cover
Contact Name
Hengki Tamando
Contact Email
hengki_tamando@yahoo.com
Phone
+6285297583991
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Romeby Lestari Housing Complex Blok C Number C14, North Sumatra, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
ISSN : -     EISSN : 27161579     DOI : -
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) is a scientific multidisciplinary journal published by Institute of Computer Science (IOCS). It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, Information and Communication Technology, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Student Creativity Program (PkM), Village Development Grant Program (PHBD); Counseling, Socialization to the Community; and all related to Community Service (PKM).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 178 Documents
Edukasi Gizi Bagi Penderita Diabetes Melitus Rumiris Simatupang; Dedi Mizwar Tarihoran; Devi Kristina Hutagalaung; Novita Silaban; Cindy
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 3 No. 2, Nopembe (2020): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v3i2, Nopembe.2451

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolism karbohidrat yang kronis, bisa menimbulkan berbagai penyakit yang bersifat kronis.Salah satu pilar penatalaksanaan penyakit diabetes mellitus yaitu dengan penerapan terapi gizi medis, terdiri dari pemberian pengaturan makanan, konseling terhadap pasien dan modifikasi perilaku.Faktor pendukung menstabilkan gula darah adalah adanya pengetahuan yang baik mengenai nutisi yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuh.Hal ini dapat dilaksanakan dengan edukasi pengaturan nutrisi melalui pola makan dengan pengontrolan diet 3J (Jumlah, Jadwal dan Jenis). Setelah Penderita DM mengikuti Pelaksanaan Edukasi Nutrisi DM yang dilakukan Prodi D3 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga melalui pengabdian Masyarakat Penderita telah memahami pengaturan Nutrisi DM dan Diharapkan penderita DM dapat menerapkannya setiap hari di rumah masing masing.
Pemberian Biskuit Berbasis Bayam Merah Dalam Pencegahan Anemia Pada Masa Kehamilan Di Kelurahan Pasir Bidang Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2020 Tinawati Nainggolan; Augustianny Situmeang; Herlina; Lilis Kalrita; Intan Rahmayani
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 3 No. 2, Nopembe (2020): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v3i2, Nopembe.2452

Abstract

Anemia pada ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kualitas manusia yang akan dilahirkan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi yang akan datang. Selain itu, anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan kejadian abortus, prematus, berat badan lahir rendah (BBLR),serta dapat menyebabkan kematian pada ibu hamil pada waktu dan sesudah melahirkan. Anemia merupakan masalah yang dialami oleh 41,8%ibu hamil di dunia. Sekitar setengah dari kejadian anemia tersebut disebabkan karena defisiensi zat besi. Pemanfaatan daun bayam menjadi biskuit diharapkan dapat menciptakan suatu produk yang memiliki nilai jual tinggi dan menyumbangkan zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Kandungan vitamin dan mineral pada bayam adalah vitamin A, C, K, B6, B9, E, asam folat,zat besi,kalsium, dan magnesium.Selain itu kandungan zat besi dalam bayam ini dapat mencegah penyakit seperti penyakit anemia terutama pada ibu hamil.
Edukasi Dan Deteksi Dini Diabetes Mellitus Sebagai Upaya Mengurangi Prevalensi Dan Resiko Penyakit Degeneratif Tahun 2020 Dedi MizwarTarihoran Tarihoran; Crishartanto Simanungkalit; Devi Kristina; Sapna Nova; Lisma Sianturi; Andri Prayoga; Juwita
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 3 No. 2, Nopembe (2020): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v3i2, Nopembe.2453

