cover
Contact Name
Cipta Ramadhani
Contact Email
ramadhani.cipta@gmail.com
Phone
+6285253832182
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung B, Jurusan Teknik Elektro, Fak. Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro
Published by Universitas Mataram
ISSN : 20869487     EISSN : 2579650X     DOI : https://doi.org/10.29303/dielektrika
The Aims and scope of the Dielektrika are Power System, Telecommunication, electronics and computer of informatics, including: Electrical Power Systems, High Voltage Technology, Renewable Energy, Power Electronics, Sensing and Automation, Telecommunication system and technique, Signal Processing, Image Processing, Internet of Things, Artificial Intelligence, Data Science Analytic, Biomedical Engineering.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA" : 9 Documents clear
ANALISIS PENGARUH LEBAR CELAH DAN JARAK ANTAR MAGNET TERHADAP DAYA DAN JARAK TEMPUH KAPAL PADA MHD CHANNEL TIPE HALL setya budi; Triwahju Hardianto; Widyono Hadi
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.243

Abstract

Magnetohidrodinamika yang memanfaatkan medan magnetik serta cairan atau fluida yang mana untuk merubah menjadi energi gerak merupakan salah satu upaya pengganti penggerak kapal dari sistem penggerak propeler. Fokus dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh lebar celah channel terhadap daya dan kecepatan kapal pada channel type hall connection dengan sistem perubahan lebar celah channel, dari perubahan lebar celah channel tersebut akan meneliti pengaruh perubahan lebar celah channel dan jarak antar magnet terhadap kecepatan dan daya dorong prototype kapal MHD serta mencari nilai efisiensi daya dorong yang dikeluarkan dari keempat channel percobaan yang dibuat. Dari penelitian yang telah dilakukan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa lebar celah dan jarak antar magnet sangat mempengaruhi terhadap daya dorong kapal yang dikeluarkan dan kecepatan jarak tempuh kapal. Sehingga dari empat percobaan tersebut didapatkan ukuran yang paling optimal untuk mendapatkan kecepatan dengan efisiensi daya dorong paling besar yakni saat menggunakan ukuran channel 120mm x 23mm x 25mm dengan menggunakan ukuran magnet 12 mm x 20mm x 10mm.
Sistem Panel Surya menggunakan Synchronous Buck Converter dengan Teknik MPPT Pungky Habib Bachtiar; Triwahju Hardianto; Andi Setiawan
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.245

Abstract

Panel surya merupakan pengonversi energi matahari menjadi energi listik yang bergantung dengan iradiasi matahari yang berubah-ubah karena kondisi cuaca mengakibatkan daya keluaran menjadi fluktuatif. Metode Pelacakan titik daya maksimum (MPPT) Peturb and Observe (P&O) banyak digunakan untuk sistem Panel surya untuk memaksimalkan daya yang mapu dihasilkan panel surya. Pada sistem Panel Surya, konverter DC-DC digunakan sebagai penghubung antara panel surya dengan baterai. Synchronous Buck Converter merupakan konverter DC-DC diciptakan untuk menghilangkan rugi daya Forward Dioda pada Buck Converter konvensional, yang digantikan dengan MOSFET. Synchronous Buck Converter yang digunakan memiliki efisiensi rata-rata sebesar 83,63% pada rentang siklus kerja 10% hingga 90% Sistem Panel Surya 50 Wp menggunakan Sycnchronous Buck Convertermenggunakan Teknik MPPT dengan pengujian ±6 jam mampu menghasilkan energi ± 117,67 Wh dengan efisiensi rata-rata 90,35%.
SISTEM HIDROPONIK BERBASIS INTERNET OF THINGS Irene Setiawati; Budi Harsono
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.240

Abstract

Sistem hidroponik berbasis Internet of Things yang dirancang adalah sistem hidroponik yang dilengkapi perangkat untuk memantau suhu, pH dan ketinggian air melalui media internet. Perangkat keras terdiri dari sensor pH, sensor suhu, sensor ultrasonik, relay dan pompa air yang dipasang pada kit hidroponik. Arduino sebagai mikrokontroler untuk memproses data yang dihubungkan dengan modul Ethernet Shield agar dapat terhubung dengan internet, ThingSpeak sebagai platform untuk menyimpan data dari Arduino, serta Smartphone untuk menampilkan hasil dan akan digunakan untuk memantau suhu dan pH air. Dari hasil pengujian, alat ini mampu bekerja secara otomatis berdasarkan hasil pembacaan sensor dan hasilnya dapat dipantau jarak jauh melalui smartphone tanpa adanya batasan jarak selama terhubung dengan jaringan internet. Hasil pengujian pengiriman data dari Arduino Uno ke Ethernet Shield, ThingSpeak, dan aplikasi ThingView dapat berjalan baik, dengan waktu pembacaan data minimal 22 detik, maksimal 24 detik.
ANALISIS SOFT STARTING METODA PWM UNTUK MOTOR INDUKSI 3 FASE 37 KW Andi Akbar Hidayat; I Made Ari Nrartha; Sabar Nababan
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.241

