J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika
Journal of Mathematics Education (J-PiMat) (e-ISSN: 2684-7981) is a scientific journal that publishes scientific articles from research, literature studies, ideas, theoretical applications, critical analysis studies, and class action studies in the science of Mathematics Education. J-PiMat publishes twice a year, May and November, published by the Mathematics Education Program, Teacher Training and Education Faculty, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Indonesia.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat"
:
14 Documents
clear
Hubungan antara Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa SD Negeri di Kelurahan Ujung Lare Kota Parepare
Erlianti Lauku
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.1960
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis korelasional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran prestasi belajar matematika serta adanya hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar matematika siswa SD Negeri di Kelurahan Ujung Lare Kota Parepare. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah minat belajar matematika, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Kelurahan Ujung Lare Kota Parepare yang berjumlah 117 orang, sedangkan sampel pada penelitian ini sebanyak 90 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu proporsional random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan membagikan angket minat belajar serta prestasi belajar yang diperoleh melalui guru kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh minat belajar matematika siswa berada pada kategori cukup dengan persentase 35,56% dan prestasi belajar matematika siswa berada pada kategori baik dengan persentase 47,48%. Hasil analisis data koefisien korelasi linear diperoleh (rxy) = 0,893 dan thitung = 18,641, serta p-value = 0,001 atau H0 ditolak, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa dengan kategori tinggi.Kata Kunci: minat belajar, prestasi belajar, matematika
Pentingnya Kemampuan Berpikir Kritis dalam Dunia Pendidikan Matematika
Handayani Budi Utami
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2025
Mathematical critical thinking ability is one of the most needed skills in the modern era. Given the importance of critical thinking skills, education has an important role in improving critical thinking skills. This article will discuss critical thinking, the importance of critical thinking skills, especially in the mathematical aspect, as well as the efforts made to develop critical thinking skills. The writing of this article uses the literature review method. From the results of the study, critical thinking is based on skills, such as the ability to judge the truth, or to weigh relevant evidence, or to identify erroneous arguments. Critical thinking skills are important elements that must be possessed by students in analyzing mathematical problems. Given the important role of critical thinking today, many efforts have been made to improve critical thinking skills.
Literatur Review: Kemampuan Representasi Matematis Siswa dengan menggunakan Media Pembelajaran Matematika
Dika Dani Septiati
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2023
This article aims to describe students' mathematical representation abilities by utilizing mathematics learning media. Research using the literature review method is based on previous studies that are relevant regarding mathematical representation abilities, as well as a mathematics teaching media. From articles obtained by searches through Google Scholar and also the Science Direct and ERIC databases. The number of articles studied was 21 from national and international journals indexed by Sinta and Scopus. The results of the study show that using mathematics learning media can improve and train students in solving mathematical problems. One of the abilities students must have is the ability to represent mathematically, so that it is easier to present a solution to a problem. Keywords: Mathematical Representation Ability, Mathematics Learning Media.
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW: KEMAMPUAN MATEMATIKA
Lutvi Rahmawati Rahmawati;
Naili Lumaati Noor Lumaati Noor
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.1904
Abstrak: Penelitian ini mendiskripsikan kemampuan matematika yang meliputi tiga macam yaitu kemampuan pemecahan masalah, kemampuan koneksi matematika, dan kemampuan komunikasi matematika. Dalam matematika terdapat suatu permasalahan yang harus diselesaiakan oleh peserta didik dengan menggunakan berbagai penjelasan menurut ahli, salah satunya adalah Polya yang menjelaskan langkah-langkah pemecahan masalah. Selain itu juga terdapat koneksi matematika yang menghubungkan antar konsep matematika. Serta ada komunikasi matematika yaitu meyampaiakan materi dengan bahasa atau komunikasi yang mudah dipahami oleh peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data ini dilakukan dengan mengumpulkan review semua artikel lebih dari enam belas artikel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah artikel yang diperoleh melalui google scholar. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa kemampuan belajar matematika dapat dijelaskan melalui beberapa indikator pada setiap macamnya oleh beberapa ahli. Kata-kata kunci: kemampuan pemecahan masalah, kemampuan koneksi matematika, kemampuan komunikasi matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET
Beni Setiawan, S.Pd., M.Pd
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2051
Latar belakang dari penelitian ini adalah kesalahan siswa dalam penalaran matematis pada materi barisan dan deret aritmatika di kelas XI IIS Sma Joseph Khatulistiwa. Dari hasil yang sudah diamati oleh peneliti salah satu penyebabnya kesalahan siswa dalam mengerjakan soal tes uraian yaitu kurangnya penalaran matematis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penalaran matematis siswa dalam mengerjakan soal matematika, untuk menjelaskan hambatan-hambatan penalaran matematis siswa dan untuk mengatasi faktor penghambat penalaran matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu 9 siswa Sma Joseph Khatulistiwa. Insterumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan soal tes uraian sebanyak 3 soal siswa SMA kelas XI IPS. Ada 3 cara uuntuk menganalisis data yaitu dengan mengumpulkan hasil tes uraian. Pengumpulan data dengan cara menghubungkan pengerjaan soal tes penalaran matematis siswa. Untuk mengetahui kesalahan siswa menggunakan materi barisan dan deret aritmatika. Hasil tes penelitian ini akan menggunakan indikator dari penalaran matematis yaitu: (a) menarik sebuah kesimpulan, (b) menentukan pola. Dari hasil tes menunjukan tidak ada siswa yang dapat menjawab denga tepat. Dengan menggunakan indikator pedoman kesalahan Newman, hal ini siswa belum dapat memahami dari suatu soal dan belum dapat berpikir secara logis.
