cover
Contact Name
Atika Dini Savitri
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
ubthumaniora@gmail.com
Editorial Address
Gedung Rektorat Lantai 3 Jl. Lama No. 01, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Borneo Humaniora
Jurnal Borneo Humaniora adalah jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu, diadopsi dalam berbagai aktivitas penelitian dosen. Yang tergolong dalam rumpun ilmu humaniora yaitu: Ekonomi, Teologi, Filsafat, Hukum, Sejarah, Filologi, Bahasa, Budaya & Linguistik (Kajian bahasa), Kesusastraan, Kesenian, dan Psikologi. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal BORNEO HUMANIORA (p-ISSN 2615-4331 dan e-ISSN 2599-3305) yang diterbitkan oleh LPPM UBT setahun 2 kali terbit pada bulan Februari dan Agustus. Untuk menunjang kelangsungan eksistensi Jurnal Borneo Humaniora redaksi mengundang para peneliti untuk menyumbangkan artikel hasil penelitian di bidang Ilmu-ilmu Humaniora.
Articles 92 Documents
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 : (STUDI KASUS SEKOLAH TAPAL BATAS MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL FURQON) Cahyadi, Ade Prasetia
Jurnal Borneo Humaniora Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Borneo Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v3i2.2067

Abstract

Sekolah di wilayah perbatasan mengalami kesulitan melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Tulisan ini bertujuan menggambarkan kondisi tersebut, dengan berfokus pada permasalahan yang dialami sekolah tapal batas selama pembelajaran daring. Sekolah tapal batas berada di Pulau Sebatik (perbatasan Indonesia-Malaysia) yang sebagian besar muridnya adalah anak-anak TKI. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan informan guru dan siswa-siswi di sekolah tapal batas (Madrasah Ibdidaiyah Darul Furwon). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring dilakukan melalui aplikasi whatsapp. Dalam prakteknya, sekolah mengalami berbagai kendala yang disebabkan oleh berbagai hal, antara lain : 1.) Keterbatasan terhadap akses internet 2.) Minimnya jumlah tenaga pengajar. 3.) Kurangnya bimbingan orang tua karena sibuk bekerja sebagai buruh kelapa sawit. Alhasil, pembelajaran daring di sekolah tapal batas menyebabkan partisipasi belajar semakin menurun.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VII MTs NEGERI TARAKAN KALIMANTAN UTARA Fathonah, Siti
Jurnal Borneo Humaniora Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v4i2.2255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII Mts Negeri Tarakan Kalimantan Utara. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII, adakah kelebihan ataupun kekurangan pada saat terjadinya pembelajaran daring berlangsung, serta memperbaiki segala sesuatu yang salah dalam proses pembelajaran daring di Mts Negeri Tarakan.Penelitian  ini  menggunakan  metode penelitian  kualitatif  dengan  teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru kelas VII serta kepala Sekolah MTs Negeri Tarakan. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif model interaktif dari Milles dan Michael Huberman yang terdiri dari tiga jalur kegiatan bersamaan yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Paradigma Berekoteologi dan Peran Orang Percaya Terhadap Alam Ciptaan: Kajian Ekoteologi Budiman, Sabda; Rutmana, Kiki; Takameha, Kristian Kariphi
Jurnal Borneo Humaniora Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v4i1.1894

Abstract

Ecotheology is a discipline that discusses the relationship of God, man, with nature. In berekoteology the need for a proper and biblical paradigm as the basis for maintaining the environment. The problem formulation in this study is: What is the right and biblical paradigm in philoteology? What is the attitude of believers towards the nature of creation? The purpose of this writing is to describe the right and biblical paradigm in theology and explain the attitude of believers towards the nature of creation. This research uses qualitative method with descriptive approach. The result of the discussion is that believers should have a theocentric paradigm. In addition, believers play a role as stewardship, build solidarity with nature and be directly involved in the recovery of environmental crises.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: IDEOLOGI PEMBELAJARAN DAN PENGAJARAN DI SEKOLAH Arifin, Arifin
Jurnal Borneo Humaniora Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v4i2.2278

Abstract

Konflik sosial yang pernah terjadi harus menjadi pelajaran berarti bagi generasi selanjutnya. Upaya terbaik adalah memberikan pendidikan bagi generasi yang saat ini belajar di bangku sekolah untuk dapat mengali hikmah dari sebuah konflik. Pendekatan yang paling mendekati upaya preventif dan promotive adalah Pendidikan multikultural adalah jenis pendidikan yang memungkinkan generasi dengan latar belakang yang beragam untuk menerima dan mengatasi perbedaan mereka, untuk tidak menghakimi dan menerima perbedaan. Hak semua peserta didik untuk mengembangkan ekspresi linguistik, budaya dan agama serta potensi mereka dalam mewujudkan nilai-nilai persatuan. Konsep multikultural Indonesia adalah ideologi penting bagi proses belajar dan pembelajaran di Sekolah.
PENELITIAN KEPUSTAKAAN DALAM PENELITIAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Sari, Rita Kumala
Jurnal Borneo Humaniora Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v4i2.2249

