Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Inter Komunika: Jurnal Komunikasi was launched in 2016 and is published by STIKOM Inter Studi, Jakarta. Inter Komunika is a peer review, open access and scholarly journal that provides an interdisciplinary forum for research on communication studies. This journal publishes twice a year (June and December). The objective of this journal is to encourage research, theoretical and conceptual articles related but not limited to: 1. Public relations. Communication that engages strategic message to build image and reputation. 2. Marketing communications. Communication that employs message in the marketing activity 3. Advertising. Communication that attaches promoting value, product, service and creative idea in public 4. Broadcasting. Distribution of audio or video message via any electronic mass communication medium. 5. Business communication. The exchange of information and message in the context of business and to achieve company goal. 6. Organizational communication. Communication that occurs within an organization in order to manage and complete a particular objective. 7. Political communication. The exchange of ideas and opinions between political actor related to power, policy and government 8. Digital communication. Communication that involves transferring message digital technologies. Inter Komunika welcomes proposal for special issues and submissions on any topic related to the discipline.
Articles
96 Documents
Pengaruh Terpaan Iklan E-commerce Shopee Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta
kiki dwi arviani;
K. Y.S. Putri
Inter Komunika Vol 6, No 2 (2021): Inter Komunika : Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v6i2.1406
Saat ini e-commerce menjadi salah satu alternatif dalam berbelanja sehingga mampu mengubah perilaku masyarakat termasuk kalangan mahasiswa, hal ini terlihat dari pola kebiasaan mahasiswa yang semula berbelanja di pasar tradisional maupun swalayan, kini beralih berbelanja secara online. Perubahan tersebut dikarenakan aspek kemudahan penggunaan dan kenyamanan yang menjadi alasan pendukung utama bahwa e-commerce menjadi tren baru. Tentu saja perubahan tersebut dijadikan kesempatan bagi setiap perusahaan e-commerce agar dapat merebut simpati masyarakat dengan melakukan terpaan iklan di televisi untuk mempengaruhi masyarakat, termasuk e-commerce Shopee. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu mengenai pengaruh terpaan iklan e-commerce Shopee di televisi terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan explanatori sebagai jenis dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan populasi yaitu mahasiswa program studi ilmu komunikasi Universitas Negeri Jakarta yang berjumlah 83 orang dengan sampel berjumlah 45 orang mahasiswa program studi ilmu komunikasi Universitas Negeri Jakarta angkatan 2019. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Penelitian ini memberikan hasil yaitu terdapat pengaruh terpaan iklan e-commerce Shopee terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa program studi ilmu komunikasi Universitas Negeri Jakarta angkatan 2019.
PERKEMBANGAN DAN RELEVANSI TEORI KRITIS DENGAN KAPITALISME PENDIDIKAN (Studi Kualitatif Pada Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta Angkatan 2020)
Gunung Mahameruh;
Vrista Claudia;
Azizah Savira;
Dini Safitri
Inter Komunika Vol 6, No 2 (2021): Inter Komunika : Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v6i2.1412
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi antara perkembangan teori kritis dengan kapitalisme pendidikan. Dengan demikian, dapat diketahui dampak kapitalisme pendidikan pada kalangan mahasiswa, serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi dampak kapitalisme pendidikan sesuai dengan pandangan teori kritis. Teori yang digunakan adalah teori kritis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Berdasarkan tujuan penelitian, penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling yang dipilih dengan pertim-bangan dan tujuan tertentu. Peneliti menyertakan sebanyak 5 (lima) Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Angkatan 2020 Universitas Negeri Jakarta sebagai informan. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam menggunakan media Zoom Meeting. Hasil penelitian lebih dapat menggambarkan relevansi yang kuat antara perkembangan teori kritis dengan kapitalisme pendidikan. Pelemahan sistem kapitalis yang serba menguntungkan dapat membuka jalan bagi sistem pendidikan yang humanis dan bervisi. Kapitalisme pendidikan juga terbukti berdampak negatif pada kalangan mahasiswa. Beberapa masalah yang dihadapi oleh kelima informan berhubungan sangat erat dengan ketahanan ekonomi para informan yang lemah akibat beberapa alasan seperti pandemi COVID-19, perolehan pendapatan yang kurang memadai, ataupun birokrasi keringanan uang pendidikan tinggi yang dipersulit pihak lembaga pendidikan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan lembaga pendidikan adalah dengan mempermudah birokrasi keringanan uang pendidikan. Selain itu, pemerintah dapat memprioritaskan pendidikan masyarakat rural atau di luar kota besar, dan didampingi dengan target sosialisasi yang tepat sasaran agar dapat memenuhi cita-cita dari teori kritis.
