cover
Contact Name
Sudoko
Contact Email
masdoko93@gmail.com
Phone
+628562882330
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Tentara Pelajar No. 13 Ungaran Kabupaten Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
INSPIRASI: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25485717     EISSN : 25984268     DOI : -
Core Subject : Education,
INSPIRASI - Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam UNDARIS Kabupaten Semarang dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini mempunyai spesifikasi sebagai media publikasi untuk mengkomunikasikan hasil kajian pemikiran serta hasil-hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Islam. Redaksi sangat mengharapkan para penulis dan ahli Pendidikan Islam dapat turut memberikan kontribusi naskahnya dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM KEDISIPLINAN SISWA DI LINGKUNGAN ASRAMA (Studi Kasus di Islamic Boarding School “Hubbul Ilmi” MAN 1 Semarang) Khabiburrokhman Khabiburrokhman
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 6, No 2 (2022): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui pengelolaan program kedisiplinan siswa di Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang. 2) untuk mengetahui  paya penanggulangan indisipliner siswa di Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang. 3) untuk menggetahui kendala dan bentuk pelanggaran  kedisiplinan siswa di Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program kedisiplinan di lingkungan sekolah sudah dilakukan dengan baik, program dimulai dengan perencanaan, pengelompokan, penerapan, pengawasan, evaluasi, hukuman, dan penghargaan. Upaya penanggulangan indisipliner siswa dilakukan melalui: bimbingan, tanggung jawab terhadap perbuatan, modifikasi lingkungan, dan pengembangan kedisiplinan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi pengelola Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang dalam membimbing kedisiplinan siswa baik kendala internal dan eksternal, secara umum kendala yang dihadapi yaitu: kurangnya guru dan kurang konsisten guru dalam menjalankan program kedisiplinan, sikap tidak terbuka terhadap masalah yang dihadapi oleh siswa yang menyebabkan terjadinya pelanggaran, kesadaran orang tua untuk membimbing siswa, kebebasan antara siswa regular dengan siswa Boarding serta kurangnya komunikasi dan koordinasi dengan pihak sekolah khususnya dari pihak MAN 1 Semarang. Bentuk  pelanggaran kedisiplinan yang sering dilakukan siswa, yaitu: terlambat datang ke madrasah, tidak memperhatikan ke papan tulis, Tidur di kelas, berteriak di kelas, tidak mengerjakan PR, membawa HP.  This study aims 1) to determine the management of student discipline programs at the Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang. 2) to find out the efforts to overcome student indiscipline at the Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang. 3) to find out the constraints and forms of student disciplinary violations at the Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang. The research method used is field qualitative. The results of the study show that the management of disciplinary programs in the school environment has been carried out well, the program starts with planning, grouping, implementing, monitoring, evaluating, punishing, and rewarding. Efforts to deal with student indiscipline are carried out through: guidance, responsibility for actions, environmental modification, and developing student discipline through extracurricular activities. There are several obstacles faced by the management of the Islamic Boarding School Hubbul Ilmi MAN 1 Semarang in guiding student discipline both internal and external constraints, in general the obstacles encountered are: lack of teachers and lack of consistency of teachers in carrying out disciplinary programs, attitude not open to problems faced by students who cause violations, awareness of parents to guide students, freedom between regular students and boarding students and lack of communication and coordination with the school, especially from MAN 1 Semarang. Forms of disciplinary violations that are often committed by students, namely: arriving late to the madrasa, not paying attention to the blackboard, sleeping in class, shouting in class, not doing homework, carrying cellphones. Keywords: disciplinary programs, students, boarding school
Peranan Pendidikan Moral Dan Kontrol Diri Lawrence Kohlberg Dalam Penanggulangan Anarkhisme Remaja Zaenal Abidin Ita Wijayanti
