cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2025)" : 5 Documents clear
KUALITAS FISIK DAN NILAI PH SILASE Arachis pintoi DENGAN CAMPURAN BAHAN PAKAN YANG BERBEDA Alifah, Nabiilah Nur; Yanza, Yulianri Rizki; Susilawati, Iin; Saefulhadjar, Deny; Setiawan, Muhammad Ariana
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i1.59173

Abstract

Hijauan memiliki peran yang sangat penting dalam pakan ternak khususnya ternak ruminansia yang bergantung pada hijauan sebagai sumber serat dan nutrisi utamanya, sehingga eksplorasi sumber hijauan alternatif seperti leguminosa menjadi isu penting untuk memenuhi kebutuhan pakan selain hijauan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menyalakan kualitas fisik dan nilai pH yang dihasilkan dari silase Arachis pintoi dengan campuran bahan pakan yang berbeda. Parameter yang diuji diantaranya keberadaan jamur, aroma, warna, tekstur, dan nilai pH. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus – Oktober 2024 di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Desain eksperimen yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari P1 (100% Arachis pintoi ), P2 (50% Arachis pintoi + 50% tebon jagung), dan P3 (50% Arachis pintoi + ampas tahu). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan campuran bahan pakan yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kualitas warna, tekstur, dan nilai pH silase Arachis pintoi yang dihasilkan. Kata Kunci: leguminosa, arachis pintoi, silase, kualitas fisik, pH
Pemberian Pupuk NPK Terhadap pH Tanah, Berat Kering, dan Pertumbuhan Tanaman Dengdek Poek (Corchorus Aestuans) Kusumawardana, Sisca Fahira
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i1.56830

Abstract

Dengdek poek atau Corchorus aestuans dapat dimanfaatkan oleh peternak sebagai feed additive yang mengandung zat antioksidan, anti-inflamasi, spasmolitik, dan antimikroba yang berperan sebagai antibiotik. Tujuan dilakukannya penelitian ini agar mengetahui bagaimana pengaruh pupuk NPK terhadap pH tanah, berat kering, dan pertumbuhan tanaman dengdek poek (Corchorus aestuans) Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran dan analisis media tanam di Laboratorium Kimia Tanah dan Nutrisi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran pada bulan Februari – juli 2024. Metode Rancangan Acak Lengkap digunakan pada penelitian ini yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu P1=tanpa pemberian pupuk NPK P2 = 200 kg/ha NPK, P3 = 400 kg/ha NPK, dan P4 = 600 kg/ha NPK. NPK yang digunakan mengandung N= 16%, P= 16% dan K= 16%. Hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam dan menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK Berbeda nyata terhadap pH tanah, namun tidak berbeda nyata terhadap berat kering, tinggi tanaman dan jumlah daun C. aestuans. Dosis terbaik dilihat dari pH tanah, berat kering, dan pertumbuhan tanaman Corchorus aestuans adalah 400 kg/ha (P3).
Pengaruh Pemberian Gula Aren dan Gula Pasir Terhadap Kualitas Silase daun Singkong Nur Huda, Alfahri Sobriyan; Falah, Reo Radius
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i1.61945

Abstract

Limbah daun singkong bisa dijadikan alternatif sebagai ketersediaan bahan pakan karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap kualitas silase daun singkong yang baik dengan penambahan zat aditif yang berbeda dan level yang berbeda. Materi dalam penelitian ini berupa daun singkong ( Manihot esculent crantz ) , zat aditif (gula pasir dan gula aren), EM-4 (Effective Microorganism-4). Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan ulangan 4 kali. Perlakuan terdiri dari P0 sebagai kontrol, P1 = gula pasir 5%, P2 = gula Aren 5%, P3 = gula Pasir 10%, P4 = gula Aren 10% dengan lama simpan 21 hari. Variabel yang diamati adalah Uji Organoleptik (warna,aroma,tekstur), nilai pH, kadar udara (%), dan bahan kering (%). Analisis data yang dipakai Analisis Varians (ANOVA) bila hasil analisis ragam menunjukkan pengaruh nyata yang dilakukan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan pemberian aditif gula aren memberikan pengaruh terhadap warna, tekstur aroma dan pH silase daun singkong, namun tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap kadar air dan bahan kering. Pemberian aditif gula aren sampai sampai level 10% dinilai mampu meningkatkan kualitas silase.
Pengaruh Pembuatan Dedak Aromatik Menggunakan Suplemen Organik Cair dari Feses Kuda terhadap pH, Asam Laktat, Susut Bahan Kering, dan Nilai Fleigh Audina, Leyly Nuura Norma; Rusmana, Denny; Ayuningsih, Budi; Hernaman, Iman; Rosani, Urip
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i1.58364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan proporsi suplemen organik cair feses kuda yang ditambahkan pada dedak padi untuk menghasilkan dedak aromatik yang terbaik dilihat dari pH, asam laktat, susut bahan kering, dan Nilai Fleigh (NF). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2024 di Laboraturium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 = 1 kilogram dedak + 300 gram molasses, P1 = 1 kilogram dedak + 200 gram molasses + 100 mL SOC, dan P2 = 1 kilogram dedak + 100 gram molasses + 200 mL SOC. Data analisis menggunakan Analisis Ragam dan uji lanjut Analisis Jarak Berganda Duncan. Hasil menunjukan bahwa penggunaan SOC feses kuda mempengaruhi kandungan pH, asam laktat, susut bahan kering, dan Nilai Fleigh (NF) dedak aromatik. Pemberian SOC feses kuda pada taraf 100 gram molasses + 200 mL SOC menghasilkan nilai pH yang terendah (3,61), asam laktat yang tinggi (27,17%), susut bahan kering (5,75%), dan nilai fleigh yang tinggi (204,46%).
Evaluasi Kualitas Fisik dan Nilai pH Silase Chicory (Cichorium intybus L.) dan Onggok dengan Penambahan EM4 Triana Devi, Amarilia Rizya; Rusmana, Denny; Hidayat, Rahmat; Setiawan, Muhammad Ariana; Yanza, Yulianri Rizki
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i1.59522

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas fisik yang meliputi parameter aroma, tekstur, warna dan keberadaan jamur pada silase chicory dan onggok dengan penambahan EM4. Selain kualitas fisik, nilai pH juga dievaluasi agar kualitas silase yang dihasilkan dapat ditentukan. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus – Oktober 2024 di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Desain eksperimen yang digunakan adalah Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 (onggok 100%), P1 (onggok 100 % + EM4), P2 (onggok 75% + chicory 25% + EM4), P3 (onggok 50% + chicory 50% + EM4), P4 (onggok 25% + chicory 75% + EM4), dan P5 (chicory 100% + EM4). Didapatkan hasil penelitian bahwa perlakuan onggok 25% + chicory 75% + EM4 menghasilkan kualitas fisik dan nilai pH terbaik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5