Jurnal Borneo Humaniora
Jurnal Borneo Humaniora adalah jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu, diadopsi dalam berbagai aktivitas penelitian dosen. Yang tergolong dalam rumpun ilmu humaniora yaitu: Ekonomi, Teologi, Filsafat, Hukum, Sejarah, Filologi, Bahasa, Budaya & Linguistik (Kajian bahasa), Kesusastraan, Kesenian, dan Psikologi. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal BORNEO HUMANIORA (p-ISSN 2615-4331 dan e-ISSN 2599-3305) yang diterbitkan oleh LPPM UBT setahun 2 kali terbit pada bulan Februari dan Agustus. Untuk menunjang kelangsungan eksistensi Jurnal Borneo Humaniora redaksi mengundang para peneliti untuk menyumbangkan artikel hasil penelitian di bidang Ilmu-ilmu Humaniora.
Articles
92 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI TURUNAN FUNGSI ALJABAR DENGAN PENDEKATAN PEDATI MELALUI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM
Rachmatiyah, Rachmatiyah
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i1.3607
Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui apakah penerapan pendekatan pembelajaran blended dapat meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Turunan Fungsi Aljabar di Kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 3 SMK Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Akuntansi dan Keuangan Lembaga 3 SMK Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 34 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan, dengan alokasi waktu untuk satu kali pertemuan selama 2 x 45 menit. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan teknik pengumpulan data dan analisis data temuan dari kelas atas implementasi pendekatan blended alur PEDATI melalui tahapan PTK, tahapan perencanaan (kualitatif), pelaksanaan (kualitatif) sebaran lembar obervasi, hasil tes (kuantitatif). Hasil analisis data, diperoleh bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan blended alur PEDATI di kelas Akuntansi dan Keuangan Lembaga 3 SMK Negeri 1 Tarakan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa ditandai dengan peningkatan persentase hasil belajar dari siklus I sampai siklus II.Pada siklus I persentase hasil belajar siswa 64,71%, sedangkan pada siklus II sebesar 91,18%. Berdasarkan data yang diperoleh maka penelitian tindakan kelas menggunakan pendekatan blended alur PEDATI pada materi turunan Fungsi Aljabar dihentikan pada siklus II karena telah memenuhi indikator hasil belajar yaitu 80% telah memenuhi Kriteria ketuntasan Minimal, dengan persentasi aktifitas siswa 86% (sangat aktif), aktifitas mengajar Guru rerata 3,5 pada kategori sangat baik.
MENINGKATKAN PRESTASI KERJA GURU MELALUI KEGIATAN SUPERVISI AKADEMIK DENGAN TEKNIK BIMBINGAN PERSONAL DI SMP 5 BANGUNTAPAN BANTUL
Heriyanto, Tri
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i1.3608
Penelitian Tindakan Sekolah ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi kerja guru kelas VII di SMP 5 Banguntapan semester 1 tahun pembelajaran 2021-2022. Penelitian ini bertujuan (1) apakah melalui supervise akademik dapat meningkatan prestasi kinerja guru di SMP 5 Banguntapan, (2) bagaimanakah penerapan supervise akademik dengan Teknik bimbingan personal dapat meningkatkan prestasi kinerja guru di SMP 5 Banguntapan?. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dengan 2 siklusPendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Data yang terkumpul dikelompokkan menjadi dua kelompok data, yaitu kualitatif yang berbentuk simbol atau kata dan kuantitatif yang berupa angka. Hasil PTSmenunjukkan bahwa: (1) guru dalam persiapan pembelajaran melalui telaah renca pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1 mencapai 57,57 % dan siklus 2 mencapai 81,81% Dengan kategori baik ada peningkatan 39,39% (2) pengelolaa/penerapan prestasi kerja guru setelah melalui bimbingan personal dari 43% meningkat menjadi 81%, ada peningkatan 38%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN MENGGUNAKAN PERPADUAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DENGAN GOOGLE MEET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PAJAK PENGHASILAN PASAL 21
