cover
Contact Name
Sudoko
Contact Email
masdoko93@gmail.com
Phone
+628562882330
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Tentara Pelajar No. 13 Ungaran Kabupaten Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
INSPIRASI: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25485717     EISSN : 25984268     DOI : -
Core Subject : Education,
INSPIRASI - Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam UNDARIS Kabupaten Semarang dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini mempunyai spesifikasi sebagai media publikasi untuk mengkomunikasikan hasil kajian pemikiran serta hasil-hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Islam. Redaksi sangat mengharapkan para penulis dan ahli Pendidikan Islam dapat turut memberikan kontribusi naskahnya dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
IMPLEMENTASI METODE GALLERY WALK DALAM MENINGKATKAN SIKAP TOLONG MENOLONG PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA SEKOLAH DASAR ISLAM AR-RAHIIM UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG Zaenal Supriyanto Ita
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 1 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i1.440

Abstract

Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, internal, material, fasilitas perlengkapan, dan prosedur yang saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui penerapan metode gallery walk pada pembelajaran PAI SD Islam Ar-Rahiim Ungaran Timur; 2) Mengetahui sikap tolong menolong siswa SD Islam Ar-Rahiim Ungaran Timur; 3) Mengetahui penerapan metode gallery walk pada pembelajaran PAI dalam meningkatkan sikap tolong menolong siswa di SD Islam Ar-Rahiim Ungaran Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktifitas social, sikap, kepercayaan, persepsi, dan pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Sumber data berasal dari primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Teknis analisis datanya dengan cara mereduksi data, display data dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian metode Gallery Walk dapat melatih untuk tidak egois dalam kelompok, saling kerja sama mendiskusikan materi yang sudah diberikan dan melatih siswa untuk berani dalam mengutarakan pendapat kami masing-masing. Sikap tolong menolong siswa itu sendiri merupakan suatu keahlian yang dikuasai oleh siswa untuk dapat sukses menjalani pembelajaran dengan menguasai materi yang dipelajari. Penerapan metode Gallery Walk ini dalam meningkatkan sikap tolong menolong siswa terutama pada mata pelajaran Aqidah Akhlak.Kata kunci: Gallery Walk, tolong menolong, siswa, aqidah, akhlak.Learning is a combination composed of human elements, internal, materials, equipment, and procedures that influence each other in achieving learning objectives. The purposes of this study were: 1) To find out the application of the gallery walk method to PAI learning at SD Islam Ar-Rahiim Ungaran Timur; 2) Knowing the attitude of helping students at SD Islam Ar-Rahiim Ungaran Timur; 3) Knowing the application of the gallery walk method to PAI learning in improving the attitude of helping students at SD Islam Ar-Rahiim Ungaran Timur. This type of research is field research which is descriptive qualitative in nature, namely a research aimed at describing and analyzing phenomena, events, social activities, attitudes, beliefs, perceptions, and thoughts of people individually or in groups. Data sources come from primary and secondary. Data collection through observation, interviews and documentation. Technical data analysis by reducing data, displaying data and drawing conclusions. Research result the Gallery Walk method as being able to train students not to be selfish in groups, to work together to discuss the material that has been given and to train students to be brave in expressing our own opinions. The attitude of helping students itself is a skill that is mastered by students to be able to successfully undergo learning by mastering the material being studied. The application of the Gallery Walk method is to increase the attitude of helping students, especially in the Aqidah Akhlak subject.Keywords: Gallery Walk, help, students, aqidah, morals.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KETELADANAN KH ANWAR ABDURRAHIM TARUB Fauzi, Ahmad
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 2 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i2.531

Abstract

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) HIDAYATUS SYUBBAN KARANGROTO KOTA SEMARANG TAHUN 2022 Muheminah Fathurrahman
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 1 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i1.441