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 6, No 2 (2022): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk memberikan pemahaman bahwa dengan pendidikan moral yang baik dan pengendalian diri akan menjadikan kekerasan sebagai perbuatan yang menghina, dapat dihindari dan merugikan, serta membantu membina remaja yang tanggap secara moral dan warga negara yang berkomitmen melakukan tindakan pemberantasan anarkisme dalam segala bentuknya sebagai tugas mereka. Metodologi tulisan ini membahas langkah-langkah mengatasi anarkisme remaja dengan menggunakan metode kualitatif, analisis induktif, dan penawaran. Hasil tulisan ini menawarkan bagaimana pandangan Lawrence Kohlberg melalui pendidikan moral dan pengendalian diri untuk dipromosikan dan menjawab tantangan yang dihadapi dalam proses menekan anarkisme remaja yang tumbuh di lingkungan menuju komunitas yang damai dan saling menghormati. Penerapan originalitas atau nilai adalah moralitas dan pengendalian diri sebagai kunci dari segala tindakan dalam hubungan manusia antar manusia, sedangkan anarkisme ternyata merupakan turunan dari sifat manusia berupa amarah yang tidak dapat dimusnahkan tetapi hanya dapat diredam . Kata Kunci: Kekerasan, Pendidikan, Moral, Anarkisme, Sosial, Kekerasan This paper aims to lead to the understanding that with good moral education and self-control will make violence an insulting, avoidable and detrimental act, as well as assist in fostering morally responsive adolescents and citizens who are committed to taking action to eradicate anarchism. in all its forms as their duty. This paper discusses steps to overcome adolescent anarchism by using qualitative methods, inductive analysis, and bidding. This paper offers how Lawrence Kohlberg's views through moral education and self-control to be promoted and answer the challenges faced in the process of suppressing adolescent anarchism that grows in an environment towards a peaceful and respectful community for each other. Applications/Originality/Value: Morality and self-control are the key to all actions in human relationships between people, while anarchism turns out to be a derivative of human nature in the form of anger that can’t be destroyed but can only be suppressed. Keyword: Violence, Education, Moral, Anarchism, Social, Violence.
Pendidikan Tolerasi Al-Ghazali Dalam Melawan Tindak Kekerasan Di Indonesia Ita Wijayanti Zaenal Abidin
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 6, No 2 (2022): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak kekerasan bukanlah fenomena baru di Indonesia. Orde Baru memobilisasi preman dan geng pemuda untuk menyerang komunis dan kemudian mensponsori mereka masuk ke organisasi seperti Pemuda Pancasila. Setiap tahun, catatan tindak kekerasan menunjukkan kecenderungan untuk memecahkan rekor sebelumnya dengan impunitas. Badan-badan anti-tindak kekerasan belum berhasil mengidentifikasi motif pelakunya secara akurat. Lebih jauh lagi, budaya akhlaq dan konteks kelembagaan yang akan menjadikan tindak kekerasan sebagai sesuatu yang dibenci, dihindari, tidak menarik dan tidak menguntungkan belum dikembangkan. Budaya akhlaq seperti itu akan membantu dalam membina para pemimpin dan warga negara yang sensitif secara akhlaq dan berkomitmen untuk kemudian mengakui bahwa pemberantasan tindak kekerasan dalam segala bentuknya sebagai tugas mereka yang sah dan terhormat. Artikel  ini membahas masalah tindak kekerasan di Indonesia menggunakan metode filosofis analisis reflektif, evaluasi dan penawaran. Penulis berpendapat bahwa pandangan Imam al-Ghazali tentang toleransi  sangat kurang dimanfaatkan. Pandangan toleransi dengan referensi untuk memerangi tindak kekerasan, dipahami sebagai terdiri dari tiga elemen yaitu: intlektual (kesadaran), sosial (sensitivitas) dan spiritual (komitmen untuk bertindak). Makalah ini mengusulkan bagaimana pandangan toleransi al-Ghazali dapat dipromosikan dan kemungkinan menjawab tantangan yang harus dihadapi dalam proses di tingkat individu dan masyarakat menuju Indonesia yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan budaya perdamaian.   Violence is not a new phenomenon in Indonesia. The New Order mobilized thugs and youth gangs to attack the communists and then sponsored their entry into organizations such as Pancasila Youth. Every year, records of acts of violence show a tendency to break previous records with impunity. Anti-violence agencies have not been able to accurately identify the motives of the perpetrators. Furthermore, a culture of morality and an institutional context that would make violence something to be despised, avoided, unattractive and unprofitable has not yet been developed. Such a culture of morality will help in cultivating leaders and citizens who are morally sensitive and committed to recognizing the eradication of violence in all its forms as their legitimate and honorable duty. This article discusses the problem of acts of violence in Indonesia using the philosophical method of reflective analysis, evaluation and offering. The author argues that Imam al-Ghazali's views on tolerance have been grossly underused. The view of tolerance with reference to combating acts of violence, is understood as consisting of three elements namely: intellectual (awareness), social (sensitivity) and spiritual (commitment to action). This paper proposes how al-Ghazali's view of tolerance can be promoted and possibly respond to challenges that must be faced in the process at the individual and community levels towards an Indonesia that is socially just for all Indonesian people with a culture of peace.  
PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL IKHLAS GOWONGAN UNGARAN BARAT KAB. SEMARANG Rina Priarni Mukayat
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 6, No 2 (2022): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memegang peranan penting dalam ikut meningkatkan sumber daya manusia. Hadirnya Pondok Pesantren Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat juga menyelaraskan pendidikan agama dan pendidikan kemandirian melalui program kewirausahaan, agar setelah dewasa nanti santri tidak hanya memiliki akhlak yang baik namun juga dapat hidup mandiri. Pondok Pesantren Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat Kab. Semarang telah melaksanakan pendidikan kewirausahaan dengan berbagai jenis usahanya. Tujuan peneliti mengadakan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui penerapan pendidikan kewirausahaan bagi pengembangan kemandirian santri di Pondok Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat Kab, Semarang. (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pendidikan kewirausahaan bagi pengembangan kemandirian santri di Pondok Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat Kab, Semarang. (3) untuk mengetahui kontribusi pendidikan kewirausahaan bagi pengembangan kemandirian santri di Pondok Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat Kab, Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, karena bermaksud menggambarkan, mengungkap, dan menjelaskan pendidikan kewirausahaan bagi pengembangan kemandirian santri di Pondok Pesantren Al-Ikhlas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakanmetode interaktif dengan langkah meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan pendidikan kewirausahaan bagi pengembangan kemandirian santri di Pondok Peasntren Al-Ikhlas dengan menerapkan nilai-nliai Islam yaitu kejujuran, sabar, tawakal, silaturahmi,toleran, dan kerjasama. (2) faktor pendukung: internal adalah SDM dari santri, Bapak Kiai, dan keluarga besar pesantren. Eksternal: relasi dari Bapak Kiai. Faktor Penghambat: Internal: masalah modal dan santri yang masih labil pola pikirnya. Eksternal: persaingan dengan pengusaha lain. (3) kontribusi pendidikan kewirausahaan di Pondok pesantren Al-Ikhlas yaitu dapat membantu kebutuhan keseharian santri, dan membekali ilmu kewirausahaan yang dapat membantu untuk kemandiriannya  setelah pulang nanti.  Pesantren as an Islamic educational institution plays an important role in participating in improving human resources. The presence of the Al-Ikhlas Gowongan Islamic Boarding School Ungaran Barat also harmonizes religious education and independence education through entrepreneurship programs, so that when they grow up, students will not only have good morals but can also live independently. Al-Ikhlas Islamic Boarding School Gowongan Ungaran Barat Kab. Semarang has implemented entrepreneurship education with various types of businesses. The objectives of this research are: (1) To determine the application of entrepreneurship education for the development of independence of students at Pondok Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat Kab, Semarang. (2) To determine the supporting factors and inhibiting factors of entrepreneurship education for the development of independence of students at Pondok Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat Kab, Semarang. (3) to find out the contribution of entrepreneurship education to the development of the independence of students at Pondok Al-Ikhlas Gowongan Ungaran Barat Kab, Semarang.This research is a qualitative descriptive research, because it intends to describe, reveal, and explain entrepreneurship education for the development of independence of students at the Al-Ikhlas Islamic Boarding School. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses an interactive method with steps including data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions.The results showed that (1) The application of entrepreneurship education for the development of the independence of students at Pondok Pesantren Al-Ikhlas by applying Islamic values, namely honesty, patience, trustworthiness, friendship, tolerance, and cooperation. (2) supporting factors: internal are the human resources of the santri, Mr. Kiai, and the extended family of the pesantren. External: relations from Mr. Kiai. Inhibiting Factors: Internal: capital problems and students who are still unstable in their mindset. External: competition with other entrepreneurs. (3) the contribution of entrepreneurship education at the Al-Ikhlas Islamic Boarding School, which can help the daily needs of students, and provide entrepreneurial knowledge that can help them to be independent after returning home. 
