beban lateral statik tertentu pada struktur, yang kemudian ditingkatkan secara bertahap hingga struktur mencapai suatu batas tertentu atau mengalami kegagalan struktur, sehingga didapatkan kurva kapasitas. Lalu dengan metode ATC-40 kurva kapasitas tersebut dirubah kedalam kurva ADRS atau menjadi spektrum kapasitas. Selanjutnya kurva spektrum kapasitas dan kurva demand spektrum disajikan dalam satu grafik ADRS. Dalam grafik dengan format ADRS tersebut akan ada titik perpotongan yaitu disebut sebagai titik kinerja. Hasil penelitian menunjukkan titik kinerja pada tiang memiliki tingkat kinerja Immediate Occupancy, dan drift terkecil berada pada tiang 500x500 dan 400x400 sebesar 0.002 m.
ANALISIS KEGAGALAN GROUND ANCHOR PADA TANAH DENGAN KEPADATAN LEPAS LUNAK SAMPAI SEDANG
Lorenzio Lorenzio;
Chaidir A Makarim
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5817
Pada proses pembangunan suatu konstruksi kerap dijumpai pekerjaan penggalian basement, yang dilakukan dari permukaan tanah sampai pada kedalaman tertentu sesuai dengan kebutuhan pembangunan konstruksi tersebut Konstruksi galian basement lazim menggunakan dinding penahan tanah yang disokong oleh komponen struktur penyokong.. Struktur penyokong tersebut dapat berupa ground anchor, soil nailing, dan lain-lain yang bekerja saling memperkuat dengan dinding penahan tanah. Namun pada beberapa kasus, sering dijumpai adanya kegagalan konstruksi galian basement yang melibatkan komponen struktur ini. Kasus kegagalan konstruksi galian basement yang belum lama terjadi di Indonesia merupakan suatu contoh kasus kegagalan nyata pada komponen struktur tersebut, hal tersebut diduga terjadi karena kesalahan konsultan struktur dalam perancangan serta diperburuk dengan kondisi di lapangan yang bermasalah sehingga struktur penyokong yang semula bertujuan untuk memperkuat dinding penahan tanah tidak dapat berfungsi secara optimal. Penelitian ini akan mengupas penyebab gagalnya ground anchor dengan melakukan simulasi galian basement secara komprehensif sesuai dengan data aktual lapangan.
ANALISIS POTENSI PENERAPAN SISTEM RAINWATER HARVESTING PADA APARTEMEN MADISON PARK
Suryadi Suhuyanly;
Wati A Pranoto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5822
Indonesia merupakan wilayah dengan curah hujan yang tinggi dan cenderung terdistribusi secara merata sepanjang tahun tanpa ada perbedaan yang mencolok antara musim hujan dan kemarau. Potensi sumber air bersih alami ini, apabila di manfaatkan dalam bentuk sistem Rainwater Harvesting di lokasi Apartemen Madison Park dapat menghemat air bersih per harinya sekitar 27,0497% pada hari hujan dari kebutuhan air harian menurut perhitungan SNI 03-7065-2005. Sedangkan menurut data tagihan bulanan air, sistem Rainwater Harvesting apabila diterapkan dapat menghemat air hingga 35,766% pada hari hujan. Biaya air PAM yang dapat dihemat per tahun sebesar Rp 46.700.670, -. Kemudian bak penampung yang dibutuhkan untuk menampung air hujan total sebesar 27 m3