cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2015): April" : 10 Documents clear
HUBUNGAN PEMBERIAN REWARD KEPADA PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN Hidayanto, Muhammad Taufiq; Aeni, Qurrotul; Takharina, Bertha
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.959 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.1-6

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Dokumentasi keperawatan merupakan suatu aspek penting yang sampai saat ini perlu ditingkatkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dokumentasi keperawatan yang tidak dilakukan dengan tepat, lengkap dan akurat dapat menurunkan mutu pelayanan keperawatan karena tidak dapat mengidentifikasi sejauh mana tingkat keberhasilan asuhan keperawatan yang telah diberikan. Reward sangat diperlukan perawat untuk melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas, karena dengan reward ini diharapkan setiap individu karyawan mau bekerja keras dan antusias untuk mencapai produktivitas kerja yang tinggi. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan reward dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Boja 01 Kendal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan Teknik Non Random yaitu sebanyak 35 perawat di Puskesmas Boja 01 kendal. Alat penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara reward dengan pelaksanaan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Boja 01 Kendal (pvalue = 0,019).  Diskusi: Peneliti selanjutnya diharapkan untuk lebih mengembangkan variabel-variabel yang berhubungan dengan pelaksanaan perawat dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan.   Kata kunci: Reward, Pendokumentasian Asuhan Keperawatan   ABSTRACT Introduction: Nursing documentation is an important aspect which until now needs to be upgraded to improve the quality of health services. Nursing documentation is not performed correctly, completely and accurately can reduce the quality of nursing care because they can not identify the extent to which the success rate of nursing care that has been given. Reward indispensable documentation nurses to perform nursing care at the health center, because the reward is expected that each individual employee willing to work hard and enthusiastically to achieve high productivity. Methods: The purpose of this study to determine the relationship of reward to the implementation documentation of nursing care at the health center Boja 01 Kendal. This research uses a correlational descriptive design with cross sectional method. The sample in this study were taken using a technique Non-Random as many as 35 nurses at the health center Boja 01 Kendal. Research tool using a questionnaire and analyzed using univariate and bivariate using chi square test.  Results: The results showed no relationship between reward with the implementation of the nurse in documentation of nursing care at the health center Boja 01 Kendal (pvalue = 0.019). Discussion: Further research is expected to further develop the variables associated with the implementation of nurses in nursing care documentation.   Keywords: Reward, Documenting Nursing Care
HUBUNGAN ANTARA PRAKTIK PEMBERIAN MAKANANTAMBAHAN (PMT) DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN BALITA Mahmudah, Maliatul; Kawi, Kawi; Musyarofah, Siti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.158 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.7-12

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pemberian makanan tambahan adalah member makanan lain selain ASI untuk mengisi kesenjangan antara kebutuhan nutrisi dengan jumlah yang didapat dari ASI. Pemberian makanan tambahan dapat mempengaruhi kenaikan berat badan. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan praktik pemberian makanan tambahan (PMT) dengan kenaikan berat badan balita di Desa Ngilir Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Desain penelitian ini adalah cross  sectional. Populasi yang diambil adalah ibu yang mempunyai balita dengan jumlah sampel 45, pengambilan sampel dengan teknik Probability Sampling. Alat penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pemberian makanan tambahan (PMT) dengan kenaikan berat badan balita (pvalue = 0,034).  Diskusi: Tenaga kesehatan hendaknya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya tentang praktik pemberian makanan tambahan dengan kenaikan berat badan pada balita dengan metode penyuluhan.   Kata kunci: PMT, Berat Badan, Balita.   ABSTRACT Introduction: Supplementary feeding is another food member other than breastmilk to fill the gap between nutritional needs and the amount obtained from breast milk. Supplementary feeding can affect weight gain. Methods: The purpose of this study was to investigate the relationship of supplementary feeding practices (PMT) with weight gain of children under five in Ngilir Village Kendal District Kendal Regency. The design of this study was cross sectional. Population taken is mother who have toddler with number of sample 45, sampling with technique of Probability Sampling. The research tool used questioner and analyzed using univariate and bivariate using chi square test. Results: The results of this study showed that there was a relationship between supplementary feeding (PMT) and weight gain (pvalue = 0.034). Discussion: Health workers should improve public health services particularly about the practice of supplementary feeding with weight gain in infants by extension methods.   Keywords: PMT, Weight, Toddler.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) Pratiwi, Atika Hesti; Rahmuniyati, Merita Eka; Muliawati, Ratna
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.565 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.13-21

