cover
Contact Name
Pada Lumba
Contact Email
padalumba@gmail.com
Phone
+6282172150290
Journal Mail Official
apteknikft@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai Desa Kumu, Rambah Hilir 28557 Rokan Hulu, Riau
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
APTEK
ISSN : 20852630     EISSN : 26559897     DOI : -
Core Subject : Engineering,
APTEK (Aplikasi Teknologi) menerbitkan manuskrip penelitian terkait dengan ilmu teknik. Tujuan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan studi ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan teori dan konsep-konsep ilmu pengetahuan serta penerapannya pada bidang teknik. Ketentuan penerbitan, manuskrip tidak pernah dipublikasikan atau tidak sedang diajukan di jurnal lain.
Articles 167 Documents
Aplikasi Metoda RCM (Reliability Centered Maintenance) Untuk Optimasi Operasional dan Perawatan Pada Unit Penanganan dan Pemurnian Biogas di PLT Biogas POME (Palm Oil Mill Effluent) Aprizal; Fachruddin Siregar
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 11, No. 01, Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan permintaan energi dan menipisnya sumber cadangan minyak dunia serta permasalahan emisi daribahan bakar fosil memberikan tekanan kepada setiap negara untuk segera memproduksi dan menggunakan energiterbarukan. Salah satu energi terbarukan yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia adalah biogas,khususnya yang berasal dari limbah cair kelapa sawit POME (Palm Oil Mill Effluent). Salah satu bagian dari UnitPembangkit Listrik Tenaga Biogas POME adalah Unit Penanganan dan Pemurnian Biogas Permasalahan yangterjadi pada unit penanganan dan pemurnian biogas adalah penurunan kualitas biogas (Kandungan Metan) hal inidisebakan karena didalam biogas yang dihasilkan masih terdapat kandungan H2S, kadar air dan pengotor. Tujuandari Penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab penurunan kualitas biogas (Komposisi Metan) danmenghasilkan Metode perawatan yang sesuai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Menganalisapenyebab penurunan kualitas biogas pada unit Penanganan dan Pemurnian Biogas, Pendataan laporan kegiatanperawatan rutin, Analisa laporan perawatan, Perencanaan Metode RCM, Aplikasi Metode RCM. Sebagaiimplementasi studi kasus yang dipilih adalah Aplikasi Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) untukOptimasi Operasional dan Perawatan pada Unit Penanganan dan Pemurnian Biogas di Pembangkit Listrik TenagaBiogas (POME).
PENERAPAN RCM DENGAN ANALISA KUALITATIF ( FMEA ) SEBAGAI STUDI KEGAGALAN SISTEM PEMBANGKIT ( GENSET ) PADA SEBUAH HOTEL BINTANG EMPAT DI ROKAN HULU Ahmad Fathoni; Legisnal Hakim
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 11, No. 01, Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat suplai listrik dari PLN mati pada sebuah Hotel atau listrik PLN di sebuah Kabupaten tidak mampu untukmendistribusikan ke Hotel, maka Hotel tersebut wajib menyediakan pasokan listrik sendiri dengan memakai gensetyang digerakan oleh Motor diesel. Motor diesel adalah Motor bakar dalam yang juga disebut Motor PenyalaanKompresi (“Compression-Ignition engine”). Motor diesel sebagai penggerak generator yang di gunakan pada HotelSapadia Type Cummins NTA 855 A. Motor diesel sangat rentan terhadap kegagalan fungsi, dimana penyebabkegagalan fungsi banyak disebabkan oleh kesalahan manusia, faktor umur, system perawatan, dan pengoperasianalat. Penyebab kegagalan tersebut juga karena kurangnya perencanaan dari pihak manajemen untuk membuatrencana strategi untuk program perawatan. Perlu diaplikasikan metode perawatan berbasis