Personal Branding Menteri Perhubungan Republik Indonesia (#MenhubVlog pada YouTube Channel dalam Lingkup Generasi Milenial)
Syifa Fatimah;
Sigit Pramono Hadi
Inter Komunika Vol 6, No 2 (2021): Inter Komunika : Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v6i2.1434
Abstrak. Media sosial saat ini dapat dimanfaatkan untuk membangun personal branding stiap individu. Hal ini dimanfaatkan oleh Menteri Perhubungan RI untuk membangun personal branding-nya melalui #MenhubVlog pada channel YouTube Kementerian Perhubungan RI. Tujuan penelitian untuk menggambarkan personal branding Menteri Perhubungan Republik Indonesia melalui vlog dalam rangka menumbuhkan efektivitas komunikasi antara Menteri Perhubungan dengan publik, terutama generasi milenial. Paradigma yang digunakan adalah paradigma konstruktivisme dengan metode penelitian kualitatif dan teknik wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini adalah Menteri Perhubungan RI berhasil membangun personal branding melalui #MenhubVlog berdasarkan tiga dimensi utama pembentuk personal branding, yaitu Kompetensi, Standar, dan Gaya. Kesimpulannya, Menteri Perhubungan RI memiliki reputasi yang bagus dan dapat menciptakan komunikasi yang efektif dengan masyarakat.Kata Kunci: Personal Branding, Vlog, Menteri Perhubungan, generasi milenial.. Abstract. Today's social media can be used to build personal branding for each individual. This is used by the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia to build his personal branding through #MenhubVlog on the YouTube channel of the Indonesian Ministry of Transportation. The purpose of the study is to describe the personal branding of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia through vlogs in order to grow the effectiveness of communication between the Minister of Transportation and the public, especially the millennial generation. The paradigm used is the contructivism paradigm with qualitative research methods and in-depth interview techniques. The result of this research is that the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia has succeeded in building personal branding through #MenhubVlog based on the three main dimensions that form personal branding, namely Competence, Standards, and Style. In conclusion, the Indonesian Minister of Transportation has a good reputation and can create effective communication with the public.Keywords: Personal Branding, Vlog, Minister for Transportation, millennial generation.
Pengaruh Iklim Organisasi terhadap Motivasi Kerja (Anggota BEMP Ilmu Komunikasi UNJ)
Fahmi Mahmuddin Siregar;
K. Y. S. Putri
Inter Komunika Vol 6, No 2 (2021): Inter Komunika : Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v6i2.1014
Hal yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan organisasi untuk mencapai tujuannya adalah anggota. Untuk membangun sinergi antar elemen dalam organisasi dalam mencapai tujuannya, maka perlu dibangun sebuah iklim organisasi yang kondusif. Setiap organisasi tentunya memiliki iklimnya masing-masing, begitu juga dengan BEMP Ilmu Komunikasi UNJ. Iklim tersebut tentunya berpengaruh terhadap keberlangsungan organisasi dan individu yang ada di dalamnya. fokus penelitian ini adalah “bagaimana pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja anggota BEMP Ilmu Komunikasi UNJ?”. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja anggota BEMP Ilmu Komunikasi UNJ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probabilitas, lebih tepatnya adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebar kuisioner kepada 57 anggota BEMP Ilmu Komunikasi UNJ. Data penelitin ini dianalisis dengan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji regresi linear sederhana. Berdasarkan pengujian tersebut, BEMP Ilmu Komunikasi memiliki iklim organisasi yang baik sesuai dengan dimensi iklim organisasi yang dikemukakan Litwin dan Stringer. Selain itu, anggota BEMP Ilmu Komunikasi UNJ memiliki motivasi kerja yang meliputi kebutuhan akan prestasi, kekuasaan, dan juga afiliasi. BEMP Ilmu Komunikasi juga memiliki iklim organisasi yang berpengaruh terhadap motivasi kerja anggota yang ada di dalamnya.
