cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Penggunaan Antibiotik Siswa Taman Madya (SMA) Yayasan Persatuan Perguruan Taman Siswa Kota Pematangsiantar Nadia Permata Sari; Syafira Syafira; Hekdin Marsius Sipayung
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12425

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dunia, salah satunya disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Minimnya pengetahuan, khususnya pada kalangan remaja, berkontribusi pada perilaku penggunaan antibiotik yang keliru. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai penggunaan antibiotik secara rasional di Taman Madya (SMA) Yayasan Persatuan Perguruan Taman Siswa Kota Pematang Siantar. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental one group pre-test and post-test dengan total 130 siswa kelas XII IPA sebagai responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner digunakan sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Materi edukasi disampaikan melalui video pembelajaran berisi pengertian, fungsi, aturan pakai antibiotik, serta bahaya resistensi akibat penggunaan yang tidak tepat. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank karena distribusi data tidak normal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan siswa setelah edukasi, dengan nilai p=0,000 (p
Faktor-Faktor Penurunan Populasi Ternak Kerbau Di Kabupaten Padang Lawas Agus Salim Hasibuan; Sutan Pulungan; Angelia Utari Harahap
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13210

Abstract

Kabupaten Padang Lawas merupakan salah satu sentra ternak kerbau di Provinsi Sumatera Utara, namun dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan populasi yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab penurunan populasi ternak kerbau di Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2025 dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara kepada peternak, meliputi karakteristik peternak, sistem pemeliharaan, dinamika populasi ternak, kejadian penyakit, kualitas pakan, tingkat reproduksi, program vaksinasi, dan alih fungsi lahan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak kerbau di Kabupaten Padang Lawas mengalami penurunan signifikan pada tahun 2024, dengan jumlah populasi sebesar 2.439 ekor dan tingkat produktivitas ternak mencapai 90.198 kg. Penurunan populasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain serangan penyakit mulut dan kuku sebesar 54,15% dan penyakit ngorok (Septicaemia Epizootica) sebesar 45,85%, rendahnya tingkat reproduksi ternak sebesar 85%, tingginya mortalitas sebesar 44%, keterbatasan program vaksinasi sebesar 70%, serta rendahnya kualitas pakan yang hanya mengandalkan rumput lapangan tanpa suplementasi konsentrat. Selain itu, sebanyak 70% responden menyatakan bahwa alih fungsi lahan turut berkontribusi terhadap penurunan populasi ternak kerbau. Kesimpulan bahwa penurunan populasi ternak kerbau di Kabupaten Padang Lawas dipengaruhi oleh faktor kesehatan ternak, manajemen pemeliharaan, kualitas pakan, dan perubahan penggunaan lahan. Upaya perbaikan manajemen kesehatan, peningkatan kualitas pakan, dan penguatan program vaksinasi diperlukan untuk mendukung keberlanjutan usaha peternakan kerbau
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VII SMP Materi Zat dan Perubahannya Sahrul Ramadhan Harahap; Halim Simatupang; Tria Gayatri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VII SMP pada materi zat dan perubahannya. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Swasta Imelda Medan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan menggunakan metode quasi-experimental dan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 4 kelas, sedangkan sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling, yaitu kelas VII-C sebagai kelas kontrol (25 siswa) dengan model Direct Instruction dan kelas VII-D sebagai kelas eksperimen (25 siswa) dengan model PBL. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang disusun berdasarkan aspek kompetensi literasi sains PISA 2018. Teknik analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, uji hipotesis Independent Sample T-Test dua pihak (Two-tailed), serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 83,2 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 75,8. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi sains antara kedua kelas. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 0,73 (kategori tinggi), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,61 (kategori sedang). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpemilikan Jamban Dalam Keluarga Di Desa Hutarihit Kecematan Nainggolan Kabupaten Samosir Tahun 2024 Nur Masdalifah; Eka SR Sihombing; Riada M Pasaribu; Yeci T Simanjuntak
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11788

