Jurnal Borneo Humaniora
Jurnal Borneo Humaniora adalah jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu, diadopsi dalam berbagai aktivitas penelitian dosen. Yang tergolong dalam rumpun ilmu humaniora yaitu: Ekonomi, Teologi, Filsafat, Hukum, Sejarah, Filologi, Bahasa, Budaya & Linguistik (Kajian bahasa), Kesusastraan, Kesenian, dan Psikologi. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal BORNEO HUMANIORA (p-ISSN 2615-4331 dan e-ISSN 2599-3305) yang diterbitkan oleh LPPM UBT setahun 2 kali terbit pada bulan Februari dan Agustus. Untuk menunjang kelangsungan eksistensi Jurnal Borneo Humaniora redaksi mengundang para peneliti untuk menyumbangkan artikel hasil penelitian di bidang Ilmu-ilmu Humaniora.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2019)"
:
12 Documents
clear
DESKRIPSI HUBUNGAN MASYARAKAT DENGAN SEKOLAH DI SDIT ULUL ALBAB TARAKAN
Rhamdan, Donna;
Jumriani, Jumriani;
Perminas, Diana;
Satriani, Satriani
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (761.347 KB)
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.839
Penelitian ini mengenai manajemen hubungan masyarakat dengan sekolah di SDIT Ulul Albab Tarakan. Pendekatan penelitian dengan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah ini telah melakukan cara yang sesuai untuk mendapatkan dukungan dan simpati dari masyarakat, yaitu dengan memberikan informasi yang nyata melalui media sosial, sehingga peran humas di SDIT Ulul Albab Tarakan yaitu menjaga hubungan yang baik . Tujuan hubungan masyarakat dengan sekolah adalah mendapatkan dukungan dari masyarakat dan Sekolah telah mendapatkan dukungan dari masyarakat berupa respon positif yang baik dan kepercayaan masyarakat kepada Sekolah ini. Bentuk penyelenggaraan humas merupakan fungsi dari humas dengan sekolah yaitu untuk mengatasi persoalan hubungan masyarakat dengan sekolah. Di sekolah ini sudah berjalan dengan baik fungsi humas sehingga masyarakat tidak keberatan dan tidak ada yang komplain serta masyarakat menerima dengan baik. Manfaat dari bentuk kerjasama humas dengan sekolah sudah berjalan dengan baik serta bentuk atau teknik dalam pelaksanaan program kerja dari humas berkesinambungan.
STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DESA PUNAN MALINAU KECAMATAN SEGAH KABUPATEN BERAU
Suryana, Nia Kurniasih;
Eliaser, Eliaser
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1320.015 KB)
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.1179
Saat ini sebagian besar sumber daya manusia yang mendukung sektor perkebunan masih rendah kualitasnya. Bagian terbesar adalah bahwa petani memiliki tingkat pendidikan formal yang rendah atau tidak menyelesaikan pendidikan dasar. Hal ini menyebabkan kemampuan petani perkebunan yang ada untuk menyerap informasi dan mengadopsi teknologi relatif sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mendekripsi strategi dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di perkebunan kelapa sawit rakyat desa Punan Malinau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan sumber daya manusia yang ada. Penelitian ini kuantitatif deskriptif. Sumber informasi dalam kajian ini terbagi menjadi dua, yaitu informan sebanyak 10 orang yang ditentukan oleh metode porposive dan 105 petani yang menjadi responden dengan penentuan metode insidental sampling. Analisis data teknik yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa situasi sumber daya manusia yang ada di perkebunan kelapa sawit rakyat desa Punan Malinau ada di kuadran I dimana strategi yang dapat digunakan adalah strategi agrisif dengan menggunakan faktor S-O adalah strategi dengan menggunakan kekuatan untuk mendapatkan kesempatan. Para peneliti menyimpulkan bahwa strategi yang dapat digunakan adalah untuk melakukan studi banding oleh pemerintah daerah untuk petani kelapa sawit, meningkatkan program penyuluhan pertanian di desa Punan Malinau, menciptakan program CSR dari perusahaan dalam mengembangkan sumber daya petani, terus memperluas bisnis pertanian kelapa sawit disertai dengan agen perpanjangan. Saran yang diberikan para peneliti dalam penelitian ini lebih baik untuk mengoptimalkan kegiatan penyuluhan dalam hal pengembangan bakat dan keterampilan petani dalam hal pertanian kelapa sawit.