Penggunaan Media Periklanan Luar Ruangan di Masa Pandemi COVID-19
Indah Yunita Sari Sihite;
Retno Septaningtyas Wahyu Pangestu
Inter Komunika Vol 6, No 2 (2021): Inter Komunika : Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v6i2.1268
Abstrak. Pandemi COVID-19 memang sudah mengubah banyak gaya hidup seluruh masyarakat di dunia. Berbagai sektor perekonomian terdampak dari perubahan gaya hidup tersebut. Dunia periklanan juga menjadi salah satu yang terdampak. Banyak perusahaan yang menyesuaikan kembali anggaran untuk kepentingan pemasaran dan juga periklanan. Hal tersebut juga membuat penggunaan media periklanan luar ruangan kurang dilirik oleh banyak perusahaan karena terbatasnya mobilitas masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend periklanan di masa pandemi dan juga penggunaan media periklanan luar ruangan di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dunia periklanan di masa pandemi kemudian memiliki tren baru. Pemasaran di media sosial menjadi salah satu yang mulai dilirik karena penggunaannya di masyarakat juga terus meningkat. Selain itu, kegunaan influencer juga menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh para perusahaan. Konten di media periklanan juga berubah di mana banyak digunakan konten iklan dengan muatan emosional untuk bisa membangun hubungan emosional antara brand dan juga penggunanya. Penggunaan media periklanan luar ruangan kemudian juga mengadopsi konsep hubungan periklanan tersebut. Banyak reklame yang ditunjukkan untuk meningkatkan kepedulian dan juga himbauan kepada masyarakat. Masa depan media periklanan luar ruangan juga mulai terlihat karena vaksin yang sudah tersebar dan akan membuat masyarakat bisa beraktivitas kembali di luar ruangan.Kata kunci: COVID-19, Pemasaran, Media Luar Ruangan, Tren PeriklananAbstract. The COVID-19 pandemic has changed the lifestyles of many people around the world. Various sectors of the economy are affected by these lifestyle changes. The world of advertising is also one of those affected. Many companies readjust their budgets for marketing and advertising purposes. This also makes the use of outdoor advertising media less ogled by many companies due to the limited mobility of the people. This research is a qualitative descriptive study with a literature study method. The results showed that the world of advertising during the pandemic then had a new trend. Marketing on social media is one that is starting to be noticed because its use in society also continues to increase. In addition, the use of influencers is also one that is taken into account by companies. The content in advertising media has also changed, where many advertising content with emotional content is used to build an emotional connection between brands and their users. The use of outdoor advertising media then also adopted the concept of the advertising relationship. Many billboards are shown to raise awareness and appeal to the public. The future of outdoor advertising media is also starting to be seen because of the vaccine that has been spread and will allow people to return to outdoor activities.Keywords: COVID-19, Marketing, Advertising Outdoor, Advertising Trend
Aplikasi Mobile Pretty Up terhadap Body Image Para Wanita
Kiki Utami Utami
Inter Komunika Vol 7, No 2 (2022): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v7i2.1798
