cover
Contact Name
Rina Shahriyani Shahrullah
Contact Email
rina@uib.ac.id
Phone
+6281386628783
Journal Mail Official
jlptuib@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajah Mada, Baloi Sei Ladi, Batam 29442
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Journal of Law and Policy Transformation
ISSN : -     EISSN : 25413139     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The published paper is the result of research, reflection, and criticism with respect to the themes of legal and policy issues contains full-length theoretical and empirical articles from national and international authorities which analises legal and policy development, reformation and transformation.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 307 Documents
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja Hasudungan Simatupang
Journal of Law and Policy Transformation Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ourpose of this research is to examine whether companies in Tanjungpinang City have conducted worker protection in safety and health sector. It is also to examine whether the roles of Tanjungpinang City Government are effective in implementing Law No.1 of 1970 concerning the Tanjungpinang City Government in relation to the protections of workers. The result of this research found that the implementation of the Law is not effective. This is because workers protection in safety and health have not been fully conducted by companies in Tanjungpinang City in production process. Hence, the government should implement its roles by applying legal punishment for law violation and conducting control to check workers health periodically both physic and psychology. It also needs to disseminate the importance of worker sprotection and health to community and companies. === Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah perusahaan di Kota Tanjungpinang telah melaksanakan perlindungan tenaga kerja di bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini juga menganalisis apakah Pemeritahan Kota Tanjungpinang telah menerapkan secara efektif Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam hubungannya dengan perlindungan tenaga kerja. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 belum efektif. Hal ini disebabkan karena pelaksanaan perlindungan tenaga kerja di bidang keselamatan dan kesehatan kerja oleh perusahaan di Kota Tanjungpinang belum sepenuhnya diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang disarankan agar menerapkan peranannya lebih efektif melalui penerapan sanksi hukum atas pelanggaran Undang-Undang keselamatan kerja yang dilalaikan oleh perusahaan, melakukan pengawasan terhadap kesehatan karyawan selama bekerja dengan melakukan kegiatan berkala baik fisik maupun mental, serta meningkatkan upaya sosialisasi kepada masyarakat terutama dalam dunia perusahaan akan pentingnya melindungi keselamatan dan kesehatan kerja karyawan.
Implikasi Undang-Undang Penyiaran Terhadap Pertumbuhan Lembaga Penyiaran di Propinsi Kepulauan Riau Azwardi Azwardi
Journal of Law and Policy Transformation Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v5i1.810

