Articles
186 Documents
Pengaruh Laju Aliran Volume Internal Dan Sudut Kemiringan Terhadap Efisiensi Turbin Screw 1 Sudu
Amnur Akhyan;
Denny Satria
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1051
Salah satu energi alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH) dan menjadi sumber tenaga listrik yang jarang dimanfaatkan namun berpotensi adalah aliran internal (Internal Flow) pada pipa-pipa yang mengalirkan debit air dari tanki – tanki bangunan yang tinggi di Indonesia. Turbin Screw dapat memanfaatkan potensi kecepatan aliran dengan head (ketinggian) dan debit tertentu yang dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui putaran dan torsi. Agar efisiensi Turbin Screw optimal maka akan dilakukan studi eksperimental, pengaruh laju aliran volume dan tinggi jatuh air terhadap putaran menjadi variabel yang dapat di atur untuk melihat kinerja Turbin Screw. Pada penelitian ini dilakukan Variasi turbin screw dengan Jarak Pitch 1Ro dan 1,5Ro, laju aliran volume (Q) antara 10 sampai 30 ltr/min (lpm), dan sudut kemiringan turbin screw antara 20-30 yang di monitoring oleh sebuah Rotameter. Aliran bersumber dari sebuah Pompa Celup 33 lpm dan di atur menggunakan aliran bypass sebelum masuk ke Turbin Screw. Turbin Screw berputar akibat adanya aliran air yang menumbuk sudu-sudu dan putaran tersebut dapat diukur menggunakan Tachometer. Setelah pengambilan data, maka didapat efisiensi tertinggi pada screw dengan jarak pitch 1Ro dengan sudut kemiringan 20° dengan debit 30 lpm sebesar 28,89%.
Rancang Bangun Alat Peraga Mobil Remot Kontrol Berbasis Education For Sustainable Development (ESD)
Sasna Junaidi, Nurhikmah;
Asra, Azmi;
Fathoni, Ahmad;
Sari, Irma
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1085
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan rancang bangun alat peraga mobil remot kontrol berbasis Education for Sustainable Development (ESD) untuk menjelaskan konsep listrik dinamis. Penelitian ini merupakan penelitian rekayasa. Rancang bangun perangkat ini terdiri dari tiga komponen utama yaitu 2 baterai, 2 dinamo, dan stik es krim. Validasi kelayakan alat ditinjau dari aspek ahli materi, ahli media, dan kelayakan alat. Alat peraga diuji oleh 3 dosen, 1 guru, dan 11 teman sejawat dengan menggunakan teknik penyebaran angket. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil perhitungan angket dari ahli untuk uji kelayakan didapatkan rata-rata 87,19% dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mobil remot kontrol berbasis Education for Sustainable Development (ESD) sangat layak dijadikan alat peraga fisika untuk menjelaskan konsep listrik dinamis
Mesin Pemotong Multi Fungsi Sebagai Alat Teknologi Tepat Guna Bagi Masyarakat Desa Pasir Agung
Fathoni, Ahmad;
Nurhikmah Sasna Junaidi
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1093
Mesin pemotong multi fungsi adalah suatu alat yang bisa digunakan oleh para pengusaha industri rumahan untuk memotong berbagai macam bahan yang akan dibuat menjadi kerupuk. Usaha pengolahan singkong dan tepung menjadi kerupuk merupakan usaha yang dijalankan oleh banyak orang. Penelitian ini dilakukan berawal dari lebih banyaknya waktu yang tersita dalam proses pemotongan bahan baku jika menggunakan peralatan manual yang di beli di pasaran baik yang terbuat dari bahan plastik maupun kayu yang dipasang sebuah pisau untuk pemotongannya hingga menjadi kerupuk, kami kemudian berpikir ingin membantu banyak orang agar mempermudah dan mempercepat dalam pemotongan, akhirnya kami melakukan percobaan membuat sebuah mesin pemotong multifungsi yang mampu memangkas waktu pengerjaan pemotongan bahan baku tersebut, selain itu mesin pemotong multifungsi ini mampu memberikan solusi bagi permasalahan yang ada dalam industri pengolahan kerupuk yang ada di desa pasir agung : 1. Ketidak seragaman hasil potongan 2. Ketiadaan aliran listrik, 3. Daya listrik rumah yang rendah 4. Pendorong bahan baku ke pisau pemotong yang masih manual