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X MENGGUNAKAN APLIKASI MICROSOFT FORM DI SMK N 1 PRINGAPUS TAHUN AJARAN 2020-2021 Imam Anas Hadi Ridwan Yahya
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 6, No 2 (2022): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X menggunakan aplikasi Microsoft Form di SMK N 1 Pringapus tahun ajaran 2020/2021; 2) Untuk menganalisa hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X menggunakan aplikasi Microsoft Form di SMK N 1 Pringapus tahun ajaran 2020/2021; 3) Untuk mengetahui efektifitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X menggunakan aplikasi Microsoft Form di SMK N 1 Pringapus tahun ajaran 2020/2021.Penelitian ini menggunakan kualitatif, yaitu suatu penelitian yang mendeskripsikan perilaku seseorang, tempat, atau peristiwa tertentu secara rinci dan mendalam. Sumber data diperoleh dari informan dan data juga diperoleh melalui kata-kata tertulis maupun tindakan. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya dengan cara mereduksi data, display data verivikasi atau kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan: 1) pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X menggunakan aplikasi Microsoft Form di SMK N 1 Pringapus tahun ajaran 2020/2021 meliputi perencanaan pembelajaran guru membuat RPP yang berisi tentang pembelajaran Pendidikan Agama Islam disesuaikan dengan kondisi sekarang pembelajaran jarak jauh menggunakan aplikasi Microsoft Form. Pelaksanaan pembelajaran para peserta didik mulai belajar mandiri dengan menyimak, membaca dan mempelajari materi yang telah dibuat oleh guru melalui link yang telah dibagikan. Evaluasi dengan video call maupun home visit sesuai dengan kondisi siswa. 2) Hasil pembelajaran menggunakan aplikasi Microsoft Form terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X di SMK N 1 Pringapus tahun ajaran 2020-2021 yaitu 60% dari 100% sudah begitu membantu sekali.3)Pembelajaran menggunakan Microsoft Form dikatakan cukup efektif dengan beberapa indikator seperti Guru menguasai pembelajaran, siswa dapat dengan mudah memahami materi sehingga nilai rata-rata siswa dapat memenuhi target nilai KKM yang diberikan guru dan gangguan jaringan internet dapat teratasi.   The purposes of this paper are: 1) To find out how to learn Islamic Religious Education in class X using the Microsoft Form application at SMK N 1 Pringapus for the 2020/2021 academic year; 2) To analyze the learning outcomes of Islamic Religious Education class X using the Microsoft Form application at SMK N 1 Pringapus for the 2020/2021 academic year; 3) To find out the effectiveness of Islamic Religious Education learning in class X using the Microsoft Form application at SMK N 1 Pringapus for the 2020/2021 academic year.This study uses qualitative, which is a study that describes the behavior of a person, place, or particular event in detail and depth. Sources of data were obtained from informants and data were also obtained through written words and actions. Collecting data through observation, interviews and documentation. The data analysis technique is by reducing data, displaying verification data or conclusions.The results showed: 1) Islamic Religious Education learning in class X using the Microsoft Form application at SMK N 1 Pringapus for the 2020/2021 academic year includes teacher learning planning making lesson plans containing Islamic Religious Education learning adapted to the current conditions of distance learning using the Microsoft Form application . In the implementation of learning, students begin to learn independently by listening, reading and studying the material that has been made by the teacher through the link that has been shared. Evaluation by video call or home visit according to the student's condition. 2) Learning outcomes using the Microsoft Form application for Islamic Religious Education class X at SMK N 1 Pringapus for the 2020-2021 academic year, which is 60% from 100%, have been very helpful. 3) Learning using Microsoft Form is said to be quite effective with several indicators such as teachers mastering learning, students can easily understand the material so that the average score of students can meet the KKM target value given by the teacher and internet network disturbances can be resolved. 