keandalan(RCM)dengan analisa kualitatif dengan langkah - langkah sebagai berikut : Penentuan karakteristik mesin, DiagramPemisahan Fungsional Sistem, Mengembangkan System Diagram Blok, Menetapkan Fungsi dan KegagalanFungsional, Membuat Daftar Fungsi dan Kegagalan Fungsional, Pelaksanaan / tuntunan pada Failure Modes EffectAnalysis (FMEA), kegagalan sering terjadi pada mesin diesel dan mengakibatkan performance turun atau mesindiesel rusak karena sub sistem pada mesin diesel tidak terawat dengan baik. Yang sangat berpengaruh sekaliterhadap kinerja mesin genset adalah pompa injeksi dan injector, piston, ring piston dan linier selinder.
PERANCANGAN ULANG TOOLPOST (DUDUKAN PAHAT) PADA MESIN BUBUT C6232A KHUSUSNYA PADA BAGIAN LOWER TOOLPOST. Saiful Anwar; Ahmad Fathoni
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 11, No. 01, Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring bertambahnya ilmu pengetahuan khususnya dibidang pemesinan, terutama pada pembubutan radius pada Mesin Bubut konvensional dengan kelemahan: Contour yang dihasilkan kurang akurat, Ukuran cutter radius memilikiketerbatasan, Setiap pergantian ukuran radius yang dibubut membutuhkan waktu rata-rata 10 (sepuluh) menit, pada saatpembubutan radius dalam, pengasahan pahat cukup rumit, penentuan start dan end point radius cukup rumit. penelitian kali iniakan merancang penjepit pahat radius khususnya pada Mesin Bubut C6232A pada bagian lower Toolpost..Hasil dari perancangan menunjukkan bahwa desain radius tool post yang terbaik yang akan dirancang. Alat ini juga mampu menghasilkan radius ukuran besar hingga R100, keakurasian (Rmax) alat dapat mencapai kurang dari 100 mikrondengan waktu yang diperlukan pada saat setting pergantian ukuran radius adalah hanya 40 detik.
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH LAMA WAKTU TEMPERING PADA PERLAKUAN PANAS TERHADAP SIFAT KEKERASAN KOMPONEN POROS BELAKANG SEPEDA MOTOR Yose Rizal; Sepfitrah; Ahmad Fathoni; Saiful Anwar
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 11, No. 01, Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui lama waktu tempering yang mempengaruhi nilai sifar kekerasan poros belakang sepeda motor secara signifikan. Sehingga bila diketahui tingkat perbandingan besaran nilaikekerasan dan kesesuainya terhadap kegunaannya, maka dapat dijadikan suatu referensi yang valid untukmenggunakan lama waktu yang tepat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukaneksperimen uji kekerasan Rockwell sampel Poros Roda belakang Sepeda Motor pada temperature 850oC perlakuan panas dengan faktor perbedaan lama waktu tempering pada 60 menit, 90 menit dan 120 menit. Hasil pengujiankekerasan setelah perlakuan panas dibandingkan secara komparatif terhadap specimen yang tidak dilakukanperlakuan panas. Hasil penelitian menunjukan bahwa specimen poros belakang sepeda motor yang dilakukanperlakuan panas mempunyai nilai kekerasan 25,66 HRB (waktu tempering 120 menit) pada posisi pangkal poros,nilai kekerasan 25,80 HRB (waktu tempering 90 menit) pada posisi tengah poros, serta nilai kekerasan 25,60HRB (waktu tempering 60 menit) pada posisi ujung poros. Sedangkan specimen poros belakang sepeda motoryang tidak dilakukan perlakuan panas mempunyai nilai kekerasan sebesar 21,76 HRB pada posisi pangkal porosdan 22,06 HRB pada posisi tengah poros serta 21,39 HRB pada posisi ujung poros.
Pengaruh Bentuk Partikel dan Waktu Pembebanan Terhadap Kuat Geser Tanah Pasir Azizah .; Muhamad Yusa; Ferry Fatnanta
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 13, No. 01, Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v13i1.483