Perkembangan digitalisasi yang ditandai oleh kemajuan di bidang telekomunikasi dan informasi salah satunya internet telah memunculkan banyak produk teknologi yang digital dan bernilai tambah bagi kehidupan manusia, antara lain sosial media dan aplikasi-aplikasi pada ponsel pintar yang dapat berbasis teknologi IoS dan android. Adapun perkembangan aplikasi mobile yang semakin maju tersebut membantu penggunanya untuk dapat berkomunikasi secara efektif, mendapatkan layanan sesuai yang diharapkan serta memperoleh nilai tambah secara berkelanjutan dari penggunaan aplikasi tersebut. Secara rinci fokus utama pada riset ini ialah pembahasan aplikasi Pretty Up yang dapat membantu penggunanya yakni remaja wanita di Indonesia untuk membentuk emosi terhadap tubuhnya, seperti perasaan bangga, malu, puas, atau tidak puas, dimana bentuk tubuh yang ideal bagi seorang kaum hawa ialah hal yang penting karena mempengaruhi aktivitas sehari harinya dan rasa percaya diri. Landasan teori yang digunakan pada riset ini memfokuskan pada konsep mobile aplikasi dan digital media sebagai bagian dari media baru yang berkembang seiring perkembangan teknologi. Riset ini menggunakan metode riset kualitatif deskriptif dimana memakai teknik pengumpulan data dari pengamatan, wawancara dan telaah dokumentasi. Hasil riset memberikan hasil bahwa seluruh nara sumber riset ini mengakui dan menyadari bahwa aplikasi Pretty Up sangat berpengaruh positif dalam membentuk emosi terhadap tubuhnya, seperti perasaan bangga, malu, puas, atau tidak puas, yang mana hal ini sangat dibutuhkan untuk memotivasi diri mereka untuk tampil lebih baik lagi secara konsisten. Secara singkat citra tubuh yang ideal tentunya ialah harapan dari semua kaum hawa dan aplikasi Pretty Up berusaha membantu mewujudkan hal tersebut baik secara langsung dan atau tidak langsung secara efektif
Strategi Komunikasi Penggunaan Instagram dalam Kegiatan Promosi Kuliner @polkadotkitchen
Manahan Butar Butar;
Hafied Cangara;
Umaimah Wahid
Inter Komunika Vol 7, No 1 (2022): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v7i1.1737
Abstrak @POLKADOTKITCHEN adalah salah satu akun aktif dalam sosial media Instagram yang memuat informasi dan penjualan kuliner melalui sosial media dan membuka layanan promosi untuk makanan dengan harga yang sudah ditentukan namun cukup terjangkau. Penulis memiliki minat dan keinginan untuk melakukan analisa dan memberikan gambaran bagaimana @POLKADOTKITCHEN membuat suatu promosi dan penjualan dengan menggunakan media sosial Instagram terkait dengan strategi komunikasi dalam promosi kuliner. Strategi komunikasi merupakan kombinasi dari perencanaan komunikasi dengan Manajemen komunikasi. dalam hal ini penulis ingin menjabarkan tentang bagaimana strategi dalam merencanakan, mengatur, menerapkan, dan mengevaluasi tanggapan dari pembeli, pengikut ataupun penikmat @POLKADOTKITCHEN dalam aktivitas yang dilakukan melalui social media Instagram. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif memaparkaan hasil yang diteliti dari studi kasus kualitatif untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa peran komunikator dalam membuat suatu perencanaan terdapat ada analisis pemilihan produk, kemasan produk yang tampilkan, menetapkan target klien atau pembeli, dan menargetkan pengikut yang nantinya akan menjadi pelanggan. Dalam hal melakukan implementasi difokuskan pada cara dalam mempersiapkan dan melakukan pengiriman pesan yang dapat dianalisis dengan teori logika desain pesan. Sedangkan peran Komunikan dapat diamati sebagai respons yang dapat dianalisis menggunakan teori penerimaan pesan yang dilihat dari pembeli, pengikut (follower) atapun penikmat akun Instagram @POLKADOTKITCHEN.Kata kunci: Strategi Komunikasi, Media Sosial, Instagram, Promosi.