Kuat Tekan dan Absorbsi Paving Block Geopolimer Abu Sawit (Palm Oil Fuel Ash) Menggunakan Tambahan Semen Tipe 1 (Ordinary Portland Cement) dengan Air Gambut
Syarif, Harriad Akbar
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1094
Jumlah POFA (Palm Oil Fuel Ash) yang meningkat setiap tahunnya dapat mengancam kelestarian lingkungan [1]. Pembuangan sisa abu sawit memiliki potensi untuk mengganti semen portland misalnya pada pembuatan mortar dan beton geopolimer. Kondisi lingkungan di Provinsi Riau mayoritas terletak di gambut [2]. Dengan melihat fenomena itu dan dihubungkan dengan kekayaan alam lokal maka, peneliti berkeinginan memanfaatkan produk lokal berupa kelapa sawit pada lingkungan gambut. Kondisi tersebut membuat peneliti mengimplementasikan campuran geopolimer abu sawit dalam pembuatan paving block. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Bahan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian. Pengujian dilakukan meliputi pengujian karakteristik bahan dasar material campuran yang akan digunakan dalam perhitungan perencanaan campuran (mix design).  Pembuatan  campuran benda uji dengan ukuran 20x10x6 cm sesuai SNI Paving Block dengan 3 variasi campuran penambahan OPC 10%,20%,30%. Benda uji dibuat sesuai dengan variasi dari faktor-faktor yang mempengaruhi geopolimer. Pengujian akhir yang dilakukan pengujian kuat tekan dan absorpsi (penyerapan air) pada  umur pengujian 7 dan 28 hari. Dari hasil yang didapat, kuat tekan variasi 20% untuk pengujian 7 dan 28 hari memiliki kuat tekan tertinggi 25 MPa umur 7 hari dan dan 30 MPa umur 28 hari, sedangkan untuk absorbsi menghasilkan 5,1% umur 7 hari dan 4,7% umur 28 hari. Dari data hasil pengujian absorpsi yang didapat, hasil pengujian absorbsi berbanding terbalik dengan hasil pengujian kuat tekan. Sehingga pengujian kuat tekan dan absorpsi ini mempunyai kaitan satu sama lainnya
Probabilitas Cidera Pada Pengendara Sepeda Motor Dibawah Umur Pada Masa Pandemi
Lumba, Pada;
Ariyanto, Anton;
Linda, Risma;
Syarif, Harriad Akbar
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1103
Data statistik menunjukkan korban kecelakaan di Indonesia melibatkan anak dibawah umur sangat tinggi. Salah satu penyebabnya adalah tingginya penggunaan sepeda motor di Indonesia. Beberapa hal yang menyebabkan tingginya penggunaan sepeda motor di Indonesia diantaranya: tidak adanya angkutan umum pada suatu wilayah, tidak adanya jalur sepeda dan tidak adanya jalur pejalan kaki. Fokus penelitian ini adalah memprediksi kemungkinan terjadinya cidera pada pengendara sepeda motor dibawah umur yang mengalami kecelakaan sepeda motor di masa pandemi ini. Data dikumpulkan dengan mendistribusikan link kuesioner secara online. Data dianalisis menggunakan Struktur Bayesian Network. Hasil model Struktur Bayesian Network menunjukkan bahwa tingkat keparahan kecelakaan pada anak dibawah umur pada masa pandemi dipengaruhi secara langsung oleh 3 variabel diantaranya: tingkat pemahaman pengendara terhadap aturan lalulintas, tingkat penggunaan sepeda motor, pelanggaran aturan lalulintas. Sementara itu variabel tingkat penggunaan sepeda motor dipengaruhi oleh: ketersediaan angkutan umum, izin orang tua untuk penggunaan sepeda motor dan izin pihak sekolah untuk penggunaan sepeda motor dengan tujuan ke sekolah. Hasil model menunjukkan bahwa kemungkinan terjadinya cidera akibat kecelakaan pada pengendara sepeda motor dibawah umur di masa pandemi adalah sebesar 79%
Pengaruh Penambahan Abu Tandan Sawit pada Tanah Lempung berdasarkan Nilai Kuat Geser
Ningrum, Puspa;
Husnah;
Husni Mubarak
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1104