Abstract

Time is a scale which is the duration of an event and the shape of the sand grains, is one of the factors that influence the technical properties of sand on its shear strength. The purpose of this study was to determine how to analyze the time required and the shape of the sand grains in analyzing the behavior of the shear angle (ϕ) due to the influence of grading and grain shape. The results showed, analysis of the form of sand grains using imageJ, obtained the level of the grains of the two sands, namely semi angular and semi-round. The ratio of the shear angles between the variations of the gradations, namely the gradient which is dominated by the coarse grain fraction of 60%, and the gradation which has a long grain distribution, has a high shear angle (ϕ). The ratio of the shear angle between the sand grains, namely sand with a semi-angled shape has a higher shear angle (ϕ) than sand with a semi-spherical shape.
PENGARUH BENTUK DAN CAMPURAN BUTIRAN PASIR TERHADAP PERILAKU KUAT GESERNYA Yoyon Kurniawan; Muhamad Yusa; Ferry Fatnanta
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 13, No. 01, Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v13i1.484

Abstract

Campuran dan bentuk butiran pasir, merupakan sebagian faktor yang mempengaruhi sifat teknis pasir yaitu kuat geser, dan hal ini perlu diperhatikan supaya pengaruhnya dapat dimaksimalkan untuk konstruksi yang berhubungan dengan pasir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menganalisis bentuk butiran pasir dan menganalisa perilaku sudut geser (ϕ) akibat pengaruh campuran dan bentuk butiran. Pengujian dilakukan dengan membuat variasi bentuk campuran pasir , dalam 5 variasi dengan kerapatan relatif sebesar 70% dan 20%, yang tertahan pada saringan No. 20. Bentuk butiran pasir terdiri dari 2 bentuk, yaitu kelompok butiran bersudut (angular) dan bulat (rounded), yang dibedakan berdasarkan nilai roundness (R), sphericity (S) dan regularity (ρ), yang diproses menggunakan imageJ. Hasil penelitian menunjukkan, analisa bentuk butiran pasir menggunakan imageJ, diperoleh tingkatan bentuk butiran dari kedua pasir, yaitu semi bersudut (sub-angular) dan semi bulat (sub-rounded). Perbandingan sudut geser bentuk pasir sub-angular lebih besar dari pada sub-rounded, hal ini disebabkan pasir berbentuk sudut saling mengikat satu sama yang lain yang disebut dengan interlocking sehingga sudut gesernya lebih besar. Hasil perbandingan sudut geser (ϕ) di antara variasi campuran bentuk butiran pasir yang dikombinasikan dengan kerapatan relative (Dr) yang sama 20%, terlihat ada perbedaan perilaku sudut geser (ϕ) di antara ketiga variasi bentuk campuran pasir, yaitu variasi sub-angular 75% ditambah sub-rounded 25%, lebih tinggi dari sampel sub-angular 50% ditambah sub-rounded 50% dan sub-angular 25% ditambah sub-rounded 75% yaitu sebesar 44,59⁰. Hal ini disebabkan karena variasi sub-angular 75% ditambah sub-rounded 25% pada bidang gesernya didominasi oleh fraksi butiran sub-angular. Hasil perbandingan sudut geser (ϕ) di antara variasi campuran bentuk butiran pasir yang dikombinasikan dengan kerapatan relative (Dr) yang sama yaitu 70%, terlihat ada perbedaan perilaku sudut geser (ϕ) di antara ketiga variasi bentuk campuran pasir, yaitu variasi sub-angular 25% ditambah sub-rounded 75%, lebih tinggi dari sampel sub-angular 50% ditambah sub-rounded 50% dan sub-angular 75% ditambah sub-rounded 25% yaitu sebesar 40,95⁰. Hal ini disebabkan karena variasi sub-angular 25% ditambah sub-rounded 75% pada bidang gesernya didominasi oleh bentuk butiran sub-Angular.
Analisis Kelayakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya; sebuah review berdasarkan data histori, metode analisis, dan nilai ekonomi Heri Suripto; Ahmad Fathoni
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 13, No. 01, Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v13i1.490