Abstract

The growth of broadcasting stations (LP) studied in this thesis is the growth of existing station in Riau Islands Province (Kepri) after officially established of Law Republic of Indonesia Number 32 of 2002 concerning Broadcasting, which in the broadcast legislation looks more leads to liberalism is loaded with privatization that provides opportunities for offenders efforts to expand its business in the broadcasting industry, including in the Kepri. Legal theories used by researchers is a critical legal theory and legal theory flow Critical Legal studies(CLS). This study was conducted to showed that law Broadcasting Act, Article 13 paragraph (1) and (2) has been split into Public Broadcasting Stations (LPP), Private Broadcasting Stations (LPS), Community Broadcasting Stations (LPK) and Subscription Broadcasting Station (LPB). Base to The Indonesian Broadcasting Commission (KPI) of Kepri, the numbers of broadcasting stations listed till 2014 (television and radio services) is 0 LPP, 55 LPS, 23 LPB and 2 LPK. Of these known 69% of the total number of LP in Kepri is LPS. According to critical theory, democracy has influenced the policy direction of the holders of power (broadcasting law) to the interests of capital, and this is in line with the flow of Critical Legal Studies, which states that all regulations set by the government is closely linked to the ideology espoused by the government, so this theory argues that the legal and political (broadcasting legislation) are not in the neutral position. For the current broadcasters to benefit from more focused on improving the public thinks.
Penerapan Undang-Undang No 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal bagi Perusahaan Jepang Rina Shahriyani Shahrullah; Johannes Sow
Journal of Law and Policy Transformation Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Foreign investment is an important part in the country economic growth. Therefore, in order to create legal certainty and easiness for investor to boost investment growth in Indonesia, the Indonesian government enacts Law No. 25 of 2007 concerning Investment. Yet this Law has not given any significant contribution to boost investment growth in Batam City. The purpose of this study is to analyze the factors that can affect the growth of foreign investment and the solutions that can be done to increase foreign investment, especially Japanese companies in the city of Batam. Data collection is done by interviewing relevant stakeholders, namely the Badan Pengusahaan (BP) Batam, Batamindo Industrial Zone Management, Labor Unions, and the Japanese Company. Based on the research results, the legal substance of the Law is already good enough because it can provide legal certainty to foreign investment, especially Japanese companies. But there are some factors that needed to be improved to optimize the implementation of the Law. Therefore, in order to improve the implementation of the Law toward growth rate of foreign investment especially Japanese companies, there should be preventive efforts to solve this problem. The suggsted solutions are to establish a Single Authority in matters of foreign investment and LKS Tripartite, to improve infrastructure and restructure the enforcement official who are corrupt, not professional and transparent. Penanaman modal asing merupakan suatu bagian penting dalam kemajuan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu demi menciptakan kepastian hukum dan kemudahaan yang dapat meningkatkan pertumbuhan investasi di Indonesia maka Pemerintah Indonesia mencetuskan Undang - Undang No 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal. Tetapi Undang – Undang ini masi belum memberikan dampak yang berarti dalam mendorong tingkat pertumbuhan investasi asing di Kota Batam. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor - faktor apa yang dapat mempengaruhi terhambatnya efektivitas Undang - Undang ini terhadap pertumbuhan investasi asing dan solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan investasi asing terutama perusahaan Jepang di Kota Batam. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara stakeholder yang terkait yaitu Badan Pengusahaan Batam, Pengelolah Kawasan Industrial Batamindo, Serikat buruh, dan Perusahaan Jepang. Berdasarkan hasil penelitian, secara substansi hukum Undang - Undang No 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal sudah cukup bagus karena dapat memberikan kepastian hukum kepada penanaman modal asing khususnya perusahaan Jepang. Akan tetapi ada beberapa faktor – faktor lain yang harus diperhatikan dan diperbaiki untuk meningkatkan effektivitas undang – undang penanaman modal ini. Oleh karena itu untuk dapat mendukung dan meningkatkan penerapan Undang - Undang Penanaman modal terhadap pertumbuhan investasi asing terutama perusahaan Jepang, maka harus ada usaha - usaha preventif dalam penyelesaian masalah tersebut. Beberapa - beberapa usaha yang dapat dilakukan adalah pembentukan Single Authority dalam urusan penanaman modal asing, pembentukan LKS Tripartit, perbaikan infrastruktur, dan restrukturisasi aparat yang kurang bersih, profesional dan transparan.
Perlindungan Hukum Pemegang Saham Minoritas Terhadap Implikasi Praktik Insider Trading dalam Perdagangan Saham di Pasar Modal Elza Syarief; Junaidi Junaidi
Journal of Law and Policy Transformation Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v6i1.4875

Abstract

The capital market is a means provided in order to find sources of financing and as a means of investment that involves all potential public funds, both those available domestically and those available abroad. This study uses a normative science study using a librarian study in the form of law and is assisted by primary data sources and secondary data sources. The results show that minority shareholders own less than 5% of the total shares traded in the capital market. Meanwhile, insider trading is a practice in which a corporate insider transacts securities using exclusive information that they have that is not yet available to the public. The position of Minority Shareholders regarding the practice of insider trading in trading shares in the capital market is the cause of the practice of insider trading. Therefore, legal protection for minority shareholders in the practice of insider trading in stock trading in the capital market is carried out by applying applicable laws and using the theory of legal protection by Philipus M. Hadjon.
Efektivitas Kebijakan Penggunaan Kendaraan Bermotor Terhadap Siswa/i SMA di Pulau Karimun Fedryk Soaloon Harahap
Journal of Law and Policy Transformation Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v4i2.619

