JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles
1,568 Documents
Efektivitas Konsumsi Pisang Ambon terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi
Putri Yanti Br. Manurung;
Juang Martin Luther Gea;
Wahyudi Saputra;
Fajar Amanah Ariga;
Siti Arofah Siregar;
Kristina L. Silalahi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1046
Hipertensi suatu masalah dimana seseorang mengalami tekanan darah di atas normal yang mengacu pada peningkatan ketakutan (dreariness) dan kematian (mortality). Salah satu faktor yang sangat berperan dalam tekanan darah seperti pola makan yang tidak teratur. Pemberian pisang ambon sebanyak 2 buah/hari dapat menjadi jawaban untuk mengontrol ketegangan peredaran darah dan menurunkan tingkat hipertensi pada lansia serta menu pola makan untuk mengontrol denyut nadi pada lansia. Eksplorasi semacam ini diarahkan dengan rencana semi uji coba untuk memutuskan kelayakan pemberian pisang ambon terhadap hipertensi pada lama dengan rencana one-bunch pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh secara langsung maupun dari data instansi setempat sehingga teknis pengumpulan data ini yaitu lembaran observasi, dengan sampel 20 orang untuk mengetahui pre-test dan post-test Wilcoxon Marked Rank Test menunjukkan efek samping dari regangan sirkulasi sistolik dengan nilai Z 3,398 dengan nilai p 0,001. Dari uji p-esteem, dan itu berarti lebih sederhana dari 0,05 (0,001 < 0,05). Jadi kita dapat mengimplikasikan bahwa Ho dihilangkan, sehingga di simpulkan bahwa ada perbedaan atau pengaruh antara tekanan sistolik pre-test dan post-test.
Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Vaksin Covid-19 Berhubungan dengan Kesediaan untuk Dilakukan Vaksinasi Covid-19
Melly Ani Osasi Hutapea;
Yulia Rizka;
Widia Lestari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1047
Coronavirus Disease – 2019 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus 2 (SARS-COV-2) dengan upaya pencegahan penularan penyakit salah satunya melalui vaksinasi Covid-19.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang vaksin Covid-19 dengan kesediaan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan studi cross sectional dengan sampel berjumlah 100 responden dengan teknik pengambilan sampel quota sampling di 5 Kelurahan diwilayah Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru. Pengolahan data bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan kesediaan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 dengan nilai signifikansi 0,002 (p-value < 0,05), ada hubungan antara sikap dengan kesediaan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 dengan nilai signifikansi 0,004 (p-value <0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap masyarakat tentang vaksin Covid-19 berhubungan dengan kesediaan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19.
Sikap Keluarga Berhubungan dengan Upaya Keluarga dalam Membantu Penderita Diabetes Melitus Mengendalikan Kadar Gula Darah elama Pandemi Covid-19
Rizky Ariana Siagian;
Yesi Hasneli;
Agrina Agrina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1048
Keluarga memiliki peran yang besar dalam menjaga kesehatan serta membantu pengobatan dan pengendalian kadar gula darah bagi penderita Diabetes Melitus (DM), terutama di masa pandemi Covid-19. Sikap dan kehadiran keluarga diperlukan sebagai perantara yang efektif dalam melakukan upaya kesehatan bagi penderita DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap keluarga dengan upaya keluarga dalam membantu penderita DM mengendalikan kadar gula darah selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah anggota keluarga penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Sampel penelitian sebanyak 69 responden sesuai kriteria inklusi dan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 35 responden (50,7%) memiliki sikap positif dan 39 responden (56,5%) melakukan upaya yang baik dalam membantu penderita DM untuk mengontrol kadar gula darah. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value (0,001) < alpha (0,05) dengan nilai OR sebesar 6,188. Oleh karena itu, secara statistik ada hubungan antara sikap keluarga dengan upaya keluarga dalam membantu penderita DM untuk mengontrol kadar gula darah selama masa pandemi Covid-19.