Literature Review: Self Regulated Learning dalam Pembelajaran Matematika
Vorry Navyola
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2021
Self Regulated Learning is a factor in the self that is owned by learners both teachers and students in order to achieve the goals of learning and teaching improvement. The abilities that can be obtained in learning mathematics include the ability to think creatively, the ability to think and act independently based on reasons that can be accounted for, and the ability to solve problems in a variety of situations. This article aimed at defining and explaning about Self Regulated Learning in mathematics. This is a literature based article taken from books, journal articles, and other documents related to the discussed topic. The results of his study found that, the development of Self Regulated Learning was needed by individuals in learning mathematics. Independent learning habits will be able to foster student independence in learning and students can also learn effectively and efficiently by referring to the expected goals.
Pendekatan Matematika Realistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa
Imas Romlah
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.1606
Kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS)memiliki peranan penting, yang bertujuan untuk mendorong siswa agar mampu memandang setiap permasalahan yang dihadapi secara kritis dan mencoba mencari penyelesaiannya secara kreatif, sehingga bermanfaat bagi kehidupan. Mengembangkan kemampuan HOTS juga merupakan salah satu implementasi dari Kurikulum 2013. Oleh karena itu, berbagai cara dilakukan agar proses pembelajaran dapat mencapai tujuan pendidikan. Akan tetapi, mengembangkan HOTS pada siswa bukan hal mudah untuk dilakukan. Sehingga, perlu adanya perencanaan pembelajaran yang relevan dan mampu mengembangkan serta meningkatkan HOTS siswa. Hal ini dapat dilakukan, salah satunya dengan memilih atau menentukan pendekatan yang tepat, sebuah pendekatan pembelajaran yang mampu meningkatkan HOTS siswa. PendekatanMatematika Realistic ( RME) mampu meningkatkan HOTS siswa karena pendekatan ini berorientasi pada konteks kehidupan nyata serta dalam pembelajarannya berkaitan dengan pemecahan masalah. Dimana kemampuan tersebut merupakan bagian dari kemampuan berpikir tingkat tinggi.Penelitian literasi ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan HOTS siswa dengan menggunakan pendekatan RME dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur. Penelitian ini mengkaji berbagai artikel, jurnal 10 tahun terakhir dan sumber lain terkait pendekatan RME dapat meningkatkan HOTS siswa. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan RME mampu meningkatkan HOTS siswa. Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seperti penentuan konteks bahan ajar, alokasi waktu, dan karakteristik siswa.
Heterogenitas Pengaruh Problem Based Learning: Meta-Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS)
Ahmad Supendi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2050
Pada abad ke-21, pembelajaran di Indonesia lebih menekankan pada high order thinking skills (HOTS) siswa. Dengan demikian, penelitian tentang HOTS banyak dilakukan oleh peneliti dengan menerapkan pembelajaran Problem Based Learning berbasis HOTS. Namun, beberapa laporan menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh penggunaan pembelajaran Problem Based Learning terhadap HOTS siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan pembelajaran Problem Based Learning terhadap HOTS siswa dari pembelajaran sebelumnya. Selain itu, penelitian ini mengkaji karakteristik tingkat pendidikan dan model pembelajaran yang dapat mempengaruhi data effect size yang heterogen. 6 penelitian utama yang relevan diterbitkan dalam jurnal atau prosiding nasional atau internasional dan dianalisis menggunakan meta-analisis. Perangkat lunak meta-analisis komprehensif (CMA) digunakan sebagai alat analisis dengan formula nilai hedge’s nilai untuk menentukan ukuran efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Problem Based Learning terhadap HOTS sangat berpengaruh dengan kategori sangat tinggi. Sedangkan tingkat pendidikan dan model pembelajaran Problem Based Learning tidak signifikan menyebabkan effect size menjadi heterogen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Problem Based Learning dapat dijadikan solusi dalam pembelajaran abad 21 untuk meningkatkan HOTS siswa.
Modul Interaktif Mata Pelajaran Matematika Kelas VII
Joko Kuswanto
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.1995
Kegiatan pembelajaran akan menjadi bermakna bagi peserta didik bila dilakukan dalam lingkungan yang nyaman dan memberikan rasa aman bagi peserta didik serta di dukung dengan adanya bahan ajar. Salah satu bentuk bahan ajar interaktif adalah modul interaktif. Fenomena yang terjadi saat ini, masih sedikit guru yang menggunakan modul interaktif untuk membantu menjelaskan materi pelajaran khususnya mata pelajaran matematika kelas VII. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu adanya pengembangan modul interaktif dengan harapan pembelajaran dikelas tidak membosankan dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII
Puspawati Puspawati;
Rosmaiyadi Rosmaiyadi;
Buyung Buyung
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2027
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar serta mengetahui faktor yang mempengaruhi kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah kemampuan komunikasi matematis pada materi Himpunan kelas VII Mts Negeri 1 Singkawang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa di kelas VII A Mts Negeri 1 Singkawang. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematis berbentuk tes uraian (essay) yang disesuaikan dengan komponen kemampuan komunikasi matematis dan lembar angket motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran, pendeskripsian data, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi pada materi Himpunan secara keseluruhan berada pada kategori kemampuan komunikasi matematis tinggi. Kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki motivasi belajar sedang pada materi Himpunan berada pada kategori kemampuan komunikasi matematis sedang. Dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki motivasi belajar rendah pada materi Himpunan secara keseluruhan berada pada kategori kemampuan komunikasi matematis rendah. 2) Faktor yang mempengaruhi kesalahan siswa bermotivasi tingi,sedang dan rendah sama dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari motivasi belajar yaitu faktor internal dan fisiologis.