cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
+6281393755979
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23021721     EISSN : 23022531     DOI : https://doi.org/10.35892/dijk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 499 Documents
PERILAKU HAND HYGIENE TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS TAMALANREA KOTA MAKASSAR Gumelar, Reisintiya Resky; Suriah, Suriah; Sudirman, Sudirman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.618 KB)

Abstract

Tenaga medis kemungkinan besar secara langsung maupun tidak langsung berkontak dengan mikroorganisme, sehingga mudah terjadi infeksi silang yang biasa disebut infeksi nosokomial dengan istilah baru yaitu Healthcare associated infection (HAIs). Banyaknya kasus HAIs mendorong seluruh tenaga medis untuk menerapkan pencegahan universal yang mengacu pada kontrol infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku Hand Hygiene tenaga kesehatan di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan metode mix methode yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik purposive sampling yang emmenuhi krit eria inklusi dengan jumlah 60 responden. Data diuji dengan menggunakan program SPSS uji Chi-Square dengan nilai signifikan ?:0,05. Dari hasil penelitian terhadap 60 responden diperoleh bahwa nilai p = 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan antara niat hand hygiene dengan perilaku hand hygiene, nilai p = 0,002 < 0,05 yang berarti ada hubungan antara kebiasaan hand hygiene dengan perilaku hand hygiene, nilai p = 0,001 < 0,05 yang berarti ada hubungan antara tindakan hand hygiene dengan perilaku hand hygiene dan dari hasil wawancara mendalam menunjukkan perilaku yang sangat baik. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa niat hand hygiene, kebiasaan hand hygiene dan tindakan hand hygiene berhubungan dengan perilaku hand hygiene. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi mengenai perilaku hand hygiene tenaga medis.Niat, Kebiasaan, Tindakan, Perilaku Hand Hygiene
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA SISWA SISWI TK RAODHATUL ATHFAL AL-IKHLAS DI KABUPATEN BARRU Pajeriaty, Pajeriaty
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.923 KB)

Abstract

Karies gigi adalah kerusakan jaringan keras pada gigi yang disebabkan oleh asam yang ada dalam karbohidrat melalui perantara mikroorganisme yang ada dalam saliva. Pengetahuan adalah merupakan hasil ?tahu? dan ini terjadi setelah orang mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu.Sikap adalah mendefinisikan sikap dengan sangat sederhana bahwa sikap itu suatu sindrom atau kumpulan gejala dalam merespon stimulus atau objek. Sehingga sikap itu melibatkan pikiran, perasaan, perhatian, dan gejala kejiwaan yang lain.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian karies gigi pada siswa-siswi Tk Raodhatul Athfal Al-Ikhlasdi Kabupaten Barru. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik menggunakan rancangan Cross Sectional Study. Jumlah sampel sebanyak 69 orang yang didapat menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara pola makan dengan kejadian karies gigi (p = 0.017 < ?=0,05) dan tidak ada pengaruh antara menyikat gigii dengan kejadian karies gigi (p = 0.308> ?=0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh antara pola makan dengan kejadian karies kejadian gigi dan tidak ada pengaruh antara menyikat gigi dengan karies kejadian karies gigi pada siswa- siswi Tk Raodhatul Atfhal Al- Ikhlas di Kabupaten Barru. Disaranakan kepada orang tua siswa untuk meningkatkan peran serta dalam membimbing anak merawat gigi serta memperkenalkan kepada anak secara dini akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut.
TINGKAT KEPUASAN SEKSUAL WANITA AKSEPTOR TUBEKTOMI DAN KONTRASEPSI HORMONAL KABUPATEN WAJO TAHUN 2017 Hasnidar, Hasnidar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.67 KB)

Abstract

Kepuasan seksual adalah suatu bentuk kedekatan seksual yang dirasakan oleh pasangan suami-istri dalam wilayah interpersonal, yaitu dalam kualitas komunikasi seksual,penyikapan hubungan seksual dan keseimbangan hubungan seksual. Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional study yang bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kepuasan seksual wanita akseptor tubektomi dan kontrasepsi hormonal di Kabupaten Wajo tahun 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan dengan tingkat kepuasan seksual pada wanita dengan akseptor tubektomi dengan nilai p value 0,013 sedangkan terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan tingkat kepuasan seksual pada wanita dengan kontrasepsi hormonal yaitu pengetahuan dengan p value 0,027 dan lama penggunaan dengan p value 0,007. Diharapkan pada seluruh pasangan usia subur khususnya di Kabupaten Wajo agar selalu aktif mencari informasi tentang berbagai metode kontrasepsi yang sesuai dengan keinginan ibu dan pasangan dan kepada petugas kesehatan untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan keluarga berencana baik melalui konseling maupun dengan penyuluhan tentang kontrasepsi
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI MAYOR Fadli, Fadli; Toalib, Irmayanti; Kassaming, Kassaming
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.974 KB)