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan membutuhkan pengelolaan seumur hidup dalam mengontrol kadar gula darah agar dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya penyakit diabetes mellitus, pencegahannya, dan pengendaliannya menyebabkan penyakit ini semakin banyak terjadi di masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit DM dan melakukan deteksi dini DM. Peserta kegiatan pengabdian adalah orang tua/wali murid di TK Pancasila Narmada Kabupaten Lombok Barat. Program pengabdian meliputi edukasi atau penyuluhan tentang penyakit DM, pemeriksaan gula darah sewaktu dan tekanan darah, serta diskusi dan pendampingan tentang DM. Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan, sejumlah 45 orang peserta telah menerima informasi mengenai DM dengan baik.. Deteksi dini diabetes mellitus dilakukan dengan pemeriksaan gula darah sewaktu menghasilkan sejumlah 9,10 % peserta mengalami diabetes, sejumlah 36,40% peserta mengalami pre diabetes, dan 63,60% memiliki kadar gula darah sewaktu dalam kadar normal. Peserta yang mengalami diabetes juga mengalami hipertensi.
Daun Sirih Merah Sebagai Antiseptik Dalam Perawatan Luka Kaki Diabetik Devi Kristina; Meiyati Simatupang; Rumiris Simatupang; Novita Silaban; Dora Lola
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v2i2, Nopembe.2463

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah dan selalu disertai dengan komplikasi.Dampak yang paling umum ditimbulkan adalah timbul ulkus, gangren, dan penyembuhan luka yang lambat akibat sirkulasi darah yang buruk pada ekstermitas.Penyembuhan luka ulkus diabetes melitus harus dilakukan denganperawatan luka yang benar agar terhindar dari infeksi. Saat ini teknik perawatan luka telah banyak berkembang, dimanaperawatan luka sudah menggunakan balutan modern atau lebih dikenaldengan modern dressing. Perawatan luka modern ada tiga tahap yaitumencuci luka, membersihkan jaringan mati dan memilih balutan yangtepat.Dalam proses pencucian luka sangatlah pentingkarena juga mempengaruhi proses penyembuhan luka. Selama inipencucian luka yang dilakukan di rumah sakit menggunakan cairan NaCl0,9% saja. Melihat kondisi ini maka perlu dikembangkannya obat daribahan alam untuk perawatan luka yang aman dan relatif lebih ekonomis.Penggunaan berbagai jenis tumbuhan untuk perawatan luka telahdilakukan dan menjadi alternatif pilihan salah satunya adalah daun sirihmerah.Daun sirih merah mengandung flavonoid dimana flavonoid bersifatsebagai anti diabetik, dan anti bakteri, senyawa saponin yang terdapatdalam daun sirih merah berfungsi untuk memacu pembentukan kolagendan berperan dalam proses penyembuhan luka, senyawa alkaloid yangberperan sebagai antineoplastik yang menghambat pertumbuhan sel-selkanker.Menurut penelitian yang di lakukan oleh Nuh Huda dan HendroJoko (2014) di dapatkan hasil akhir bahwa daun sirih merah lebihsignifikan dibandingkan NaCl 0,9%. Penggunaan daun sirih merahternyata lebih baik dalam proses mempercepat granulasi pada luka gangrenedibandingkan dengan NaCl 0,9%..
Pemanfaatan Rebusan Daun Pepaya dan Air Kelapa Hijau Terhadap Pengobatan Filariasis Di Desa Parjalihotan Kecamatan Pinangsori Tahun 2019 Meiyati Simatupang; Augustianny Situmeang; Mery Andani; Mayana Aritonang
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v2i2, Nopembe.2464

Abstract

Filariasis atau yang lebih dikenal juga dengan penyakit kaki gajah merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh infeksi cacing filaria dan ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Penyakit ini dapatmenimbulkan cacat seumur hidup berupa pembesaran tangan, kaki, payudara, dan buah zakar. Cacing filaria hidup di saluran dan kelenjar getah bening. Infeksicacing filaria dapat menyebabkan gejala klinis akut dan atau kronik (Depkes RI 2005). Dengan memanfaatkan pemberian air kelapa hijau untuk pengobatan filariasis dapat menurunkan angka penyakit filariasis. Air kelapa hijau mengandung kalsium dan magnesium yang kurang dari 5% dari jumlah kalsium dan magnesium yang direkomendasikan sehingga memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan.
Pemanfaatan Wortel Sebagai Bahan Pembuatan Puding untuk memenuhi Kebutuhan Vitamin A Pada Balita Piuskosmas Fau; Rumiris Simatupang; Dedi Mizwar Tarihoran; Jenni Susi; Dian; Else Laoli; David Parningotan
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v2i2, Nopembe.2465