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Apa yang menjadi landasan model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang 2) Bagaimana implementasi model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang 3) Apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang 4) Langkah-langkah apa saja yang ditempuh dalam menghadapi hambatan dalam implementasi model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan Jenis penelitian lapangan, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, data yang telah di dapat kemudian dianalisis melalui analisis data dengan tiga tahapan yaitu reduksi, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan.Hasil penelitiannya adalah 1) Landasan-landasan implementasi model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang didasarkan pada Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No. 2 Tahun 2008 yaitu memberikan motivasi kepada peserta didik untuk aktif mempelajari dan mempraktikkan akidahnya dalam bentuk pembiasaan untuk melakukan akhlak terpuji dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari. 2) Implementasi model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang dilakukan diarahkan pada pembentukan keaktifan peserta didik, strategi yang diterapkan dalam model pembelajaran PAIKEM diantaranya every one is a teacher here, car sort, the power of two dan jigsaw learning. 3) Faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang terkait dengan dukungan dari kepala sekolah, motivasi untuk meningkatkan profesionalitas guru dengan mengusai model pembelajaran PAIKEM dan peserta didik yang antusias melaksanakan proses pembelajaran dengan penuh kegembiraan, sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang diantaranya berkaitan dengan masalah guru, peserta didik dan sekolah. 4).Langkah-langkah yang ditempuh dalam menghadapi hambatan  dalam  implementasi model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang mengarah pada pengikutsertaan guru alam program pelatihan pengembangan pembelajaran dengan model PAIKEM, memberikan pelayanan anak dengan baik, memberikan jam tambahan kepada peserta didik yang tertinggal, melakukan pendampingan kepada peserta didik, pengontrolan diri guru, mempersiapkan rencana pembelajaran dengan matang dan kerja sama dan komunikasi yang baik dengan setiap elemen madrasah.Kata Kunci            : Implementasi, Model, PAIKEM, Akidah AkhlakABSTRACT This study aims 1) What is the basis of the PAIKEM learning model in the Akidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang 2) How is the implementation of the PAIKEM learning model in the Akidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang 3) What are the supporting factors and obstacles in implementing the PAIKEM learning model in the Akidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang 4) What steps were taken in dealing with obstacles in implementing the PAIKEM learning model in the Akidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang. This research is a qualitative research with a type of field research, with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data that has been obtained is then analyzed through data analysis with three stages, namely reduction, data presentation and verification or conclusion.The results of the research are 1) The foundations for implementing the PAIKEM learning model in the Aqidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang are based on the Regulation of the Minister of Religion of the Republic of Indonesia No. 2 of 2008, which is to motivate students to actively study and practice their beliefs in the form of habituation to perform commendable morals and avoid despicable morals in everyday life. 2) The implementation of the PAIKEM learning model in the Aqidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang is directed at forming student activity, the strategies applied in the PAIKEM learning model include every one is a teacher here, car sort, the power of two and jigsaw learning . 3) The factors that support and inhibit the implementation of the PAIKEM learning model in the Akidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang are related to support from the school principal, motivation to increase teacher professionalism by mastering the PAIKEM learning model and students who are enthusiastic about carrying out the learning process with full of joy, while the inhibiting factors in implementing the PAIKEM learning model in the Akidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang include problems related to teachers, students and schools. 4). The steps taken in dealing with obstacles in the implementation of the PAIKEM learning model in the Aqidah Akhlak subject at MTs Hidayatus Syubban Karangroto Semarang lead to the participation of natural teachers in learning development training programs with the PAIKEM model, providing good child services, providing additional hours to students who are lagging behind, providing assistance to students, controlling teacher self, preparing lesson plans carefully and good cooperation and communication with every element of the madrasa.Key Words : Implementation, Method, PAIKEM, Akhlak Akidah
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA TERHADAP KEDISIPLINAN BERAGAMA SISWA KELAS IX DI MTS AL-JIHAD SALAMAN TAHUN AJARAN 2021/2022 imam, Hakim
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 2 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i2.556

Abstract

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PEMBELAJARAN DAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI SDIT MULTIPLUS AR-RAHIIM KAJANGAN TAHUN 2022/2023 Hifa imam
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 7, No 1 (2023): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v7i1.437