Abstract

Pre operasi merupakan masa sebelum operasi yang dimulai sejak ditentukannya persiapan sampai pasien berada di meja bedah. Operasi mayor memiliki beberapa derajat resiko yang menimbulkan kecemasan dimana perawat sebagai edukator dapat mengurangi cemas dengan memberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain dalam melaksanakan apa yang diharapkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi mayor Di Rumah Sakit Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan metode quasi eksperimental menggunakan rancangan one group pre and post test design. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 15 responden dengan menggunakan uji Wilcoxon Test. Hasil penelitian didapatkan nilai p=0,001 dengan kemaknaan p < ? (0,05) nilai p 0,001 < 0,05 sehingga ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi mayor Di Rumah Sakit Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian dapat digunakan sebagai masukan bagi institusi kesehatan dan dapat menjadi penanganan yang terus dikembangkan dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi mayor.
PENGARUH PENYULUHAN SEKS PRANIKAH TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA A, Andi Sastria; Astriani, Rani; Roesmono, Bambang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.875 KB)

Abstract

dilakukan sendiri, dengan lawan jenis, maupun sesama jenis tanpa adanya ikatan pernikahan menurut agama. Salah satu cara untuk menekan perilaku seks bebas pada remaja yaitu dengan memberikan penyuluhan seksualitas, yang merupakan cara penyebaran pesan mengenai kesehatan reproduksi dalam hal ini pendidikan seks yang di dalamnya merupakan pesan pentingnya bahaya seks. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penyuluhan seks pranikah terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMK Lamario Watansoppeng. Metode penelitian ini yaitu Pra eksperimental rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh remaja kelas X dan XI di SMK Lamario Watansoppeng yang berjumlah 38 orang (total sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner pre-test dan post-test penyuluhan kepada responden untuk diisi dan diobservasi langsung terhadap pengetahuan dan sikap remaja kelas X dan XI di SMK Lamario Watansoppeng yang dilakukan oleh peneliti. Setelah data terkumpul, selanjutnya data diolah, diedit, dikoding dan ditabulasi, kemudian data tersebut dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan sistem komputerisasi dengan uji statistik Wilcoxon. Hasil dari pengolahan data pada pengetahuan didapatkan p = 0,000 (?<0,05), dan pada sikap didapatkan nilai p = 0,000 (?<0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan seks pranikah terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMK Lamario Watansoppeng. Disarankan kepada pihak sekolah untuk menambahkan materi tentang pendidikan seksual ke dalam mata pelajaran kesehatan reproduksi untuk mencegah remaja melakukan seks pranikah.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEGAGALAN PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS (TB)PARU PADA ANAK DI PUSKESMAS KOTA MAKASSAR K, Baharuddin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.94 KB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru pada anak merupakan penyakit radang parenkim paru karena infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis dapat ditularkan ke bagian tubuh lainnya, termasuk meninges, ginjal, tulang, dan nodus, terjadi ketika daya tahan tubuh menurun. Di Indonesia jumlahnya mencapai 8,2 % dari seluruh kasus TB sepanjang 2012. Tujuan penelitian, diketahuinya faktor yang berhubungan dengan kegagalan pengobatan pasien Tuberkulosis Paru pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan Cross sectional study, dimaksudkan untuk mengetahui faktor yang berhubungan antara variabel bebas (independen) dengan variabel terikat (dependen) dengan melakukan identifikasi terhadap semua variable. Kedua variabel tersebut dapat dilihat pada waktu pelaksanaan secara bersaman. Temuan dalam penelitian ini didapatkan bahwa pendidikan rendah, pengetahuan rendah dan ketidakpatuhan meminum obat merupakan faktor yang memiliki resiko yang kuat terhadap kegagalan pengobata pasien TB paru pada anak, sedangkan dukungan keluarga hanya faktor protektif (pencegahan), bukan faktor resiko kegagalan pengobatn pasien TB pada anak. Kesimpulan menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap kegagalan pengobatan pasien TB adalah Variabel pendidikan dan pengetahuan memiliki nilai OR yang sama sebesar 22,752 pada CI 95% dengan nilai lower limit (LL) =1,032 dan Upper limit (UL) = 501,786 dengan tingkat kemaknaan 0,048 < 0,05.
PENATALAKSANAAN LATIHAN MENELAN PADA PASIEN STROKE DENGAN DISFAGIA DI RUMAH SAKIT TK II PELAMONIA MAKASSAR Afrida, Afrida; S, Andry Wibowo; Anshary, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.019 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penatalaksanaan latihan menelan pada pasien stroke dengan disfagia di RS TK II Pelamonia Makassar. Desain penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan One Group Pre-Post Test Design. Sampel dalam penelitian ini adalah semua pasien stroke dengan disfagia dengan tekhnik Convenience Sampling, didapatkan 10 responden. Rehabilitasi latihan menelan dilakukan tiga kali sehari pada jam makan pagi, siang, dan malam selama tujuh hari berturut-turut. Evaluasi status kemampuan menelan responden dilakukan dihari pertama sebelum latihan menelan dan hari terakhir setelah latihan menelan. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk (p=0,089), sehingga didapatkan data berdistribusi tidak normal dengan demikian metode analisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh antara variabel dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil bivariat didapatkan ada pengaruh penatalaksanaan pasien stroke dengan disfagia dengan latihan menelan (p=0,005). Lebih lanjut direkomendasikan Bagi Perawat diharapkan melibatkan keluarga atau orang terdekat pasien dalam pemberian tindakan keperawatandan memberikan discharge planning pada keluarga agar mampu melakukan latihan menelan selama perawatan di rumah, penelitian lebih lanjut agardapat membedakan derajat disfagiadan membedakan lamanya perlakuan yang diberikan pada pasien stroke serta diharapkan rumah sakit menyusun protap latihan menelan.
PENGARUH PENERAPAN PENDIDIKAN SEKS (UNDERWEAR RULES) TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DAN ORANG TUA DI SD NEGERI 52 WELONGE KABUPATEN SOPPENG Nurbaya, Sitti; Qasim, Muhammad
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.705 KB)