Abstract

Motor induksi banyak digunakan dalam aplikasi di lingkungan rumah tangga sampai di industri-industri besar. Arus starting motor induksi mencapai 5 sampai 7 kali dari arus beban penuh yang mengakibatkan jatuh tegangan yang akan mengganggu peralatan lain yang dihubungkan pada saluran yang sama. Arus starting pada motor induksi dapat dikurangi dengan soft starting metoda PWM. Soft starting metoda PWM dilakukan menggunakan komponen elektronika daya yaitu IGBT. Tegangan masukan motor induksi diatur dengan memberikan sinyal PWM pada IGBT dengan waktu dan tahapan duty cycle tertentu dengan frekuensi PWM tertentu yang diatur oleh model PWM. Arus starting RMS maksimal pada metoda DOL sebesar 619.45 A dapat dikurangi hingga 109.6 A dengan soft starting metoda PWM dengan frekuensi PWM 200 Hz pada waktu soft starting 25 detik. Pengukuran %THD menunjukkan semakin besar frekuensi PWM maka %THD arus duty cycle 55% akan semakin kecil dan %THD tegangan duty cycle 55% akan tetap bernilai 90.45%.
PENGGUNAAN JARINGAN SYARAF TIRUAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI CURAH HUJAN BERBASIS WEBSITE Abdul Amar Gifari; Misbahuddin .; made sutha yadnya
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.242

Abstract

Informasi curah hujan bulanan sangat diperlukan dalam perencanaan irigasi dan bangunan air, perencanaan infrastruktur, pertanian, transportasi dan juga telekomunikasi. Dengan adanya perbedaan sifat curah hujan bulanan setiap tahunnya, kita tidak dapat memprediksi sifat curah hujan yang akan terjadi pada tahun berikutnya. Backpropagation adalah salah satu metode dalam Jaringan Syaraf Tiruan (JST) yang digunakan untuk prediksi. Jaringan syaraf tiruan (JST) merupakan salah satu sistem pemrosesan informasi yang meniru cara kerja otak manusia. JST mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan terhadap data yang telah dipelajari sebelumnya. Pada penelitian ini, JST Backpropagation menggunakan 3 neuron berupa variabel input yaitu data curah hujan bulanan 3 tahun sebelumnya dengan target curah hujan bulanan tahun berikutnya, 1 lapisan tersembunyi dengan 3 neuron, Pada pengujia ini ditentukan nilai parameter learning rate (α) dimulai dari 0.01, 0.03, 0.05, 0.09 dan 0.1, sedangkan batasan epoch yang digunakan dimulai epoch 1000, epoch 1500 dan epoch 2000, dan nilai ambang batas (threshold) 0.0001, 0.00001 dan 0.000001, dalam proses pembelajaran dilakukan 5 kali pengujian terhadap data curah hujan bulanan. Akurasi MSE tekecil yang didapat pada pengujian paramater ini yaitu 0,005 terdapat pada learning rate 0,1 dengan epoch ke 2000, dari semua pengujian parameter yang dilakukan memiliki hasil prediksi yang sama yaitu dari 12 bulan terdapat 9 bulan yang sesuai dengan target dan 3 bulan yang tidak sesuai target terhadap data curah hujan bulanan tahun 2017. Sehingga kelayakan sistem yang didapatkan dari pengujian tersebut adalah 91,67%.
RANCANG BANGUN SMART kWh METER 3 FASE DENGAN KOMUNIKASI SMS GATEWAY Ida Bagus Fery Citarsa; I Made Ari Nrartha; Rahman Hidayat
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.246

Abstract

Smart kWh meter 3 fase yang dirancang merupakan sebuah alat ukur energi listrik 3 fase yang dapat berkomunikasi dengan penggunanya sehingga memudahkan dalam pengoperasiannya. Alat ini nantinya dapat diletakkan di gardu distribusi PLN untuk mengetahui berapa energi yang disalurkan. Hasil pengujian Smart kWh meter 3 fase yang dirancang menunjukkan bahwa selisih pengukuran antara sistem monitoring yang dibuat dengan alat ukur Watt Meter DW-6163 memiliki persentase kesalahan (error) rata-rata yang rendah untuk Vrms, Irms, Daya, dan Factor daya berturut-turut pada fase R, S, dan T. Berdasarkan nilai error dihasilkan, alat yang diancang termasuk golongan kelas 1.0 menurut standar IEC No. 13B-23 dan dapat digunakan pada panel 50 kVA. Selain itu waktu rata-rata yang dibutuhkan oleh smart kWh meter untuk mengirimkan data ke pengguna cukup singkat dari 10 kali pengiriman data yang dilakukan.
The UNJUK KERJA MOTOR BRUSHLESS DIRECT CURRENT AXIAL FLUX 3 FASA STATOR GANDA TERHADAP PERBEDAAN JENIS KAWAT ENAMEL PADA KUMPARAN STATOR Faisal Alif Hidayat; Widyono Hadi; Arizal Mujibtamala Nanda Imron
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.244