Kondisi tanah yang buruk dapat mengganggu konstruksi bangunan. Salah satu contoh kondisi tanah dengan daya dukung rendah yaitu sering ditemui pada jenis tanah lempung. Tanah ini pada umumnya memiliki kekuatan daya dukung yang rendah. Untuk memperbaiki kondisi tanah lempung, ada beberapa alternatif perbaikan tanah yang sering dilakukan salah satunya dengan menambahkan abu tandan sawit. Abu tandan sawit mengandung zat kapur (CaO) dan senyawa silika (SiO2) yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah. Sehingga perlu adanya penelitian mengenai pengaruh penambahan abu tandan sawit terhadap kuat geser pada tanah lempung, yang diharapkan nantinya mampu meningkatkan nilai kuat geser tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari penambahan abu tandan sawit dengan variasi 5%, 7,5%, dan 10% terhadap nilai kuat geser tanah lempung. Penelitian dilakukan di laboratorium, meliputi pengujian sifat fisis tanah lempung kondisi asli tanpa penambahan abu tandan sawit. Selanjutnya dilakukan pengujian sifat mekanis untuk tanah lempung kondisi asli tanpa penambahan abu tandan sawit dan dengan penambahan 5%, 7,5%, 10% abu tandan sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat geser mengalami peningkatan terbesar pada penambahan abu tandan sawit sebesar 10% pada tanah lempung, dan diikuti oleh peningkatan sudut gesernya. Nilai kuat geser terbesar diperoleh pada penambahan abu tandan sawit 10% yaitu 1,886 kg/cm2 dan dengan peningkatan sudut geser sebesar 28,30°
Penerapan Model Parabolik Untuk Analisis Morfologi Sudetan Sungai Tekuana Pada Pekerjaan Jalan Tol Pekanbaru – Dumai Kecamatan Minas Kabupaten Siak
Bochari
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1105
Sungai Tekuana yang berada di ruas Minas-Kandis melintasi trase jalan tol Pekanbaru-Dumai memiliki bentuk morfologi yang berkelok kelok (meander). Dalam rangka memperpendek bentang jembatan untuk kebutuhan efisiensi kebutuhan infrastruktur Jalan Tol maka dilakukan pemendekan bentang jembatan dari 160 meter menjadi 80 meter dengan cara melakukan penyudetan dari Sungai Tekuana. Tujuan penelitian menetapkan perubahan morfologi sungai Takuana setelah dilakukan bangunan sudetan serta menetapkan besar nilai degradasi sungai Tekuana setelah dilakukan pembangunan Sudetan. Metode pendekatan yang digunakan adalah persamaan Parabolik dengan mendasarkan dari Persamaan Saint Venant – Exner, melakukan analisa degradasi yang terjadi setelah dilakukan sudetan pada sungai Takuana. Pada proses analisa ini, sebelumnya dilakukan perhitungan parameter aliran untuk selanjutnya dilakukan analisa dengan menggunakan model Parabolik. Kesimpulan penelitian ini 1. Perubahan morfologi Sungai berupa perubahan alur sungai, perubahan elevasi dasar sungai, perubahan penampang sungai dan juga perubahan pada pola aliran sungai. 2. Profil dasar sungai Takuana mengalami penurunan (degradasi) pada waktu 69 menit setelah sudetan. Hasil analisa menunjukkan bahwa pada waktu 69 menit setelah sudetan terjadi degradasi sebesar 0,04 m, pada waktu 1 tahun setelah sudetan akan terjadi degradasi sebesar 1,26 m, dan pada waktu 5 tahun setelah sudetan akan terjadi degradasi sebesar 2,83 m
Analisis Manajemen Proyek Terhadap Faktor Penyebab Keterlambatan Pembangunan Infrastruktur Desa Bangun Purba Barat
Hidayat, Arifal
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1107
Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur terutama kegiatan pembangunan fisik di desa sering timbul permasalahan-permasalahan yang dapat mengakibatkan waktu penyelesaian infrastruktur tidak sesuai dengan rencana sehingga mengalami keterlambatan. Dalam manajemen proyek, bidang-bidang yang rawan sehingga menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi, yaitu: a) perencanaan dan penjadwalan pekerjaan; b) lingkup dokumen pekerjaan (kontrak); c) sistem organisasi, koordinasi dan komunikasi; d) penyiapan sumberdaya; e) sistem inspeksi, kontrol dan evaluasi pekerjaan; f) aspek lain-lain (aspek di luar kemampuan pemilik dan pemborong). Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui faktor utama yang menjadi penyebab keterlambatan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) kegiatan infrastruktur di Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba dan menguji validitas dan reliabilitas data kuesioner. Metode penelitian yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara kepada pihak perangkat desa, BPD, dan kepala dusun I, II dan III. Data kuesioner dihitung menggunakan indeks kepentingan dan uji statistik menggunakan rumus korelasi produk momen. Hasil penelitian ini diperolah kesimpulan faktor utama penyebab keterlambatan kegiatan infrastruktur di Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu berdasarkan nilai ranking tertinggi adalah disebabkan oleh penyiapan sumber daya dengan indeks kepentingan = 3,500. Hasil pengujian validitas dan reliabilitas terhadap data kuesioner menunjukkan bahwa data kuesioner memiliki nilai validitas dan reliabilitas yang baik dan reliabel
Analisa Pengaruh Lapisan (Layer) Komposit Susunan Lurus Serat Daun Nanas Terhadap Sifat Mekanik Lambung Kapal
naryo, sunaryo;
nurmajid, yazid;
yuhelson, yuhelson;
hakim, legisnal
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 01, Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i1.1111
Serat daun nanas belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pengisi komposit. Serat daun nanas dimanfaatkan hanya terbatas untuk bahan baku tekstil dan kerajinan tangan. Di masa yang akan datang, material komposit dengan penguat serat daun nanas dapat dimanfaatkan di industri lainnya. Namun, serat daun nanas sebelum dimanfaatkan pada sektor industri tersebut maka perlu dilakukan pengujian pada material komposit berserat daun nanas dengan tujuan mengetahui kekuatan dari material komposit berpenguat serat daun nanas dengan 4 dan 5 lapisan (layer) jika menerima beban tarik dan bending  untuk pembuatan kulit dalam lambung kapal. sesuai standar kekuatan mekanis yang disyaratkan/ diizinkan BKI, dengan metode ekperimental pembuatan material uji serat daun nenas dengan 4 dan 5 lapisan sesuai ASTM D-638–03,Kekuatan tarik mengalami peningkatan disetiap penambahan variasi susunan lapisan dengan nilai rata - rata peningkatan pada hasil uji tarik dari variasi 1 (satu) lapis hingga variasi 5 (lima) lapis = 14,61 N/mm2 dan nilai rata - rata peningkatan pada modulus elastisitas dari variasi 1 (satu) lapis hingga variasi 5 (lima) lapis = 860,21 N/mm2.Kekuatan lentur mengalami peningkatan disetiap penambahan variasi susunan lapisan dengan nilai rata - rata peningkatan pada hasil uji bending dari variasi 1 (satu) lapis hingga variasi 5 (lima) lapis = 23,51 N/mm2
Tinjauan Tinjauan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Produksi Kertas Terhadap Standar JIPM
Sepfitrah;
Pranoto, Siswo;
Rizal, Yose;
Rinaldi
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1112
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas produksi memanfaatkan hasil perhitungan nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness). OEE adalah salah satu cara untuk mencari dan memonitor efektivitas proses kerja dari suatu perusahaan.Setiap perusahaan menginginkan tingkat efektif yang tinggi dalam proses produksi yang dilakukannya. Salah satu upaya yang dilakukan guna menganalisa efektivitas proses produksi dalam hal ini adalah proses pada Paper Machine#3 di PT. XYZ. Dengan sistem TPM (Total Productive Maintenance), yaitu melibatkan operator sebagai pemeran utama untuk melakukan perawatan mesin, penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi kerugian peralatan (Equipment Losses) dan mengukur pencapaian nilai OEE satu lini produksi. Dari periode penelitian yang dilakukan pada Paper Machine#3 (Desember 2016 – July 2018) didapatkan nilai Availability 81,6%, nilai Performance 87,8%, Rate of Quality 92,65% dan nilai OEE 66,85%. Nilai ini masih dibawah nilai OEE standar yaitu 84%. Rata-rata losses terbesar pada Paper Machine#3 terdapat pada Equipment Failure yaitu 44,6%, Set-up & Adjust yaitu 19.05%, Reduce Speed Loss yaitu 12,5%  dan Rewinder Broke Loss yaitu 10,6%. Untuk meningkatkan nilai OEE ke nilai standar perlu diambil tindakan seperti membina kerjasama antar lini produksi dan manajemen agar terbentuk tim kerja yang solid. Perlunya dilakukan pelatihan guna meningkatkan kemampuan tim maintenance dalam bertindak cepat dan tepat