Nurdin, Murniyati
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i1.3606
Dunia dikejutkan dengan mewabahnya virus corona yang berasal dari Cina tepatnya di kota Wuhan. Pada bulan Oktober 2019 virus corona meluluh lantakkan Cina, kemudian dalam sekejap sudah merebak ke seluruh penjuru dunia. COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) dinyatakan sebagai pendemi internasional. Pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka kini harus dilakukan secara daring.Pendekatan inkuiri merupakan metode pembelajaran yang berupaya menanamkan dasar-dasar berfikir ilmiah pada diri siswa, sehingga dalam proses pembelajaran ini siswa lebih banyak belajar sendiri, mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah. menerapkan pendekatan pembelajaran inkuiri dengan materi PPh pasal 21 siswa berada dirumah mengerjakan tugas dengan mencari sendiri jawaban dimasa pandemi covid-19 ini mengerjakan dirumah menjawab persoalan dan tugas yang diberikan dengan menggunakan daring melalui aplikasi Google Classroom dengan Google Meet untuk meningkatkan hasil belajar siswa di era Pandemi ini. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan empat kegiatan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi,  dan  refleksi.  Alasan  memilih PTK karena  dapat  meningkatkan kinerja guru sehingga menjadi  profesional. Teknik  pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes kepada siswa dan dengan observasi pada aktivitas guru dan siswa yang dilakukan oleh seorang observer. Berdasarkan hasil penelitan  peningkatan ketuntasan hasil belajar materi PPh pasal 21 dari 64 % pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 88 % pada siklus II. Aktivitas guru berdasarkan data observasi dari 66 % pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 73 % pada siklus II. Aktivitas siswa dari 84 % pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 90 % pada siklus II. dari data kenaikan ketuntasan hasil belajar sebesar 88 % .Dari  hasil penelitian ini adalah Penerapan Pendekatan Pembelajaran Inkuiri dengan Menggunakan Perpaduan Aplikasi Google Classroom dengan Google Meet mengalami peningkatkan Hasil Belajar Materi Pajak Penghasilan Pasal 21 kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 1 di SMK Negeri 1 Tarakan.
PERAN KELOMPOK TANI “ROJO KOYO†DALAM KEBERHASILAN PRODUKTIVITAS PANEN JAGUNG DI DUSUN WILOSO
Zunaidi, Muhammad;
Nasikh, Nasikh
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i1.3217
Penelitian dilakukan untuk mengetahui peran yang dihasilkan dari adanya kelompok tani “Rojo Koyo†dalam keberhasilan produktivitas panen jagung bagi para petani di Dusun Wiloso yang tergabung dalam kelompok tersebut. Sejumlah 10 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani “Rojo Koyo†dijadikan sampel penelitian sebab teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data melalui kegiatan wawancara dengan bantuan instrumen penelitian berupa kuisioner. Data yang telah dikumpulkan akan dilakukan analisis menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis skala linkert. Berdasarkan analisis deskriptif, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa karakteristik mayoitas petani yang tergabung di dalam kelompok tani “Rojo Koyo†berada dalam usia 40 – 50 tahun dan usia lebih dari 50 tahun sebesar 40%, dengan tingkat pendidikan berada di jenjang SD sebesar 30% serta memiliki pengalaman bertani 10 tahun sebesar 40% dan luas lahan 1.00 – 3.00 hektar sebesar 60%. Berdasarkan analisis linkert, didapatkan hasil bahwa peran kelompok tani “Rojo Koyo†dalam indikator penilaian sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan pengadaan sarana produksi masing-masing memiliki tingkat pengaruh sebesar 31.67%, 27.60%, dan 40.72%. sementara secara keseluruhan, peran peran kelompok tani “Rojo Koyo†dalam keberhasilan produktivitas panen jagung di dusun wiloso ditemukan sangat berpengaruh dengan tingkatan sebesar 73.67%.
