Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGGUNAAN JARINGAN SYARAF TIRUAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI CURAH HUJAN BERBASIS WEBSITE Abdul Amar Gifari; Misbahuddin .; made sutha yadnya
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.242

Abstract

Informasi curah hujan bulanan sangat diperlukan dalam perencanaan irigasi dan bangunan air, perencanaan infrastruktur, pertanian, transportasi dan juga telekomunikasi. Dengan adanya perbedaan sifat curah hujan bulanan setiap tahunnya, kita tidak dapat memprediksi sifat curah hujan yang akan terjadi pada tahun berikutnya. Backpropagation adalah salah satu metode dalam Jaringan Syaraf Tiruan (JST) yang digunakan untuk prediksi. Jaringan syaraf tiruan (JST) merupakan salah satu sistem pemrosesan informasi yang meniru cara kerja otak manusia. JST mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan terhadap data yang telah dipelajari sebelumnya. Pada penelitian ini, JST Backpropagation menggunakan 3 neuron berupa variabel input yaitu data curah hujan bulanan 3 tahun sebelumnya dengan target curah hujan bulanan tahun berikutnya, 1 lapisan tersembunyi dengan 3 neuron, Pada pengujia ini ditentukan nilai parameter learning rate (α) dimulai dari 0.01, 0.03, 0.05, 0.09 dan 0.1, sedangkan batasan epoch yang digunakan dimulai epoch 1000, epoch 1500 dan epoch 2000, dan nilai ambang batas (threshold) 0.0001, 0.00001 dan 0.000001, dalam proses pembelajaran dilakukan 5 kali pengujian terhadap data curah hujan bulanan. Akurasi MSE tekecil yang didapat pada pengujian paramater ini yaitu 0,005 terdapat pada learning rate 0,1 dengan epoch ke 2000, dari semua pengujian parameter yang dilakukan memiliki hasil prediksi yang sama yaitu dari 12 bulan terdapat 9 bulan yang sesuai dengan target dan 3 bulan yang tidak sesuai target terhadap data curah hujan bulanan tahun 2017. Sehingga kelayakan sistem yang didapatkan dari pengujian tersebut adalah 91,67%.
SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN BIDANG KEAHLIAN BAGI MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS MATARAM MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY MAMDANI BERTINGKAT Yusron Rizki Ardiansyah; Misbahuddin ,; A. Syamsu Irfan Akbar
DIELEKTRIKA Vol 8 No 1 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v8i1.257

Abstract

Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram menerapkan kurikulum yang mewajibkan mahasiswa memilih bidang keahlian setelah semester empat berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Hal ini membuat mahasiswa yang memiliki nilai rendah akan sulit untuk mendapatkan bidang keahlian penjurusan yang memiliki peminatan paling banyak dan tidak memiliki rekomendasi lain dari hasil pembagian bidang keahlian tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem pengambilan keputusan untuk setiap peminatan bidang keahlian. Parameter yang digunakan sebagai data masukan dalam penentuan bidang keahlian adalah nilai mata kuliah dasar, IPK, minat mahasiswa, keinginan orang tua, dan keterampilan mahasiswa dalam menentukan peminatan bidang keahlian sebagai pengembangan dari sistem sebelumnya. Metode yang digunakan untuk mengola data masukan adalah logika Fuzzy Inferense System (FIS) dengan pendekatan fuzzy Mamdani bertingkat yang terdiri dari tahapan: fuzzifikasi, implikasi, komposisi aturan, dan defuzzifikasi. Jumlah sampel data yang digunakan sebanyak 65 data mahasiswa dari empat bidang keahlian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat akurasi dari perbandingan antara hasil penentuan bidang keahlian dari sistem fuzzy Mamdani dan faktanya adalah sebesar 80%. Pengukuran kepuasaan pengguna sebesar 87.62% dari 21 responden. Sistem pendukung keputusan ini dapat mempermudah mahasiswa dan pengelola Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram dalam mengelola dan menganalisis penentuan bidang keahlian.
Multi-hop ESP-Mesh Network and MQTT Protocol for Smart Light Systems in High-Rise Buildings Januarman Maulana Putra; Misbahuddin Misbahuddin; Sudi Mariyanto Al Sasongko
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol 8, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v8i1.22535