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Status gizi ibu hamil dapat diukur dengan menggunakan pengukuran LILA. Jika LILA < 23,5 cm (KEK) dan > 23,5 cm (Tidak KEK). Ibu hamil yang mengalami KEK kemungkinan besar melahirkan bayi BBLR. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Subah. Penelitian ini menggunakan observasional analitik, dengan pendekatan case control. Sampel kontrol sebanyak 54 responden dan sampel kasus 49 responden. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian pada kelompok kasus, LILA ibu saat hamil < 23,5 cm (KEK) sebanyak 29 ibu (59,2%) dan > 23,5 cm (Tidak KEK) sebanyak 20 ibu (40,8%). Pada kelompok kontrol LILA ibu saat hamil < 23,5 cm (KEK) sebanyak 2 ibu (3,7%) dan > 23,5 cm (Tidak KEK) sebanyak 52 ibu (96,3%). Bayi BBLR sebanyak 49 bayi (47,6%) dan tidak BBLR sebanyak 54 bayi (52,4%). Simpulan penelitian ini ada hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR (p = 0,0001). Diskusi: Saran yang dapat diberikan bagi ibu agar lebih memperhatikan asupan gizi ibu saat hamil.   Kata kunci: Status Gizi, Ibu Hamil dan BBLR   ABSTRACT Introduction: The nutritional status of pregnant women can be measured using LILA measurements. If LILA <23,5 cm (KEK) and> 23,5 cm (No KEK). Pregnant women who have SEZ are likely to deliver LBW babies. Method: The purpose of this study to determine the nutritional status of pregnant women with the incidence of LBW in the Work Area Puskesmas Subah. This research uses observational analytic, with case control approach. Samples of control were 54 respondents and case samples were 49 respondents. Data analysis in this study using Mann-Whitney test. Methods: The purpose of this study to determine the nutritional status of pregnant women with the incidence of LBW in the Work Area Puskesmas Subah. This research uses observational analytic, with case control approach. Samples of control were 54 respondents and case samples were 49 respondents. Data analysis in this study using Mann-Whitney test. Results: The results of the study in the case group, maternal LILA during pregnancy <23.5 cm (KEK) were 29 mothers (59.2%) and> 23.5 cm (No KEK) as many as 20 mothers (40.8%). In the maternal LILA control group during pregnancy <23.5 cm (KEK), 2 mothers (3.7%) and> 23,5 cm (No KEK) were 52 mothers (96.3%). Infants LBW as many as 49 babies (47.6%) and not BBLR as many as 54 babies (52.4%). Conclusion of this research there is correlation between nutritional status of pregnant mother with the incidence of BBLR (p = 0.0001). Discussion: Suggestions that can be given to mothers to pay more attention to mother's nutritional intake during pregnancy.   Keywords: Nutrition Status, Pregnant Woman and LBW
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA Utari, Wintri; Susanti, Yulia; PH, Livana
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.849 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.22-28

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Lanjut usia merupakan proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berkaitan satu sama lain. Pada kondisi lansia yang seperti ini, dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan dan gangguan mental sepertidepresi. Dalam menghadapi kenyataan hidup agar memperoleh kesejahteraan pada usia lanjut sangat ditentukan oleh peran serta dan dukungan penuh dari keluarga. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada lansia  Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling sebanyak 113 lansia. Alat penelitian menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan kuesioner Geriatric Depression Scale(GDS), uji statisti cmenggunakan uji Chi Square.  Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada lansia nilai p=0,028 (pvalue< 0.05). Diskusi: Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk diteliti lebih lanjut tentang faktor yang dapat mempengaruhi depresi pada lansia dan lebih bisa melihat secara tepat dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia.   Kata kunci: Dukungan keluarga, depresi, lansia.   ABSTRACT Introduction: Elderly is a natural process that accompanied the decline of their physical, psychological and social are intertwined with one another. In conditions such as the elderly, it can cause various health problems and mental disorders such as depression. In the face of the reality of living in order to obtain well-being in old age is determined by the participation and full support of the family.  Methods: The purpose of this study was to determine the relationship between family support with depression in the elderly. This research uses descriptive correlational design with cross sectional method. The sample in this study were taken by purposive sampling of 113 elderly people. Research tools used questionnaires and questionnaires Family Support Geriatric Depression Scale (GDS), using a statistical test Chi Square test. Results: The results of this study showed no relationship between family support with depression in the elderly with a value of  p = 0.028 (pvalue <0.05). Discussion: Future studies are recommended for further study of the factors that can affect depression in the elderly and can see exactly which family support with the level of depression in elderly.   Keywords: Family support, depression, elderly.
GAMBARAN RESPONS PSIKOLOGIS PENDERITA STROKE Sumbogo, Adhiguno; Sulisno, Madya; Darwati, Lestari Eko
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.246 KB) | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.29-37