Pengaruh Konten Video Youtube Den Dimas Terhadap Pembentukan Sikap sosial Remaja
Shoraza Pratama;
Diajeng Herika Hermanu
Inter Komunika Vol 7, No 2 (2022): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v7i2.2069
ABSTRAK Internet dijadikan masyarakat sebagai sarana untuk mencari sebuah informasi, hiburan, pengetahuan, melakukan kegiatan berbelanja bahkan berkomunikasi. Sehingga internet sudah umum dikalangan masyarakat. Salah satu situs internet yang banyak dikunjungi adalah Youtube, situs tersebut terdapat berbagai macam konten sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu dalam penelitian ini ingin mengetahui pengaruh konten youtube terhadap pembetukan sikap sosial remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Mengumpulkan data dengan membagikan kuesioner kepada 77 responden anggota komunitas motor FU150 Owners Club Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan non-probability sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat. Pengelolahan data menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh konten terhadap pembentukan sikap sosial remaja sebesar 43%.ABSTRACTThe internet is used by the community as a means to find information, entertainment, knowledge, shopping, and even communicate. So that the internet is common among people. One of the most visited internet sites is Youtube, the site contains various kinds of content according to needs. Therefore, in this study, we want to know the effect of YouTube content on the formation of adolescent social attitudes. The research method uses a quantitative approach and the type of research is descriptive quantitative. Collecting data by distributing questionnaires to 77 respondents, members of the FU150 Motorcycle Owners Club Indonesia community. The sampling technique used was purposive sampling and non-probability sampling. The analysis used in bivariate analysis. Data processing using SPSS 23. The results of this study indicate that the effect of content on the formation of social attitudes of adolescents is 43%.
Proses Produksi Program Talkshow “Prime Talk” di Metro TV
Happy Prasetyawati;
Feraturan Karmelin
Inter Komunika Vol 7, No 1 (2022): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v7i1.1829
The program "Prime Talk" on Metro TV has its own uniqueness. This program is a news talk show program that in one episode only discusses one problem topic. "Prime Talk" will invite speakers related to the material being discussed.Usually the invited speakers can be from various circles depending on the material to be discussed. Many preparations are carried out in the production process starting from the pre-production to post-production stages.Researchers use the concept proposed by Gerald Millerson and Owen in the book “ Television Production “. In this study, a post-positivistic paradigm was used with a qualitative approach with descriptive methods and using data collection techniques with interviews and observations. Researchers interviewed one Key Informant and one Informant. This research resulted in Prime talk conducting the production process from pre-production, starting from the search for ideas, live production stages and post-production stages performed with Live editing. Keywords : Production process, production stages, prime talk, Metro TV
Analisis Fraaming Pemberitaan "Jokowi 3 Periode" dalam Portal Berita Online
Fiqih Cahya Pradana;
Rosita Anggraini
Inter Komunika Vol 7, No 2 (2022): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33376/ik.v7i2.1915
Beberapa waktu lalu, isu Jokowi 3 periode kerap muncul di tengah-tengah masyarakat dan menimbulkan pro dan kontra. Isu Jokowi 3 periode tersebut tak lepas dari perhatian media. Berbagai media termasuk portal berita online berupaya menampilkan berita topik tersebut tak terkecuali Tempo.co. dan Viva.co.id. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui framing berita Jokowi 3 periode menggunakan model framing Robert N. Entman yang ditampilkan oleh Tempo.co dan Viva.co.id. Konsep-konsep dalam penelitian ini adalah komunikasi massa, media massa, media online dan framing Robert N. Entman. Model analisis framing Robert N. Entman memberi penekanan terhadap penonjolan proses pemilihan dari berbagai unsur realitas sehingga sebagian sisi dari sebuah peristiwa akan lebih terlihat dari sisi yang lain. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian diperoleh dengan menelusuri pemberitaan mengenai Jokowi 3 periode pada portal berita online Tempo.condan Viva.co.id. Berita-berita tersebut dianalisis dengan perangkat framing Robert N. Entam yaitu Define Problem, Diagnose Cause, Make Moral Judgement, dan treatment recommendation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tempo.co menentang isu Jokowi 3 periode dengan menggiring pembaca pada dugaan siasat perangkat pemerintah yang mendukung Jokowi 3 periode. Sedangkan Viva.co.id mendukung isu Jokowi 3 periode sehingga menampilkan realitas yang menyanjung kinerja Jokowi, serta mengharumkan citra Jokowi dan para menteri terkait.