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Kepustakan (Library Research) dengan tujuan dalam untuk mendeskripsikan dari hasil dari penelitian Kepustakaan (Library Research) pada penelitian pengembangan di Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Borneo Tarakan.Metode Penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif dengan kajian Library Research (penelitian kepustakaan). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian deskriptif dengan lebih menekankan pada kekuatan analisis sumber-sumber dan data-data yang ada dengan mengandalkan teori-teori dan konsep-konsep yang ada untuk diinterpretasikan berdasarkan tulisan-tulisan yang mengarah pada pembahasan.Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa penelitian pengembangan yang dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia menggunakan penelitian pengembangan milik Borg and Gall dengan 10 tahapan yang sudah dimodifikasi oleh Setyosari menjadi 7 tahapan dalam penelitian. Rekomendasi yang dihasilkan untuk penelitian selanjutnya pada penelitian pengembangan hendaknya dilakukan menjadi 10 tahapan atau dapat menggunakan model pengembangan yang lain.
PERBANDINGAN STRATEGI PEMBELAJARAN KNOW WANT TO KNOW-LEARNED (KWL) BERBANTUAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DENGAN METODE BUNYI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR rahmawarti, nina; Wahyuni Andari, Kadek Dewi
Jurnal Borneo Humaniora Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v4i2.2247

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca permulaan dengan menerapkan Strategi Pembelajaran Know-Want To Know-Learned (KWL) Berbantuan Media Buku Cerita Bergambar Dengan Metode Bunyi. Jenis penelitian ialah eksperimen semu yang dilaksanakan pada semester ganjil TA 2019/2020. Dengan populasi siswa kelas II dan sampel yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas II-B sebagai kelas eksperimen dan kelas II-A sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan dengan menerapkan Strategi Pembelajaran Know-Want To Know-Learned (KWL) berbantuan Media Buku Cerita Bergambar dengan Metode Bunyi. Hasil uji coba independent sample t-test pada kemampuan membaca permulaan diperoleh thitung = 2,216 pada taraf signifikansi 0,05 dan df = 54, diperoleh ttabel = 2,004 berarti thitung ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan dengan menerapkan strategi pembelajaran Know-Want To Know-Learned (KWL) berbantuan media buku cerita bergambar dengan metode bunyi di kelas II SDN 006 Tarakan. Kata Kunci: Membaca Permulaan, Media Buku Cerita Bergambar, Strategi Pembelajaran KWL  ABSTRACT This study aimed to investigate if there was a difference in early reading ability between learners taught with the strategy of Know-Want To Know-Learned (KWL) which was assisted with Media Picture Story Book and those taught with sound method. This was a quasi-experimental research conducted in the 2019/2020 odd semester. The second grade students of SDN 006 Tarakan was the population of the study. The sample consisted of two classes, class II-B as the experimental group and class II-A as the control group. The results of independent sample t-test showed that the value of calculated t was 2.216, the significance level was 0.05, the df was 54, and the critical t was 2.004. it was known that the value of calculated t was greater than that of critical t. Thus, it was concluded that there was a difference in early reading ability between the second grade learners taught with the Know-Want To Know-Learned (KWL) learning method assisted with picture story book media and those taught with the sound method at the SDN 006 Tarakan. Keywords: Early Reading, Media Picture Story Book, KWL Learning Strategies
LOOKING AT THE LINKAGE BETWEEN LEARNING INDEPENDENCE, LEARNING CREATIVITY, AND ENGLISH ACHIEVEMENT OFTHE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMPN 1 LUMBIS Ridwan, Ridwan; Fitriani, Dewi
Jurnal Borneo Humaniora Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v4i2.2254