Abstract

When a high-rise building's lights are not required because they are frequently left on, electrical energy is wasted as a result of this.  The smart light is one of the effective ways to energy saving in a building. This study aims to create a smart light system using the ESP-Mesh network and the MQTT protocol to control the turn on/off of all lights in all rooms of a high-rise building. The ESP-Mesh network is a mesh of ESP8266 devices that are designed for multi-hop transmission. The MQTT is one of the widely used IoT protocols that allows a smartphone to control the lights in every room in a mesh topology via the internet remotely. The performance evaluation shows that a multi-hop ESP-Mesh is better than that a Single-hop ESP8266 in signal strength. The signal strength of the ESP8266 single-hop is bad. Meanwhile, the signal strength of the multi-hop ESP-Mesh is good in all rooms. Furthermore, The functional tests of the multi-hop ESP-Mesh show that although there are various broken paths caused by several disconnected nodes, all lights can be turned on or off suitably through the command from the smartphone switch. Turning off the not-required lights by smart light systems can help save energy.
Kinerja jaringan saraf berbasis backpropagation dan LVQ sebagai algoritme fingerprint RSS LoRa untuk penentuan posisi pada ruang terbuka Misbahuddin Misbahuddin; Muhamad Syamsu Iqbal; Giri Wahyu Wiriasto; L Ahmad; S. Irfan Akbar; Muhammad Irwan
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Volume 8, Issue 2, Year 2020 (April 2020)
Publisher : Department of Computer Engineering, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtsiskom.8.2.2020.121-126

Abstract

Outdoor positioning is one of the important applications in the Internet of things (IoT). The usage of GPS is unsuitable for low-power IoT devices. Alternatively, it can use the LoRa devices. This research aims to find a better method as the fingerprint algorithm for determining the outdoor position using RSS LoRa. The methods used as the fingerprint algorithm were two artificial neural network models, i.e. backpropagation (BP) with four types of training methods and learning vector quantization (LVQ) with two types of training methods. The experiment results show the performance of LVQ1 better than those of LVQ2. Besides, the LVQ1 was also better than the BP method. However, both BP and LVQ2 have a performance that is almost similar to about 70 %. Both of the artificial neural network models, BP and LVQ, can be used as a fingerprint algorithm to determine quite accurate the outdoor object position.
EAM-LoRaNet: Energy Aware Multi-hop LoRa Network for Internet of Things Misbahuddin Misbahuddin; Muhammad Syamsu Iqbal; Djul Fikry Budiman; Giri Wahyu Wiriasto; Lalu Ahmad Syamsul Irfan Akbar
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 7, No. 1, February 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v7i1.1391

Abstract

LoRa Technology is one of the devices used on Low-Power Wide Area Networks (LPWAN), which is a viable alternative wireless communication technology for the Internet of Things (IoT). The LoRa device is meant to traverse a large distance while using minimal power. However, because it uses single-hop communication, the Gateway's farthest nodes will die prematurely as a result of the increased energy usage. This research attempts to improve the range of LoRa networks utilizing multi-hop uplink communication while also reducing energy consumption by adjusting the LoRa transmission power to the lowest possible dBm in each hop. As a network model, a star topology-based tree made of some rings with a gateway as the central point is chosen. The performance of two forms of uplink communication, single-hop and multi-hop models was tested in terms of energy consumption and coverage. The results show that the network structure in the multi-hop uplink model can extend coverage over a greater distance while using less energy than the single-hop uplink model. This model can be used as a supplement to the LPWAN's uplink communication in the IoT to enhance the network's coverage range and lifetime.
Pemanfaatan Perangkat Lunak Sistem Informasi Akreditasi Program Studi dengan 9-Standar dalam Penyusunan Dokumen Akreditasi Berdasarkan Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 (IAPS 4.0) Giri Wahyu Wiriasto; Misbahuddin Misbahuddin; Muhamad Syamsu Iqbal; A. Sjamsjiar Rachman; Djul Fikry Budiman; L. Syamsul Irfan Akbar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.081 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.523