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Stroke dapat menimbulkan kelemahan, gangguan keseimbangan, gangguan berbicara atau berkomunikasi, gangguan menelan dan gangguan memori yang berdampak pada kemampuannya dalam melakukan kegiatan kesehariannya. Ketergantungan individu dengan stroke terhadap orang lain dalam melakukan aktifitas sehari-hari berdampak terhadap kondisi psikologiss pasien stroke. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran respon psikologis penderita stroke. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil secara accidental sampling sebanyak 46 pasien stroke. Alat penelitian menggunakan kuesioner Karakteristik Pasien, Penerimaan Diri, Zung Self-RatingDepression Scale (ZSRDS), dan HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anciety), yang dianalisa secara univariat. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan penderita stroke sebagian besar kurang menerima dirinya (54,3%), tidak mengalami depresi (47,8%), mengalami kecemasan sedang (39,1%). Diskusi: Diharapkan ada penelitian lanjutan dengan desain yang lebih bisa melihat secara tepat dukungan dan beban keluarga yang cukup sulit untuk diukur mengingat setiap keluarga bervariasi.   Kata kunci: Stroke, Penerimaan Diri, Depresi, Kecemasan.   ABSTRACT Introduction: Stroke can cause weakness, impaired balance, impaired speech or communication, swallowing disorders and memory disorders that affect the ability to perform daily activities. The dependence of individuals with stroke against others in doing daily activities affect the psychological condition of stroke patients. Methods: The purpose of this study is to describe the psychological responses in stroke patients. This research uses descriptive research design with cross sectional method. The sample in this study were taken by accidental sampling 46 stroke patients. Research tool questionnaire Patient Characteristics, Self-Acceptance, Zung Self-Rating Depression Scale (ZSRDS), and HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anciety), were analyzed by univariate. Results: These results indicate stroke patients mostly less accept themselves (54.3%), not depressed (47.8%), experienced moderate anxiety (39.1%). Discussion: Expected no further research with more design can see exactly support and family burden is quite difficult to measure given each family varies.   Keywords: Stroke , Self-Acceptance , Depression , Anxiety.
HUBUNGAN PEMBERIAN REWARD KEPADA PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN Muhammad Taufiq Hidayanto; Qurrotul Aeni; Bertha Takharina
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.1-6

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Dokumentasi keperawatan merupakan suatu aspek penting yang sampai saat ini perlu ditingkatkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dokumentasi keperawatan yang tidak dilakukan dengan tepat, lengkap dan akurat dapat menurunkan mutu pelayanan keperawatan karena tidak dapat mengidentifikasi sejauh mana tingkat keberhasilan asuhan keperawatan yang telah diberikan. Reward sangat diperlukan perawat untuk melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas, karena dengan reward ini diharapkan setiap individu karyawan mau bekerja keras dan antusias untuk mencapai produktivitas kerja yang tinggi. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan reward dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Boja 01 Kendal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan Teknik Non Random yaitu sebanyak 35 perawat di Puskesmas Boja 01 kendal. Alat penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara reward dengan pelaksanaan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Boja 01 Kendal (pvalue = 0,019). Diskusi: Peneliti selanjutnya diharapkan untuk lebih mengembangkan variabel-variabel yang berhubungan dengan pelaksanaan perawat dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan. Kata kunci: Reward, Pendokumentasian Asuhan Keperawatan ABSTRACT Introduction: Nursing documentation is an important aspect which until now needs to be upgraded to improve the quality of health services. Nursing documentation is not performed correctly, completely and accurately can reduce the quality of nursing care because they can not identify the extent to which the success rate of nursing care that has been given. Reward indispensable documentation nurses to perform nursing care at the health center, because the reward is expected that each individual employee willing to work hard and enthusiastically to achieve high productivity. Methods: The purpose of this study to determine the relationship of reward to the implementation documentation of nursing care at the health center Boja 01 Kendal. This research uses a correlational descriptive design with cross sectional method. The sample in this study were taken using a technique Non-Random as many as 35 nurses at the health center Boja 01 Kendal. Research tool using a questionnaire and analyzed using univariate and bivariate using chi square test. Results: The results showed no relationship between reward with the implementation of the nurse in documentation of nursing care at the health center Boja 01 Kendal (pvalue = 0.019). Discussion: Further research is expected to further develop the variables associated with the implementation of nurses in nursing care documentation. Keywords: Reward, Documenting Nursing Care
HUBUNGAN ANTARA PRAKTIK PEMBERIAN MAKANANTAMBAHAN (PMT) DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN BALITA Maliatul Mahmudah; Kawi Kawi; Siti Musyarofah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.7-12