Abstract

Siswa memerlukan pembinaan untuk dapat berakhlak baik dan memiliki hasil belajar maksimal. Ada banyak faktor untuk memaksimalkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor-faktor yang menghambat belajar PAI siswa SDIT Multiplus Ar-Rahiim Kajangan tahun 2022/2023; (2) mengetahui hasil belajar PAI siswa SD Islam Multiplus Ar-Rahiim Kajangan tahun 2022/2023; (3) mengetahui dampak dari faktor-faktor penghambat belajar PAI siswa terhadap hasil belajar PAI siswa SD Islam Multiplus Ar-Rahiim Kajangan tahun 2022/2023.Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex-post facto, yang termasuk ke dalam penelitian kuantitatif.  Istilah ex-post facto menunjukkan bahwa perubahan variabel bebas itu telah terjadi dan peneliti dihadapkan kepada masalah bagaimana menetapkan sebab dari akibat yang sedang diamati. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD Islam Multiplus Ar Rahiim Kajangan yang berjumlah 141 orang. Jumlah sampel yang diambil adalah 40 orang, yakni 29% dari jumlah populasi dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. Variabel penelitian terdiri atas variabel X (faktor penghambar belajar PAI siswa) dan variabel Y (hasil belajar siswa (nilai rapor siswa mapel PAI)). Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan uji t.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang menjadi faktor penghambat pembelajaran PAI adalah kurang aktifnya siswa dalam bertanya dan menjawab pertanyaan guru. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh skor rata-rata faktor penghambat pembelajaran PAI adalah 64 terletak pada interval 62-67, hasil ini berada pada kategori tinggi. Sedangkan skor rata-rata hasil belajar siswa pada mapel PAI adalah 91 terletak pada interval 90-100, hasil ini berada pada kategori amat baik. Sedangkan hasil analisis pada pengujian statistic regresi sederhana, yaitu uji t, diperoleh hasil uji hipotesis bahwa t0 (hitung)= - 4.92782  dan ttabel= 2.02439. t0 < ttabel (- 4.92782 < 2.02439) maka Ho diterima Ha ditolak. Kesimpulan dari hasil     penelitian ini yakni bahwa tidak terdapat dampak yang  signifikan antara faktor penghambat pembelajaran PAI terhadap hasil belajar siswa pada mapel PAI di SD Islam Multiplus Ar Rahiim Kajangan.Kata kunci : faktor penghambat pembelajaran PAI, hasil belajarStudents need guidance to be able to have good morals and have maximum learning outcomes. There are many factors to maximize learning outcomes. This study aims to: (1) find out the factors that impede learning PAI for SDIT Multiplus Ar-Rahiim Kajangan students in 2022/2023; (2) find out the learning outcomes of PAI Islamic Elementary School students at Multiplus Ar-Rahiim Kajangan in 2022/2023; (3) knowing the impact of the inhibiting factors of students' Islamic Islamic Studies learning on the Islamic Islamic Elementary School students' learning outcomes of Multiplus Ar-Rahiim Kajangan in 2022/2023.This research is a type of ex-post facto research, which is included in quantitative research. The term ex-post facto indicates that a change in the independent variable has occurred and the researcher is faced with the problem of how to determine the cause and effect being observed. The population of this study were all students of SD Islam Multiplus Ar Rahiim Kajangan, totaling 141 people. The number of samples taken was 40 people, which is 29% of the total population using purposive sampling technique. Data collection techniques used in this study were questionnaires and documentation. The research variables consist of variable X (the factor that inhibits student PAI learning) and variable Y (student learning outcomes (grades of students' report cards in Islamic education)). Data analysis techniques using quantitative descriptive statistics with the t test.The results of this study indicate that the inhibiting factor for PAI learning is the lack of activity of students in asking and answering teacher questions. Based on the results of the descriptive statistical analysis, it was obtained that the average score of the inhibiting factors for PAI learning was 64 located at the interval 62-67, this result was in the high category. While the average score of student learning outcomes in the PAI subject is 91 in the 90-100 interval, this result is in the very good category. While the results of the analysis on simple regression statistical tests, namely the t test, the results obtained from the hypothesis test that t0 (count) = -4.92782 and ttable = 2.02439. t0 < ttable (-4.92782 <2.02439) then Ho is accepted and Ha is rejected. The conclusion from the results of this study is that there is no significant impact between the inhibiting factors of PAI learning on student learning outcomes in the PAI subject at SD Islam Multiplus Ar Rahiim Kajangan.
PERAN GURU SEJARAH ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS X DI MADRASAH ALIYAH DARUL HIKMAH KEMBANG KUNING REJOSARI PAKIS MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Putri Ainur Rohmah, Rina Priarni Matori
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 1 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i1.564