Abstract

Saat ini, penyusunan borang akreditasi sudah diharuskan menggunakan instrumen yang terbaru yang telah disediakan oleh Badan Akreditasi Nasional yang disebut juga Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 (IAPS4.0). Instrumen ini menggunakan 9-standar atau kriteria dan sangat berbeda dengan instrument akreditasi sebelumnya yang masih menggunakan 7-standar. Pengisian Instrumen ini sangat memerlukan data dukung dari setiap indicator kinerja yang dilaksanakan dan dilaporkan terkait pelaksanaan kegiatan dalam lingkup organisasi Unit Pengelola Program Studi dan Program Studi. Untuk membantu penyusunan proses akreditasi tersebut telah kami siapkan suatu Sistem perangkat lunak berupa Perangkat lunak berbasis online, sehingga data dukung baik itu data LKPSmaupun data LED dapat diunggah kapanpun dan dimanapun tim penyusun IAPS 4.0 bekerja. . Telah tersedia pula pada system perangkat lunak ini simulasi untuk mengukur ketercapaian indicator kinerja prodi. Manfaat lain yang dicapai ialah bagaimana agar proses Akreditasi dapat dipersiapkan secara terukur dan efektif. Sistem perangkat lunak ini telah dikembangkan dan diujicobakan di Prodi Teknik Elektro-Universitas Mataram. Hasilnya, selama uji coba, tim penyusun akreditasi yang terdiri dari para dosen dapat dan masih bekerja secara partisipatif dalam menginput dokumen akreditasi. Hingga saat ini sistem Perangkat lunak ini telah dikembangkan mancapai 100% dan telah di install atau diimlementasikan untuk mendukung IAPS4.0 serta juga dapat melakukan simulasi evaluasi capaian kinerja prodi yang telah berjalan. Sistem atau perangkat lunak ini telah memiliki nilai ekonomis yang menghasilkan revenue generating bagi unit bisnis laboratorium. 
Sistem Pengambilan Keputusan Penjurusan Akademik Sekolah Menengah Atas Berdasarkan Kemampuan Akademik, Potensi Psikologi dan Minat bakat Siswa Menggunakan Fuzzy Inference System Metode Sugeno Dua Lapis Putra Rahmat Ramadhan; Giri Wahyu Wiriasto; Muhamad Syamsu Iqbal; Misbahuddin Misbahuddin
Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) Vol. 2 No. 2 (2019): Volume II - Nomor 2 - Maret 2019
Publisher : Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fuzzy logic is a rule-based decision-making process that aims to solve a difficult problem and uncertainty. This research aims to develop a computer-based system which can assist in the decision maker to determine students’ academic major of senior high school based on their competence, psychology potential and talent-interest. The system is modeled using the fuzzy inference system with Sugeno inference method. The results show that the proposed system succeeds to provide recommendation subject in highly accurate, and it is more efficient than the manual decision-making process.
Pembelajaran MBKM dengan Capaian Akhir Sistem E-commerce Platform (Benchmark OLX) di Binar Academy Ade Safarudin Madani; Giri Wahyu Wiriasto; Misbahuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.769 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i3.2003