Abstract

ABSTRAK Lalu lintas merupakan sarana dan prasarana bagi manusia untuk menjalankan aktifitas kehidupan mereka sehari-hari, namun terkadang lalu lintas tersebut masih menyimpan segudang permasalahan-permasalahan baik secara hukum maupun non-hukum, salah satu permasalahan hukumnya adalah banyaknya penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa/i SMA pengemudi kendaraan bermotor di bawah umur, terkhusus di Pulau Karimun. Permasalahan ini sulit untuk dikendalikan karena beberapa faktor-faktor tertentu dan saling keterkaitan satu sama lain, sehingga perlu kebijakan khusus yang selaras dari para stakeholder untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, SMA sederajat di Pulau Karimun, Korwas SMA di Kabupaten Karimun, Satlantas Polres Karimun, dan peran serta dealer dan orang tua menjadi faktor kebijakan yang saling keterkaitan. Penelitian ini akan mencoba menyimpulkan bagaimana faktor-faktor tersebut menimbulkan kebijakan yang bertentangan dengan hukum, sehingga diharapkan kedepannya dapat mencari solusi bersama sehingga terbentuk kebijakan yang lebih baik dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku. Hasil dari penelitian ini akan menjadi rekomendasi bagi para stakeholder terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini dan mampu menjadi solusi terbaik dengan menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas khususnya di Pulau Karimun. Kata Kunci : Lalu Lintas, Siswa/i SMA, Pengemudi di bawah umur, Kendaraan bermotor. ABSTRACK Traffic is a means and infrastructure for people to carry out their daily life activities, but sometimes the traffic still holds a lot of problems oth legally adn non-legally, one of the legal problems is the high use of motorized vehicles by high school students under age vehicle driver or rider, especially on Karimun Island. This problem is difficult to control because of certain factors and interrelations with one another, so that special policies need to be aligned from the stakeholders to solve these problems. Karimun Regency Government, Senior High Schools on Karimun Island, Supervisor and coordinator senior high school government, Traffic Police of Karimun Resort Police, and participatiuon of vehicle dealers and parents were interrealated policy factor. This research will try to conclude how these factors lead to policies that conflict with the law, so that in the future it is expected to be able to find a joint solution so that best policies are formed and are not contrary to applicable of law. The result of this research will be a recommendation for relevant stakeholder to solve this problem and be able to be the best solution by ensuring security, safety, order, and smoothness in traffic, especially on Karimun Island. Keywords : Traffic, High School Students, Underage Drivers, Motorized Vehicles
Tinjauan Yuridis Kebijakan Pariwisata di Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau Eka Puradinata
Journal of Law and Policy Transformation Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bintan memiliki banyak potensi wisata seperti wisata alam dan budaya. Penelitian bertujuan untuk memaparkan kebijakan kepariwisataan yang telah laksanakan oleh pemerintah Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Penelitian ini juga bertujuan menjelaskan capaian pemerintah dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Bintan pada tahun 2014 dan rencana yang diambil Pemerintah Kabupaten Bintan dalam perencanaan pengembangan pariwisata di Kabupaten Bintan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum sosiologis. Kebijakan kepariwisataan di Kabupaten Bintan dilaksanakan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Sementara rencana pariwisata Kabupaten Bintan disusun dalam 3 kelompok rencana yaitu Sistem Pengunaan Wilayah, Program Fokus pengembangan Kepariwisataan Kabupaten Bintan, dan Program Sektor Terkait.
Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Kepatuhan Hukum Masyarakat Di Kota Surabaya Lu Sudirman; Petrus Pandapotan
Journal of Law and Policy Transformation Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v5i2.4263

Abstract

Pandemi wabah Covid-19 menjadi permasalahan utama bagi hampir seluruh negara di dunia. Pada 31 Maret 2020, pemerintah Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 yang berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kesejahteraan masyarakat Indonesia. Beberapa provinsi dan pemerintah daerah sepakat atas kebijakan tersebut, antara lain kota Surabaya. Pemerintah Daerah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 16 Tahun 2020 Tentang Pedoman PSBB dalam penanganan Covid-19 di Kota Surabaya. Namun, dalam implementasinya ternyata tampak belum efektif dan masih banyak ditemui pelanggaran. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya ditemukan keramaian di tempat-tempat umum di Surabaya. Keinginan masyarakat yang membutuhkan kebijakan dan tindakan yang pasti oleh pemerintah menjadi salah satu penyebab ketidakpatuhan masyarakat terhadap kebijakan PSBB karena pemerintah dianggap kurang serius dalam mengangani pandemik saat ini. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji, membahas dan menganalisa efektifitas peraturan perundang-undangan yang ideal dan mengidentifikasi peran pemerintah pusat maupun daerah guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 melalui kebijakan PSBB di Kota Surabaya.
Efektivitas Hukum Terhadap Realisasi Sistem Jaringan Sumber Daya Air pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tanjungpinang Periode 2014 – 2017 Dzulkarnain Dzulkarnain
Journal of Law and Policy Transformation Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v4i1.399