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pemberian makanan tambahan adalah member makanan lain selain ASI untuk mengisi kesenjangan antara kebutuhan nutrisi dengan jumlah yang didapat dari ASI. Pemberian makanan tambahan dapat mempengaruhi kenaikan berat badan. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan praktik pemberian makanan tambahan (PMT) dengan kenaikan berat badan balita di Desa Ngilir Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi yang diambil adalah ibu yang mempunyai balita dengan jumlah sampel 45, pengambilan sampel dengan teknik Probability Sampling. Alat penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pemberian makanan tambahan (PMT) dengan kenaikan berat badan balita (pvalue = 0,034). Diskusi: Tenaga kesehatan hendaknya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya tentang praktik pemberian makanan tambahan dengan kenaikan berat badan pada balita dengan metode penyuluhan. Kata kunci: PMT, Berat Badan, Balita. ABSTRACT Introduction: Supplementary feeding is another food member other than breastmilk to fill the gap between nutritional needs and the amount obtained from breast milk. Supplementary feeding can affect weight gain. Methods: The purpose of this study was to investigate the relationship of supplementary feeding practices (PMT) with weight gain of children under five in Ngilir Village Kendal District Kendal Regency. The design of this study was cross sectional. Population taken is mother who have toddler with number of sample 45, sampling with technique of Probability Sampling. The research tool used questioner and analyzed using univariate and bivariate using chi square test. Results: The results of this study showed that there was a relationship between supplementary feeding (PMT) and weight gain (pvalue = 0.034). Discussion: Health workers should improve public health services particularly about the practice of supplementary feeding with weight gain in infants by extension methods. Keywords: PMT, Weight, Toddler.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) Atika Hesti Pratiwi; Merita Eka Rahmuniyati; Ratna Muliawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.13-21

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Status gizi ibu hamil dapat diukur dengan menggunakan pengukuran LILA. Jika LILA < 23,5 cm (KEK) dan > 23,5 cm (Tidak KEK). Ibu hamil yang mengalami KEK kemungkinan besar melahirkan bayi BBLR. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Subah. Penelitian ini menggunakan observasional analitik, dengan pendekatan case control. Sampel kontrol sebanyak 54 responden dan sampel kasus 49 responden. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian pada kelompok kasus, LILA ibu saat hamil < 23,5 cm (KEK) sebanyak 29 ibu (59,2%) dan > 23,5 cm (Tidak KEK) sebanyak 20 ibu (40,8%). Pada kelompok kontrol LILA ibu saat hamil < 23,5 cm (KEK) sebanyak 2 ibu (3,7%) dan > 23,5 cm (Tidak KEK) sebanyak 52 ibu (96,3%). Bayi BBLR sebanyak 49 bayi (47,6%) dan tidak BBLR sebanyak 54 bayi (52,4%). Simpulan penelitian ini ada hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR (p = 0,0001). Diskusi: Saran yang dapat diberikan bagi ibu agar lebih memperhatikan asupan gizi ibu saat hamil. Kata kunci: Status Gizi, Ibu Hamil dan BBLR ABSTRACT Introduction: The nutritional status of pregnant women can be measured using LILA measurements. If LILA <23,5 cm (KEK) and> 23,5 cm (No KEK). Pregnant women who have SEZ are likely to deliver LBW babies. Method: The purpose of this study to determine the nutritional status of pregnant women with the incidence of LBW in the Work Area Puskesmas Subah. This research uses observational analytic, with case control approach. Samples of control were 54 respondents and case samples were 49 respondents. Data analysis in this study using Mann-Whitney test. Methods: The purpose of this study to determine the nutritional status of pregnant women with the incidence of LBW in the Work Area Puskesmas Subah. This research uses observational analytic, with case control approach. Samples of control were 54 respondents and case samples were 49 respondents. Data analysis in this study using Mann-Whitney test. Results: The results of the study in the case group, maternal LILA during pregnancy <23.5 cm (KEK) were 29 mothers (59.2%) and> 23.5 cm (No KEK) as many as 20 mothers (40.8%). In the maternal LILA control group during pregnancy <23.5 cm (KEK), 2 mothers (3.7%) and> 23,5 cm (No KEK) were 52 mothers (96.3%). Infants LBW as many as 49 babies (47.6%) and not BBLR as many as 54 babies (52.4%). Conclusion of this research there is correlation between nutritional status of pregnant mother with the incidence of BBLR (p = 0.0001). Discussion: Suggestions that can be given to mothers to pay more attention to mother's nutritional intake during pregnancy. Keywords: Nutrition Status, Pregnant Woman and LBW
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA Wintri Utari; Yulia Susanti; Livana PH
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.22-28