Abstract

Wortel merupakan salah satu sayuran yang cukup dikenal oleh masyarakat luas. Wortel dikenal sebagai sayuran sumber vitamin A karena kandungan karotennya. Karotenoid merupakan pigmen pemberi warna oranye pada buah dan sayur. Pigmen ini terdapat pada wortel, sehingga dapat diambil sebagai bahan pembuatan zat warna alami. Selain itu, karoten dapat berfungsi sebagaiantioksidan bagi tubuh manusia. Wortel juga merupakan sumber serat pangan yang baik. Wortel merupakan salah satu sumber vitamin A yang tinggi dan bermanfaat untuk tubuh. Suyanti (2008) mengemukakan bahwa “Wortel merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin A dalam bentuk beta karoten yang dibutuhkan tubuh terkandung di dalamnya.Wortel sebagai sumber vitamin A berfungsi untuk membantu proses penglihatan. Kandungan dalam wortel seperti air,protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, nutrisi anti kanker, gula alamiah (fruktosa, sukrosa, dekstrosa, laktosa, dan maltosa), pektin, glutanion, mineral (kalsium, fosfor, besi dan natrium), vitamin (betakarotein, B1 dan C) serta asparagine. Fungsi vitamin A bias mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka dan mempersingkat lamanya sakit campakWortel merupakan salah satu sayuran yang cukup dikenal oleh masyarakat luas. Wortel dikenal sebagai sayuran sumber vitamin A karena kandungan karotennya. Karotenoid merupakan pigmen pemberi warna oranye pada buah dan sayur. Pigmen ini terdapat pada wortel, sehingga dapat diambil sebagai bahan pembuatan zat warna alami. Selain itu, karoten dapat berfungsi sebagaiantioksidan bagi tubuh manusia. Wortel juga merupakan sumber serat pangan yang baik. Wortel merupakan salah satu sumber vitamin A yang tinggi dan bermanfaat untuk tubuh. Suyanti (2008) mengemukakan bahwa “Wortel merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin A dalam bentuk beta karoten yang dibutuhkan tubuh terkandung di dalamnya.Wortel sebagai sumber vitamin A berfungsi untuk membantu proses penglihatan. Kandungan dalam wortel seperti air,protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, nutrisi anti kanker, gula alamiah (fruktosa, sukrosa, dekstrosa, laktosa, dan maltosa), pektin, glutanion, mineral (kalsium, fosfor, besi dan natrium), vitamin (betakarotein, B1 dan C) serta asparagine. Fungsi vitamin A bias mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka dan mempersingkat lamanya sakit campak
Cara Menejemen Perawatan Luka Pada Pasien DM di Pasir Bidang Tahun 2019 Crishartanto Simanungkalit; Rumiris Simatupang; Dedi Mizwar; David; Dian
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka adalah terputusnya kontinuitas jaringan akibat substansi jaringan yang rusak atau hilang sehingga dapat menyebabkan kerusakan fungsi perlindungan kulit dan dapat disertai dengan kerusakan jaringan lain. Luka dapat terjadi akibat terjatuh, kecelakaan kendaraan bermotor, trauma tajam atau tumpul, maupun proses pembedahan. Jenis luka yang terjadi dapat berupa luka lecet (70,9%), luka robek (23,2%), luka memar, luka sayat, luka tusuk, maupun luka tembak. Prevalensi luka di Indonesia menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013 mencapai 8,2%. Perawatan luka umumnya masih menggunakan suatu metode untuk berbagai kondisi luka. Perawatan luka harus menyesuaikan kondisi dan problem luka yang terjadi sehingga proses penyembuhan luka dapat berlangsung dengan baik dalam waktu yang singkat tanpa adanya gangguan akibat luka yang akan berdampak pada produktivitas kerja dan biaya yang dikeluarkan dalam perawatan luka.
Pemberian Ubi Talas Untuk Penurunan Kadar Gula Darah Di Kelurahan Aek Muara Pinang Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga Tahun 2019 Rumiris Simatupang; Crishartanto Simanungkalit; Putri Anisa Surbakti; Ramayana Sihombing; Tinaria Lumbangaol Simatupang
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v2i2, Nopembe.2467