Abstract

Sanitasi merupakan salah satu hal mendasar yang digunakan untuk memenuhi kehidupan manusia dalam mencapai tingkat kesehatan yang optimim. Jamban sehat adalah tempat yang aman dan nyaman untuk digunakan sebagai tempat buang air besar. Jamban keluarga merupakan suatu bangunan yang digunakan untuk pembuangan kotoran manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpemilikan jamban di desa Hutarihit Kecamatan Nainggolan Kabupaten Smosir Tahun 2024. Metode : jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan desain penelitian crossecsional. Populasi dalam penelitian ini adalah 43KK masyarakat yang tidak memiliki jamban dalam keluarga. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dimana seluruh populasi menjadi sampek yaitu 43 KK. Hasil : pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chisquare (p=0,5). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang oaling berpengaruh terhadap ketidak pemilikan jamban dalam kelurga (p=0,00), kurangnya pengetahuan tentang pentingnya sanitasi yang baik, (p=0,01), pendidkan, (p=(0,011), seta pendapatan, (p= 0,026), dan pendapatan. Berdasarkan penelitian ini prongram edukasi tentang sanitasi, dan perilaku tidak BABS perlu di tingkatkan untuk mendukung kepemilikan jamban dalam keluarga di daerah pedesaan
Pengaruh Media Tanam Dan Pupuk Gaviota Terhadap Pembungaan Tanaman Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) Hana, Muhammad Ridho Shirfa; Herkules, Herkules
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media tanam dan pemberian pupuk Gaviota terhadap pembungaan tanaman anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis). Penelitian dilaksanakan di UPT. Benih Induk Hortikultura Gedung Johor, Medan, pada bulan Juli–Oktober 2025. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis media tanam (arang + sabut kelapa dan arang + pakis) serta konsentrasi pupuk Gaviota (0 g/L, 1 g/L, 2 g/L, dan 3 g/L). Parameter yang diamati meliputi waktu inisiasi kuncup, jumlah kuncup bunga, waktu mekar bunga, dan jumlah bunga mekar. Data dianalisis menggunakan uji ANAVA dua arah (Two Way ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam dan konsentrasi pupuk Gaviota berpengaruh sangat nyata terhadap pembungaan anggrek bulan. Kombinasi terbaik diperoleh pada media arang + sabut kelapa dengan pemberian pupuk Gaviota konsentrasi 2 g/L, yang menghasilkan waktu inisiasi kuncup tercepat dan jumlah bunga mekar terbanyak. Dengan demikian, kombinasi media dan pupuk tersebut direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pembungaan anggrek bulan
Persepsi Masyarakat Desa Bandar Setia Terhadap Program MBG Dan Upaya Edukasi PHBS Di Sekolah Dasar Bandar Setia, Kecamtan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Anna Yusria; Sinta Veronica; Tiffani Tantina Lubis; Vani Gita Pertiwi; Athika Adnani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13902

Abstract

Program KKN-T di Desa Bandar Setia mengangkat tema Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan program, mendokumentasikan pandangan masyarakat terhadap MBG, mengevaluasi hambatan yang menyebabkan program MBG belum terlaksana, serta melaksanakan penyuluhan PHBS di sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai pentingnya makanan bergizi, namun keterbatasan alokasi dana dan belum adanya tim pelaksana menjadi kendala utama program MBG. Sementara itu, penyuluhan PHBS di sekolah berjalan baik dan mendapat respons positif dari siswa. Meskipun demikian, kegiatan ini memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa dalam mengasah keterampilan komunikasi dan pengabdian, bagi perguruan tinggi dalam memperkuat perannya dalam pembangunan kesehatan masyarakat, maupun bagi masyarakat melalui peningkatan pengetahuan tentang pentingnya pola hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong keberlanjutan program MBG dan penguatan PHBS di Desa Bandar Seti.
Populasi Burung Pycnonotidae Di Kawasan Kampus UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Ilyatul Izzah Rambe; Samsul Kamal; Rizky Ahadi; Nafisah Hanim; Cut Ratna Dewi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12086