SINERGI PEMERINTAH DAERAH DENGAN PT. ADARO INDONESIA DALAM PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI KABUPATEN BARITO TIMUR
Satriyadi, Kwartypatricia;
Listya, Dwi
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 1 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i1.3491
ABSTRAKProgram CSR dengan skema sinergisitas pemerintah swasta dimana pelaksanaan kerjasama pemerintah swasta dapat dalam pembangunan infrastruktur. seperti sinergitas yang baik antara Pemerintah Daerah dan PT. Adaro Indonesia dengan pihak pemerintah Daerah Barito Timur mengenai pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan perlindungan lingkungan. Namun issu perluasan lahan yang berbenturan dengan lahan masyarakat, issue lingkungan (pencemaran) dan sosial ekonomi dan aspek lingkungan sejumlah pengaduan masyarakat akibat pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup oleh aktivitas PT. Adaro Indonesia tetap terjadi, seperti beberapa kali terjadi kasus kematian ikan dalam jumlah besar milik masyarakat masih menjadi fenomena masalah sinergi tersebut.Untuk mendeskripsikan dan menganalisis masalah Sinergi Pemerintah Daerah Dengan PT. Adaro Indonesia Dalam Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Di Kabupaten Barito Timur ini, maka penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur sebaiknya menerbitkan suatu tingkat kabupaten yang mewajibkan perusahaan- perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Barito Timur untuk mengkonsultasikan rencana program program CSR di Kabupaten Barito Timur. PT. Adaro Indonesia perlu mendorong dibentuknya sebuah forum CSR di tingkat kabupaten yang bisa memfasilitasi perusahaan dalam melakukan konsultasi rencana program CSR di Kabupaten Barito Timur.Kata Kunci: Sinergi, CSR.
RES COGITANS DAN RES EXTENSA SEBAGAI SUBSTANSI PEMBENTUK RUANG DAN WAKTU DALAM TERANG RASIONALISME DESCARTES
Maia, Januario Sergio Viera Demelo
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i2.3990
Wacana tentang ruang dan waktu merupakan isu yang selalu menjadi polemik di kalangan banyak filsuf dan ilmuwan hingga saat ini. Mereka mencoba merumuskan ruang dan waktu secara subyektif. Karena sejatinya keberadaan setiap makhluk tidak akan pernah lepas dari segala macam dikotomi yang ada baik secara spasial maupun non-spasial. Rene Descartes, salah satu filsuf rasionalisme, mengemukakan pandangannya tentang ruang dan waktu yang berangkat dari konsep substansi. Konsep substansi itu sendiri dimaknai sebagai sesuatu yang berdiri sendiri tanpa bantuan apapun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dengan baik sekaligus membuka cakrawala berpikir dalam mengetahui dan memaknai keberadaan setiap makhluk dan segala aktivitasnya yang ada baik secara spasial maupun non-spasial. Penulisan jurnal ilmiah ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif-deskriptif dengan menggunakan studi pustaka. Sumber bacaan yang digunakan kemudian dikaji berdasarkan hubungannya dengan kajian fenomena yang dibahas dalam kerangka filsafat. Descartes dengan pemikirannya yang cemerlang telah membangun konsep rasionalitas yang sangat mengagumkan, terlihat dalam adagiumnya yaitu Cogito Ergo Sum yang digunakannya sebagai metode dalam mencari kepastian tentang pengetahuan yang mutlak. Melalui adagiumnya, Descartes kemudian dirangsang untuk berpendapat tentang ruang dan waktu yang bertitik tolak dari substansi. Substansi ini kemudian dibagi menjadi dua sifat utama oleh Descartes yaitu (Res Cogitans) merupakan substansi jiwa yang memiliki sifat spiritual dan tidak eksis secara spasial. Sedangkan (Res Ekstensa) adalah zat materi yang memiliki sifat ekspansif, dan ada secara spasial, atau selalu membutuhkan ruang. Dari dua substansi inilah yang membuat ruang dan waktu ada dalam terang rasionalisme Descartes.
Meningkatkan Karakter Kepemimpinan Mahasiswa Melalui Program Character Building English Student Association
Jumrah, Jumrah;
Lutfiah, Syafawati;
Pati, Tifani;
Fadillah, Mu’minatul;
Setyawan, Farid Helmi
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i2.4984
Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini untuk meningkatkan karakter kepemimpinan mahasiswa melalui kegiatan character building. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif kuantitatif yaitu dengan melakukan pengumpulan data yang dilakukan melalui pre-test dan post-test dalam bentuk pertanyaan seputar kepemimpinan. Karakter kepemimpinan yang sangat diperlukan pada era milenial sekarang ini adalah karakter yang baik dan ideal dalam memanajemen suatu organisasi, kelompok social maupun sumber daya manusia yang ada. Seorang pemimpin yang baik harus memiliki karakter seperti 1) bertanggung jawab 2) mampu berkolaborasi 3) integritas 4) rendah hati 5) menginspirasi 6) respect terhadap orang lain. Pemimpin dengan karakter kepemimpinan yang baik bisa menjadi kunci mencapai kesuksesan visi dan misi suatu organisasi. Keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi ditentukan oleh karakter seorang pemimpin, karena seorang pemimpin merupakan pengendali dan penuntun menuju tujuan yang akan dicapai oleh suatu organisasi maupun institusi.
Improving Student`S Speaking Skill By Using Community Language Learning Approach At Eighth Grade Smp N 10 Tarakan
Arifin, Arifin;
Kusmaryani, Woro;
Rahimah, Rahimah
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i2.4985
Community Language Learning is a method where the teacher becomes a counselor in the classroom, so that the relationship between teacher and students is more towards the practice of English in the classroom. The purpose of this study is to improve students' English speaking ability by using the Community Language Learning method in the eighth grade of SMP N 10 Tarakan and to describe students' perceptions related to the use of the method. This study used Classroom Action Research design with a total of two cycles and each cycle had four meetings, and involved participants as many as 25 eighth grade students. The research data were obtained from document data, interviews and students' speaking test results. The data were analyzed qualitatively using descriptive statistics and qualitatively using thematic analysis. The results showed that in the first cycle students who scored above the KKM were 11 students and for the second cycle it increased to 21 students. The challenges in using the community language learning method are: teacher and student readiness, teaching media and evaluation of students' speaking ability due to limited time allocation conditions.
PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BICARA SISWA KELAS TUJUH DI SMPN 8 TARAKAN
Auralia, Rezqiana;
Kusmaryani, Woro;
Rianto, Agus
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i2.4986
Reward dan Punishment merupakan salah satu alat edukasi yang digunakan untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan belajar siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) bagaimana implementasi Reward dan Punishment untuk meningkatkan kemampuan speaking dan (2) pandangan guru dan siswa terhadap implementasi tersebut pada siswa kelas tujuh di SMPN 8 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa inggris kelas tujuh dan siswa kelas VII-7. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen telaah dokumen, observasi, kuisioner dan wawancara serta dianalisis secara kualitatif melalui sistem pengkodean dan dideskripsikan secara naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Reward dan Punishment dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran dan kemampuan speaking di dalam kelas. Bagi guru dan siswa, Reward dan Punishment sangat bagus dan penting sebagai alat edukasi dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan belajar siswa.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENDUKUNG PENDIDIKAN ANAK-ANAK DESA TERPENCIL
wahyudi, wahyudi;
Mahdiansyah, Mahdiansyah
Jurnal Borneo Humaniora Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borneo_humaniora.v6i2.4926
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam mendukung pendidikan Masyarakat Desa Terpencil melalui berbagai program kegiatan yang dilakukan secara terstruktur. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan model studi kasus pada Desa Long Pada Kecamatan Sungai Tubu Kabupaten Malinau sebagai salah satu desa dengan kategori wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) atau terpencil. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah kepala desa, aparat desa, dan masyarakat Long Pada khususnya yang masuk usia sekolah. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kondisi pendidikan di Desa Long Pada yang memiliki banyak masalah seperti kurangnya sarana-prasarana pendidikan dan putus sekolah. Peran Pemerintah Desa dalam menyelesaikan masalah antara lain sebagai motivator dengan memberikan motivasi kepada orang tua siswa dan anak-anak agar tetap rajin sekolah agar dapat meraih cita-cita, sebagai mobilisator yaitu menggerakkan masyarakat agar sadar dan peduli pentingnya pendidikan dengan cara saling membantu, dan sebagai fasilitator yaitu memberikan layanan pendidikan kepengurusan Surat keterangan tidak mampu dan surat rekomendasi untuk kepengurusan program Paket maupun program beasiswa “Desa Sarjanaâ€.