Abstract

Peran Guru Sejarah Islam Dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Darul Hikmah Pakis Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran Guru Sejarah Islam pembentukan karakter Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Darul Hikmah Pakis Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2023/2024 (2) Faktor Pendukung dan Penghambat Peran Guru Sejarah Islam dalam Pembentukann Karakter Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Darul Hikmah Pakis Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2023/2024.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk memahami fenomena sosial dari pandangan perilakunya. Lokasi penelitian di Madrasah Aliyah Darul Hikmah Kyai Abdan. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi dan tes. Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan mengambil kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Peran Guru bertanggug jawab penuh atas karakter anak didiknya, maka dari itu, guru harus bisa menjadi tokoh yang menanamkan nilai-nilai tepuji bagi siswa, memperbaiki perilaku yang buruk menjadi benar dan menjelaskan apa yang harus dan tidak harus dilakukan. Penanaman karakter pada siswa kelas X di MA Darul dilakukan dengan cara berkolaborasi anatara keluarga dan lingkungan. Adapun beberapa siswa yang masih kurang baik karakternya disebabkan pengaruh dari keluarga yang kurang memperhatikan sehingga sudah menjadi kebiasaan kurang baik yang akan membutuhkan waktu untuk bisa merubah menjadi lebih baik. (2) Faktor pendukung peran guru sejarah Islam adalah dukungan dari beberapa pihak, diantaranya: kepala sekolah, kerjasama anata pengajar mata pelajaran lain, buk ajar, orang tua, teman sebaya, dan media sosial. Faktor penghambat penanaman karakter terbesar disebabkan pendidikan dari orang tua atau lingkungan yang kurang memperhatikan pembentukan karakter.Kata Kunci: Peran guru, Sejarah Islam, Pembenrtukan karakterAbstractThe Role of Islamic History Teachers in Forming the Character of Class X Students at Darul Hikmah Pakis Madrasah, Magelang Regency, Academic Year 2023/2024.This research aims to determine: (1) The role of the Islamic History Teacher in shaping the character of Class Wisdom of Pakis Magelang Regency for the 2023/2024 Academic Year.This research uses a qualitative approach with the aim of understanding social phenomena from a behavioral perspective. The research location is Madrasah Aliyah Darul Hikmah Kyai Abdan. Data sources come from primary data and secondary data. Data collection through observation, interviews, documentation, triangulation and tests. Data analysis techniques by reducing data, presenting data and drawing conclusionsThe results of this research show that: (1) The role of the teacher is to be fully responsible for the character of his students, therefore, the teacher must be able to become a figure who instills commendable values in students, corrects bad behavior to be correct and explains what should and should not be done. should be done. Character cultivation in class X students at MA Darul is carried out by collaborating between family and environment. There are some students whose character is still not good due to the influence of families who don't pay enough attention so that it has become a bad habit that will take time to change for the better. (2) Supporting factors for the role of Islamic history teachers are support from several parties, including: the school principal, collaboration between teachers of other subjects, teaching books, parents, peers, and social media. The biggest inhibiting factor in cultivating character is education from parents or an environment that pays little attention to character formation. Keywords: Teacher's role, Islamic history, character formation.