Abstract

Saat ini kebutuhan akan energi ramah lingkungan sangat berperan penting dalam kelangsungan mahluk hidup. Energi baru terbarukan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi yang ramah lingkungan. Penelitian ini melakukan secara review dari kelayakan pembangkit listrik tenaga surya secara ekonomi Tahapan review telah disajikan pada pembahasan, dimana review dilakukan dengan menampilkan data dari 9 artikel indonesia yang membahas tentang analisis kelayakan pembangkit listrik tenaga surya secara ekonomi. Dari hasil review artikel tersebut, 5 artikel menampilkan NPV dan 6 artikel menampilkan lifetime dari pembangkit listrik tenaga surya. Nilai NPV yang dihasilkan menyatakan kelayakan dari pembangkit listrik tenaga surya dan lifetime rata-rata diatas 20 tahun, dengan artian usia tersebut telah memasuki tahap benefit dari 10 tahun awal modal kembali.
MESIN PENCACAH PERANCANGAN MESIN PENCACAH PELEPAH SAWIT UNTUK PAKAN TERNAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE DFMA (DESIGN FOR MANUFACTURE ANDASSEMBLY): PELEPAH pul anwar; M. Yunan Nasution
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 13, No. 01, Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v13i1.498

Abstract

Mesin pencacah pelepah sawit merupakan alat untuk mencacah pelepah sawit yang digunakan sebagai pakan ternak khususnya sapi dan mengurangi sampah bekas panenen pelepah sawit. Penyediaan pakan ternak merupakan suatu permasalahan yang harus segera dapat diatasi, seperti hamparan rumput untuk diarit sudah terbatas, waktu yang banyak dan tenaga yang lebih besar karena harus di arit/potong lalu (dikumpulkan) dari desa lain yang cukup jauh dari lokasi peternakan. Salah satu cara untuk mengatasi ketersediaan pakan tersebut adalah dengan adanya mesin pencacah pelepah kelapa sawit. hasil proses cacahan pelapah kelapa sawit yang dicampur dengan unsur konsentrat merupakan salah satu jenis pakan yang di sukai ternak sapi, bahkan dapat menggemukkan sapi. tujuan khusus peneliti ini adalah untuk merancang dan nantinya dapat membuat alat pencacah pelapah kelapa sawit, yang murah dan effisien, dengan menggunakan metode DFMA, Tahapan metode penelitian pertama melalui interview langsung kepada calon pengguna alat yang peneliti akan rancang. Ke-2: Setelah mendapat masukan dan data dari hasil interview calon pengguna, peneliti akan mencoba men-sket. Ke-3: peneliti akan mencari referensi dari internet baik itu dari jurnal maupun dari perusahaan yang menjual produk ini, Ke-4: Peneliti kembali meng interview kepada colon pengguna dengan membandingkan yang didapat dari internet. Ke-5: Memikirkan masukan~masukan bentuk desain, material, dan lain~lain. agar hasil penelitian lebih sempurna. Ke-6: setelah ditemukan bentuk baik masih berupa sket atau desain lalu digambar menggunakan software Autodesk Inventor. Luaran yang ditargetkan nantinya adalah sebuah rancangan alat pencacah kelapa sawit, yang lengkap dan detail dan siap untuk dibangun atau dibuat, menjadi produk. Uraian TKT penelitian yang diusulkan asumsi dan hukum dasar yang akan digunakan pada teknologi, Studi literatur tentang prinsip dasar teknologi, Formulasi hipotesis penelitian sudah mendekati sempurna, tetapi untuk Karakterisasi komponen teknologi yang akan dikembangkan belum sepenuhnya dikuasai dan dipahami.
Menganalisis Pengaruh Ketidakberaturan Horizontal Torsi Terhadap Beban Gempa Pada Struktur Gedung Sistem Flat Slab-Drop Penel Harriad Akbar Syarif; Zulfikar Djauhari; Ridwan .
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 13, No. 01, Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v13i1.531