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Lanjut usia merupakan proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berkaitan satu sama lain. Pada kondisi lansia yang seperti ini, dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan dan gangguan mental sepertidepresi. Dalam menghadapi kenyataan hidup agar memperoleh kesejahteraan pada usia lanjut sangat ditentukan oleh peran serta dan dukungan penuh dari keluarga. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada lansia Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling sebanyak 113 lansia. Alat penelitian menggunakan kuesioner Dukungan Keluarga dan kuesioner Geriatric Depression Scale(GDS), uji statisti cmenggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada lansia nilai p=0,028 (pvalue< 0.05). Diskusi: Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk diteliti lebih lanjut tentang faktor yang dapat mempengaruhi depresi pada lansia dan lebih bisa melihat secara tepat dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia. Kata kunci: Dukungan keluarga, depresi, lansia. ABSTRACT Introduction: Elderly is a natural process that accompanied the decline of their physical, psychological and social are intertwined with one another. In conditions such as the elderly, it can cause various health problems and mental disorders such as depression. In the face of the reality of living in order to obtain well-being in old age is determined by the participation and full support of the family. Methods: The purpose of this study was to determine the relationship between family support with depression in the elderly. This research uses descriptive correlational design with cross sectional method. The sample in this study were taken by purposive sampling of 113 elderly people. Research tools used questionnaires and questionnaires Family Support Geriatric Depression Scale (GDS), using a statistical test Chi Square test. Results: The results of this study showed no relationship between family support with depression in the elderly with a value of p = 0.028 (pvalue <0.05). Discussion: Future studies are recommended for further study of the factors that can affect depression in the elderly and can see exactly which family support with the level of depression in elderly. Keywords: Family support, depression, elderly.
GAMBARAN RESPONS PSIKOLOGIS PENDERITA STROKE Adhiguno Sumbogo; Madya Sulisno; Lestari Eko Darwati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 5 No 1 (2015): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.5.1.2015.29-37

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Stroke dapat menimbulkan kelemahan, gangguan keseimbangan, gangguan berbicara atau berkomunikasi, gangguan menelan dan gangguan memori yang berdampak pada kemampuannya dalam melakukan kegiatan kesehariannya. Ketergantungan individu dengan stroke terhadap orang lain dalam melakukan aktifitas sehari-hari berdampak terhadap kondisi psikologiss pasien stroke. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran respon psikologis penderita stroke. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil secara accidental sampling sebanyak 46 pasien stroke. Alat penelitian menggunakan kuesioner Karakteristik Pasien, Penerimaan Diri, Zung Self-RatingDepression Scale (ZSRDS), dan HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anciety), yang dianalisa secara univariat. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan penderita stroke sebagian besar kurang menerima dirinya (54,3%), tidak mengalami depresi (47,8%), mengalami kecemasan sedang (39,1%). Diskusi: Diharapkan ada penelitian lanjutan dengan desain yang lebih bisa melihat secara tepat dukungan dan beban keluarga yang cukup sulit untuk diukur mengingat setiap keluarga bervariasi. Kata kunci: Stroke, Penerimaan Diri, Depresi, Kecemasan. ABSTRACT Introduction: Stroke can cause weakness, impaired balance, impaired speech or communication, swallowing disorders and memory disorders that affect the ability to perform daily activities. The dependence of individuals with stroke against others in doing daily activities affect the psychological condition of stroke patients. Methods: The purpose of this study is to describe the psychological responses in stroke patients. This research uses descriptive research design with cross sectional method. The sample in this study were taken by accidental sampling 46 stroke patients. Research tool questionnaire Patient Characteristics, Self-Acceptance, Zung Self-Rating Depression Scale (ZSRDS), and HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anciety), were analyzed by univariate. Results: These results indicate stroke patients mostly less accept themselves (54.3%), not depressed (47.8%), experienced moderate anxiety (39.1%). Discussion: Expected no further research with more design can see exactly support and family burden is quite difficult to measure given each family varies. Keywords: Stroke , Self-Acceptance , Depression , Anxiety.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2015 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue