cover
Contact Name
Muhammad Risal
Contact Email
muhammadrisal2012@gmail.com
Phone
+6282158754039
Journal Mail Official
jurnal.adm.reform@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Administrative Reform
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 23376709     EISSN : 26156709     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jar
Lingkup dan fokus naskah Jurnal Administrative Reform mencakup bidang Administrasi Negara. Tujuan dari penerbitan Jurnal Administrative Reform adalah sebagai media publikasi ilmiah dalam rangka pengembangan khasanah ilmu pengetahuan di bidang Administrasi Negara. Jurnal Administrative Reform memuat tulisan ilmiah yang berasal dari hasil penelitian yang terkait dengan administrasi negara, serta tulisan ilmiah di bidang pemerintahan, birokrasi, pelayanan publik, manajemen, organisasi, dan politik dari kalangan akademisi, praktisi serta para profesional di bidang Administrasi Negara.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM" : 10 Documents clear
PENGARUH MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BAGIAN UMUM DAN PROTOKOL SEKRETARIAT KABUPATEN KUTAI TIMUR Eva Sri Handayani Pongtuluran; Djumadi .; Bambang Irawan
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.046 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Prestasi kerja Pegawai Pada Bagian Umum dan Protokol Sekretariat Kabupaten Kutai Timur. Metode penelitian ini adalah penelitian assosiatif dan dianalisa secara kuantitatif. Dalam metode penelitian kuantitatif, masalah yang diteliti lebih umum memiliki wilayah yang luas, tingkat variasi yang kompleks. Hasil penelitian menjelaskan bahwa variabel bebas yang terdiri dari Kebutuhan (X1.1), Keinginan (X1.2), Kerjasama (X1.3), Imbalan (X1.4), Insentif (X1.5), Harapan (X1.6), Suasana Kerja (X2.7) dan Lingkungan Tempat Kerja (X2.8)mempunyai hubungan yang cukup kuat dengan variabel terikatnya yaitu Prestasi Kerja Pegawai (Y), dimana ditunjukan pada nilai R square sebesar 0,648 atau 64,8%. Selain itu, variabel bebas (X) mempunyai pengaruh terhadap variabel terikatnya yaitu Prestasi Kerja pegawai, dimana ditunjukan pada nilai R2 sebesar 0,805 atau 80,5%. Hal ini berarti bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikatnya sebesar 80,5% selebihnya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang belum diteliti dalam penelitian ini. Pengaruh tersebut signifikan, ditunjukan F ratio sebesar 13,375, tingkat sig 0,000. Dengan demikian H1 diterima.
PENGARUH PENDIDIKAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN ADMINISTRASI UMUM DAN KEUANGAN REKTORAT UNIVERISTAS MULAWARMAN SAMARINDA Juari .; Adam Idris; Achmad Djumlani
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.467 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.530

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk menganalisis secara parsial besarnya pengaruh variabel Pendidikan, Motivasi dan  Disiplin  terhadap kinerja pegawai Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Mulawarman Samarinda. 2). Untuk menganalisis besarnya pengaruh variabel Pendidikan, Motivasi dan Disiplin secara simultan terhadap kinerja pegawai Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Mulawarman Samarinda. 3).Untuk menganalisis di antara variabel Pendidikan, Motivasi dan Disiplin, variabel mana yang dominan pengaruhnya  terhadap kinerja  pegawai   Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Mulawarman Samarinda.    Dalam penelitian ini penulis menggunakan data primer yang bersumber dari responden yang merupakan seluruh pegawai pada Adminstrasi Umum dan Keuangan Rektorat Universitas Mulawarman yang berjumlah 89 orang beserta data sekumder yang bersumber dari berbagai dokumen dan literatur. Dari hasil analisis diketahui bahwa variabel pendidikan dan motivasi berpengaruh positif dan kuat terhadap kinerja pegawai Administrasi Umum dan Keuangan, besarnya pengaruh dapat dijelaskan apabila indikator-indikator variabel pendidikan dan motivasi ditingkatkan maka kinerja pegawai pun akan mengalami peningkatan pula. Sementara variabel disiplin mempunyai pengaruh tidak signifikan, besarnya pengaruh dapat dijelaskan apabila indikator-indikator disiplin ditingkatkan atau diperketat pelaksanaanya akan berpengaruh  menurunnya kinerja pegawai. Dari hasil Uji test F diperoleh karena Fhitung > Ftabel atau 57,914 > 2,711921, dengan dengan demikian terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama atau secara simultan. Drai hasil uji test t, bahwa untuk variabel motivasi mempunyai nilai t hitung sebesar 7,876 lebih besar dari t tabel 1,663 atau lebih besar dari t hitung variabel lainnya (Pendidikan = 5,493, Disiplin =1,625), sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi berpengaruh dominan terhadap kinerja pegawai Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) Universitas Mulawarman.
PENGEMBANGAN MOTIVASI PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA BALIKPAPAN Fachrul Razji; Djumadi .; Achmad Djumlani
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.967 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.526

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pengembangan Motivasi Pegawai Dalam Meningkatan Kinerja Pegawai. Fokus penelitian yang ditetapkan.meliputi :  Pemberian  Insentif,  Pemberian Fasilitas Kerja, Penempatan kerja pegawai sesuai keahliannya, Kesempatan mengikuti Pendidikan dan Latihan, dan Memberikan penghargaan Sumber data diambil dari informan dan key informan. Sebagai informan adalah pegawai negeri sipil, sedangkan sebagai key informan adalah Sekretaris Daerah. Analisis data yang digunakan adalah model Interaktif yang dikembangkan Miles dan Huberman melalui tahapan-tahapan..Dari hasil evaluasi menunjukkan bahwa Pengembangan motivasi pegawai yang dilakukan Camat Segah kabupaten Berau melalui beberapa faktor pemacu antara lain, Pemberian  Insentif, Pemberian Fasilitas Kerja, Penempatan kerja pegawai sesuai keahliannya, Kesempatan mengikuti Pendidikan dan Latihan, dan memberikan penghargaan fakta menunjukkan bahw pegawai merasa termotivasi untuk meningkatkan kinerjannya. Meskipun pemberian fakta pemacu kurang sepenuhnya sesuai harapan pegawai ternyata para pegawai  merasa terpacu untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. pengembangan motivasi pegawai yang dilakukan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan melalaui beberapa indikator yang ditetapkan, ternyata memberikan kontribusi yang berarti terhadap peningkatan kinerja. Terindikasi oleh sikap dan perilaku pegawai dalam melaksanakan tugas rutin, nampak lebih bersemangat untuk meningkatkan hasil kerja.  Faktor-faktor yang Menghambat antara lain  antara lain Terbatasnya alokasi anggaran untuk pengembangan motivasi Keragaman sikap dan perilaku  serta motivasi kerja pegawai. Keragaman kesadaran diantara pegawai dalam meningkatkan kinerja Kurangnya kesadaran pegawai dalam memanfatkan jam kerja efektif.
KINERJA APARATUR PADA ERA PELAKSANAAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KANTOR CAMAT SANGASANGA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Jumeri Dahri; Dan Buntu Paranoan; Adam Idris
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.494 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.531

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Kinerja Aparatur pada Era Pelaksanaan Pelayanan  Administrasi  Terpadu  Kecamatan  (Paten) Kabupaten Kutai Kartenagara. Fokus penelitian yang ditetapkan meliputi :  Kemampuan Pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan,   Kemampuan aparatur dalam memenfaatkan jam kerja, Kemampuan aparatur dalam menghasilkan kualitas pekerjaan, Keterampilan dan keahlian pegawai dalam pelayanan,  Kreativitas aparatur  dalam memberikan Layanan,  Efektivitas pelayanan. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif sebagaimana yang dikembangkan Miles dan Huberman. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja aparatur pada era pelaksanaan pelayanan administrasi terpadu di Kantor Camat Sangasanga Kabupaten Kutai Kartanegara menunjukan indikasi cukup baik. Hal tersebut dapat diketahui dari fokus penelitian yang ditetapkan, secara akumulatif mengindikasikan cukup baik. Meskipun secara akumulatif tingkat capaian kurang optimal tetapi dari hasil kerja yang dicapai mampu menyelesaikan kepentingan publik, baik yang berkenaan dengan perizinana maupun non perizinan. Seiring dengan pelaksanaan pelayanan administrasi terpadu, menunut kinerja aparatur lebih ditingkatkan agar kepentingan masyarakat dapat terlayani secara efektif dan efisien. Kurang optimalnya kinerja aparatur disebabkan kurangnya kesadaran aparatur untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka menunjang kelancaran tugas, ketidakselarasan antara pekerjaan dengan  keterampialn dan keahlian aparatur, kurangnya responsibilitas aparatur untuk meningkat kan keterampilan dan keahlian, dan kuranya kesadaran untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan jam kerja secara efektif.
KINERJA APARATUR DALAM PELAYANAN PRIMA DI KANTOR KECAMATAN TANJUNG REDEB KABUPATEN BERAU Amelia Putri Dewi Nilam Sari; Achmad Djumlani; Bambang Irawan
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.679 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.522

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mendiskripsikan dan menganalisis kinerja aparatur dalam pelayanan prima kemudian untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dari kinerja aparatur dalam pelayanan prima di kinerja Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau.   Sesuai tujuan penelitian maka analisis data yang digunakan adalah analisis data model  interaktif seperti yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (1992:20). Dari hasil penelitian yang diperoleh secara umum diketahui bahwa kinerja aparatur dalam pelayanan prima di kantor kecamatan Tanjung Redeb kabupaten berau dalam penyelenggaraan pelayanan publik pemerintah telah mampu menciptakan terwujudnya Kecamatan Tanjung Redeb yang kondusif dalam rangka pelaksanaan pelayanan prima. Dalam pelaksanaan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 63 / 2003 tentang Pedoman Tata Laksana Pelayanan Umum di Kantor Kecamatan Tanjung Redeb, Terdapat beberapa kendala-kendala diantaranya perbedaan waktu penyelesaian pelayanan yang disesuaikan dengan tarif, biaya yang terbilang mahal untuk ukuran kabupaten maju tanjung redeb seperti,Karna dalam Pembuatan Akta tanah tidak terlalu rumit, cukup mempersiapkan semua persyaratan yang ada semuanya akan berjalan dengan cepat.
EFEKTIVITAS GAYA KEPEMIMPINAN LURAH DALAM PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR KELURAHAN RAWA MAKMUR KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA Maradona Abdullah; Aji Ratna Kusuma; Bambang Irawan
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.063 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.527

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk menganalisis efektivitas gaya kepemimpinan Lurah dalam pelayanan publik pada Kantor Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Palaran Kota Samarinda, 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas gaya kepemimpinan Lurah dalam pelayanan publik pada Kantor Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Palaran Kota Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah model interaktif. Hasil penelitian ini adalah gaya kepemimpinan developer yang diterapkan oleh Lurah dalam pelayanan publik pada Kantor Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Palaran Kota Samarinda belum efektif, sebab gaya kepemimpinan developer yang diterapkan Lurah Rawa Makmur masih dihiasi gaya compromiser atau pencinta kompromi di dalam proses pengambilan keputusan, dimana Lurah seringkali mengandalkan atau sangat bergantung pada pemberian ide, pendapat dan masukan dari anggota organisasi yang mempengaruhi peran pemimpin dalam pembuatan keputusan bagi pelaksanaan kegiatan organisasi, mengutamakan jalinan hubungan kerja yang akrab dan harmonis dengan sesama anggota organisasi, namun cenderung mengabaikan ketegasan dalam penerapan aturan-aturan kedisiplinan dalam pelaksanaan pekerjaan.
KINERJA TENAGA KERJA KONTRAK DAERAH (TK2D) PADA DINAS KEHUTANAN KABUPATEN KUTAI TIMUR Bayu Krisnawanto; Anthonius Margono; Djumadi .
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.873 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.523