KAJIAN IMPLIKASI NEOLIBERAL PADA TENAGA PENDIDIK PERGURUAN TINGGI DALAM KONTEKS PERGESERAN PERAN: SEBUAH PERSPEKTIF EKONOMI
Permana, Yusuf;
Samudro, Bhimo Rizky;
Pratama, Yogi Pasca;
Darmawanto, Agus Tri
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (702.168 KB)
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.840
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai kritik untuk pendidikan tinggi di Indonesia khususnya berfokus pada tenaga pendidik yang memiliki pola pikir yang pragmatis pada saat ini. Tenaga pendidik kemudian lalai dalam tugasnya dan meninggalkan hakikatnya sehingga menimbulkan berbagai dampak yang merubah pola perilakunya. Hal ini dilihat dari kaca mata ekonomi yaitu dengan peristiwa ?trade off? yang memiiliki arti bahwa dibutuhkan sebuah pengorbanan untuk memperoleh ssesuatu yang lain.. Penelitian ini dikaji dengan metode deskriptif yang sifatnya memaparkan dengan pendekatan analisis ini atau ?content analisys? yang mendalami suatu informasi-informasi terkini mengenai Pendidikan tinggi. Kemudian dikaitkan dengan prinsip ekonomi politik CCC ?Circular and Cumulative Causation?. Sebagai hasil adalah, memang benar adanya peristiwa trade off tersebut hal ini dibuktikan dengan aktifnya seorang tenaga pendidik untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah agar dianggap produktif dan mendapatkan remunerasi dan jabatan. Dan akhirnya terjadi pergeseran peran dan fungsi seorang tenaga pendidik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN MENGGUNAKAN MODEL THINK PAIR SHARE SISWA KELAS VI-A SDN UTAMA 2 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Ummami, Adhe Zahrotul
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (749.708 KB)
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.841
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI-A semester I SDN Utama 2 Tarakan yang berjumlah 34 siswa, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 bulan mulai bulan Juli 2018 sampai bulan September 2018. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 kali siklus pembelajaran yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, test, dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik menggunakan rumus persentase. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi operasi hitung campuran pada siswa kelas VI-A SDN Utama 2 Tarakan tahun pelajaran 2018/2019. Terbukti pada nilai ulangan harian pratindakan terdapat 10 siswa atau 29,41% siswa yang tuntas belajar dengan nilai rata-rata 61,88. Pada siklus I jumlah siswa yang tuntas ada 23 siswa atau 67,65% dengan nilai rata-rata kelas 78,29. Pada siklus II siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 90,47 dengan ketuntasan 91,18%. Nilai yang diperoleh pada siklus II menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal yang diharapkan telah tercapai yaitu 85% siswa yang tuntas belajar.
MODEL PERLINDUNGAN HAK ATAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT HUKUM ADAT YANG BERKEADILAN DI WILAYAH PERBATASAN KALIMANTAN UTARA
Salinding, Marthen B;
Basri, Basri
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (976.07 KB)
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.842
Kesehatan merupakan hak setiap warga negara, karena itu pemerintah berkewajiban memenuhi hak tersebutdengan menyediakan sarana dan prasarana kesehatan serta sumber daya manusia. Kawasan perbatasanKalimantan Utara dihuni oleh sebagian besar kesatuan Masyarakat Hukum Adat dengan akses pelayanankesehatan yang masih rendah. Pemerataan sarana kesehatan ke kawasan perbatasan Provinsi Kaltara sangatdiperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Hukum Adat dan untuk mengurangi gap yangtinggi dengan negara tetangga. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif,dengan anlisis kualitatis. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah sebagai sumber informasi kepadapemerintah agar membuat model perlindungan pelayanan kesehatan Masyarakat Hukum Adat diperbatasansebagai komunitas yang terpencil melalui regulasi baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.Sedangkan tujuan khusus adalah menyediakan bukti dasar yang dapat digunakan untuk merancangaksi/tindakan yang mengarah pada perlindungan hak Masyarakat Hukum Adat di wilayah perbatasan dibidang kesehatan dan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi khusus untuk . pengembangan program danintervensi yang relevan bagi para pemangku kepenti ngan (stakeholders), termasuk Pemerintahan di tingkatnasional, provinsi dan kabupaten/kota.