Abstract

Burung memiliki peran penting dalam ekosistem, di antaranya sebagai penyebar biji, penyerbuk, dan pengendali serangga, sehingga keberadaannya dapat dijadikan indikator kualitas lingkungan. Famili Pycnonotidae, khususnya Pycnonotus aurigaster dan Pycnonotus goiavier, merupakan kelompok burung yang umum ditemukan di berbagai tipe habitat dan memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Meskipun penelitian tentang keanekaragaman burung di kawasan kampus UIN Ar-Raniry telah dilakukan sebelumnya, kajian yang secara khusus menganalisis kepadatan populasi Pycnonotidae di lingkungan kampus masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan populasi burung Pycnonotidae di kawasan kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan pada enam stasiun pengamatan menggunakan metode Variable Circular Plot (VCP), sedangkan perhitungan jumlah spesies burung dilakukan dengan metode Timed Series Counts (TSCs). Hasil penelitian menemukan dua spesies Pycnonotidae dengan total 118 individu, terdiri atas P. aurigaster (77 individu) dan P. goiavier (41 individu). Nilai rata-rata kepadatan populasi sebesar 8,1 individu/km² yang tergolong kategori sedang. Kepadatan tertinggi tercatat di Stasiun 4 (1,9 individu/km²), sedangkan kepadatan terendah terdapat di Stasiun 6 (0,9 individu/km²). Variasi kepadatan dipengaruhi oleh kondisi vegetasi, ketersediaan pakan, dan intensitas aktivitas manusia. Hasil ini menegaskan bahwa kawasan kampus UIN Ar-Raniry berperan sebagai habitat potensial bagi burung Pycnonotidae, sehingga pengelolaan vegetasi yang bijak perlu dilakukan untuk mendukung konservasi burung di lingkungan perkotaan
HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DI SMA SANTO PETRUS MEDAN TAHUN 2024 Lindawati Simorangkir; Indra Hizkia Perangin-angin; Jesika Mareta Manalu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13044

Abstract

Latar Belakang : Kepercayaan diri dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja, yang mengakibatkan remaja menjadi kurang nyaman pada perubahan fisik seperti perubahan berat badan, wajah, dan kulit. Keadaan fisik yang negatif dapat membuat Menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yang berjumlah 76 sampel. Remaja menjadi insecure dan tidak memiliki kepercayaan diri pada keadaan fisiknya. Tujuan : Untuk mengidentifikasi Hubungan Body Shaming Dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja Di SMA Santo Petrus Medan Tahun 2024. Metode : Menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yang berjumlah 76 sampel. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan body shaming pada responden lebih banyak pada kategori sedang 51 orang (67,1%), dan kepercayaan diri responden lebih banyak pada kategori sedang 53 orang (69,7%). Kesimpulan : p (value) =0,047 (p 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja, meskipun korelasi termasuk kategori lemah dan tidak searah, tetap berarti bahwa body shaming berperan dalam mempengaruhi tingkat kepercayaan diri. diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan apa faktor-faktor penyebab remaja di sekolah memiliki kepercayaan diri sedang khususnya kepada siswa-siswi di Sekolah Menengah Atas
Eksplorasi Potensi Biologi Farmasi Daun Pepaya (Carica papaya L.) sebagai Antibakteri terhadap Penyebab Penyakit Demam Tifoid Junius Gian Ginting; Yuni Vivi Santri; Mahral Effendi; Said Aldi Palevi; Syarifah Harahap
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14059

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berpotensi menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Salah satu bakteri penyebab diare adalah Salmonella typhi. Daun pepaya (Carica papaya L.) diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti tanin, alkaloid, flavonoid, dan papain yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pepaya terhadap Salmonella typhi. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi, sedangkan pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 5,71 mm, 9,25 mm, dan 13,61 mm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi, dengan daya hambat yang meningkat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI UPTD PUSKESMAS RAMI Peterson Yosua Silaen; Jumadiah Wardati Saragih; Winda Siahaan; Lelita Anggreani Sinaga
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12365

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD merupakan penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa ( KLB). Salah satu kecamatan yang mengalami peningkatan kasus DBD di Kota Siantar adalah Kecamatan Siantar. Program penanggulangan DBD yang dilakukan Puskesmas Rami meliputi Fogging Fokus, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan Penyuluhan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemberantasan DBD di Puskesmas Rami Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pemberantasan DBD belum optimal. Hal ini disebabkan oleh Sumber Daya Manusia yang belum memadai, kurangnya sarana dan prasarana untuk pelaksanaan program. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada puskesmas untuk mengajukan rekrutmen Sumber Daya Manusia, diharapkan kepada dinas untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan, diharapkan kepada masyarakat agar berpartisipasi aktif untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pemberantasan DBD