Abstract

The MBKM Program is one of the policies of the Minister of Education and Culture regarding students being able to take studies outside the campus which aims to improve competence according to the needs of the times. Through the Independent Study MBKM activity at Binar Academy, this is one of the implementations in achieving the Ministry of Education and Culture's program in forming students who are able to compete socially, cooperate, self-management and work demands at a time of rapid development. The project case was carried out at PT. Lentera Terang Benderang or Binar Academy as a partner, a technology company that facilitates MBKM learning with the bootcamp method. Bootcamp lasted for approximately 5 months carried out with several stages and the learning process was carried out synchronously and asynchronously. The final bootcamp activity is carried out by making a final project in the form of an E-commerce application system with OLX benchmarks that can be used as buying and selling used goods. Final project work with Agile Model, especially Scrum because it is able to design scalable applications in a relatively short time. The final project of the system development was successfully developed as an e-commerce system for an online buying and selling site specifically for selling used goods.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi, Pemberian Makanan Tambahan dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Misbahuddin; Abdul Kholid; Yunita Sari; Elmy Ericka Stywati; Wira Wawantoro; Baiq Irma Fitriani; Anisaturahman; Suryani Kazrina; Baiq Juliati; Helmi Ilzam Fadholi; Muhammad Amjad Syahrastany
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.235 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.2051

Abstract

Based on WHO’s data in 2013, there are 24.5% of children under five in the world experiencing stunting. Around 80% of stunted children in the world live in 14 countries. Furthermore, based on the results of the 2018 National Basic Health Research, the stunting rate in children in Indonesia reached 30.8%. With West Nusa Tenggara being the area with the 5th highest stunting rate in Indonesia, which is 30.9%. Besides, Ketangga Jeraeng Village is one of the villages that also has the potential for stunting children. The Ketangga Jeraeng village consists of 8 hamlets and 9 Posyandu places. Based on data from the Posyandu in the Ketangan Jeraeng village, there were 1 child identified as stunted and 3 children identified as weight below the red line (WBR). 1 child was identified as stunted from Wates Hamlet. Meanwhile, the 3 WBG children came from the Ketangga Kemalik and Timuk Lauk hamlets. This activity lasts for 45 days starting from June 20 to August 3, 2022, which were conducted by the students of University of Mataram in Community Service Program (CSP). During those 45 days, CSP students in Ketangga Jeraeng Village empowered the community through socialization, Supplementary Food Provision, and capacity building for posyandu cadres. The result of this activity is an increase in knowledge related to how to prevent stunting and how important it is to provide nutritious food for children. In addition, the end result of this activity is also implemented by making nutritious Moringa pudding to prevent stunting. CSP students chose Moringa as the main ingredient in addition to having high nutrition, Moringa is also easy to find in this village so that it will make it easier for mothers to make the product.
Penerapan Teknologi Sel Surya Pada Penerangan Jalan Umum Di Dusun Gitaq Demung Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Jurnal Pepadu; A. Sjamsjiar Rachman; Muhamad Syamsu Iqbal; Misbahuddin Misbahuddin; Syafaruddin Syafaruddin; Giri Wahyu Wiriasto
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2172

Abstract

ABSTRAKGempa darat berkekuatan 6.5 Mw yang melanda Lombok Timur NTB tanggal 19 Agustus 2018.Peristiwa tersebut adalah gempa bumi ketiga yang menerjang Lombok setelah Gempa bumi LombokJuli 2018 dan Gempa bumi Lombok 5 Agustus 2018. Lombok Utara adalah daerah yang palingterdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa 7 Mw. Sejumlah wilayah yang potensial daninfrasruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Lombok Utara rusak parah, khususnya di DusunGitaq Demung, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga. Karena persoalan keterbatasan penerangan jalanumum, maka dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim membantu merevitalisasi PJU di daerahsekitar Dusun Gitaq Demung, serta kaitannya dengan tersedianya sumber energi listrik bagi warga.Sebagai tahapan lanjutan dalam mengatasi berbagai hambatan infrastruktur vital lainnya, danmenyiapkan infrastruktur pendukung, maka tim memberikan bantuan dalam bentuk kegiatan pelatihanperancangan dan pemasangan PJU dengan memanfaatkan sel surya sebagai cadangan energi secaraterbatas.