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan alam terutama pada jenis tanaman pangan lokal umbi-umbian, yang sejak dahulu dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat, protein, lemak dan juga mengandung beberapa unsur mineral dan vitamin sehingga dapat dijadikan sebagai bahan obat-obatan. Penggunaan tumbuhan sampai saat ini masih terus dilakukan mengingat di dalamnya terdapat kandungan senyawa-senyawa kimia berkhasiat. Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang tertarik untuk menyelidiki kandungan senyawa kimia apa saja yang mungkin terdapat dalam tumbuhan obat tersebut (Wijayakusuma 1998). Talas ungu (Colocasia esculenta L) adalah tanaman yang sudah lama dikenal oleh masyarakat selain dikonsumsi talas ungu ini juga digunakan sebagai tanaman obat seperti asma, artritis, diare, perdarahan, gangguan neurologis, gangguan kulit, jus dari umbi talas ini telah digunakan untuk pengobatan sakit badan, kebotakan, antiinflamasi dan antidiabetes. Sedangkan talas jepang (Colocasia esculenta Var Antiquorum) adalah satu tanaman yang masih belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, Kendati hanya dikenal dan dijadikan sebagai tanaman ekspor, masyarakat setempat kurang mengkonsumsinya karena tidak mengetahui kandungan dan manfaat talas ini yang ternyata dapat dijadikan makanan diet kaya serat yang dapat mencegah penyakit kanker usus dengan kemampuannya mengikat mutagen yang bersifat karsinogenik (Fergusson LR:1992). Dari penelusuran literatur, sedikit sekali diperoleh informasi ilmiah tentang talas ungu (Colocasia esculenta L) dan talas jepang (Colocasia Esculenta Var Antiquorum), padahal secara tradisional telah digunakan sebagai bahan obat pengganti makanan fungsional bagi penderita Diabetes Melitus
Pencegahan Ulkus Diabetik Dengan Pengendalian Kadar Glukosa Darah Dedi Mizwar Tarihoran; Devi Kristina Hutagalung; Pius Kosmas Fau; Meiyati Simatupang; Agus Firman; Yuni Kartika
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan atas dasar peningkatan angka kejadian diabetes mellitus (DM) pada Kota Sibolga di Wilayah Kerja Puskesmas Sarudik. Meningkatnya angka penderita diabetes mellitus ini, maka meningkatnya resiko kejadian komplikasi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah meningkatnya angka kejadian komplikasi akibat diabetes mellitus yaitu dengan pengendalian kadar glukosa darah dan Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengendalian kadar glukosa darah serta peserta dapat mengikuti pemeriksaan kadar glukosa darah. Metode: Memberikan edukasi, pemeriksaan kadar glukosa darah. Hasil: 77,14% peserta dapat menjelaskan kembali tentang mengendalikan kadar glukosa darah. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang manajemen pengendalian kadar glukosa darah serta terlaksananya pencegahan ulkus diabetik melalui pemeriksaan kadar glukosa darah.
Pemanfaatan Sayur Daun Ubi Jalar Terhadap Hemoglobin (Hb) Pada Ibu Hamil Malaria Tahun 2019 Jenni Susi Sihite; Asrina Sitompul; Ayu Muzdah; Betti Maduwu; Wisna Duha
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v2i2, Nopembe.2469

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konsumsi ubi jalar terhadapkadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di wilayah puskesmas Genuk. Penelitian inidilakukan di Puskesmas Genuk, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan quasi experiment ataueksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil TM III di Puskesmas Genuk, KotaSemarang dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwakonsumsi ubi jalar berpengaruh untuk meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil ditunjukkandengan p value 0,000. Dari hasil penelitian diharapkan bidan dapat meningkatkan pelayanankesehatan khususnya untuk mengatasi anemia pada ibu hamil dengan cara memberikanpendidikan kesehatan tentang manfaat ubi jalar sebagai salah satu alternatif bahan makanan yangdapat meningkatkan kadar hemoglobin ibu dan mencegah anemia. Bidan juga dapatmenganjurkan ibu hamil selain mengkonsumsi tablet Fe juga dapat mengkonsumsi sumbermakanan lain yang mengandung zat besi salah satunya dengan mengkonsumsi ubi jalar