TINJAUAN HUKUM PENYALAHGUNAAN SENJATA API OLEH ANGGOTA POLRI
Putra, Harum Mulia
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (864.05 KB)
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.861
Polisi di Indonesia mempunyai dua kekuasaan yaitu kekuasaan di bidang pemerintahan dan kekuasaan di bidang hukum. Dari dua kekuasaan tersebut menghasilkan tiga fungsi polisi. Kekuasaan di bidang pemerintahan menghasilkan fungsi pelayanan dan ketertiban masyarakat, sedangkan kekuasaan di bidang hukummenghasilkan fungsi penegakan hukum. Dalam menjalankan dan melaksanakan tugas pokoknya tersebut, anggota polisi harus bersikap Profesional. Penyalahgunaan Senjata api oleh Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Anggota POLRI) merupakan perbuatan melawan hukum yang tidak sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku, ijin memiliki dan menggunakan senjata api oleh aparat POLRI, Melalui aturan dan prosedur dengan seleksi secara ketat dan mendetail. Upaya pengawasan dan penanganan terhadap aparat POLRI yang terlibat tindak penyalahgunaan senjata api akan diterapkan sanksi Hukum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif. Dapat dijelaskan bahwa Yuridis Normatif adalah metode penelitian hukum yang dikaji berdasarkan norma hukum yang berlaku seperti halnya hukum positif (tertulis). Hasil dari penelitian ini adalah ketentuan tentang pelatihan dan ujian khusus penggunaan kekerasan dan senjata api dalam prinsip menyatakan bahwa pemerintah dan pihak yang berwenang (atasan/pimpinan) harus memastikan serta menjamin bahwa polisi harus dilengkapi dengan keahlian dan kemampuan yang memadai tentang menggunakan kekerasan dan senjata api.
STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DESA PUNAN MALINAU KECAMATAN SEGAH KABUPATEN BERAU
Suryana, Nia Kurniasih;
Eliaser, Eliaser
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.1179
Saat ini sebagian besar sumber daya manusia yang mendukung sektor perkebunan masih rendah kualitasnya. Bagian terbesar adalah bahwa petani memiliki tingkat pendidikan formal yang rendah atau tidak menyelesaikan pendidikan dasar. Hal ini menyebabkan kemampuan petani perkebunan yang ada untuk menyerap informasi dan mengadopsi teknologi relatif sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mendekripsi strategi dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di perkebunan kelapa sawit rakyat desa Punan Malinau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan sumber daya manusia yang ada. Penelitian ini kuantitatif deskriptif. Sumber informasi dalam kajian ini terbagi menjadi dua, yaitu informan sebanyak 10 orang yang ditentukan oleh metode porposive dan 105 petani yang menjadi responden dengan penentuan metode insidental sampling. Analisis data teknik yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa situasi sumber daya manusia yang ada di perkebunan kelapa sawit rakyat desa Punan Malinau ada di kuadran I dimana strategi yang dapat digunakan adalah strategi agrisif dengan menggunakan faktor S-O adalah strategi dengan menggunakan kekuatan untuk mendapatkan kesempatan. Para peneliti menyimpulkan bahwa strategi yang dapat digunakan adalah untuk melakukan studi banding oleh pemerintah daerah untuk petani kelapa sawit, meningkatkan program penyuluhan pertanian di desa Punan Malinau, menciptakan program CSR dari perusahaan dalam mengembangkan sumber daya petani, terus memperluas bisnis pertanian kelapa sawit disertai dengan agen perpanjangan. Saran yang diberikan para peneliti dalam penelitian ini lebih baik untuk mengoptimalkan kegiatan penyuluhan dalam hal pengembangan bakat dan keterampilan petani dalam hal pertanian kelapa sawit.