PELUANG DAN TANTANGAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ERA SOCIETY 5.0 Matori, Zaenal Abidin
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 1 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i1.565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan media sosial TikTok dalam konteks pendidikan agama Islam, khususnya pada generasi era society 5.0. Generasi era society 5.0 adalah kelompok yang tumbuh di era digital dan sangat terkoneksi dengan teknologi dan media sosial, termasuk tiktok. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami peran TikTok dalam pendidikan Islam pada generasi era society 5.0, serta dampaknya terhadap pemahaman agama dan praktik keagamaan generasi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai generasi era society 5.0 yang aktif menggunakan tiktok sebagai media pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok telah menjadi salah satu media yang efektif untuk menyebarkan pesan-pesan agama, mempromosikan nilai-nilai keagamaan, dan membangun komunitas keagamaan di kalangan generasi era society 5.0. Media sosial ini memberikan fleksibilitas untuk berbagi ceramah, kutipan Al-Quran, dan konten pendidikan lainnya dalam berbagai bentuk, seperti gambar, video, dan cerita. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa tiktok dapat memengaruhi pemahaman dan praktik keagamaan generasi era society 5.0 dengan cara yang positif. Mereka lebih mudah mengakses informasi agama dan mendapatkan dukungan dari komunitas keagamaan mereka melalui platform ini. Namun, ada juga potensi dampak negatif seperti informasi palsu atau radikalisasi jika tidak dikawal dengan baik.Kata kunci: media sosial, tiktok, pendidikan, agama IslamThis research aims to analyze the opportunities and challenges of TikTok social media in the context of Islamic religious education, especially in the generation of the society 5.0 era. The Society 5.0 era generation is a group that grew up in the digital era and is very connected to technology and social media, including TikTok. The main aim of this research is to understand the role of TikTok in Islamic education in the society 5.0 era generation, as well as its impact on the understanding of religion and religious practices of this generation. This research uses a qualitative approach by interviewing the society 5.0 era generation who actively uses TikTok as an educational medium. The research results show that TikTok has become an effective medium for spreading religious messages, promoting religious values, and building religious communities among the generation of the society 5.0 era. This social media provides the flexibility to share lectures, Al-Quran quotes, and other educational content in various forms, such as images, videos, and stories. Apart from that, this research also shows that TikTok can influence the religious understanding and practices of the Society 5.0 era generation in a positive way. It is easier for them to access religious information and get support from their religious community through this platform. However, there is also the potential for negative impacts such as false information or radicalization if not controlled properly.Keywords: social media, tiktok, education, Islamic religion.
PENERAPAN HIDDEN CURRICULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI PESERTA DIDIK KELAS X SMA ISLAM SUDIRMAN KALIANGKRIK KABUPATEN MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Indah Slamet, Imam Anas Hadi
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 1 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i1.566