Gambaran Tingkat Kecemasan Mahasiswa Ners Tingkat III dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination
Jagentar Parlindungan Pane;
Yulin Apriyani Lase;
Mardiati Barus
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1049
Kecemasan adalah emosi tanpa objek tertentu, pengalaman subjektif individu, dan dan energi yang tidak dapat diamati secara langsung, kecemasan terjadi sebagai akibat dari ancaman terhadap diri, harga diri, atau identitas seseorang. Ujian OSCE merupakan salah satu stressor yang memicu timbulnya kecemasan pada mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan mahasiswa Ners tingkat III dalam menghadapi objective structured clinical examination di STIKes Santa Elisabeth Medan tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 85 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner zung-self anxiety rating scale (ZSAS). Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa Ners tingkat III dalam menghadapi objective structured clinical examination di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2022 mayoritas tingkat kecemasan sedang 69 responden (81.2%), dan minoritas tingkat kecemasan ringan sebanyak 7 responden (8.2%). Diharapkan bahwa tingkat kecemasan mahasiswa Ners tingkat III dalam menghadapi objective structured clinical examination di STIKes Santa Elisabeth Medan tahun 2022 dapat dikurangi dengan cara meningkatkan pemahaman, mempersiapkan diri, pengusaaan mahasiswa terhadap materi belajar, meningkatkan percaya diri mahasiswa dalam proses pembelajaran, dan mempunyai mekanisme pertahanan diri atau mekanisme koping sehingga diperlukan kesiapan psikologis, daya piker dan tubuh yang sehat.
Hubungan Lama Penggunaan Gadget dengan Kejadian Astenopia pada Mahasiswa Program Studi Ners
Jagentar Parlindungan Pane;
Ice Septriani Saragih;
Triyanti Lestari Laoli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1050
Astenopia adalah ketegangan mata karena otot mata dipaksa bekerja keras terutama saat harus melihat objek dekat dalam waktu yang lama, salah satu penyebab astenopia adalah penggunaan gadget dengan durasi yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lama penggunaan gadget dengan kejadian astenopia pada mahasiswa Prodi Ners STIKes Santa Elisabeth Medan. Rancangan penelitian menggunakan deskriptif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i prodi Ners tingkat I sampai III STIKes Santa Elisabeth Medan yang berjumlah 276 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 71 responden. Intrumen yang digunakan yaitu kuesioner astenopia dan lama penggunaan gadget. Hasil penelitian didapatkan penggunaan gadget durasi tinggi sebanyak 46 orang (64,8%) dan astenopia berat sebanyak 44 orang (62,0%). Berdasarkan uji sperman’s rank didapatkan p-value 0,000 (p<0,05) dan nilai r = 0,698 yang artinya ada hubungan lama penggunaan gadget terhadap kejadian astenopia pada mahasiswa Prodi Ners STIKes Santa Elisabeth Medan. Dalam penelitian inii diharapkan adanya pembatasan waktu penggunaan gadget untuk mencegah peningkatan angka kejadian astenopia.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Prestasi Belajar pada Mahasiswa S1 Keperawatan Tingkat III
Jagentar Parlindungan Pane;
Surianim Saragih;
Maria Puji Astuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1051
Prestasi belajar merupakan nilai hasil dan tingkat kemampuan yang telah dicapai oleh setiap mahasiswa yang mengikuti proses belajar mengajar Tinggi rendahnya pencapaian nilai prestasi belajar sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan ekternal ternal dari mahasiswa. Media sosial merupakan faktor yang bisa mempengaruhi menurunya prestasi belajar dan bisa juga meningkatkan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi penggunaan media sosial dengan prestasi belajar mahasiswa S1 Keperawatan Ttingkat III STIKes Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, populasi yaitu seluruh mahasiswa S1 Keperawatan tingkat III STIKes Santa Elisabeth Medan berjumlah 85 responden menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Hasil uji ststistik chi-square diperoleh nilai P- value = 0,042 (p<0,05), ada hubungan antara penggunaan media sosial dengan prestasi belajar mahasiswa. Penggunaan media sosial sebagai alternatif media belajar dan mampu mengatur cara belajar yang aktif dengan cara menggunakan media sosial yang dimiliki bisa berfungsi dengan baik dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif media belajar untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.
Pengaruh Tingkat Kecemasan terhadap Status Kesehatan Pasien pada Pemeriksaan Swab PCR Covid 19
Oky Gunawan Raharjo;
Vivin Nur Hafifah;
Yudho Tri Handoko
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1056
Fenomena tingginya penambahan kasus covid 19 yang semakin hari semakin meningkat di Indonesia,begitu juga Kasus covid 19 di wilayah kerja Puskesmas Maesan. hasil Studi pendahuluan yang dilakukan terhadap beberapa orang yang melakukan test swab pcr di Puskesmas Maesan rata-rata mereka menyampaikan sangat cemas dan khawatir akan hasil yang akan mereka terima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh tingkat kecemasan terhadap status kesehatan pasien. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi cross sectional dengan 45 orang responden dan diharapkan dapat mengetahui korelasi atau hubungan antar tingkat kecemasan yang terjadi dengan status kesehatan seseorang kemudian dianalisa menggunakan uji kruskall wallis. Dari hasil penelitian yang dilakukan,hasilnya sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan ringan yaitu sebanyak 37 orang responden atau 82,2%. Dan sebagian besar status kesehatannya baik yaitu sebanyak 27 orang responden atau 60% dan sebagian besar responden mengalami status kesehatannya baik yaitu 27 orang atau 60 %, sedangkan yang status kesehatannya kurang yaitu 17 orang atau 37,8% dan yang status kesehatannya memburuk hanya 1 orang atau 2,2 %. Dan dapat disimpulkan dari penelitian ini ada pengaruh antara tingkat kecemasan terhadap status kesehatan pasien.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Metode Ceramah dan Demonstrasi terhadap Perilaku Menjalani Protokol Kesehatan Selama Pandemi Covid-19
Enggar Prasetyo;
Sri Astutik Andayani;
Kholisotin Kholisotin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1057
Pandemi Corona Virus Disease 2019 merupakan sebuah epidemi yang telah menyebar ke berbagai benua dan negara, dan menyerang banyak orang. Badan Pusat Statistik (BPS melakukan Survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 secara online (daring),di dapatkan respon yang paling sering dilakukan masyarakat ketika ada yang terinfeksi Corona Virus Disease 2019 adalah 45% menerapkan protokol kesehatan di lingkungan, 24% tidak ada lingkungan yang terkonfirmasi covid-19, 22% memberikan dukungan, 7% mengucilkan/stigma negatif dan 2% masyarakat tidak melakukan apa-apa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi terhadap perilaku menjalani protokol kesehatan selama pandemi covid-19. Metode penelitian ini menggunakan quasi experimental design dan nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Bataan yang pernah terconfirm Covid 19 dengan swab PCR atau antigen positif sebanyak 58 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah menggunakan proportionate random sampling. Analisa data menggunakan uji wilcoxon untuk mengidentifikasi perilaku protokol kesehatan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi pada kelompok kontrol dan intervensi, uji Mann Whitney. Hasil dari data analisis didapatkan nilai p value 0.000 yang artinya ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Ceramah Dan Demonstrasi Terhadap Perilaku Protokol Kesehatan Selama Pandemi Corona Virus Disease 19 Di Desa Bataan Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Posyandu Lansia
Muhammad Haritsul Islam;
Vivin Nur hafifah;
Yudho Tri Handoko
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1058
Posyandu lansia merupakan pelayanan bagi kaum usia lanjut yang menitik beratkan pada pelayanan promotif dan preventif serta kuratif dan rehabilitatif. Kegiatannya adalah pemeriksaan kesehatan, olahraga, pengembangan keterampilan dan bimbingan pendalaman agama, dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi lansia dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar, sehingga kualitas hidup masyarakat di usia lanjut tetap terjaga dengan baik. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap kunjungan posyandu lansia di Desa Sukorejo wilayah kerja Puskesmas Sumber Wringin Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang dengan teknik Purposive Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada lansia kemudian dianalisis dengan uji statistik Uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor jarak rumah (α < 0,002).
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Metode Kelompok dan Individu dengan Sikap Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan
Panji Anom tri Prasetyo;
Sri Astutik Andayani;
Handono Fatkhur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v4i4.1059
ASI dapat diberikan mulai bulan pertama kehidupan sampai anak berusia 2 tahun. ASI merupakan langkah yang tepat untuk mencegah kesakitan dan kematian pada anak dan terdapat beberapa faktor penghambat yang mampu mempengaruhi penggunaan ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan metode kelompok dan metode individu terhadap sikap ibu dalam pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Botolinggo kecamatan Botolinggo Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian Quasy Eksperimental, dengan desain Pre Test-Post Test design dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang dengan teknik Purposive Sampling. Kemudian dianalisis dengan uji statistik Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan dengan metode kelompok maupun metode individu, dan, berdasarkan nilai mean diperoleh nilai rata-rata pre dan post metode kelompok terjadi perbedaan sebesar -3,21 (penurunan) sedangkan dengan metode individu terjadi perbedaan sebesar 3,21 (peningkatan), sehingga disimpulkan Metode individu lebih efektif dibandingkan metode kelompok terhadap sikap ibu dalam dalam pemberian ASI Ekskusif.