cover
Contact Name
Puryantoro
Contact Email
-
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
integritasunars@gmail.com
Editorial Address
Jl. PB. Sudirman No. 07
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian
ISSN : 25807978     EISSN : 26150794     DOI : -
INTEGRITAS Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh P3M UNARS untuk publikasi tulisan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017): JULI" : 7 Documents clear
KEAKSARAAN FUNGSIONAL DASAR BERBASIS ENTREPRENEURSHIP Reky lidyawati
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.12 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, namun dari sekian banyak jumlah penduduk Indonesia, masih ada sebagian besar penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan bahkan tidak mengenal pendidikan seperti membaca, menulis, dan berhitung. Dari data-data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Tingkat Propinsi, Kabupaten Situbondo masih berada pada garis merah, ini berarti Kabupaten Situbondo masih berada pada garis ketertinggalan pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan masih dilaksanakannya Program Keaksaraan Fungsional Dasar oleh Pemerintah Daerah Tingkat I maupun Pemerintah Daerah Tingkat II sebagai usaha dalam pemberantasan buta aksara di Kabupaten Situbondo. Pelaksanaan Program Keaksaraan Fungsional Dasar ini merupakan kerja sama Pemerintah yang dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo menjalin kerja sama kerja sama dengan pihak mitra bisa berupa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yayasan, dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Melihat dari pengalaman sebelumnya, kebanyakan warga belajar Keaksaraan Fungsional Dasar berasal dari ekonomi kelas bawah yaitu dari para buruh tani, pembantu rumah tangga, dan kelas ekonomi bawah lainnya. Adapun solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan pelaksanaan program Keaksaraan Fungsional Dasar adalah dengan merancang pembelajaran yang menyenangkan dan menarik minat belajar dari warga yang masih buta aksara dengan berbasis entrepreneurship sehingga warga akan diarahkan pada kemandirian dalam berwirausaha.
USAHA PENGGEMUKAN DOMBA DI KABUPATEN SITUBONDO Muhammad Yusuf Ibrahim
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.085 KB)

Abstract

Domba sejak dahulu telah populer sebagai salah satu ternak ruminansia sumber pemenuh kebutuhan protein hewani diberbagai Negara, termasuk di Indonesia. Permintaan domba ditiap tahunnya terus meningkat. Pasar penyerap hewan ini sangat beragam. Ada yang bersifat sepanjang tahun maupun bersifat tahunan (hanya pada waktu tertentu). Pemeliharaan ternak domba di Indonesia (khususnya Kabupaten Situbondo) secara tradisional telah dilaksanakan secara turun temurun oleh sebagian besar petani. Selama ini domba tersebut lebih banyak berfungsi sebagai ternak tabungan, yang artinya domba dapat diuangkan (dijual) dengan cepat jika petani memerlukan uang dalam jumlah besar dan mendesak. Sampai saat ini domba sebagai salah satu usaha peternakan rakyat yang dikelola secara sederhana (tradisional), maka tidaklah mengherankan perkembangan usaha peternakan domba di Indonesia (khususnya Kabupaten Situbondo) tidak mengalami perkembangan yang cukup berarti. Usaha peternakan domba di Situbondo saat ini sebagian besar masih berperan sebagai tabungan sehingga tidak atau belum dikelola dengan baik dan belum memperhitungkan input – output sebagaimana layaknya suatu agrobisnis yang dikelola secara komersial. Untuk itu diperlukan suatu manajemen usaha beternak tertentu dalam menjalankan suatu usaha peternakan domba. Manajemen usaha dipeternakan domba berguna untuk meminimalkan kemungkinan munculnya masalah atau kendala selama usaha berjalan, sehingga peternakan dapat terus berkembang.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT KEPADA GURU MI NURUL HIKAM KECAMATAN KAPONGAN Dwi Taurina Mila Wardhani
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.294 KB)

Abstract

Tujuan pelaksanaan program ini adalah (a) mendukung program pemerintah dalam mengusung program kurikulum 2013 secara optimal dengan langsung terjun kemasyarakat, (b) memberi pemahaman kepada guru-guru sekolah dasar tentang perlunya media pembelajaran menggunakan power point sebagai salah satu penunjang proses pembelajaran, (c) melakukan penyuluhan dan pelatihan media pembelajaran menggunakan power point kepada guru-guru sekolah dasar di kecamatan Kapongan khususnya di MI Nurul Hikam. Metode pelaksanaan kegiatan menggadopsi pola pelaksanaan pengabdian tindakan meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan program, pelaksanaan program, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah adanya kreativitas dari guru-guru di kecamatan Kapongan untuk membuat media pembelajaran dari power point, sehingga pembelajaran akan lebih menarik dan interaktif.
PROGRAM PENINGKATAN JIWA WIRAUSAHA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) BERBAHAN DASAR KORAN BEKAS BAGI WALI MURID PAUD MATAHARI DI KECAMATAN SITUBONDO Edy Kusnadi; Anik Sudarismiati; Muhammad Yusuf Ibrahim
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.734 KB)