Abstract

Berdasarkan data Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan laporan dari POLRES Soppeng. Laporan tersebut kasus kekerasan seksual pada anak dan remaja mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kekerasan seksual pada tahun 2015 sebanyak 8 kasus sedangkan tahun 2016 tercatat sebanyak 15 kasus anak dengan kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Experimen dengan pendekatan Pre-post test design.Penelitian ini akan dilaksanakan di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng pada bulan Mei-Juli tahun 2018. Populasi dalam penelitian semua Murid SD Negeri 52 Welonge sebanyak 122 murid pada tahun ajaran2016/2017 berdasarkan populasinya maka diambil sampel sebanyak 87 responden dari murid dan 87 dari orang tua murid. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat pengaruh pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua hasil pencegahan anak (p= 0,002, lebih kecil dari nilai ?=0,05) dan hasil pencegahan orang tua nilai (p= 0,003, lebih kecil dari nilai ?=0,05).Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak dan orang tua di SD Negeri 52 Welonge Kabupaten Soppeng.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGENDALIAN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS CENDRAWASIH Jampaka, Ayu Sartian; Haskas, Yusran; Hasyari, Muthmainnah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.202 KB)

Abstract

Penyakit diabetes melitus (DM) yang kita kenal sebagai penyakit kencing manis adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif, diabetes melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan sifat kronis yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ketahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketiga determinan yaitu: sikap, norma subjektif dan persepsi dengan perilaku pengendalian diabetes melitus. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan dilaksanakan pada tanggal 17 juni-17 juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menderita penyakit diabetes melitus yang berobat di puskesmas cendrawasih. Berdasarkan catatan rekam medik dipuskesmas di Puskesmas Cendrawasih Makassar pada tahun 2016. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah semua populasi dijadikan sebagai sampel dan jumlah sampelnya 33 responden. Hasil penelitian ini berdasarkan nilai hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan sikap dengan perilaku pengendalian diabetes melitus di ketahui bahwa nilai
HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DENGAN PERILAKU PENGURANGAN RISIKO PENULARAN PENYAKIT PADA PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS TAMALANREA KOTA MAKASSAR Lestari, Fengki Ayu; Suarnianti, Suarnianti; Hasifah, Hasifah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.172 KB)

Abstract

Petugas kesehatan sangat berpotensi mempunyai risiko penularan penyakit apabila tidak memperhatikan keselamatannya saat bekerja. Di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar diperoleh salah satu penyakit menular tertinggi angka kejadiannya yaitu TB meningkat setiap tahunnya. Sehingga petugas kesehatan yang berada pada lingkungan tersebut perlu memperhatikan keselamatannya selama bekerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan faktor individu dengan perilaku pengurangan risiko penularan penyakit pada petugas kesehatan di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yang ada sebanyak 20 petugas kesehatan sesuai dengan kriteria inklusi. Pengambilan sampel dengan cara non probability sampling yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan program komputer. Hasil penelitian menunjukan dengan uji Chi square di dapatkan adanya hubungan antara pembenaran diri dengan perilaku pengurangan risiko penularan penyakit pada petugas kesehatan dengan nilai p=0.001, hubungan persepsi berisiko dengan perilaku pengurangan risiko penularan penyakit dengan nilai p=0.001, dan hubungan komitmen dengan perilaku pengurangan risiko penularan penyakit pada petugas keesehatan dengan nilai p=0.005. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ada hubungan yang bermakna antara pembenaran diri, persepsi berisiko, komitmen dengan perilaku pengurangan risiko penularan penyakit pada petugas kesehatan. Maka dari itu, petugas kesehatan perlu menerapkan standar precaution untuk mencegah terjadinya risiko penularan penyakit.

Page 6 of 50 | Total Record : 499


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 10 No. 6 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan More Issue