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1)Mengetahui penerapan hidden curiculum Pendidikan Agama Islam di SMA Islam Sudirman Kaliangkrik kelas X dalam membentuk karakter Islami Peseta didik, (2)Mengetahui strategi dalam penerapan hidden curriculum Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter Islami peserta didik kelas X SMA Islam Sudirman Kaliangkrik, (3) Mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi pada saat penerapan hidden curriculum Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter Islami peserta didik kelas X SMA Islam Sudirman Kaliangkrik.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif (qualitative research), yaitu proses eksplorasi dan memahami perilaku individu atau kelompok, menggambarkan masalah sosial atau masalah kemanusiaan. Sumber data berasal dari data primer dan skunder. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hidden curriculum PAI di SMA Islam Sudirman Kaliangkrik antara lain: (1)Penerapan  hidden curriculum PAI yang pertama yaitu berupa, Hafalan surah dan asmaul khusna, Sholat dzuhur berjamaah, Kultum, Adzan, Tahlilan, Yasinan, Menyapa mengucapkan salam sesama teman atau kepada guru, (2)Strategi penerapan hidden curriculum antara lain: hafalan surah pendek dan membaca asmaul khusna dipimpin oleh guru, sholat dzuhur berjamaah dilakukan oleh semua warga sekolah dipimpin oleh guru laki-laki, kultum dilakukan setelah sholat dzuhur berjamaah, adzan dilakukan secara bergilir mulai dari kelas X, tahlilan setiap satu bulan sekali dipimpin oleh guru PAI, Yasinan dilakukan setiap satu bulan sekali. Menyapa dan mengucapkan salam dari mulai guru yang memberikan teladan, (3)Hambatan penerapan hidden curriulum antara lain: beberapa anak masih lemah dalam mengingat dan membaca, hambatan dari tempat aula yang sempit untuk sholat berjamaah, beberapa anak belum bisa percaya diri untuk kultum, ketika dapat jatah adzan masih ada beberapa anak yang suka menghindar dengan berbagai alasan, beberapa anak belum bisa memimpin tahlil dan yasinan, beberapa anak masih malu dalam menyapa teman atau guru.Kata Kunci : Karakter, Hidden Curriculum Pendidikan Agama IslamThe purpose of this study is: (1) To understand the implementation of the hidden curriculum of Islamic Education at Sudirman Islamic High School Kaliangkrik for Class X in shaping the Islamic character of students, (2) To identify the strategies in the implementation of the hidden curriculum of Islamic Education in shaping the Islamic character of Class X students at Sudirman Islamic High School Kaliangkrik, (3) To identify the obstacles encountered during the implementation of the hidden curriculum of Islamic Education in shaping the Islamic character of Class X students at Sudirman Islamic High School Kaliangkrik.This research employs qualitative research, which involves exploring and understanding individual or group behaviors, and describing social or humanitarian issues. Data sources include primary and secondary data obtained through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques involve data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions, and making recommendations.The research findings indicate that the implementation of the hidden curriculum of Islamic Education at Sudirman Islamic High School Kaliangkrik includes: (1) The first aspect of the hidden curriculum of Islamic Education involves memorization of Quranic verses and the Beautiful Names of Allah (asmaul husna), congregational Dhuhr prayer, religious sermons (kultum), call to prayer (adzan), communal recitation for the deceased (tahlilan), communal recitation of Surah Yasin (Yasinan), and greeting with peace (salam) among peers or teachers. (2) Strategies for implementing the hidden curriculum include guided memorization sessions of short Quranic verses and recitation of asmaul husna led by teachers, Dhuhr prayer performed collectively by all school members led by a male teacher, kultum delivered after the congregational Dhuhr prayer, rotation-based adzan starting from Class X, monthly tahlilan led by the Islamic Education teacher, and monthly Yasinan recitations. Greeting and expressing peace starting from teachers who set examples. (3) Obstacles to implementing the hidden curriculum include some students struggling with memorization and recitation, limited space in the prayer hall for congregational prayer, some students lacking confidence in delivering religious sermons, occasional avoidance of assigned adzan duties by some students for various reasons, some students being unable to lead tahlil and Yasinan recitations, and shyness among some students in greeting peers or teachers. In summary, the study provides insights into how the hidden curriculum of Islamic Education is implemented at Sudirman Islamic High School Kaliangkrik, the strategies employed, and the challenges faced in shaping the Islamic character of Class X students.
KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM KH. IMAM ZARKASYI Badrus Zaman, Wawan Kardiyanto
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 1 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i1.562