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMP NEGERI KECAMATAN CIMERAK KABUPATEN PANGANDARAN Nurmalasari, Neneng
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 2 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i2.528

Abstract

GERAKAN SHALAT DALAM TINJAUAN REFLEKSOLOGI Mukhlasin Mukhlasin
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 1 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i1.438

Abstract

AbstractThe importance of the sociological approach to understanding religion is understandable because many religious teachings related to social problems. Jalaluddin Rahmat has shown how much attention to religion in this case is Islam against social problems. But today, the sociology of religion studying how religion affects the community, and may be religion maysrakat affect the concept of religion. Sociological Approaches have a very important role in efforts to understand and explore the true meanings intended by the Koran. Besides caused by Islam as a religion that prefers things that smelled of social rather than individual evidenced by the many verses of the Koran and the Hadith concerning muamalah affairs (social), it also caused a lot of stories in the Qur'an less can be understood properly unless with a sociological approach. Pentingnya pendekatan sosiologis dalam memahami agama dapat dipahami karena banyak sekali ajaran agama yang berkaitan dengan masalah sosial. Jalaludin Rakhmat telah menunjukkan betapa besarnya perhatian agama yang dalam hal ini adalah Islam terhadap masalah sosial. Namun dewasa ini, sosiologi agama mempelajari bagaimana agama mempengaruhi masyarakat, dan boleh jadi agama maysrakat mempengaruhi konsep agama. Pendekatan sosiologi memiliki peranan yang sangat penting dalam usaha untuk memahami dan menggali makna-makna yang sesungguhnya dikehendaki oleh alQur’an. Selain disebabkan oleh Islam sebagai agama yang lebih mengutamakan hal-hal yang berbau sosial daripada individual yang terbukti dengan banyaknya ayat al-Qur’an dan Hadis yang berkenaan dengan urusan muamalah (sosial), hal ini juga disebabkan banyak kisah dalam al-Qur’an yang kurang bisa dipahami dengan tepat kecuali dengan pendekatan sosiologi. Kata Kunci:  paradigma; sosiologis; Islam
NTERNALISASI REVOLUSI MENTAL (Studi Analisis Deskriptif Siswa SMP Plus Ma’arif NU Pangandaran Hidayat, Yayat
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 2 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i2.529

Abstract

Internalisasi Revolusi Mental…INSPIRASI Vol. 7, No. 2, Juli – Desember 2023 | 91Jurnal Inspirasi – Vol. 7, No. 2, Juli – Desember 2023ISSN 2548-5717INTERNALISASI REVOLUSI MENTAL(Studi Analisis Deskriptif Siswa SMP Plus Ma’arif NUPangandaran)Yayat Hidayat(Program Studi Manajemen Pendidikan IslamSTITNU Al-Farabi Pangandaran)Email: yayathidayat512@yahoo.comABSTRAKFokus penelitian ini yaitu, “Bagaimana Internalisasi Revolusi Mental Siswa SMPPlus NU Ma’arif Pangandaran?”. Jenis penelitian termasuk penelitian kualitatifdeskriptif yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan pada objek tertentu secara jelasdan sistematis. Sedangkan metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Internalisasi Revolusi MentalSiswa SMP Plus NU Ma’arif Pangandaran. Hasil penelitian : 1). Internalisasidiartikan sebagai penghayatan, pendalaman, pengasingan, penggabungan ataupenyatuan sikap, standart tingkah laku, pendapat dan seterusnya di dalamkepribadian. 2). Revolusi Mental adalah transformasi etos, yaitu perubahanmendasar dalam mentalitas, cara berfikir, cara merasa dan cara mempercayai, yangsemuanya menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari. Etos ini menyangkutsemua aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, politik, sains tekhnologi, seni, agama,dan sebagainya, 3). Internalisasi Revolusi Mental adalah suatu proses secaramendalam tentang nilai-nilai Revolusi Mental yang berjalan di SMP Plus NUMa’arif Pangandaran. Proses internalisasi sangatlah penting dalam RevolusiMental. Oleh karena Revolusi Mental merupakan bagian pendidikan nilai.The focus of this study is, "How is the Internalization of the NU Middle SchoolStudent Mental Revolution Ma'arif Pangandaran?". This type of research includesdescriptive qualitative research, namely research activities carried out on certainobjects clearly and systematically. While the method used is a qualitativeapproach. This study aims to describe the Internalization of the NU Plus MiddleSchool Mental Revolution Ma'arif Pangandaran. Research results: 1).Internalization is defined as appreciation, deepening, exile, combining or unitingattitudes, standard behavior, opinions and so on in the personality. 