Abstract

Pada fenomena dewasa kini, krisis energi merupakan suatu bentuk masalah yang paling menjadi perbincangan khalayak, termasuk di Indonesia. Berdasarkan masalah tersebut, perlu pengembangan dan perbaikan terhadap teknologi yang sudah maupun belum ada untuk masyarakat. Pengujian unjuk kerja dilakukan menggunakan motor Brushless Direct Current Axial Flux 3 fasa stator ganda. Pengujian dilakukan dengan dua kawat enamel yang berbeda jenis (Hellenic dan Supreme) 0,3 mm. Setiap kumparan pada kawat enamel memiliki panjang 13,5 m yang terpasang pada stator. Dari hasil pengujian dengan menggunakan perbedaan jenis kawat enamel Hellenic dan Supreme, didapat perbedaan pada kecepatan maupun torsi yang dihasilkan. Namun untuk motor Brushless Direct Current kawat enamel Hellenic lebih baik karena memiliki kuat torsi yang lebih tinggi (0,336 Nm) dengan perubahan panas yang rendah jika dibandingkan dengan kawat enamel Supreme (0,24 Nm) dengan perubahan panas yang tinggi. Diketahui perubahan resistansi pada kawat enamel sangat signifikan berubah saat pengujian berulang yang dipengaruhi perubahan suhu.
ANALISIS SOFT STARTING MENGGUNAKAN ANTI PARALEL SCR UNTUK MOTOR INDUKSI 3 FASA 15 kW Ananda Ghufran; I Made Ari Nrartha; Sabar Nababan
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.247

Abstract

ABSTRAK Motor induksi banyak digunakan dalam aplikasi di lingkungan rumah tangga sampai di industri-industri besar. Arus starting motor induksi mencapai 5 sampai 7 kali dari arus beban penuh yang mengakibatkan jatuh tegangan yang akan mengganggu peralatan lain yang dihubungkan pada saluran yang sama. Arus starting pada motor induksi dapat dikurangi dengan soft starting menggunakan anti parallel SCR. Tegangan masukan motor induksi diatur dengan memberikan sinyal Trigger pada anti parallel SCR dengan sudut penyalaan tertentu yang diatur oleh model Firing Angle. Arus starting RMS maksimal pada metoda DOL sebesar 299.7 A dapat dikurangi hingga 92.53 A dengan soft starting anti parallel SCR 20 tahap pada waktu soft starting 20 detik. Pengukuran %THD menunjukkan semakin besar waktu operasi maka %THD arus akan semakin besar dan %THD tegangan rata-rata akan tetap bernilai di bawah 5% sesuai dengan standar IEEE 519-1992. Kata Kunci: Soft starting, Anti Parallel SCR, %THD, Starting Motor Induksi 3 Fasa.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR RLC METER BERBASIS ARDUINO MEGA NI Made Seniari; I A Sri Adnyani; Ahmad Sandi Yayan Saputra
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.249

Abstract

Dalam dunia elektronika di tuntut pengurukuran dengan ketelitian yang tinggi. Misalanya dalam pengukuran elemen pasif seperti Resistor, Induktor dan Kapasitor. Pengukuran ke tiga element tersebut umumnya menggunakan alat ukur sendiri-sendiri, yaitu Ohm meter, induktasi meter dan kapasitansi meter. Ketiga peralatan tersebut yang sudah ada di pasaran berbentuk digital maupun analog, menggunakan range pengukuran yang terbatas, sulit di lakukan perbaikan dengan presisi yang bagus bila mengalami kerusakan. System kerja alat ukur tersebut ada yang menggunakan sifat muai panjang dari logam, mengandalkan arus induksi, serta konstruksinya relative rumit. Untuk itu perlu perancangan alat ukur yang dapat mengukur Resistor, Induktor dan Kapasitor dengan satu alat ukur, range pengukuran yang lebih fleksibel dan konstruksi alat ukur yang lebih sederhana, serta metode pengukuran lebih modern dengan menggunakan softwear. Dengan menggunakan teori pembagian arus, pembagian tegangan, pengisian dan pengosongan kapasitor, dipadukan dengan kemampuan dari mikrokontroller Arduino Mega2560 (datasheet ATmega2560), yang memiliki 54 pin digital input/output, maka pengukuran elemen pasif menjadi lebih sederhana dan ketelitian dapat di seting. Penuliskan source program, kompilasi, upload hasil kompilasi dan uji coba secara terminal serial digunakan perangkat lunak Integrated Development Environment (IDE). Rangkaian pengukurnya dirancang pada software Fritzing, dan nilai hasil pengukuran di tampilkan di LCD (Liquid Chrystal Display) secara digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 9