Abstract

Development is a conscious effort made by humans to achieve a better life. The essence of development is how to make life better than today. On the other hand, major changes themselves are not fully achieved. In this case it could be due to the existence of unilateral interests, as the basis of this research is the Law of the Republic of Indonesia Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning and the Presidential Regulation of the Republic of Indonesia Number 87 of 2011 concerning Spatial Planning for Batam, Bintan, and Karimun Areas. This research specifically explains how the Effectiveness Legal Theory analizes the implementation of the city spatial regulation. This study uses a socio-legal research. It finds that the settlement arrangement, spatial planning in the Regional Regulation Regarding the Regional Spatial Plan have been in consistent and harmony with the regional regulations concerning the Regional Spatial Plan and the agreement of the community and related offices. However, some of Tanjungpinang's urban space development policies are not in accordance with the policies of the regional regulation.
Dampak Pemberlakuan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda Terhadap Investasi Negara Investor Asing Rufinus Hotmaulana Hutauruk; Agus Cik
Journal of Law and Policy Transformation Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap Negara mempunyai metode penghindaran pajak berganda, akan tetapi dalam hal ini perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) dengan Negara Maju terutama dalam hal pengenaan dividen kepada perusahaan penanaman modal asing (PMA) dari Negara Maju yang beroperasi di Indonesia perlu ditinjau kembali dimana pengenaan atas pajak penghasilan dividen tersebut mendapatkan potongan sebesar 50% dari tarif yang berlaku normal yakni 20%. Terdapat potensi kerugian pajak sebesar 10% dalam hal ini, dan di lain pihak pemanfaatan atas tax incentive ini bagi perusahaan Indonesia di Negara Maju tidaklah signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguraikan dampak pemberlakuan perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) di Kota Batam apakah telah mencapai tujuan yang sebenarnya dan menemukan pemberlakuan tax treaty yang telah mengurangi pendapatan Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian Hukum Yuridis Berdasarkan hasil penelitian, Secara garis besar menurut sebagian pelaku usaha yang sudah diwawancarai pemberlakuan pemotongan terhadap dividen tidak terlalu berpengaruh terhadap daya tarik investor dikarenakan penyebab utama dari menariknya investasi di suatu Negara bukan dikarenakan insentif Pajak melainkan rendahnya biaya operasional produksi dan keamanan Negara serta kemudahan dalam perizinan.dan belum seutuhnya tercapai tujuan dari perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) atau lebih di kenal dengan nama Tax Treaty, dikarenakan tujuan dari Tax Treaty selain untuk penghindaraan pajak berganda juga menjadi daya tarik investor asing masuk kedalam negeri, dan tentunya pemberlakuan P3B memberikan dampak negatif terhadap penerimaan Pajak dalam negeri.
Pelaksanaan Penghapusan Perdagangan Perempuan dan Anak Di Kabupaten Bintan Elza Syarief; Ibnu Kholdun
Journal of Law and Policy Transformation Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v5i1.815

Abstract

The thesis discussed the effectiveness of task force of the efforts to the removal of trade women and boy who is victims of human . Various policies which created a government pertaining to crimes trade women and children , basically the policy made relatively comprehensive , starting from the constitution of 1945 to regulations below. Effort task force against the removal of trade women and children is currently still less effective. This can be seen from there are still many the cases of trafficking of women and children. Efforts task force made in to reduce and a handle human trafficking as a form of prevention to be victims , done by means of coordination , socialization , rehabilitation and reintegrated.