2). Mental Revolution is a transformation of ethos, which is a fundamental change inmentality, ways of thinking, ways of feeling and ways of trust, all of which aremanifested in everyday behavior and actions. This ethos concerns all aspects oflife, ranging from economics, politics, science to technology, art, religion, etc., 3).The internalization of the Mental Revolution is an in-depth process of the values ofthe Mental Revolution that runs in NU Plus Middle School Ma'arif Pangandaran.The process of internalization is very important in the Mental Revolution. Becausethe Mental Revolution is part of the education of values. The focus of this study is,"How is the Internalization of the NU Middle School Student Mental RevolutionMa'arif Pangandaran?". This type of research includes descriptive qualitativeresearch, namely research activities carried out on certain objects clearly andsystematically. While the method used is a qualitative approach. This study aims todescribe the Internalization of the NU Plus Middle School Mental RevolutionMa'arif Pangandaran. Research results: 1). Internalization is defined asappreciation, deepening, exile, combining or uniting attitudes, standard behavior,opinions and so on in the personality. 2). Mental Revolution is a transformation ofethos, which is a fundamental change in mentality, ways of thinking, ways offeeling and ways of trust, all of which are manifested in everyday behavior andactions. This ethos concerns all aspects of life, ranging from economics, politics,science to technology, art, religion, etc., 3). The internalization of the MentalRevolution is an in-depth process of the values of the Mental Revolution that runsin NU Plus Middle School Ma'arif Pangandaran. The process of internalization isvery important in the Mental Revolution. Because the Mental Revolution is part ofthe education of values.
OPTIMALISASI PENGAJARAN LIFE SKILL QIROATUL QUTUB MELALUI PENDEKATAN HIDDEN CURRICULUM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AGAMA PADA SISWA MAN 1 SEMARANG Khabiburrokhman Khabiburrokhman
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 1 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i1.439

Abstract

Pendekatan Hidden Curriculum dalam pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub dapat meningkatkan pemahaman agama siswa. Pemahaman agama siswa dan efektivitas pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub saling berpengaruh dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam konteks pendidikan agama. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pentingnya pendidikan Life Skill Qiroatul Qutub dan pemahaman agama dalam konteks pendidikan Islam di MAN 1 Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1). menganalisis kondisi pemahaman agama siswa di MAN 1 Semarang sebelum penerapan pendekatan hidden curriculum dalam pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub. 2). mengidentifikasi komponen-komponen pendekatan hidden curriculum yang dapat diintegrasikan dalam pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub untuk meningkatkan pemahaman agama siswa. 3).  mengoptimalkan pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub melalui pendekatan hidden curriculum dalam meningkatkan pemahaman agama siswa di MAN 1 Semarang. 4). memberikan rekomendasi dan saran yang dapat diimplementasikan oleh MAN 1 Semarang dalam mengoptimalkan pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub dengan pendekatan hidden curriculum guna meningkatkan pemahaman agama siswa secara efektif. Metode penelitian ini dengan metode analisis data yang digunakan meliputi analisis data kuantitatif untuk tes pemahaman agama dan analisis data kualitatif untuk observasi kegiatan pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub. Hasil penelitian ini adalah Implementasi pendekatan Hidden Curriculum dalam pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman agama siswa. Adanya peningkatan signifikan dalam skor pemahaman agama siswa setelah intervensi menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat memberikan dampak positif pada pemahaman siswa. Efektivitas pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub dalam meningkatkan pemahaman agama siswa terkait erat dengan integrasi nilai-nilai agama dalam kegiatan pembelajaran. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai agama secara implisit, siswa dapat lebih memahami hubungan antara kehidupan sehari-hari dan ajaran agama. Terdapat hubungan saling berpengaruh antara pemahaman agama siswa dan efektivitas pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub melalui pendekatan Hidden Curriculum. Peningkatan pemahaman agama siswa memberikan kontribusi positif pada efektivitas pengajaran Life Skill Qiroatul Qutub, dan sebaliknya, pengajaran yang efektif juga berdampak pada peningkatan pemahaman agama siswa. Pendidikan Life Skill Qiroatul Qutub memiliki peran penting dalam mengembangkan kecakapan hidup siswa yang relevan dengan ajaran agama. Selain itu, pemahaman agama yang baik membantu siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Life Skill Qiroatul Qutub, pendidikan agama, hidden curriculum.The Hidden Curriculum Approach in teaching Life Skill Qiroatul Qutub can increase students' understanding of religion. Students' understanding of religion and the effectiveness of teaching Qiroatul Qutub's Life Skills influence each other and have a significant influence in the context of religious education. This research makes an important contribution in understanding the importance of Qiroatul Qutub Life Skill education and understanding of religion in the context of Islamic education at MAN 1 Semarang. The purpose of this research is to 1). analyzing the condition of students' understanding of religion at MAN 1 Semarang before implementing the hidden curriculum approach in teaching Qiroatul Qutub Life Skills. 2). identify the components of the hidden curriculum approach that can be integrated into Qiroatul Qutub Life Skill teaching to increase students' understanding of religion. 3). optimizing the teaching of Qiroatul Qutub Life Skills through a hidden curriculum approach in increasing students' understanding of religion at MAN 1 Semarang. 4). provide recommendations and suggestions that can be implemented by MAN 1 Semarang in optimizing teaching Qiroatul Qutub Life Skills with a hidden curriculum approach in order to increase students' understanding of religion effectively. This research method with the data analysis method used includes quantitative data analysis for religious understanding tests and qualitative data analysis for observing the teaching activities of Life Skill Qiroatul Qutub.The results of this study are that the implementation of the Hidden Curriculum approach in teaching Qiroatul Qutub Life Skills has proven effective in increasing students' understanding of religion. There was a significant increase in students' religious understanding scores after the intervention indicating that this approach can have a positive impact on students' understanding. The effectiveness of Qiroatul Qutub's Life Skill teaching in increasing students' understanding of religion is closely related to the integration of religious values in learning activities. By implicitly integrating religious values, students can better understand the relationship between daily life and religious teachings. There is a mutual influence relationship between students' understanding of religion and the effectiveness of teaching Qiroatul Qutub's Life Skills through the Hidden Curriculum approach. Increasing students' understanding of religion makes a positive contribution to the effectiveness of teaching Life Skill Qiroatul Qutub, and conversely, effective teaching also has an impact on increasing students' understanding of religion. Qiroatul Qutub Life Skills Education has an important role in developing students' life skills that are relevant to religious teachings. In addition, a good understanding of religion helps students understand and apply religious values in everyday life. Keywords: Qiroatul Qutub Life Skills, religious education, hidden curriculum.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA DI SMK ISLAM SUDIRMAN 1 AMBARAWAN TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Adibah, Ida
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 2 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i2.530

Abstract