Abstract

This research aimed at looking at the linkage or relationship between learning independence, learning creativity, and English achievement; and finding out a significant effect of learning independence and learning creativity towards English achievement of the eighth-grade students of SMPN 1 Lumbis. Acorrelational research was employed at the eighth-grade students of SMP Negeri 1 Lumbis. 118 out of 168 students from five classes were the sample of this research by using the random sampling technique, where the Slovin formula was used to determine the students’ representation from each class. The data were gathered by utilizing questionnaires, interview, and document. The results of the analysis showed that: first, there was a simultaneous linkage or relationship between learningindependence, learningcreativity, and Englishachievement. It was proved by the value of probability from eithermultiple correlation or Pearson product moment correlation (0.000) was smaller than the level of significance (0.05). Second, learning independence and learning creativity simultaneously had a positive effect towards English achievement, in which the value of probability was smaller than the level of significance (0.000 0.05). However, there were differences in the direction of effect among the variables, where learning independence had a positive effect towards English achievement in which the value of probability was smaller than the level of significance (0.000 0.05), while learning creativity had an inconstant effect towards English achievement in which the value of probability was greater than the level of significance (0.141 0.05). The result of the determination coefficient was 30.50%, which means that learning independence and learning creativity during the covid-19 pandemic affected students’ English learning achievement by 30.50%. Other factors which influenced 69.50% were not investigated in this present study. One of these factors was the lack of online learning facilities such as unstable internet connection and internet data package.
EFEKTIVITAS PEMEBELAJARAN DARING DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI KELAS VII MTS NEGERI TARAKAN KALIMANTAN UTARA Apriani, Eva
Jurnal Borneo Humaniora Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v4i1.2250

Abstract

ABSTRAK.Penelitian  ini  menggunakan  metode penelitian  kualitatif  dengan  teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru kelas VII Mts dan Kepala Mts Negeri Tarakan. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa data deskriptif kualitatif model interaktif dari Milles dan Michael Huberman yang terdiri dari tiga jalur kegiatan bersamaan yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan pembelajaran daring dalam pembelajaran Sastra  di kelas  VII  kurang efektif. 2) Kelebihan pembelajaran daring dalam pembelajaran sastra di kelas VII  adalah waktu belajar fleksibel, siswa lebih dekat dengan orang tua, siswa tidak bergantung pada guru dan melatih kepercayaan diri siswa. Sedangkan kekurangan pelaksanaan pembelajaran daring adalah guru tidak dapat berinteraksi langsung dengan siswa, serta  tidak stabilnya jaringan internet. 3) Bidang yang diperbaiki agar pembelajaran daring berjalan lebih baik adalah penggunaan media pembelajaran yang lebih menarik seperti video animasi, sslide show power point.         
KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN BERDASARKAN KETERSEDIAAN SUMBER BELAJAR DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Suriata, Suriata; Sasmita, Sari
Jurnal Borneo Humaniora Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v5i1.2452

Abstract

Salah satu tantangan perguruan tinggi ditengah pandemi ini adalah dengan memfasilitasi mahasiswa agar dapat memiliki kemandirian dalam belajar dan mencari sumber belajar sesuai dengan target pembelajaran yang ingin dicapai, sehingga perlu dilakukan sebuah penelitian tentang kemandirian belajar Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Borneo Tarakan berdasarkan ketersediaan sumber belajar di tengah pandemi Covid-19. Tujuan untuk mengetahui kemandirian belajar mahasiswa dan mengetahui  sumber belajar apa saja yang digunakan dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran ditengah pandemi.  Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan analisis kemandirian mahasiswa Bimbingan dan Konseling berdasarkan ketersediaan sumber belajar. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Imu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2020. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data yang diperoleh melalui kuesioner/angket dan wawancara dimana yang menjadi responden inti yaitu mahasiswa dan responden verifikasi adalah dosen. Kemandirian belajar mahasiswa  Jurusan Bimbingan dan Konseling tingkat kemandirian belajar berada pada tingkat tinggi dengan persentase 32,5% dan pada tingkat sedang dengan persentase 67,5%. Sumber belajar yang digunakan mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Borneo Tarakan berupa materi-materi yang dapat diakses oleh mahasiswa melalui moddle universitas dan juga dari hasil browsing dari berbagai sumber di internet. 
Edmodo Based Blended Learning Model Employed In Comprehending Reading Text Wibowo, Amiruddin Hadi; Ulfaika, Romlah
Jurnal Borneo Humaniora Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v5i1.2471

Abstract

The use of Edmodo-based blended learning in reading comprehension at Surabaya Merchant Marine Polytechnic. This study used both online and offline lectures. Edmodo was used by students and lecturers in online lectures. Students and lecturers discussed the topics they have seen and studied at homes. This learning model is preferred by students. This study used three instruments: participant observation, in-depth interview, and questionnaire. The study's subjects were lecturers and students at Merchant Marine Polytechnic of Surabaya. The results showed an intensity and quality of student to student and student-lecturer interactions. The students preferred the Edmodo-based blended learning model. The workload for students is moderate. Thus, the Blended Learning model operates well in reading comprehension classes. Keyword; Edmodo, Blended Learning, Reading Comprehension

Page 7 of 10 | Total Record : 92