Abstract

Tujuan dari penelitian ini : 1) Untuk menganalisis kinerja Tenaga Kerja Kontrak Daerah pada Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur, 2)Untuk menganalisis faktor yang mendukung dan menghambat kinerja Tenaga Kerja Kontrak Daerah pada Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Fokus utama penelitian meliputi  Kinerja TK2D antara lain : kualitas kerja, kuantitas kerja, waktu penyelesaian kerja, kerjasama, kreativitas, kecakapan serta faktor internal dan eksternal pendukung dan penghambat kinerja TK2D di Dinas Kehutanan  Sangatta Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan memiliki kinerja yang baik, hasil kerja TK2D di dipertanggungjawabkan dan diselesaikan dengan tepat waktu. Selain itu TK2D telah menunjukkan sikap kerja yang berkualitas dibuktikan dengan kerjasama, tanggung jawab dan motivasi kerja yang tinggi dalam pelaksanaan pekerjaan. Hanya saja hendaknya TK2D yang ada di Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur ini lebih menggali kreatifitasnya, karena kreatifitas TK2D yang ada disini dinilai masih sangat terbatas. Serta kompetensi yang cukup mendukung kinerja mereka, dengan memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mendukung untuk mereka bekerja dilingkup kehutanan. Namun demikian, kinerja TK2D ini masih perlu ditingkatkan dengan penambahan – penambahan diklat – diklat teknis terkait bidang kehutanan itu sendiri . Hal ini sesuai dengan teory kinerja, yaitu kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. 
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BAGIAN SOSIAL SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR Hairy Anshari; Masjaya .; Muhammad Jamal Amin
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.985 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i3.528

Abstract

Permasalahan yang dirumuskan  dari  penulisan ini adalah apakah komunikasi organisasi  dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur baik secara bersama-sama maupun parsial dan manakah yang memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja pegawai Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian  ini  menggunakan angket atau kuesioner.  Hal ini sesuai  dengan metode penelitian  yang digunakan. Disamping itu, penggunaan kuesioner didasari pertimbangan, bahwa responden  mempunyai tingkat pendidikan  yang memadai untuk  dapat mengisi kuesioner yang diajukan  dan dalam  penelitian ini  data yang hendak  dikumpulkan  telah  distandarisasi. Sedangkan Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,446. Hal ini berarti variabel komunikasi organisasi dan budaya organisasi dapat menjelaskan variabel kinerja  (Y)  sebesar 44,6 %, Sedangkan sisanya sebesar 55,4% di jelaskan oleh variabel lain yang tidak di masukkan dalam model penelitian ini. Selanjutnya Dari perhitungan F hitung diperoleh nilai sebesar 30,995 sedangkan F tabel sebesar  3,9604 pada signifikan α = 0,05 maka dapat di ketahui bahwa Fhitung > F tabel.  Hal ini berarti Ho di tolak dan Ha di terima, artinya terdapat pengaruh signifikan antara variabel independent (komunikasi organisasi dan budaya organisasi) terhadap variabel dependent (kinerja pegawai) pada Bagian Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur. Selanjutnya hasil perhitungan uji t dapat di ketahui nilai t hitung dari variabel komunikasi organisasi (X1) adalah sebesar 3,429 dan t tabel sebesar 1,6649  (t hitung> t tabel) yang berarti pengujian hipotesis Ho di tolak dan Ha di terima.  Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial dengan LOS ( level of significance) α = 0,05 terdapat pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, sedangkan untuk budaya organisasi (X2) thitung sebesar 2,772 dan ttabel  sebesar 1,6649 dengan LOS   ( level of significance) α = 0,05.  Dengan kata lain  t hitung > t tabel berarti pengujian  Ho di tolak.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN KAMPUNG KABUPATEN KUTAI BARAT Epet Sari Lidya Rampan; Dan Buntu Paranoan; Achmad Djumlani
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52239/jar.v2i3.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis  kinerja pegawai  Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Kampung Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan alat analisis linier regresi berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah semua  pegawai Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Kampung Kabupaten Kutai Barat yang berjumlah 62 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, Kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompensasi  secara simultan  memberi pengaruh yang positif terhadap Kinerja Pegawai Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Kampung Kabupaten Kutai Barat. Pengaruh yang dijelaskan oleh variabel tersebut sangat berarti dan memperlihatkan hubungan yang sangat kuat dengan nilai koefisien korelasi R square (R2) sebesar 0,654 menunjukkan bahwa variabel (X1) Kepemimpinan, (X2) lingkungan kerja dan (X3) Kompensasi dapat menjelaskan perubahan kinerja pegawai sebesar 65,40% sedangkan sisanya yaitu sebesar 34,60% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini.
EFEKTIVITAS PELAYANAN TERPADU SATU PINTU TERHADAP PENYERAPAN INVESTASI DI KALIMANTAN TIMUR (STUDI PADA BADAN PERIJINAN DAN PENANAMAN MODAL DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR) Imelda Febliany; Nur Fitriyah; Enos Paselle
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52239/jar.v2i3.529