Abstract

The current reality of Islamic education is that it is not yet responsive in facing such complex challenges. Internal challenges are related to aspects of Islamic education as an educational program: the problem of duality of education, inappropriate orientation of Islamic education, limited understanding of the nature of Islamic teachings, organization, and implementation of Islamic education which is still separated from others. The development of civilization cannot be separated from the development of science, which is the greatest legacy of the ongoing educational process. This continuous educational process is implemented in all elements of human life, starting from the smallest environments such as families, and schools, to the wider community, among figures who pay special attention to Islamic educational thinking, namely Imam Zarkasyi. Imam Zarkasyi is one of the figures who can reform Islamic education to suit the conditions of the times. The research focus in this article is 1). Imam Zarkasyi's Life History 2) The aim of Islamic education in Imam Zarkasyi's view 3). Imam Zarkasyi's Islamic educational thoughts.Realitas pendidikan Islam saat ini belum tanggap dalam menghadapi tantangan yang begitu kompleks. Tantangan internal terkait dengan aspek pendidikan Islam sebagai program pendidikan, yaitu: permasalahan dualitas pendidikan, orientasi pendidikan Islam yang belum tepat, sempitnya pemahaman hakikat ajaran Islam, pengorganisasian dan pelaksanaan pendidikan Islam masih terpisah dari yang lain. Perkembangan peradaban tidak lepas dari perkembangan ilmu pengetahuan, yang merupakan warisan terbesar dari proses pendidikan yang berlangsung. Proses pendidikan yang berkesinambungan tersebut dilaksanakan pada seluruh elemen kehidupan manusia, mulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas, diantara tokoh-tokoh yang memberikan perhatian khusus dalam pemikiran pendidikan Islam yaitu Imam Zarkasyi. Imam Zarkasyi merupakan salah satu tokoh yang mampu melakukanpembaharuan pendidikan Islam yang disesuaikan dengan kondisi zaman. Fokus penelitian padaartikel ini adalah 1). Riwayat Hidup Imam Zarkasyi 2) Tujuan pendidikan Islam dalam pandangan Imam Zarkasyi 3). Pemikiran pendidikan Islam Imam Zarkasyi.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING BERBASIS TPACK DALAM PELAJARAN PAI SISWA SD NEGERI GULON 2 KECAMATAN SALAM, KABUPATEN MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Binti Samrotul Khotimah, Imam Anas Hadi
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 1 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i1.563

Abstract

Pendidikan karakter dalam Kurikulum 2013 bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil pendididkan, yang mengarahkan pada pembentukan budi pekerti dan akhlak mulia peserta secara utuh terpadu, dan seimbang.Tujuan dari penelitian adalah untuk (1) mengetahui implementasi Project Based Learning Berbasis TPACK di SD Negeri Gulon 2 (2) mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam implementasikan Project Based Learning Berbasis TPACK  di SD Negeri Gulon 2.Penelitian ini adalah penelitian bersifat Kualitatif. Lokasi penelitian ini  di SD Negeri Gulon 2 dengan subjek penelitian kelas VI SD Negeri Gulon 2 berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan kepala sekolah dan guru mata pelajaran PAI, dilanjukan dengan teknik observasi di kelas VI pada saat KBM berlangsung, kemudian yang terakhir yaitu dengan teknik dokumentasi untuk mendokumentasikan kegiatan pembelajaran dan data-data sekolah yang dibutuhkan. Teknik analisis datanya dengan cara mereduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa  (1) Guru PAI SD Negeri Gulon 2 telah menerapkan metode Project Based Learning Berbasis TPACK pada mata pelajaran PAI di SD Negeri gulon 2 terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan, tahapan evaluasi.(2) faktor pendukungnya berasal dari guru sarana prasarana yang mendukung, murid serta faktor lingkungan. Faktor penghambatnya data dari anak yang tidak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik misalnya bermain sendiri tidak mendengarkan apa yang guru sampaikanCharacter education in the 2013 Curriculum aims to improve the process and results of education, which leads to the formation of good character and noble morals in participants in a completely integrated and balanced manner. The aim of the research is to (1) determine the implementation of TPACK-Based Project Based Learning at SD Negeri Gulon 2 (2) knowing the inhibiting and supporting factors in implementing TPACK-Based Project Based Learning at SD Negeri Gulon 2.This research is qualitative research. The location of this research is SD Negeri Gulon 2 with research subjects in class VI of SD Negeri Gulon 2 totaling 30 people. Data collection techniques used interview techniques with school principals and PAI subject teachers, followed by observation techniques in class VI during teaching and learning activities, then finally documentation techniques to document learning activities and required school data. The data analysis technique is by reducing data, presenting data and drawing conclusions.The results of the research show that (1) PAI teachers at SD Negeri Gulon 2 have implemented the TPACK-based Project Based Learning method in PAI subjects at SD Negeri Gulon 2 consisting of several stages, namely the planning stage, implementation stage, and evaluation stage. (2) the supporting factors comes from teachers, supporting infrastructure, students and environmental factors. The inhibiting factor is data from children who cannot participate in learning well, for example playing alone and not listening to what the teacher says