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketidakberaturan horizontal torsi. Struktur gedung berada di Kota Pekanbaru dengan fungsi sebagai hotel yang terdiri dari 19 lantai dengan ketinggian 62,1 m menggunakan material beton bertulang. Struktur gedung didesain dengan pembebanan gempa rencana yang menggunakan analisis respons spektum berdasarkan SNI 1726-2012. Pemodelan struktur gedung menggunakan tipikal denah struktur yang sama. Struktur dibagi menjadi dua model, yaitu Model A (dua lantai tingkat bawah menggunakan sistem flat slab-drop panel) dan Model B (keseluruhan lantai tingkat menggunakan sistem flat slab-drop panel). Hasil penelitian menunjukkan pada simpangan perpindahan, model A sebesar 1109,35 mm dan Model B sebesar menghasilkan simpangan perpindahan 1091,4 mm. Ketidakberaturan horizontal torsi ditinjau pada masing-masing lantai tingkat berdasarkan arah X dan Y. Ketidakberaturan torsi Model A pada arah X dan Arah Y dikategorikan memiliki ketidakberaturan torsi. Sedangkan ketidakberaturan torsi berlebih untuk arah X lantai tingkat 13, 14 dan pool deck tidak dikategorikan torsi berlebih, tetapi untuk arah Y semua lantai tingkat dikategorikan memiliki ketidakberaturan torsi berlebih. Sedangkan untuk Model B, ketidakberaturan torsi pada arah X dan Arah Y pada setiap lantai tingkat dikategorikan memiliki ketidakberaturan torsi. Ketidakberaturan torsi berlebih untuk arah X lantai tingkat 8 sampai dengan tingkat pool deck tidak dikategorikan torsi berlebih, akan tetapi lantai tingkat semibasement sampai dengan tingkat 7 dikategorikan memiliki ketidakberaturan torsi berlebih. Untuk arah Y semua lantai tingkat dikategorikan tidak memiliki ketidakberaturan torsi berlebih. Jika dibandingkan antara Model A dan B, Model B lebih dapat menahan momen torsi berlebih dibandingkan dengan Model A. Pengaruh momen torsi tersebut disebabkan adanya eksentrisitas antara pusat massa bangunan dengan pusat rotasi bangunan.
KOMPARASI MODEL PERAMALAN DEBIT SUNGAI MENGGUNAKAN ANN- SOM ANN PADA SUB DAS TAPUNG KIRI Mukhelnalis Sutazril; Imam Suprayogi; Ferry Fatnanta
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 13, No. 01, Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v13i1.532

Abstract

Sub daerah aliran sungai Tapung Kiri merupakan bagian dari daerah aliran sungai Siak yang dikategorikan sebagai daerah aliran sungai kritis dan kawasan rawan bencana banjir. Potensi terjadinya banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan diwilayah tengah, hulu dan di sepanjang daerah aliran sungai yang telah mengalami perubahan tata guna lahan. Pada penelitian ini, dilakukan model peramalan debit dengan menggunakan metode artificial neural network, diharapkan untuk menyediakan data peramalan debit yang lebih terpercaya untuk masa yang akan datang sehingga dapat menjadi acuan bagi sistem peringatan dini. Data yang digunakan adalah data ketinggian muka air sungai Tapung Kiri dari peralatan automatic water level recorder Pantai Cermin dengan panjang data selama 15 tahun, dimulai pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2019. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan gambaran tentang keunggulan dari artificial neural network untuk digunakan sebagai sistem peringatan dini terhadap banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode articial neural network menghasilkan nilai koefesien korelasi pada tahap pelatihan sebesar 0,98, pada tahap pengujian sebesar 0,85 dan pada tahap validasi sebesar 0,89. Jumlah iterasi yang dibutuhkan pada metode artificial neural network adalah sebanyak 7515 epoch.

Page 5 of 17 | Total Record : 167