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas PTSP oleh Badan Perijinan dan Penanaman Modal Provinsi Kalimantan Timur terhadap penyerapan investasi di Kalimantan Timur dan apa saja faktor pendukung dan penghambat efektivitas PTSP oleh Badan Perijinan dan Penanaman Modal Provinsi Kalimantan Timur terhadap penyerapan investasi di Kalimantan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Fokus dalam penelitian dapat dirinci sebagai berikut : 1).Efektivitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu : Pencapaian Tujuan, Integrasi, Adaptasi ; 2). Faktor pendukung dan penghambat efektivitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu terhadap penyerapan investasi : Sarana prasarana dan sumber daya manusia.Teknik analisis data yang akan digunakan adalah analisis data dengan menggunakan model analisis interactive model of analysis, sebagaimana yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa Efektivitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam penyerapan investasi di Provinsi Kalimantan Timur, dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu : (1) Pencapaian Tujuan dapat meningkatkan pengelolaan dan optimalisasi sarana dan prasarana serta sumber daya terkait lainnya untuk mendukung secara penuh aktivitas PTSP, (2) Integrasi yang dilaksanakan dengan memenuhi kebutuhan publik maupun dalam rangka  pelaksanaan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai standar pelayanan yang harus dilakukan oleh Instansi, dan (3) Adaptasi lebih ditekankan pada prosedur perizinan yang lebih sederhana dan tidak berbelit-belit, sehingga diperlukan kemampuan dan keahlian pegawai dalam melaksanakan pekerjaan tersebut agar  dilakukan secara  professional. Dengan harapan dapat menunjang terciptanya pelayanan yang lebih efektif, sehingga mampu membawa perubahan ke arah pencapaian tujuan organisasi. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 12, No 2 (2024): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 12, No 1 (2024): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 11, No 2 (2023): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 11, No 1 (2023): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 10, No 2 (2022): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 10, No 1 (2022): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 9, No 2 (2021): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 9, No 1 (2021): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 8, No 2 (2020): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 8, No 1 (2020): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 7, No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 7, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 6, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 6, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 6, No 4 (2018): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 6, No 3 (2018): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 5, No 4 (2017): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 5, No 3 (2017): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 5, No 2 (2017): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 5, No 1 (2017): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 4, No 3 (2016): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 4, No 2 (2016): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 4, No 1 (2016): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 3, No 2 (2015): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 2, No 4 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 2, No 3 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 2, No 1 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 1, No 4 (2013): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 4, No 4 (2016): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 3, No 4 (2015): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 3, No 3 (2015): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 3, No 1 (2015): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 2, No 2 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 1, No 3 (2013): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 1, No 2 (2013): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM Vol 1, No 1 (2013): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM More Issue