KAJIAN IMPLIKASI NEOLIBERAL PADA TENAGA PENDIDIK PERGURUAN TINGGI DALAM KONTEKS PERGESERAN PERAN: SEBUAH PERSPEKTIF EKONOMI
Permana, Yusuf;
Samudro, Bhimo Rizky;
Pratama, Yogi Pasca;
Darmawanto, Agus Tri
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.840
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai kritik untuk pendidikan tinggi di Indonesia khususnya berfokus pada tenaga pendidik yang memiliki pola pikir yang pragmatis pada saat ini. Tenaga pendidik kemudian lalai dalam tugasnya dan meninggalkan hakikatnya sehingga menimbulkan berbagai dampak yang merubah pola perilakunya. Hal ini dilihat dari kaca mata ekonomi yaitu dengan peristiwa “trade off†yang memiiliki arti bahwa dibutuhkan sebuah pengorbanan untuk memperoleh ssesuatu yang lain.. Penelitian ini dikaji dengan metode deskriptif yang sifatnya memaparkan dengan pendekatan analisis ini atau “content analisys†yang mendalami suatu informasi-informasi terkini mengenai Pendidikan tinggi. Kemudian dikaitkan dengan prinsip ekonomi politik CCC “Circular and Cumulative Causationâ€. Sebagai hasil adalah, memang benar adanya peristiwa trade off tersebut hal ini dibuktikan dengan aktifnya seorang tenaga pendidik untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah agar dianggap produktif dan mendapatkan remunerasi dan jabatan. Dan akhirnya terjadi pergeseran peran dan fungsi seorang tenaga pendidik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN MENGGUNAKAN MODEL THINK PAIR SHARE SISWA KELAS VI-A SDN UTAMA 2 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Ummami, Adhe Zahrotul
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.841
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI-A semester I SDN Utama 2 Tarakan yang berjumlah 34 siswa, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 bulan mulai bulan Juli 2018 sampai bulan September 2018. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 kali siklus pembelajaran yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, test, dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik menggunakan rumus persentase. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi operasi hitung campuran pada siswa kelas VI-A SDN Utama 2 Tarakan tahun pelajaran 2018/2019. Terbukti pada nilai ulangan harian pratindakan terdapat 10 siswa atau 29,41% siswa yang tuntas belajar dengan nilai rata-rata 61,88. Pada siklus I jumlah siswa yang tuntas ada 23 siswa atau 67,65% dengan nilai rata-rata kelas 78,29. Pada siklus II siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 90,47 dengan ketuntasan 91,18%. Nilai yang diperoleh pada siklus II menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal yang diharapkan telah tercapai yaitu 85% siswa yang tuntas belajar.
MODEL PERLINDUNGAN HAK ATAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT HUKUM ADAT YANG BERKEADILAN DI WILAYAH PERBATASAN KALIMANTAN UTARA
Salinding, Marthen B;
Basri, Basri
Jurnal Borneo Humaniora Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v2i2.842
Kesehatan merupakan hak setiap warga negara, karena itu pemerintah berkewajiban memenuhi hak tersebutdengan menyediakan sarana dan prasarana kesehatan serta sumber daya manusia. Kawasan perbatasanKalimantan Utara dihuni oleh sebagian besar kesatuan Masyarakat Hukum Adat dengan akses pelayanankesehatan yang masih rendah. Pemerataan sarana kesehatan ke kawasan perbatasan Provinsi Kaltara sangatdiperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Hukum Adat dan untuk mengurangi gap yangtinggi dengan negara tetangga. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif,dengan anlisis kualitatis. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah sebagai sumber informasi kepadapemerintah agar membuat model perlindungan pelayanan kesehatan Masyarakat Hukum Adat diperbatasansebagai komunitas yang terpencil melalui regulasi baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.Sedangkan tujuan khusus adalah menyediakan bukti dasar yang dapat digunakan untuk merancangaksi/tindakan yang mengarah pada perlindungan hak Masyarakat Hukum Adat di wilayah perbatasan dibidang kesehatan dan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi khusus untuk . pengembangan program danintervensi yang relevan bagi para pemangku kepenti ngan (stakeholders), termasuk Pemerintahan di tingkatnasional, provinsi dan kabupaten/kota.