Abstract

Jiwa wirausaha perlu untuk ditingkatkan di masyarakat untuk menumbuhkembangkan jumlah UMKM yang ada di Kabupaten Situbondo khususnya di Kecamatan Situbondo oleh sebab itu dalam pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat (PPM) diarahkan pada Pelatihan pembuatan Alat permainan edukatif (APE) berbahan dasar limbah kertas yang diberikan pada Wali murid PAUD Matahari. APE merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran anak di TK. Ketersediaan alat permainan tersebut sangat menunjang terselenggaranya pembelajaran anak secara efektif dan menyenangkan sehingga anak-anak dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya secara optimal, yang menjadi latar belakang permasalahan yaitu minimnya pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan kreatifitas , peluang usaha produk berbahan limbah kertas ini sangat tinggi bidang pengolahan limbah kertas atau koran bekas berbasis industri rumahtangga, pendapatan wali murid PAUD matahari masih minim dan yang paling utama adalah banyaknya limbah koran yang dhasilkan oleh masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat (PPM) ini tidak hanya diberikan pelatihan-pelatihan pembuatan APE namun juga diberikan beberapa pelatihan lainnya yang pertama pelatihan produksi limbah menjadi beberapa produk APE dan kerajinan lainnya yaitu pengantar hukum bisnis, manajemen keuangan, pemasaran produk dan manajemen produksi. Luaran yang dicapai yaitu meningkatnya pengetahuan, kemampuan , pengalaman dan kreatifitas wali murid PAUD Matahari dalam mengelola limbah koran bekas menjadi alat permainan edukatif (APE), Terbukanya peluang usaha baru khususnya bagi wali murid dan guru, meningkatnya pendapatan dari hasil penjualan produk APE, limbah Koran yang dhasilkan oleh masyarakat sekitar dapat dimanfaatkan secara baik dan secara umum bisa membuka lapangan pekerjaan baru di masyarakat.
PELATIHAN PEMBUATAN MATERI AJAR BERBASIS ANDROID BAGI DOSEN UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO Nine Febrie Novitasari; Sufil Lailiyah
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.584 KB)

Abstract

This event was held as one of efforts to solve the problem of limited and unintersting teaching materials in Abdurachman Saleh University. Being concerned with this, with the widely used of android-based gadgets by both the lecturers and the students, we held a training for the lecturers to provide skills to develop their android-based materials that later could be sold in play store. To propose an interactive teaching material, the lecturers were given a one-day training of how to develop android-based teaching materials. During the training, the lecturers were given chances to discuss with the trainer on the problems they had to find the best solutions. The lecturers were also motivated to develop an interesting and worth-selling product in the form of teaching materials. The outputs expected from the training are: (1) developing skills for the lecturers to create interesting and interactive teaching materials, (2) developing skills for the lecturers to create innovative teaching materials, which is android-based teaching matrials, (3) creating android-based teaching materials, (4) developing entrepreneurship for the lecturers, (5) finding solutions for limited and uninteresting materials, (6) providing access to interesting and interactive materials.
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN PEMUDA MELALUI KEGIATAN KETERAMPILAN BATIK KHAS SITUBONDO Hadi Wijono; Senain Senain
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.82 KB)

Abstract

Tujuan utama kegiatan IbM yang berjudul “IbM Pengembangan kewirausahaan pemuda melalui kegiatan keterampilan batik khas Situbondo” adalah melakukan pemberdayaan terhadap para pemuda yang memiliki potensi produktif dari latar belakang pemuda kurang mampu putus sekolah namun memiliki komitmen untuk berdaya dan berwirausaha. Target khusus dalam program IbM ini adalah melatih dan memberdayakan pemuda agar terampil dalam bidang batik khas Situbondo dengan tujuan khususnya adalah para pemuda dapat lapangan kerja baru bagi dirinya maupun lingkunganya. Disamping itu, pelatihan keterampilan di bidang batik khas Situbondo ini diharapkan pula sebagai media merubah cara pandang kearah cara pandang interpreunership. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra program IbM ini adalah keterampilan di bidang batik, yang meliputi tahapan: (a) Sosialisasi program IbM Pelatihan Keterampilan batik khas Situbondo; (b) Persiapan prakondisi sosial, yaitu terbentuknya Kelompok Usaha Batik Pemuda (KUBP) dengan melibatkan kelompok para pemuda (c) Pelaksanaan program IbM Pelatihan Keterampilan Batik, yang didukung oleh lembaga kemasyarakatan yang berbadan hukum yaitu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Wonokoyo dan Karang Taruna Wonokoyo serta perguruan tinggi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Abdurracman Saleh Situbondo); (d) Pemantauan, evaluasi dan pelaporan.
PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DENGAN SISTEM HIDROPONIK SEBAGAI USAHA TAMBAHAN BAGI IBU RUMAH TANGGA Sasmita Sari; Dimas Bastara Zahrosa
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.972 KB)

Abstract

Hidroponik adalah lahan budidaya pertanian dengan menggunakan media air sebagai pengganti tanah. Sehingga sistem bercocok tanam secara hidroponik dapat memanfaatkan lahan yang sempit. Untuk meningkatkan optimalisasi penggunaan lahan sempit, akan dilakukan dengan cara bekerjasama dan menggunakan jejaring organisasi ibu-ibu PKK di desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Kegiatan dilakukan mulai bulan Agustus 2016 sampai Januari 2017. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari 4 (empat) metode, yaitu Metode survey, metode ceramah, metode praktek atau pendampingan dan metode monitoring. Kegiatan yang dilakukan antara lain sosialisasi, diskusi terfokus atau FGD, praktek atau pendampingan, monitoring dan evaluasi. Dari hasil pengabdian banyak pengalaman dan manfaat yang diperoleh. Ibu-ibu PKK sangat antusias mengikuti praktek atau pendampingan karena budidaya tanaman dengan sistem hidroponik merupakan ilmu baru.

Page 1 of 1 | Total Record : 7